
Mereka bertiga kemudian satu persatu mencari tempat untuk memperagakan tehnik ini , mereka menjaga jarak agar ruang gerak mereka lebih leluasa , mereka bertiga terlihat sangat bersemangat karena ini adalah tehnik yang sangat luar biasa .
****
Tanpa di sadari oleh Patriak Lei Yuan di klan Lei sedang di serang oleh Nuyan Tian dan keempat bawahanya , mereka mengobrak abrik klan Lei yang dalam keadaan kosong karena para tetua dan Patriak Lei Yuan berada di puncak gunung petir.
Setelah mengalahkan banyak anggota klan Lei kemudian dia mencari keberadaan Patriak Lei Yuan , anggota klan Lei masih hidup semua karena Nuyan Tian mempunyai rencana tersendiri nantinya kepada mereka , sehingga membiarkan tetap hidup , Nuyan Tian ingin bertemu dengan Patriak Lei Yuan untuk mengambil gulungan pemangil petir , dia tahu kalau gulungan itu sekarang sudah ada di tangan Patriak Lei Yuan karena di klan ini ada mata matanya yang selalu memberi informasi , dia adalah Lei Shen .
Beberapa saat kemudian Lei Shen datang menemui Nuyan Tian karena sudah di beri tahu kalau hari ini akan ada penyerangan ke klan Lei.
'' Tetua Nuyan Tian , Patriak Lei Yuan tidak ada di klan ini , mereka sedang ada di puncak gunung Petir...''
'' Baiklah kalau begitu kamu pergilah dari sini karena semua orang sudah tahu kalau kamu adalah mata mataku...'' ucap Nuyan Tian sambil melemparkan 1 cincin penyimpanan sebagai bayarannya .
Lei Shen langsung menerima cincin itu lalu memeriksa isinya , dia langsung bahagia karena ini bisa digunakan untuk pergi ke rumah bordil di ibukota kekaisaran Yuan .
Lei Shen adalah anggota klan Lei yang malas berlatih , umurnya sudah menginjak 30 tahun tapi kekuatannya hanya di tingkat Emas Bintang 1 tidak ada peningkatan , membuat anggota klan Lei sedikit mengucilkannya karena dia sangat malas berlatih dan banyak orang yang tahu kalau Lei Shen ini suka pergi ke tempat hiburan malam , jadi mareka tidak terlalu perhatian kepada Lei Shen ini.
Setelah memberi bayaran kepada Lei Shen kemudian Nuyan Tian dan keempat bawahanya langsung terbang menuju puncak gunung petir.
Begitu juga Lei Shen dia langsung keluar klan sambil melewati para anggota klan Lei yang terluka , para anggota klan Lei sangat geram dengan Lei Shen ini yang ternyata adalah seorang penghianat klan nya sendiri.
*****
Kembali di puncak gunung petir.
Yin Jue kemudian mencoba mengunakan tehnik Pemangil Petir terlebih dahulu , setelah petir sudah muncul lalu Yin jue mencoba untuk memegangnya , tapi petir ini ternyata sangat sulit untuk di pegang tidak seperti Patriak Lei Yuan yang dapat memegangnya dengan mudah.
Tapi Yin Jue tetap bersabar dan terus mencobanya agar bisa menguasai tehnik ini . Patriak Lei Yuan tetap berada di sana untuk membimbing mereka bertiga agar bisa menguasai tehnik ini , dia dengan sabar memberi arahan yang mudah di pahami oleh Yin Jue , dia terus membimbing mereka bertiga secara bergantian.
__ADS_1
Yin Jue sangat senang dengan Patriak Lei Yuan ini karena sudah seperti gurunya sendiri .
Yin Jue mendengarkan semua arahan Patriak Lei Yuan dan memperagakan sesuai instruksi yang di berikan olehnya.
Setelah beberapa jam Yin Jue sedikit demi sedikit mulai bisa memegang petir ini meskipun hanya sebentar saja , tapi tiba tiba ada serangan sebuah pedang energi yang sangat besar menerjang ke arah mereka berdua , Yin Jue dengan instingnya yang sangat tinggi langsung merasakan tanda bahaya ini , dia kemudian langsung berpindah ke tempat Patriak Lei Yuan dan langsung memegang bahunya karena serangan pedang ini rupanya menargetkan Patriak Lei Yuan , lalu mereka berdua menghilang dari sana .
Duaaarrr .
Tempat mereka berdua langsung hancur terkena terjangan pedang energi ini .
Yin Jue berpindah ke tempat tetua Lei San dan tetua Lei Xin berada .
'' Terima kasih saudara Jue telah menyelamatkanku , ini pasti serangan penghianat Nuyan Tian...'' ucap Patriak Lei Yuan.
Setelah beberapa saat muncul 5 orang di sana , Yin Jue melihat kekuatan mereka sangat kuat karena kekuatan mereka berada di tingkat Semi Dewa Bintang 9 dan 4 lainya berada di bawahnya satu tingkat.
'' Iya senior Yuan...'' ucap Yin Jue. Yin Jue memilih untuk melihat saja karena Yin Jue juga ingin melihat tehnik petir milik Patriak Lei Yuan di gunakan untuk menyerang musuhnya.
Kemudian Patriak Lei Yuan maju ke depan.
'' Ada apa kau kemari penghianat...'' ucap Patriak Lei Yuan sinis .
'' Hahaha... jangan sinis seperti itu saudara , aku hanya ingin mecoba kekuatan baruku saja kepadamu , tapi ternyata kamu di selamatkan oleh muridmu itu...'' ucap Nuyan Tian .
Kemudian Patriak Lei Yuan langsung mengunakan tehnik pemanggil petir , awan hitam seketika langsung menyelimuti di atas gunung petir , awan hitam ini langsung mengeluarkan petir berwarna biru , Patriak Lei Yuan langsung mengarahkan jarinya ke arah tubuh Nuyan Tian dan rekan nya , Nuyan Tian yang melihat petir ini mengarah kepadanya kemudian membuat perisai energi dari elemen tanah yang sangat besar untuk menahan serangan petir ini .
Duarrr.....suara tabrakan energi yang sangat memekakan telinga.
Debu langsung menyelimuti area sekitar tempat Nuyan Tian berada .
__ADS_1
Setelah beberapa saat debu itu menghilang , Patriak Lei Yuan dan Yin Jue melihat perisai tanah milik Nuyan Tian masih utuh karena kekuatan mereka sama kuatnya , selang beberapa saat perisai di tarik kembali oleh Nuyan Tian .
'' Hahaha... Serangan murahan seperti ini tidak akan mampu membunuhku karena kekuatan kita sudah sama kuatnya , kemarin mungkin aku masih takut kepadamu karena kekuatanku berada di bawah kekuatan mu..'' ucap Nuyan Tian menyombongkan diri .
Kemudian Nuyan Tian mengeluarkan tehniknya lagi untuk menyerang patriak Lei Yuan .
Tiba tiba muncul pedang energi yang sangat besar menerjang ke arah Patriak Lei Yuan dengan sangat cepat , melihat ada serangan ini kemudian Patriak Lei Yuan langsung menciptakan perisai energi dari elemen api karena serangan ini sudah sangat dekat dengan tubuhnya , beruntungnya Patriak Lei Yuan juga memiliki elemen Api sehingga masih bisa mengunakan perisai untuk melindungi dirinya , Pedang energi ini langsung menghantam perisai energi milik Patriak Lei Yuan.
Duarrrrr.
Debu langsung menyelimuti area yang ada di sana , setelah debu menghilang terlihat perisai energi Patriak Lei Yuan masih kokoh karena kekuatan mereka juga sama , mereka kemudian saling jual beli serangan .
Yin Jue yang di larang ikut campur pertarungan mereka berdua , kemudian berinisiatif menyerang bawahan Nuyan Tian , Yin Jue langsung berpindah di dekat mereka lalu mengalirkan energi nya ke dalam batu Kubus Kegelapan .
Tetua Lei Xin dan tetua Lei San memilih melihat saja karena kekuatan mereka berdua berada di bawah kekuatan para bawahan Nuyan Tian , mereka sebenarnya juga ingin ikut bertarung tapi nanti hanya akan membebani Yin Jue , mereka juga percaya Yin Jue akan dengan mudah mengalahkan mereka karena Yin Jue pernah bercerita kalau sudah sering bertempur .
Mereka berempat sangat waspada dengan Yin Jue ini meskipun kekuatan Yin Jue yang terlihat hanya di tingkat Kaisar Bintang 1 tapi sudah berani menghadapi mereka sendirian , kemudian mereka mengeluarkan pedangnya masing masing dan bersiap untuk menyerang Yin Jue .
Tapi tiba tiba dari bawah kaki keempat bawahan Nuyan Tian ini muncul asap hitam dengan cepat langsung menyelimuti tubuh mereka berempat , mereka tidak panik sama sekali dengan munculnya asap hitam ini tapi setelah beberapa saat mereka langsung panik karena asap hitam menyerap energi mereka .
Mereka mecoba mengerakan gerakan tubuh mereka agar asap hitam ini hilang tapi mereka tidak bisa menghilangkannya , beruntung salah satu dari mereka ada yang mempunyai elemen angin sehingga asap hitam ini bisa di hilangkan dengan elemen anginnya .
Wajah mereka tampak senang karena berhasil menghilangkan asap hitam ini , Yin Jue yang melihat serangannya ternyata tidak berhasil , dia tidak kekurangan akal karena Yin Jue memiliki segudang tehnik untuk menyerangnya .
Kemudian Yin Jue mengeluarkan akar akar dari dalam tanah yang sangat cepat langsung mengikat tubuh mereka berempat .
.
####
__ADS_1