
.
.
'' Tidak apa apa putri Qian Lin , kebetulan aku bertemu kakek Qian Juan dan mengajakku ke sini .
'' Ayo masuk nanti saja kalian teruskan pembicaraannya berdua di dalam dan kalian harus lebih saling mengenal karena kalian nantinya akan berlatih bersama untuk meningkatkan kekuatan kalian masing masing .
Mereka pun menurut saja mengikuti Patriak Qiao Juan masuk ke dalam kediaman rumah Patriak Qiao Juan .
Sesampainya di dalam rumah lalu mereka duduk di kursi yang telah di sediakan , mereka tampak canggung tanpa bicara sedikitpun , sedangkan Patriak Qiao Juan masuk ke kamarnya .
Setelah beberapa saat menunggu di sana Patriak Qiao Juan pun keluar dan menghampiri mereka.
'' Hari ini kalian berlatih lah sendiri karena aku ada urusan yang sangat mendadak , mungkin besok aku baru bisa mengajari tehnik yang kau inginkan Yin Jue , dan kamu Lin'er persiapkan dirimu karena besok kita semua akan pergi ke pegunungan es Huangshan yang ada di wilayah Utara kekaisaran Xiao ini.
Patriak Qian Juan pun keluar dari rumah itu dan menghilang mengunakan tehnik ruang dan waktunya , tinggal mereka berdua di dalam rumah itu yang membuat suasana semakin canggung , kemudian Yin Jue angkat bicara agar bisa mencairkan suasana yang hening dan canggung.
'' Putri Qian Lin .
'' Iya .. ada apa tuan muda Yin Jue.
'' Kau harus mempersiapkan dirimu untuk latihan besok , karena kamu harus menjadi semakin kuat karena banyak orang yang mengincar mu akhir-akhir ini.
'' Benar tuan muda Yin Jue , kakekku juga bilang seperti itu , aku ingat ketika tuan muda menyelamatkanku waktu itu , aku sebenarnya sudah putus asa di sekap di dalam gerbong itu , tapi beruntungnya ada tuan muda Yin Jue yang menyelamatkanku .
'' Iya itu sebagai pelajaran buat kita karena kita harus menjadi semakin kuat agar kejadian seperti itu tidak terulang kembali , karena dunia kultivator ini sangat kejam .
Seharian itu mereka berbincang bincang ringan dan sore harinya putri Qian Lin pamit untuk pergi ke kamarnya yang sudah di sediakan kakeknya , sedangkan Yin Jue beristirahat di kediaman rumah kakek Qian Juan dan tidur di sana .
****
__ADS_1
Keesokan hari nya Yin Jue keluar rumah itu dan duduk di teras rumah untuk menunggu kakek Qian Juan, setelah di tunggunya beberapa saat akhirnya kakek Qian Juan datang bersama putri Qian Lin .
'' Yin Jue apakah kau sudah siap untuk pelatihan hari ini .?
'' Siap kakek .
'' Ya sudah ayo kita pergi ke sana sekarang .
Patriak Qian Juan memegang bahu keduanya dan terhisap ke dalam pusaran hitam dan menghilang .
Swussssh . .
Mereka muncul di pegunungan es yang sangat dingin karena di sana turun hujan salju yang tanpa henti dan lapisan salju di kakinya yang sangat tebal .
'' Kalian harus membiasakan hawa dingin di sekitar kalian karena ini masih awal pelatihan kalian , kita harus pergi ke dalam goa yang ada di antara tebing pegunungan itu.
Patriak Qian Juan menunjukan tangannya pada sebuah goa yang sangat jauh berada di antara tebing di pegunungan es itu .
Patriak Qian Juan pun menghilang dan tinggal mereka berdua di situ .
'' Kita harus berlari ke goa itu , pasti kakek sudah menunggunya di sana .
'' Iya ayo kita berlari ke sana , tapi kau berlari lah dulu aku akan mengikuti mu dari belakang, kata Yin Jue .
Mereka berdua pun mulai berlari di atas salju itu dengan pelan pelan karena ketebalan salju yang membuat mereka berdua tidak bisa lari dengan cepat. setelah hampir satu jam merekapun telah sampai di depan gua. tampak putri Qian Lin napasnya ngos-ngosan karena belum pernah berlatih seberat ini sedangkan Yin Jue tampak biasa biasa saja nampak tidak terpengaruh dengan latihan ini .
'' Ayo kalian masuklah ke dalam goa ini karena aku sudah menyiapkan tempat latihan untuk kalian berdua .
Mereka pun masuk ke dalam gua itu mengikuti kakek Qian Juan , mereka menyusuri goa itu semakin masuk ke dalam dan sampai di dalam ruangan yang sangat besar di dalam goa , kemudian kakek Qian. Juan pun menghentikan langkahnya .
'' Kita sudah sampai di tempat pelatihan yang sudah aku janjikan , Lin'er masuklah ke dalam kolam itu dan berendam lah di kolam itu ,karena kolam itu sudah aku campurkan dengan beberapa kristal siluman level 7 dan kolam ini sedikit lebih dingin karena kolam ini sudah berumur lebih dari ratusan tahun . ini untuk melatih tulang mu agar kau semakin kuat dan jika kau bisa fokus menyerap hawa dingin di dalam air itu kau bisa meningkatkan kekuatanmu secara signifikan .
__ADS_1
Kemudian Qian Ling pun masuk ke dalam kolam itu dengan pelan pelan masuk ke dalam air itu karena ketika kakinya masuk ke dalam air itu serasa tulangnya serasa di tusuk ribuan jarum es yang sangat dingin , tapi Qian Lin terus mencoba masuk lalu berendam duduk bersila di kolam itu sampai hanya tinggal kepalanya saja yang terlihat.
'' Sedangkan kau Yin Jue duduklah di bongkahan es itu dan bacalah kitab dasar elemen es ini untuk memperdalam elemen es mu agar semakin banyak tehnik yang kau kuasai.
Kemudian Yin Jue mengambil kitab itu lalu membacanya , halaman pertama adalah menyerap hawa dingin di sekitarnya sedangkan halaman ke dua adalah pemadatan energi es , kitab ini hanya tehnik dasar menurut kakek Qian Juan tapi lain halnya dengan Yin Jue , kitab ini harus ia kuasai sepenuhnya karena semakin banyak mempunyai teknik semakin mudah menyerang lawan dengan variasi serangannya yang akan membuat bingung lawannya .
Kemudian Yin Jue mencoba duduk bersila di atas bongkahan es itu untuk menyerap energi dingin yang ada di sekitarnya sesuai dengan kitab yang di berikan oleh kakek Qian Juan.
Hari berganti hari bulan berganti bulan tak terasa sudah 6 bulan Yin Jue menyerap hawa dingin di sekitarnya. kemudian dia membuka matanya dan kembali membuka kitab pemberian kakek Qian Juan dan membaca halaman ke dua yaitu pemadatan energi es .
Kemudian dia menutup kembali matanya berkonsentrasi untuk menyerap hawa dingin di sekitarnya lalu mencoba memadatkan energi di sekitarnya menjadi bongkahan es , tapi ini butuh perjuangan penuh karena Yin Jue berulang ulang kali mencobanya tetapi gagal , dia tidak patah semangat untuk terus mencobanya , setelah sepuluh hari dia benar benar bisa menciptakan es sesuai keinginannya . dia kini sudah bisa menciptakan berbagai senjata dari es mulai dari bentuk pedang , panah ataupun jarum jarum yang sangat runcing dan mengarahkan ke dinding goa.
Dia nampak senang karena sudah menguasai perubahan energi es secara sempurna . kemudian dia diam di dalam ruangan goa itu untuk menunggu kakek Qian Juan mempelajari tehnik selanjutnya , sedangkan putri Qian Lin masih tetap duduk bersila di dalam kolam itu , kekuatannya telah naik dari tingkat Raja Bintang 9 naik ke tingkat kaisar bintang 7, ini adalah kenaikan tingkat yang sangat drastis karena berkat tubuh istimewanya yang hanya punya 1 elemen es , jadi untuk menyerapnya dia hanya fokus pada elemen es saja tidak terbagi oleh elemen lain , sehingga akan mempercepat kenaikan tingkat kultivasi nya.
Setelah menunggu satu minggu akhirnya kakek Qian Juan datang ke goa itu dan menghampiri Yin Jue .
'' Kakek terima kasih telah memberiku kitab ini , sekarang kekuatanku mungkin selangkah lagi akan naik tingkat karena aku sudah menyerap energi es di sekitarku , aku akan memanggilmu kakek guru saja karena kau telah memberikan kitab tehnik es ini kepadaku.
'' Itu terserah dirimu saja mau memangil namaku siapa , tapi elemen es mu belum ada apa apa nya dengan elemen es Lin'er karena elemen es Lin'er adalah elemen es abadi , tapi setidaknya kau mempunyai tehnik yang bervariasi , karena tubuhmu juga istimewa dengan kau mempunyai 5 elemen yang sudah kau perlihatkan ketika pertempuran waktu itu .
Benar kakek memang aku sudah menguasai 5 elemen dari tubuhku , tapi masih tinggal empat elemen lagi aku harus menguasainya agar aku semakin banyak mempunyai tehnik variasi serangan.
'' Apa ... masih ada empat lagi .
.
.
.
####
__ADS_1