
.
.
Yin Jue terus menerus mengunakan tehnik ini begitu juga dengan Qian Lin yang menebas semua lawannya dengan di kombinasikan dengan menembaki musuhnya dengan jarum jarum es . Serangan Qian Lin ini membuat kewalahan para anggota serigala malam , mereka tidak bisa banyak bergerak karena mereka harus melindungi dirinya dengan perisai energinya agar tidak terkena tusukan jarum jarum es ini , mereka yang kekuatanya berada di tingkat Semi Dewa Bintang 2 kebawah langsung membeku karena perisai energinya tidak cukup kuat untuk menahan serangan jarum jarum es ini .
Mereka yang berkekuatan Semi Dewa Bintang 3 dan 4 masih biasa mengunakan perisai energinya , setiap kali mereka mengunakan mengunakan perisai energinya , Qian Lin langsung menebas perisai ini dengan pedang Es Beku yang mengakibatkan mereka terluka akibat serangan balik energinya yang telah hancur .
Patriak Da Yan dan tetua agung Da Xian sangat geram dengan apa yang dilakukan Yin Jue dan Qian Lin membantai anggotanya .
Mereka berdua langsung menyerang ke arah Yin Jue dan Qian Lin dengan pukulan nya yang mengeluarkan siluet tengkorak Api dan tengkorak Es yang langsung menerjang ke arah Yin Jue dan Qian Lin , tapi mereka berdua selalu berhasil lolos dengan teknik perpindahan yang Yin Jue miliki . Patriak Da Yan dan tetua agung Da Xian terus menerus menyerang Yin Jue dan Qian Lin tapi serangan mereka tidak berpengaruh sama sekali dan selalu bisa di hindari oleh Yin Jue dan Qian Lin .
Sedangkan di tempat lain Kaisar Chue Shilin juga melakukan hal yang sama dengan apa yang di lakukan oleh Yin Jue dan Qian Lin . Dia membantai pasukan Organisasi Serigala Malam dengan sangat sadis , ini karena kekuatannya sangat mendominasi dan di dukung oleh pedang Api nya yang selalu berkobar setiap kali menebas musuhnya dan membuat musuhnya langsung hangus ketika terkena tebasan pedang Api ini.
Prajurit kekaisaran manjadi sangat bersemangat melihat Kaisar Chue Shilin yang ikut turun ke medan perang , ini menjadi api semangat tersendiri bagi prajurit kekaisaran .
Kembali ke pertarungan Yin Jue dan Patriak Da Yan .
Patriak Da Yan dan tetua agung Da Xian semakin emosi karena serangannya tidak bisa mengenai Yin Jue dan Qian Lin sama sekali .
Hahaha . .
'' Kalian tidak akan bisa membunuhku bahkan menggores kulitku saja kalian tidak akan mampu , kata Yin Jue memprovokasi mereka berdua agar mereka berdua semakin emosi dan terus menyerangnya , karena Yin Jue yakin jika mereka terus menyerangnya mereka berdua akan kehabisan energinya .
'' Bajingan ... kau jangan hanya lari saja seperti tikus , kalau kau berani ayo hadapi kami .
__ADS_1
Yin Jue hanya tersenyum menyeringai saja mendengar celotehan Patriak Da Yan .
Yin Jue mencoba mengunakan jurus Telapak Naga Kehampaan untuk menyerang patriak Da Yan dan tetua agung Da Xian , tiba tiba dari kehampaan muncul siluet seekor Naga Api yang sangat besar menerjang mereka berdua . Qian Lin juga tidak tinggal diam , dia juga menyerang mereka berdua dengan jarum jarum Es yang sangat banyak menerjang mereka berdua setelah Yin Jue mengunakan jurus Telapak Naga Kehampaan. Serangan ini sedikit merepotkan patriak Da Yan dan tetua agung Da Xian karena mereka harus menangkis serangan dari Yin Jue dengan pukulannya , tapi mereka tidak sempat membuat perisai energi untuk menghadapi serangan jarum jarum Es ini , jarum jarum Es ini berhasil menusuk mereka dan membekukan sebagian tubuhnya tapi mereka bisa mencairkan kembali Es yang membekukan tubuhnya tapi mereka butuh waktu untuk mencairkan Es ini , karena kekuatan Es ini jauh lebih kuat dari elemen Es pada umumnya.
Yin Jue terus menerus mengunakan jurus Telapak Naga Kehampaan dan Qian Lin juga ikut menyerangnya membuat Patriak Da Yan dan tetua agung Da Xian semakin terpojok , meskipun kekuatan mereka lebih kuat satu tingkat dari Yin Jue , tapi mereka sangat kerepotan karena serangan kombinasi dari Yin Jue dan Qian Lin yang terus menerus menguras energinya karena harus menahan serangan dari Yin Jue dan harus mencairkan bagian tubuhnya yang membeku akibat serangan jarum jarum Es ini .
Pertempuran di gerbang Utara ibukota.
Jendral Suo Zhan dan jendral Lei Xin yang bertugas di gerbang bagian Utara juga sangat mendominasi di sana , karena teryata yang penyerangan di gerbang Utara hanya sebagai pengalihan saja , mereka yang menyerang gerbang Utara tidak ada yang kuat karena pasukan mereka hanya di tingkat Kaisar Bintang 9 yang paling kuat . Sehingga jendral Suo Zhan dan jendral Lei Xin sangat mudah mengalahkan mereka karena kekuatan jendral Suo Zhan dan jendral Lei Xin berada di tingkat Semi Dewa Bintang 3 , Prajurit kekaisaran juga mengunakan formasi Segitiga Berduri sesuai perintah dari dari jendral Luan Qi .
Pasukan kekaisaran berhasil mengalahkan pasukan Serigala Malam dengan mudah berkat formasi yang di ajarkan jendral Luan Qi .
Kembali ke pertempuran di gerbang selatan .
Patriak Da Yan dan tetua agung Da Xian mulai kehabisan energinya karena terus menerus menahan serangan dari Yin Jue dan Qian Lin .
Leluhur agung sekte Tengkorak Hitam Da Shin langsung turun tangan ketika melihat orang orang kepercayaan nya di buat kerepotan dan energinya yang mulai melemah akibat menahan serangan dari Yin Jue dan Qian Lin . Dia langsung menerjang ke arah Yin Jue dan Qian Lin dengan mengunakan kekuatan penuhnya dengan jurus yang sama yaitu pukulan yang mengeluarkan siluet tengkorak Api menerjang Yin Jue dan Qian Lin .
Melihat ada serangan yang sangat kuat mengarah kepadanya , Yin Jue dan Qian Lin pun dangan sangat cepat berpindah agak jauh dari jangkauan serangan itu karena Yin Jue yakin kekuatan ini akan menghancurkan area di sekitarnya jika dia tidak berpindah agak jauh .
Dhuar...Dhuar... Serangan ini langsung menciptakan kawah yang sangat besar dan membunuh para anggota Serigala Malam yang ada di sekitarnya . Melihat serangannya berhasil di hindari oleh Yin Jue dan Qian Lin , leluhur agung Da Shin sangat murka , dia kemudian mencari keberadaan Yin Jue dan Qian Lin yang telah berpindah tempat agak jauh . Leluhur agung Da Shin langsung terbang ke arah mereka berdua untuk menyerangnya kembali , tapi Yin Jue dan Qian Lin dengan cepat berpindah dari tempat itu agar tidak terkena serangan ini .
Leluhur agung Da Shin mengunakan kembali jurusnya hingga berkali kali , tapi Yin Jue dan Qian Lin selalu berhasil menghindarinya . Yin Jue dan Qian Lin selalu berpindah ke tempat yang banyak anggota Serigala Malam agar serangan leluhur agung Da Shin ini membunuh anggota nya sendiri .
'' Bajingan , tehnik apa yang di gunakan anak ini , kenapa serangan ku selalu bisa mereka hindari , batin leluhur agung Da Shin .
__ADS_1
Leluhur agung Da Shin terus menerus menyerang ke arah Yin Jue dan Qian Lin , dia tidak peduli meskipun serangannya juga membunuh anggota nya sendiri , asalkan bisa membunuh Yin Jue dan Qian Lin . Kemudian leluhur agung Da Shin berhenti sejenak untuk memulihkan energinya karena dia terus menerus mengunakan kekuatan penuhnya.
Melihat leluhur agung Da Shin berhenti menyerangnya ,Yin Jue kemudian mengeluarkan pedang Naga Meteor dan langsung menebas ke arah leluhur agung Da Shin dengan kekuatan penuhnya.
Jurus Naga Pembasmi Iblis .
Haiyattt ... dari tebasan pedang Yin Jue keluar siluet Naga Es yang sangat besar menerjang ke arah leluhur agung Da Shin . Qian Lin juga tidak tingal diam , dia langsung menembakkan Jarum jarum es yang sangat banyak ke arah leluhur agung Da Shin setelah Yin Jue menyerangnya.
Melihat ada serangan yang menerjang ke arahnya leluhur agung Da Shin juga mengunakan kekuatan penuhnya untuk menangkis serangan ini .
Jurus Tengkorak Pelahap Energi .
Dari kepalan tangan leluhur agung Da Shin mengeluarkan siluet tengkorak Api yang sangat besar membuka mulutnya lebar lebar dan langsung menelan serangan dari Yin Jue dan Qian Lin .
Yin Jue dan Qian Lin sangat takjub melihat jurus yang di keluarkan oleh leluhur agung Da Shin yang berhasil melahap semua serangannya.
Tiba tiba ada serangan yang datang dari belakang yang berupa tengkorak Es yang langsung menerjang Yin Jue dan Qian Lin .
Duarr... dhuar... Yin Jue dan Qian Lin langsung terhempas dan berguling guling di tanah akibat serangan menyelinap ini.
.
.
.
__ADS_1
####