
.
.
Setelah keluar dari gerbang kota Tangshui kemudian Yin Jue dan Qian Lin langsung terbang menuju hutan yang ada di dekat gerbang kota .
Mereka berdua lalu mencari tempat yang sepi agar lebih tenang untuk mempelajari peta yang dia miliki .
Setelah 15 menit berlalu mereka akhirnya sampai di pinggir hutan , lalu Yin Jue dan Qian Lin langsung duduk di bawah pohon yang sangat besar .
Kemudian Yin Jue mengeluarkan gulungan peta itu lalu membukanya , Yin Jue melihat lihat dan memahami isi dalam peta itu .
'' Setelah ini kita akan pergi ke wilayah barat ke kota Tiantang , karena kurang 5 hari lagi di sana ada pembukaan dimensi siluman di salah satu akademi di kota ini...''
'' Iya Gege , aku penasaran seperti apa dimensi siluman ini , terus berapa hari kira kira kita akan sampai di sana...?
'' Kurang lebih 3 hari lagi , jadi kita masih punya waktu untuk mencari informasi tentang dimensi yang ada di akademi Xing Cheng ini , karena pasti di sekitar kota Tiantang banyak orang yang telah berkumpul di sana untuk ikut berburu mustika siluman...''
'' Iya Gege , kalau begitu Gege keluarkan saja artefak kapal terbangnya karena kita harus mengunakannya agar cepat sampai di sana ...''
Kemudian Yin Jue langsung mengeluarkan artefak kapal terbang dari cincin spasial .
Lalu mereka berdua naik ke sana , Yin Jue kemudian langsung menerbangkan dengan pikirannya saja karena artefak kapal terbang ini langsung aktif ketika di keluarkan dari cincin spasial .
Kemudian artefak kapal tebang ini perlahan lahan naik ke udara , lalu Yin Jue mengatur kecepatannya agar terbang dengan kecepatan sedang , mereka berdua ingin menikmati perjalanan karena ini adalah yang pertama kali mengunakannya .
Yin Jue dan Qian Lin sangat menikmati perjalanan kali kerena bisa dengan bebas melihat di bawahnya .
Kali ini yang mereka lewati adalah hutan yang sangat luas .
Hamparan hutan dan pegunungan tampak berjajar jajar menambah keindahan perjalanan mereka .
Yin Jue terus menerus mengontrolnya karena sudah berkali kali berpapasan dengan perahu terbang yang lain sehingga dia sedikit membelokkannya agar tidak bertabrakan .
Semua orang sangat kagum melihat artefak kapal tebang milik Yin Jue ini , mungkin karena artefak ini adalah keluaran terbaru jadi mereka baru melihatnya sekarang.
Setelah 5 jam berlalu Yin Jue dan Qian Lin merasakan kalau ada artefak kapal tebang yang terus mengikutinya .
__ADS_1
Beberapa saat kemudian tiba tiba ada sebuah siluet busur panah yang menargetkan artefak kapal terbang mereka dari arah belakang .
'' Gege....sepertinya mereka menargetkan artefak kapal terbang kita...'' teriak Qian Lin .
'' Iya Lin'er , kamu tenang saja karena kita mempunyai banyak tehnik untuk menghadapi mereka ini...''
Kemudian Yin Jue lansung menambah kecepatan dan membelokkan sedikit artefak kapal terbang ini agar siluet busur panah ini tidak menabrak artefaknya .
Melihat serangannya berhasil di hindari kemudian mereka kembali menembakkan lagi busur panah yang sangat banyak .
Berkat kelincahan dan kecepatan artefak kapal terbang milik Yin Jue akhirnya serangan ini bisa menghindari , kini jarak mereka dan Yin Jue terpaut cukup jauh karena mereka tidak bisa menandingi kecepatan artefak kapal terbang milik Yin Jue ini .
Lalu Yin Jue memilih mendarat di tengah hutan untuk memancing mereka ke sana .
Setelah mendarat di bawah pohon yang cukup besar kemudian Yin Jue dan Qian Lin langsung turun dari artefak kapal terbang, lalu Yin Jue memasukkan artefak kapal terbang ke dalam cincin spasial dangan sangat cepat.
Sedangkan Qian Lin langsung mengunakan kalung nya untuk berkamuflase, melihat Yin Jue sudah selesai memasukkan artefak kapal terbang kemudian Qian Lin langsung memegang tangan Yin Jue sehingga tubuh mereka langsung menghilang dari sana .
Kemudian Yin Jue dan Qian Lin berjalan sedikit menjauh dari tempat mereka tadi .
Setelah beberapa saat artefak kapal terbang yang menyerangnya tadi mendarat di sana .
'' Bajingan... kita telah kehilangan jejak mereka...''
'' Iya... saudara Mo Jin , mereka ini cukup lihai juga bersembunyi di tempat seperti ini , bahkan kesadaran ku tidak bisa mendeteksi aura keberadaan mereka...''
'' Baiklah kalau begitu kita pergi saja mencari target baru , pasti nanti akan ada artefak kapal terbang lagi yang bisa kita sergap...''
Kemudian mereka berlima langsung naik ke artefak kapal terbang miliknya .
Yin Jue kemudian mengalirkan energinya ke dalam batu kubus kegelapan dan mengabungkan dengan inti Api Hitam Kekacauan , lalu Yin Jue membakar bagian bawah artefak kapal terbang mereka , karena jika menyerang mereka langsung akan sia sia saja kerena mereka memiliki perisai Dewa yang lebih kuat darinya .
Tiba tiba bagian bawah artefak kapal terbang mereka muncul api hitam yang langsung membakar bagian bawah nya .
Mereka semua tidak ada yang menyadari api hitam yang membakar artefak kapal tebang mereka , setelah beberapa saat asap hitam mulai menyebar naik ke atas .
'' Awas... asap hitam apa ini...'' ucap Mo Jin .
__ADS_1
Kemudian mereka berlima langsung waspada ada serangan menyelinap ini , satu persatu mereka langsung terbang untuk melihat asal asap hitam ini .
Mereka sangat geram ketika melihat asap hitam ini ternyata berasal dari bagian bawah artefak kapal terbang mereka .
Kemudian salah satu dari mereka yang mempunyai elemen Es langsung membekukan bagian bawah artefak kapal terbang yang terbakar .
Setelah membekukan bagian bawah mereka semua tampak sedikit lega , tapi setelah beberapa saat Es ini perlahan lahan mencair , mereka semua sangat kaget melihat ini.
Kemudian dia mencoba membekukan lagi dengan mengunakan kekuatan penuhnya berharap api hitam ini bisa padam .
Tapi setelah beberapa saat Es ini kembali mencair lagi.
'' Saudara Mo Jin, ternyata elemen Es ku tidak bisa memadamkan api hitam...''
'' Iya saudara Mo Lin , sebenarnya api hitam milik siapa ini , apa mungkin milik pasangan tadi , tapi jika api hitam ini milik mereka berarti mereka berdua masih ada di sini...'' ucap Mo Jin sambil kembali mengedarkan kesadarannya untuk mencari keberadaan Yin Jue dan Qian Lin di sana .
Tapi dia tidak menemukan tanda tanda aura manusia selain mereka berlima di sana .
Beberapa saat api hitam ini langsung membakar seluruh badan artefak kapal terbang milik mereka .
Mereka berlima hanya bisa pasrah saja melihat artefak kapal terbang miliknya terbakar .
'' Hari ini kita sangat sial , kita tidak mendapatkan apa tapi malah artefak kapal terbang kita yang terbakar oleh api hitam...'' ucap Mo Jin mendengus kesal .
'' Baiklah kalau begitu kita pergi saja dari sini , karena di sini sudah tidak ada yang bisa kita lakukan lagi...'' ucap Mo Lin .
Kemudian mereka berlima langsung pergi dari sana dengan perasaan yang sedikit kesal , mereka terbang ke arah yang sama dengan yang di tuju oleh Yin Jue dan Qian Lin.
Yin Jue dan Qian Lin hanya tersenyum saja melihat mereka pergi dengan perasaan yang sangat kesal .
Setelah mereka menjauh dari sana kemudian Qian Lin menghilangkan kembali tehnik kamuflase nya .
Kemudian mereka langsung mengunakan tehnik meringankan tubuh untuk melewati hutan ini , karena mereka yakin para tetua tadi pasti masih berkeliaran di atas hutan ini untuk mencari target baru.
.
.
__ADS_1
####