
Yin Kai sangat senang ketika melihat tehnik yang di keluarkan Yin Jue ternyata juga bisa di gunakan untuk menyerang .
Kemudian Yin Kai mencoba sesuai instruksi Yin Jue , dalam sekali coba Yin Kai sudah bisa mengeluarkan akar akar itu dari jari jarinya , Yin Kai kemudian menusukan akar akar itu ke pohon seperti yang Yin Jue lakukan tadi , tapi akar akar yang di keluarkan Yin Kai hanya menggores saja tidak bisa menancap ke batang pohon .
'' Kamu cukup berbakat juga , karena dengan sekali coba kau sudah bisa mengeluarkan akar akar dari jari jarimu...''
'' Itu karena aku sudah sedikit memahami elemen tumbuhan ini , jadi aku lebih mudah memahaminya sekarang...''
'' Itu adalah kemajuan yang sangat bagus , selain kedua tehnik itu kau juga bisa menciptakan tameng dari akar akar untuk menahan serangan dari musuhmu...''
'' Iya saudara Jue , aku sangat senang sekarang karena aku sudah mempunyai tehnik dari elemen tumbuhanku ....''
'' Nanti akar akar yang keluar dari jari tanganmu itu juga bisa menyerap esensi kehidupan musuh mu hingga mengering dan bisa dengan cepat untuk meningkatkan kekuatanmu karena jika kau menyerapnya maka energinya akan masuk ke dalam tubuhmu...''
'' Tapi apakah cara seperti itu boleh di lakukan saudara Jue , karena itu sama saja dengan cara kultivasi aliran hitam...''
'' Itu semua tergantung dari sudut pandangmu saudara Kai , kalau menurutku sah sah saja ketika kita gunakan kepada para orang orang jahat seperti bandit dan yang lainnya , karena aku juga sering mengunakan tehnik ini untuk menyerap musuhku...''
'' Jadi seperti itu , nanti jika kekuatanku sudah naik ke tingkat Prajurit aku akan mengembara sepertimu atau aku akan masuk ke klan besar agar kekuatanku bisa meningkat dengan cepat...''
'' Menurutku lebih baik kamu masuk ke sebuah sekte agar ada yang membimbingmu nantinya , apakah kamu sekarang sudah punya senjata pusaka...''
'' Belum saudara Jue , karena aku juga masih bingung harus mengunakan senjata pusaka seperti apa yang cocok dengan elemen ku...''
'' Sebenarnya semua senjata itu sama saja , tapi memang lebih baik mencari senjata yang sesuai dengan dengan elemen , kalau kau mempunyai elemen angin setidak nya kau punya senjata yang di ciptakan untuk Kultivator angin , nanti aku akan mencarikan senjata yang cocok denganmu barangkali aku menemukan di dalam cincinku , karena aku juga sering merampas harta sekte aliran hitam jika aku sudah mengalahkan mereka...''
'' Tapi kalau menurutku itu sangat jarang saudara Jue , karena yang mempunyai elemen angin juga sedikit....''
'' Itu benar juga , tapi nanti akan aku usahakan sebisa mungkin akan mencarinya untukmu , apakah kau sudah belajar tehnik berpedang...''
'' Sudah , tapi aku tidak terlalu mahir dalam tehnik berpedang...''
'' Santai saja aku akan mengajarimu tehnik dasar dalam berpedang karena suatu saat pasti kau akan membutuhkan tehnik berpedang....''
Kemudian Yin Jue mengeluarkan pedang kelas mistik dari dalam cincin penyimpannya .
'' Ambilah pedang ini , meskipun pedang ini adalah pedang kelas mistik kurasa itu cukup baik untukmu , karena pedang kelas surga sangat jarang sekarang...''
Yin Kai menerima pedang itu dengan tersenyum bahagia .
'' Kurasa ini sudah lebih dari cukup saudara Jue , pasti pedang ini sangat mahal...''
'' Aku tidak membelinya , aku mendapatkan pedang itu setelah aku membunuh musuhku...'' ucap Yin Jue menjelaskan .
'' Jadi seperti itu , sebenarnya aku penasaran dengan kekuatanmu yang sebenarnya , kalau boleh tahu berada di tingkat apa kekuatanmu sekarang...?
__ADS_1
'' Kekuatan sejatiku berada di tingkat Semi Dewa Bintang 9...'' ucap Yin Jue .
Yin Kai sangat kaget dan juga senang mendengarnya , karena ternyata kekuatan Yin Jue sangat tinggi .
'' Kamu sungguh hebat saudara Jue , dengan kekuatanmu yang sekarang mungkin tidak ada lagi orang yang bisa menandingimu di kekaisaran Wei ini....''
'' Kita tidak bisa menyimpulkan seperti itu karena meskipun kekuatan kita sudah tinggi kita tidak boleh meremehkan kekuatan lawan kita , aku sarankan kepadamu jika nanti kamu sudah mempunyai kekuatan yang sangat tinggi , nanti sebisa mungkin sembunyikan lah agar kita tahu siapa orang yang benar benar baik kepada kita , karena biasanya orang menghormati kita hanya karena kekuatan kita...'' ucap Yin Jue panjang lebar.
'' Itu memang benar...''
'' Sekarang ayo kita pulang saja , besok kamu berlatih lah sendiri karena aku besok mau ikut ayah pergi ke rumah calon istriku...''
'' Iya saudara Jue , aku akan terus berlatih agar kekuatanku semakin kuat...''
Kemudian mereka berjalan pulang sambil terus berbincang bincang .
Setelah 15 menit akhirnya mereka sampai di depan rumah , Yin Jue melihat Qian Lin dan ibu Yin Xhie sedang duduk di teras rumah .
Kemudian Yin Jue dan Yin Kai ikut bergabung duduk di sana .
'' Lin'er... kenalkan ini adalah teman kecilku namanya adalah Yin Kai...'' ucap Yin Jue mengenalkannya .
'' Salam kenal nona...'' ucap Yin Yin Kai.
'' Salam kenal juga saudara Yin Kai , namaku adalah Qian Lin...'' ucap Qian Lin ramah.
Setelah Yin Kai pulang kemudian ibu Yin Xhie mengajak Yin Jue dan Qian Lin untuk masuk ke dalam .
Lalu Yin Jue duduk di ruang tamu dengan Qian Lin sedangkan ibu Yin Xhie masuk ke dalam .
'' Aku besok dan ayah akan ke rumahmu Lin'er , karena tadi ayah sudah sepakat untuk melamarmu besok....'' ucap Yin Jue memulai percakapan .
'' Iya Gege, semakin cepat akan semakin baik...'' ucap Qian Lin sambil tersenyum manis kepada Yin jue.
'' Semoga acara kita besok tidak ada halangan dan berjalan dengan lancar Lin'er...''
'' Iya Gege , semoga saja agar kita semakin cepat untuk menikah agar kita selalu bisa bersama...''
'' Iya Lin'er... aku juga berpikir seperti itu...''
Mereka berdua berbincang bincang di sana , setelah menjelang malam kemudian Yin Jue mengantarkan Qian Lin ke kamar tamu .
Setelah Qian masuk ke kamar kemudian Yin Jue pulang untuk tidur juga .
****
__ADS_1
Keesokan harinya Qian Lin seperti biasanya dia langsung pergi ke rumah Yin Jue untuk mandi dan membantu ibu Yin Xhie memasak .
Setelah makanan sudah siap kemudian mereka makan bersama , setelah selesai makan kemudian Yin Jue dan ayah Yin Bei ke ruang tamu untuk menunggu tetua Yin Gang dan tetua Yin Quan di sana .
'' Apakah ayah sudah menyiapkan peti harta untuk lamaranku nanti...?
'' Santai saja Jue'er... semuanya sudah aku siapkan , kita nanti tinggal berangkat saja ke sana....''
Setelah menunggu beberapa menit akhirnya tetua Yin Gang dan tetua Yin Quan datang ke sana , mereka berdua memakai jubah klan Yin . Kemudian Yin Jue berjalan masuk ke dalam untuk memangil Qian Lin yang ada di kamar ibu Yin Xhie.
Selang beberapa saat Yin Jue kemudian keluar bersama Qian Lin .
'' Ayah peganglah bahu paman Gang dan paman Quan sekarang , karena aku akan mengunakan tehnik perpindahan...''
Yin Bei lalu langsung memegang bahu kedua tetua ini sesuai instruksi anaknya .
Yin Jue yang melihat ayahnya sudah siap kemudian dia memegang bahu ayahnya dan tangan Qian Lin kemudian langsung menghilang dari sana .
Swussssh.
Mereka semua telah berpindah di depan klan Yin .
'' Ini adalah klan Lin'er, semuanya mari kita masuk ke dalam...'' ajak Yin Jue .
Kemudian mereka semua berjalan ke klan Yin .
Para penjaga klan Qian langsung memberi hormat kepada Qian Lin .
Para penjaga ini langsung mempersilahkan mereka semua masuk ke dalam . Yin Jue dan Qian Lin kemudian memimpin jalan untuk menuju aula klan Qian .
Setelah 10 menit akhirnya mereka tiba di depan aula , kemudian mereka masuk ke dalam aula .
Di dalam aula tampak semua tetua klan sudah ada di sana termasuk kakek guru Qian Juan .
Kemudian mereka mempersilahkan para tamu untuk duduk di kursi .
Beberapa saat kemudian Patriak Qian Li memberi sambutan kepada mereka semua dan saling berkenalan . Setelah berkenalan kemudian ayah Yin Bei mengutarakan maksud kedatanganya kesini .
'' Sebelumya terima kasih banyak atas penyambutan ini , tujuan kami ke sini adalah untuk melamar putri Qian Lin, apakah saudara Li mengijinkan anak saya untuk menikahi putri Qian Lin...? ucap ayah Yin Bei sopan .
'' Dengan senang hati aku menerimanya saudara Bei...''
.
.
__ADS_1
####