
.
.
Yin Jue sangat penasaran dengan ilusi Kupu-kupu 7 warna ini , Yin Jue yakin pasti ada siluman lain yang mengendalikannya , karena Kupu-kupu ini tidak mungkin mengeluarkan serbuk ilusi jika mereka tidak terancam .
Setelah beberapa saat Yin Jue melihat ada seekor burung Bangau yang sangat besar dari atas menukik ke tempat Yin Jue dan Qian Lin berada .
'' Lin'er , gunakan lah perisai Es abadi mu untuk membuat kubah perlindungan , nanti juga gunakanlah tehnik kamuflase mu karena siluman burung Bangau ini sepertinya sangat kuat ....'' ucap Yin Jue .
Setelah menyelesaikan kata katanya kemudian Yin Jue melapisi tubuhnya dengan perisai dewa lalu menciptakan gelembung gelembung transparan yang langsung di lemparkan di sekitarnya , setelah Yin Jue selesai melemparkan gelembung gelembung ini kemudian Qian Lin langsung membuat kubah Es untuk melindungi tubuh mereka berdua , setelah kubah ini terbentuk kemudian Qian Lin dan Yin Jue langsung berkamuflase di dalamnya.
Siluman burung bangau ini tepat menerjang ke arah mereka berdua meskipun di sana muncul asap yang menutupi pandangannya , setelah beberapa saat .
Duarrrr..
Kubah Es Qian Lin langsung hancur terkena tusukan paruh siluman burung bangau ini , kabut beracun ini juga langsung menghilang terkena ledakan ini.
Kemudian Yin Jue mengeluarkan pusaka Cakra Nirvana di atas jari telunjuknya untuk menyerang suliman bangau ini .
Siluman Bangau melihat ada serangan benda berputar putar ke arahnya kemuidan langsung membuka paruhnya lebar lebar untuk memakannya .
Tapi setelah sudah dekat tiba tiba Cakra Nirwana berbelok dan menyerang bagian sayapnya .
Kwakkk..
Suara siluman burung Bangau yang kesakitan karena sayapnya telah patah terkena terjangan Cakra Nirvana ini.
Siluman burung Bangau ini sangat murka karena baru kali ada manusia yang bisa melukai tubuhnya , karena biasanya setiap manusia yang masuk ke wilayah danau ini pasti mati karena terkena ilusi Kupu-kupu 7 warna sehingga para siluman Bangau bisa menyerang para manusia dengan mudah .
Siluman burung Bangau yang masih bersembunyi melihat rekannya ada yang terluka kemudian langsung keluar dari persembunyiannya untuk menolongnya .
Para siluman Bangau ini mencari cari keberadaan yin Jue dan Qian Lin di sana , tapi mereka tidak ada yang melihatnya karena kedua manusia ini telah menghilang , yang membuat mereka bingung adalah Cakra Nirvana ini tetap menyerang mereka secara acak sehingga mereka tidak bisa menghindari serangan Cakra Nirvana ini.
Sehingga satu persatu tubuh atau pun sayap mereka langsung terbelah .
__ADS_1
Mereka tidak dapat menghindari nya karena serangan Cakra Nirwana ini sangat cepat , kadang tubuh mereka tiba tiba terkena gravitasi yang sangat kuat sehingga mereka susah bergerak.
Yin Jue sangat tenang menghabisi siluman burung Bangau ini karena mereka tidak tahu tempat Yin Jue berada , kira kira sudah ada 20 ekor yang sudah di bunuh Yin Jue , setelah membunuh semua siluman burung bangau ini kemudian Yin Jue menyimpan kembali Cakra Nirvana nya ke dalam tubuhnya.
Lalu Yin Jue mengajak Qian Lin untuk memasukkan tubuh siluman Bangau ini dengan cepat sebelum para kultivator di sini sadar .
Setelah siluman Bangau ini telah mati kemudian Kupu-kupu ini langsung pergi dari sana sehingga para kultivator yang terkena ilusi langsung sadar.
Mereka sangat kaget dengan apa yang terjadi kepada mereka selama ini , ternyata mereka selama ini masuk ke dunia ilusi karena para orang orang terdekatnya sudah menghilang semua .
Karena ilusi ini akan mempengaruhi pikiran seseorang dengan orang terdekat atau orang yang baru mereka temui sebelum terkena ilusi ini.
Mereka juga bingung kenapa ilusi tiba tiba menghilang dan juga tidak tahu siapa yang telah menjebaknya ke dalam dunia ilusi ini.
Yang mereka lihat di sekelilingnya sekarang ada beberapa tubuh siluman Bangau yang tergeletak di tanah.
Tapi tiba tiba tubuh siluman Bangau yang ada di sana satu persatu menghilang entah ke mana , mereka hanya bisa bertanya tanya saja dengan semua ini .
Kemudian satu persatu mereka mereka memutuskan untuk pergi dari sana melanjutkan perburuannya karena tempat ini sangat aneh .
Kemudian mereka beristirahat dulu di pinggir danau , lalu Yin Jue mengeluarkan peta nya untuk melihat ke mana selanjutnya mereka akan pergi.
Ketika Yin Jue membuka peta sekilas Yin Jue melihat bibir Qian Lin berdarah .
'' Apakah kamu baik baik saja Lin'er...? ucap Yin Jue menghawatirkan istrinya .
'' Aku baik baik saja Gege , ini adalah akibat perisai kubah yang aku ciptakan tadi telah hancur sehingga menyerang balik ke dalam tubuhku...''
'' Baiklah kalau begitu , tapi seharusnya perisai kubah Es abadi mu ini tidak mudah di hancurkan oleh serangan siluman Bangau tadi , apakah kau tidak merasakan ada keanehan di dalam tubuhmu...?
'' Ketika aku memasuki dimensi Dongwu ini tidak ada keanehan di dalam tubuhku , tapi ketika aku mengunakan energiku maka perlahan lahan energiku ada yang menyerapnya...''
Yin Jue tampak bingung dengan apa yang di alami oleh Qian Lin , dia mencoba berfikir keras untuk memecahkan misteri ini .
'' Gege tidak usah memikirkannya nanti pasti kita bisa menemukan permasalahan nya...'' ucap Qian Lin meyakinkannya .
__ADS_1
''Aku hanya khawatir saja Lin'er...''
'' Iya aku mengerti Gege... sepertinya kalau kita mengunakan cara seperti tadi , kita nanti akan mendapatkan mustika siluman yang sangat banyak ...'' ucap Qian Lin mengalihkan pembicaraan .
'' Itu benar Lin'er, tapi semakin bertambah hari , tingkat kesulitan nya akan semakin sulit , karena siluman yang lemah sudah tertangkap semua sedangkan sisanya pasti tinggal siluman siluman yang sangat kuat...''
'' Itu benar juga Gege , kita juga belum tahu siluman seperti apa lagi yang akan kita hadapi , apakah Gege tidak ingin masuk ke wilayah terlarang , karena di sana pasti banyak siluman yang sangat banyak...''
'' Nanti saja setelah hari ke 7 kita masuk ke sana mengunakan tehnik kamuflase mu , karena aku juga penasaran dengan siluman yang jadi penguasa dimensi Dongwu ini , nanti aku akan berburu lagi ke sini ketika kekuatan kita sudah meningkat , kerena aku yakin dengan tehnik perpindahan yang ku miliki bisa keluar masuk dimensi Dongwu ini...''
'' Iya Gege ....''
'' Setelah ini kita harus menyebrangi danau ini , karena tanda di dalam peta ini sangat dekat dengan danau ini....'
Mereka bersantai dulu di sana sambil menikmati suasana danau ini , Yin Jue tampak berfikir keras untuk memecahkan masalah yang di alami Qian Lin , setelah 30 menit berlalu Yin Jue masih belum memecahkan masalah yang di alami oleh istrinya , kemudian Yin Jue mengajak Qian Lin pergi dari sana untuk sejenak melupakan permasalahan ini , mereka pergi ke seberang danau dengan cara terbang rendah di atas permukaan air danau .
Setelah 30 menit berlalu akhirnya mereka sampai di seberang danau ini , kemudian mereka masuk ke dalam hutan yang di tumbuhi pohon yang sangat lebat , rupanya tempat ini jarang di masuki oleh para pemburu karena tidak ada jejak manusia sama sekali.
Sambil menyusuri hutan ini Yin Jue terus menyebarkan kesadarannya untuk mendeteksi siluman penghuni hutan ini , kemudian Yin Jue merasakan banyak siluman yang cukup dekat dengan tempat mereka berada saat ini .
Kemudian Yin Jue memberi instruksi kepada Qian Lin untuk mengunakan tehnik kamuflase nya untuk menyelidiki dulu siluman apa yang ada di hutan ini .
Kemudian Qian Lin langsung mengalirkan energinya ke dalam kalungnya lalu juga memegang tangan Yin Jue kemudian tubuh mereka berdua langsung berkamuflase di sana .
Lalu mereka berdua berjalan dengan santai ke tempat para siluman berada , setelah mendekat mereka sangat kaget dengan apa yang telah mereka lihat karena di depannya ini adalah siluman singa berkepala elang dengan sayapnya yang sangat lebar .
'' Bukankah itu adalah mahluk mitologi yang bernama Griffin...'' ucap Qian Lin.
'' Iya Lin'er, aku sudah pernah melihat Griffin ini ketika aku menemukan senior Ye Ling dan Lian Shan di hutan perbatasan kekaisaran Wei dan kekaisaran Xiao , kalau di sini adalah siluman Griffin berarti yang ada di wilayah terlarang adalah burung Phoenix , tapi di wilayah terlarang adalah pegunungan bersalju , sedangkan burung Phoenix biasanya berelemenkan api , apa mungkin penguasa dimensi Dongwu ini adalah seekor burung Phoenix Es...'' ucap Yin Jue berspekulasi.
.
.
####
__ADS_1