Pendekar Dewa Naga Sejati

Pendekar Dewa Naga Sejati
Eps 585 : Memberi pelajaran .


__ADS_3

.


.


Para kultivator yang datang ini tampak sangat serakah melihat Rumput Kumis Naga yang ada di samping Yin Jue ini.


'' Kalian semua silahkan mundur dengan teratur , karena aku adalah orang yang pertama menemukan Rumput Kumis Naga ini....'' Ucap Yin Jue mengingatkan mereka .


'' Hahaha , selama Rumput Kumis Naga itu belum berbunga maka kita boleh saling bertarung untuk memperebutkan nya , jadi kami semua di sini juga berhak mendapatkannya , karena ini adalah rumput yang tumbuh di alam bebas...'' Ucap salah satu tetua yang memakai jubah hitam .


'' Apakah dalam Pertarungan kita boleh saling membunuh , karena aku berasal dari benua Nanzhou , jadi aku tidak tahu apa apa mengenai Benua Bingzhou ini...?''


Mereka yang ada di sana sangat terkejut mendengar pemuda ini berasal dari benua selatan.


'' Kau sungguh pemuda yang sangat percaya diri , aku salut dengan kepercayaan dirimu , kau boleh membunuh kami jika kau mampu...''


'' Benarkah , hanya demi tanaman obat seperti ini saja kalian sudah berani bertaruh nyawa denganku , apa kalian tidak sayang dengan nyawa kalian yang sangat berharga , apakah nyawa kalian sepadan dengan harga Rumput Kumis Naga ini...?''


'' Kau terlalu banyak bicara , sekarang akan aku tunjukan kalau di atas langit masih ada langit , jadi pemuda sombong sepertimu ini tidak bisa di biarkan hidup dengan bebas...''


'' Baiklah , sekarang yang paling kuat di antara kalian silahkan maju berhadapan denganku langsung , untuk yang lemah silahkan menunggu ku jika energiku nanti sudah melemah , sekarang siapa yang maju duluan...'' ucap Yin Jue sambil memasang kuda bersiap menerima tantangan mereka.


'' Aku yang akan maju , kalian semua mundur lah dulu karena aku akan memberi pelajaran kepada pemuda sombong ini...'' ucap tetua yang memakai jubah hitam dengan sangat percaya diri.


'' Baiklah , kalau begitu silahkan maju , tapi aku akan mengunakan mainan ku ini untuk memberi pelajaran kepadamu...'' ucap Yin Jue sambil mengeluarkan Artefak boneka Penghancur di hadapannya .


Semua orang yang ada di sana sangat terkejut melihat pemuda ini memiliki barang seperti ini , mereka beranggapan kalau benua Nanzhou lebih maju dari benua Bingzhou ini, karena sudah bisa menciptakan Patung Besi seperti ini .

__ADS_1


'' Hahaha , kamu pikir aku takut dengan patung besi mu ini , kau jangan pernah menyesalinya karena aku sudah mendalami tebasan pedang yang bisa menebas logam atau perisai dewa , jadi aku akan menunjukan kepadamu kalau aku bisa mencincang-cincang patung besi mu ini...'' ucap tetua ini sambil mengeluarkan pedang hitam , kemudian tetua ini langsung melapisi pedangnya dengan perisai Dewa nya.


'' Majulah...'' ucap Yin Jue menantangnya .


Kemudian tetua ini langsung maju sambil menebaskan pedang hitam nya ke arah Artefak Boneka Penghancur.


Tapi tetua ini tiba tiba merasakan tekanan gravitasi yang sangat kuat, sehingga langsung menghentikan langkahnya untuk mengendalikan tubuhnya agar tidak terjatuh ke tanah , tetua ini kemudian mengeluarkan semua energinya untuk melawan tekanan gravitasi ini .


Semua orang yang ada di sana sangat terkejut melihat tetua ini tiba tiba berhenti seperti menahan sesuatu yang sangat kuat , sehingga mereka yang melihat pertarungan ini memilih untuk mundur dulu , karena ini adalah keuntungan bagi mereka jika salah satu dari mereka telah mati , karena saingan mereka juga berkurang.


Kemudian Yin Jue langsung membakar 10 pil Energi Dayuan di tangan kanannya , setelah terbakar hingga habis kemudian Yin Jue langsung mentransferkan energinya ke punggung artefak Boneka Penghancur.


'' Ini adalah pelajaran buat kalian semua agar tidak mudah meremehkan seorang pemuda sepertiku ini...'' ucap Yin Jue sambil mengendalikan artefak Boneka Penghancur ini untuk menyerang kepada tetua yang berhadapan dengannya ini .


Sehingga artefak Boneka Penghancur ini langsung berlari dengan gerakannya yang sangat kaku sambil bersiap mengelukan pukulan Pembalik Gunung.


Setelah sudah dekat kemudian Artefak boneka Penghancur ini langsung memukul tetua berjubah hitam ini dengan pukulan terkuatnya .


Debgh... Pyar... perisai Es tetua ini langsung hancur , pukulan Artefak Boneka Penghancur langsung berlanjut menghantam tubuh tetua ini yang sedang memuntahkan seteguk darah , karena perisai Energinya telah hancur .


Debgh... Arghhhhh....


Perisai dewa tetua ini langsung hancur dan tubuhnya langsung melesat menabrak bebatuan yang ada di puncak bukit .


Semua orang yang ada di sana sangat terkejut , melihat tetua ini langsung mati seketika terkena satu pukulan sebuah patung besi .


'' Sekarang giliran kalian , yang maju , karena aku dengan senang hati akan melayani kalian satu persatu...'' Ucap Yin Jue menakut-nakuti mereka semua yang ada di sana.

__ADS_1


Satu persatu tetua yang ada di sana langsung angkat kaki mendengar pemuda ini menantang mereka semua yang ada di sana , karena mereka tidak ingin mereka bernasib seperti tetua tadi .


Sekarang di sana hanya tinggal 3 tetua saja , Yin Jue melihat 3 tetua ini mengunakan jubah yang sama dengan tetua yang telah mati terkena pukulan Artefak Boneka Penghancur tadi.


Ketiga tetua ini langsung mengeluarkan pedang mereka masing masing lalu menyerang Yin Jue dari berbagai arah , karena mereka beranggapan pemuda ini tidak mungkin bisa mengalahkan mereka jika mereka menyerang secara bersama sama ,


Tapi tiba tiba mereka bertiga merasakan tekanan gravitasi yang sangat kuat menekan mereka , sehingga mereka bertiga langsung menghentikan langkahnya agar tubuhnya tidak terjatuh ke tanah.


Mereka bertiga langsung melawan tekanan gravitasi ini dengan sekuat tenaga , karena mereka tidak mau nasib mereka sama dengan nasib Patriak klan mereka yang telah mati di bunuh oleh patung besi ini , di dalam hati kecil mereka sangat menyesal kenapa tadi tidak pergi saja dari sana seperti para kultivator yang lainnya.


'' Kenapa kalian bertiga tadi tidak pergi saja seperti yang lainnya , kenapa kalian masih tidak bisa mengambil pelajaran dengan teman kalian tadi , padahal aku sudah sangat jelas memberi kalian kesempatan untuk kabur dari sini , tapi kenapa kalian justru ingin melawanku , kalian pikir aku ini bisa kalian kalahkan dengan mudah , jangan naif kalian...!!!''


'' Ampuni kami bertiga tuan muda , karena kami masih memiliki anak yang masih kecil , kami akan memberikan kompensasi kepada tuan muda , karena kami memiliki beberapa bahan obat langka...'' Ucap salah satu dari mereka bernegosiasi .


'' Kenapa aku harus menyetujui negoisasi kalian , saat ini nyawa kalian ada di tanganku , bukankah jika aku membunuh kalian maka bahan obat itu pasti akan menjadi milikku , sekarang aku mau kalian melepaskan cincin kalian dan menjadi penjaga ku di sini sampai Rumput Kumis Naga ini berbunga , nanti hadapilah para kultivator yang ingin merebut Rumput Kumis Naga ini, apakah kalian bersedia...?''


'' Iya tuan muda , kami bersedia...'' ucap mereka bertiga serempak.


Mereka bertiga sedikit bernafas lega , karena jika menghadapi kultivator lain mereka masih memiliki harapan bisa menang , tapi jika melawan pemuda ini mereka sudah di pastikan tidak memiliki harapan sama sekali .


Kemudian Yin Jue langsung mengeluarkan akar akar dari dalam tanah yang langsung mengikat tubuh mereka bertiga , lalu berjalan menghampiri untuk menanami segel budak .


Mereka bertiga hanya bisa pasrah saja dengan nasib mereka , yang penting mereka masih bisa hidup dan berkumpul dengan keluarga mereka masing.


Setelah sudah berhasil menanamkan segel budak dan mengambil cincin mereka bertiga , kemudian Yin Jue langsung menghilangkan akar akar yang mengikat tubuh mereka bertiga dan serangan gravitasi nya , agar ketiga tetua ini bisa langsung berjaga di sana.


.

__ADS_1


.


####


__ADS_2