
.
.
Paman Duan Feng sebenarnya sangat sungkan kepada Yin Jue karena sudah banyak membantunya , belum sempat membalas budi sekarang justru memberinya batu roh untuk pembangunan kota Fengxuan ini.
'' Sekali lagi aku ucapkan terima kasih banyak tuan Yin Jue atas bantuan batu roh ini...''
'' Sama sama , paman Duan Feng sekarang harus mempersiapkan diri , karena besok adalah hari pengangkatan paman menjadi penguasa di kota Fengxuan ini...''
'' Iya tuan Yin Jue , aku tadi sudah berdiskusi dengan para rekan rekan ku yang masih tersisa , mereka semua setuju jika aku yang menjadi penguasa kota , mereka juga bersedia membantuku untuk membangun kota Fengxuan ini kembali...''
'' Baguslah kalau begitu paman , semakin banyak dukungan akan semakin baik , tadi ada para tetua dari akademi Khu Dong yang datang ke sini ingin mengambil artefak perlindungan milik kota Fengxuan ini, beruntungnya aku sudah mengamankannya sehingga mereka langsung pergi dari sini ....''
'' Syukurlah kalau begitu tuan Yin Jue , mungkin mereka tertarik dengan artefak perlindungan itu karena memiliki jangkauan yang sangat luas...''
Kemudian Yin Jue langsung mengeluarkan artefak Perlindungan di hadapannya .
'' Ambilah ini paman , biar nanti bisa di gunakan untuk pertahanan kota Fengxuan ini agar semakin kuat...''
'' Sepertinya kota ini tidak perlu mengunakan artefak perlindungan lagi tuan Yin Jue , karena aku ingin kota ini bisa di masuki siapa saja , nanti biaya masuk kota bisa di gunakan untuk membangun kota ini kembali , sebenarnya banyak orang yang ingin mengunjungi kota ini , karena kota ini memiliki Menara 7 tingkat yang ada di samping alun alun kota , yang di gunakan untuk tempat menyerap sumber daya , hanya saja menara 7 tingkat ini hanya bisa di gunakan bagi orang yang masih memiliki kekuatan di bawah tingkat Dewa Ilahi , bisanya para murid murid dari berbagai akademi di wilayah tengah ini memakai tempat ini untuk menyerap Sember daya....''
'' Terus kenapa dulu kota ini mengunakan artefak perlindungan itu kalau banyak orang yang ingin memasuki kota ini...?
'' Itu semua adalah usul dari para tetua dari klan Feng agar kota Fengxuan ini selalu aman , aku sebenarnya tidak setuju alasan mereka mengunakan formasi perlindungan ini karena justru pemasukan kota Fengxuan ini akan semakin berkurang , tapi setelah kejadian ini ternyata mereka mengunakan formasi perlindungan untuk menutupi perbuatan mereka yang telah menculik para gadis dan agar hewan kontrak Patriak Feng Tianqi bisa berkembang biak...''
'' Apakah Patriak Feng Tianqi ini juga tetua seperti paman ini...?
'' Tidak tuan Yin Jue , hanya saja hampir separuh para anggota klan Feng yang menjadi tetua di kota Fengxuan ini, sehingga penguasa kota sebelumya tidak bisa menolak permintaan mereka...''
'' Terus kenapa paman dan para warga bisa terkena segel budak , karena waktu aku datang ke kota ini aku melihat para warga semuanya telah di tanami segel budak....''
'' Kami semua terkena segel budak karena telah
__ADS_1
menatap mata siluman laba laba milik Patriak Feng Tianqi, karena setelah kami menatapnya kami semua langsung terkena ilusi , sehingga para tetua klan Feng yang menjadi tetua di akademi Khu Dong langsung menanami segel budak kepada kami semua , setelah menanami segel budak kemudian sebagian warga langsung menjadi santapan kedua siluman laba laba hitam milik Patriak Feng Tianqi...''
'' Apakah kejadian ini sudah lama...''
'' Belum tuan Yin Jue , karena kejadian ini baru berjalan dua bulan yang lalu...''
'' Berarti semua ini masih ada hubungannya dengan akademi Khu Dong...''
'' Mengenai itu aku kurang tahu tuan Yin Jue , karena yang aku tahu hanya 7 tetua dari akademi Khu Dong saja yang ikut andil dalam proses menanami segel budak kepada para warga , sedangkan aku dan rekan rekan ku memilih selama kejadian pergi dari kota Fengxuan ini untuk mencari bantuan dari luar...''
Kemudian mereka berdua melanjutkan bercerita di sana hingga larut malam , mereka bertukar pengalaman tentang kisah hidup mereka masing masing .
Setelah larut malam kemudian mereka berdua masuk ke dalam rumah untuk tidur di sana .
Yin Jue dan paman Duan Feng tidur di kursi ruang tamu , karena kamar di rumah ini telah di tempati oleh bibi Lianli bersama putrinya , sedangkan kamar satunya di tempati oleh putri Feng Lulu dan Qian Lin.
****
Keesokan harinya bibi lianli dan Qian Lin bangun pagi pagi sekali , karena tadi malam mereka berdua sudah sepakat untuk memasak bersama .
'' Nona Qian Lin , sekarang panggil lah mereka berdua di ruang tamu , karena aku tadi malam melihat mereka berdua tidur di sana...'' ucap bibi Lianli .
'' Iya bibi...''
Kemudian Qian Lin langsung berjalan menuju ruang tamu untuk memanggil suaminya dan paman Duan Feng , ketika berjalan menuju ruang tamu Qian Lin berpapasan dengan putri Feng Lulu dan nona Wan .
'' Kalian berdua di tunggu bibi Lianli di meja makan , karena makanan sudah siap...''
'' Iya nona Qian Lin...'' ucap putri Feng Lulu.
Kemudian Qian Lin langsung berjalan menuju ruang tamu , setelah sampai di sana teryata suaminya dan paman Duan Feng sedang berdiskusi .
'' Maaf Gege dan paman Duan Feng menyela percakapan kalian , karena bibi Lianli sudah menunggu di ruang makan untuk makan bersama...''
__ADS_1
'' Iya tidak apa apa nona Qian Lin , kalau begitu mari kita ke sana...'' ucap paman Duan Feng.
Kemudian mereka bertiga langsung berjalan masuk ke dalam menuju ruang makan , setelah sampai di sana kemudian bibi Lianli langsung mempersilahkan mereka untuk duduk .
Putri Feng Lulu dan nona Wan juga sudah duduk di sana .
Kemudian mereka langsung makan bersama di sana , mereka makan sambil berbincang bincang ringan .
Setelah selesai makan kemudian Yin Jue dan paman Duan Feng berjalan kembali ke ruang tamu untuk melanjutkan diskusi mereka tadi yang sempat tertunda .
Setelah mereka berdua duduk di sana kemudian mereka langsung berdiskusi lagi .
'' Paman Duan Feng, nanti ketika proses pengangkatan aku dan istriku tidak bisa mendampingi paman , aku dan istriku akan mengunakan tehnik kamuflase karena para anggota akademi Khu Dong ingin menangkap ku , ternyata Patriak akademi Khu Dong tertarik dengan hewan kontrak yang aku miliki...''
'' Iya tidak apa apa tuan Yin Jue , semoga saja nanti acara pengangkatan ini berjalan dengan lancar...''
'' Semoga saja paman....''
Kemudian mereka berdua menunggu agak siang dulu menuju halaman istana kota , karena paman Duan Feng juga harus menunggu para rekan rekannya yang sudah sepakat untuk berkumpul di sana dulu sebelum acara pengangkatan .
.
****
.
Berpindah di akademi Khu Dong.
Patriak Khu Lian dan para tetua akademi Khu Dong sedang berdiskusi , mereka sedang mendiskusikan tentang pengangkatan penguasa kota Fengxuan dan tentang pemuda yang menjadi musuh klan Feng , karena dalam waktu sehari saja klan Feng dan para anggota klan Feng telah musnah.
.
.
__ADS_1
####