
.
.
Setelah 15 menit berlalu Yin Jue melihat artefak perlindungan sepertinya sebentar lagi akan terjatuh , karena dinding Perlindungan telah menghilang .
Yin Jue melihat artefak perlindungan ini lumayan besar , karena 2 kali lipat seperti artefak perlindungan pada umumnya , Yin Jue juga menyiapkan artefak perlindungan di tangannya yang dia dapatkan dari para musuhnya yang sudah di bunuh waktu berada di dalam dimensi Donglang , nantinya untuk di tukar dengan artefak perlindungan milik kota Fengxuan ini .
Kemudian Yin Jue langsung bersiap menyerang 3 tetua ini dengan serangan gravitasinya jika mereka nanti akan mengambil artefak perlindungan jika telah terjatuh ke tanah .
Setelah beberapa saat ternyata artefak perlindungan ini terjatuh 20 meter dari tempatnya berada , sehingga tetua Khu Zhan langsung berjalan untuk segera mengambilnya.
Tapi baru berjalan 2 langkah tetua Khu Zhan merasakan ada tekanan gravitasi yang sangat kuat menekannya , sehingga tetua Khu Zhan langsung menghentikan langkahnya untuk melawan tekanan gravitasi ini .
Kedua rekan tetua Khu Zhan sangat bingung melihat tetua Khu Zhan tiba tiba menghentikan langkahnya seperti menahan sesuatu.
'' Saudara Zhan , apa yang kamu lakukan , kenapa kau hanya terdiam seperti itu....''
'' Kalian cepat ambilah artefak perlindungan itu , sepertinya ada orang lain yang juga menginginkan artefak itu...'' ucap tetua Khu Zhan.
Kemudian Yin Jue langsung memasukan artefak Perlindungan milik kota Fengxuan lalu menukarnya dengan artefak perlindungan yang ada di tangannya .
Yin Jue melakukan ini dengan cepat sehingga para anggota akademi Khu Dong tidak ada yang menyadarinya , tapi nanti mereka akan sedikit terkejut melihat ukurannya tidak sama.
Salah satu tetua akademi Khu Dong yang paling dekat kemudian berjalan dengan santai untuk mengambil artefak perlindungan itu , tapi setelah sampai di sana dia melihat artefak perlindungan ini kenapa jadi berubah ukuran .
Kemudian tetua ini langsung mengambil artefak itu untuk di tunjukan kepada tetua Khu Zhan .
'' Saudara Zhan... sepertinya ada yang salah dengan artefak perlindungan ini , karena ukurannya berubah...''
Kemudian dia langsung melihatnya , tetua Khu Zhan sangat bingung melihatnya , kenapa bisa artefak ini bisa berubah ukuran , dia juga di buat bertanya tanya tentang serangan gravitasi ini , karena serangan tekanan gravitasi yang menekannya tiba tiba juga menghilang.
'' Sepertinya dugaan ku benar ada orang lain yang juga menginginkan artefak perlindungan milik kota Fengxuan ini, karena itu berhubungan langsung dengan serangan gravitasi yang menekan ku tadi , pasti orang yang memiliki serangan tekanan gravitasi tadi yang telah menukar artefak perlindungan kota Fengxuan ini, sekarang kita harus segera melapor kepada Patriak Khu Lian karena misi kita telah gagal , sedangkan kau tetap lah pergi ke klan Feng untuk menyelidiki pemuda itu....'' ucap tetua Khu Zhan sambil mengedarkan kesadarannya untuk mencari orang yang telah menukar artefak perlindungan , tapi setelah di carinya tetua Khu Zhan tidak menemukan keberadaan orang lain di sana.
Kemudian ke tiga tetua akademi Khu Dong ini langsung pergi dari sana dengan perasaan yang sangat geram karena mereka telah gagal dalam menjalankan misi ini , yang membuat mereka geram adalah tidak bisa melihat siapa sebenarnya yang telah menyerang dan menukar artefak perlindungan.
Setelah mereka pergi kemudian Yin Jue mulai membuka percakapan.
__ADS_1
'' Nona Lulu , sekarang mari kita berkeliling istana kota ini dulu , barang kali ada orang yang ingin memanfaatkan kekosongan istana kota ini , tapi kita harus tetap berkamuflase dulu karena para anggota akademi Khu Dong sedang menyelidiki kekuatanku , nanti jika keadaanya sudah aman kita bisa menghilangkan tehnik kamuflase ini...''
'' Iya tuan Yin Jue ...''
Kemudian mereka langsung berjalan untuk mengelilingi istana kota ini , karena Yin Jue ingin acara pengangkatan penguasa kota besok berjalan dengan lancar tanpa ada gangguan sedikitpun.
Mereka menyisiri semua bangunan yang ada di istana kota Fengxuan untuk memastikan keamanannya , setelah satu jam berlalu mereka bertiga telah berkeliling setiap sudut istana kota Fengxuan, tapi mereka tidak menemukan siapa siapa yang mencurigakan di istana kota ini .
Para penjaga istana kota Fengxuan mungkin telah pulang ke rumah nya masing karena istana sedang mengalami kekosongan .
Sedangkan para tetua dari akademi Khu Dong yang ada di depan gerbang juga telah pergi dari sana , kemudian Qian Lin langsung menghilangkan tehnik kamuflase nya karena keadaannya sudah aman .
'' Tuan Yin Jue dan nona Qian Lin , malam ini kita tidur di rumahku saja , karena sebentar lagi juga menjelang malam...''
'' Iya tidak apa apa , kalau begitu sekarang pimpinlah ke sana...''
Kemudian Yin Jue dan Qian Lin mengikuti putri Feng Lulu di belakangnya .
Setelah 15 menit berlalu mereka bertiga sampai di rumah putri Feng Lulu , di depan rumah ini ada sebuah gazebo yang sangat cocok untuk bersantai .
'' Nona Lulu , kamu silahkan masuk ke dalam rumah bersama istriku , aku mau bersantai saja di sini sambil menunggu malam tiba...''
Setelah duduk kemudian Yin Jue mengeluarkan cincin yang berhasil dia kumpulkan milik para musuh musuhnya.
Yin Jue Kemudian mengeluarkan semua isi di dalam semua cincin itu untuk memisahkan antara batu roh , mustika siluman dan beberapa senjata berupa pedang agar nanti jika di butuhkan bisa mengambilnya dengan mudah .
Yin Jue cukup puas dengan semua yang dia dapatkan ini , karena mustika siluman ini bisa di gunakan sebagai cadangan jika nanti masih kurang , sedangkan batu roh dan pusaka ini dia masukkan ke dalam satu cincin saja , nanti akan di serahkan kepada paman Duan Feng karena paman Duan Feng harus menata ulang kota Fengxuan ini agar pulih kembali .
Setelah beberapa saat paman Duan Feng datang ke sana bersama istri dan putrinya , kemudian paman Duan Feng langsung menyapa Yin Jue.
'' Salam tuan Yin Jue...'' sapa paman Duan Feng ramah .
'' Iya paman...''
'' Kenalkan ini adalah istriku Feng Lianli....''
'' Salam kenal tuan Yin Jue , terima kasih sudah menyempatkan Wan'er dari penculikan para anggota klan Feng...''
__ADS_1
'' Sama sama bibi Lianli...''
'' Kalau boleh tahu di mana putri Feng Lulu , apakah dia ada di dalam rumah...?
'' Iya bibi , dia sekarang bersama istriku di dalam rumah , bibi Lianli dan nona Wan silahkan masuk ke dalam rumah karena aku ingin berdiskusi dengan paman Duan Feng...''
'' Baiklah kalau begitu aku dan Wan'er akan masuk ke dalam , karena aku ingin bertemu dengan nona Qian Lin...''
'' Silahkan bibi....''
Kemudian bibi Feng Lianli dan nona Wan langsung berjalan masuk ke dalam rumah.
'' Paman Duan Feng, menurut paman siapa kira kira yang menentang paman jika paman menjadi penguasa kota di kota Fengxuan ini...?
'' Sepertinya tidak ada tuan Yin Jue , karena para tetua yang tersisa sekarang tinggal orang yang setia kepada penguasa kota sebelumya saja , sedangkan para tetua dari klan Feng yang menjabat jadi tetua kota Fengxuan ini semuanya telah mati...''
'' Baguslah kalau begitu , berarti paman bisa fokus untuk membangun kota ini kembali...''
'' Iya tuan Yin Jue , tapi aku terkena kendala dalam biaya perekrutan tetua yang baru dan para prajurit di kota Fengxuan ini kedepannya , karena butuh biaya yang lumayan besar untuk membayar sementara mereka nantinya...''
'' Ambilah ini paman , di dalam nya ada sedikit batu roh yang berhasil aku kumpulkan dari musuh musuhku yang berhasil aku bunuh , tapi sayangnya aku tadi waktu masuk ke dalam ruang harta klan Feng tidak menemukan apa apa di sana , seandainya di sana ada banyak batu roh mungkin bisa membantu paman untuk membangun kembali kota Fengxuan ini...''
'' Itu adalah batu roh milik tuan Yin Jue , aku tidak enak jika tuan Yin Jue membantuku seperti ini...''
'' Tidak apa apa paman , justru aku akan sangat marah jika paman menolaknya...''
'' Baiklah kalau begitu terima kasih banyak...''
Kemudian paman Duan Feng langsung mengambil cincin pemberian Yin Jue tanpa memeriksa isinya .
.
.
####
__ADS_1
Bantu like n Sub nya kawan....🙏🏻🙏🏻🙏🏻