Pendekar Dewa Naga Sejati

Pendekar Dewa Naga Sejati
Eps 131 : Berkunjung ke rumah alkemis Lan Yu .


__ADS_3

'' Lagi lagi kita menemui masalah yang sama dengan yang di alami senior Ying , apakah mereka juga mengunakan gelang pengikat jiwa untuk memperbudak para wanita yang mereka tangkap...?


'' Mereka tidak mengunakan gelang pengikat jiwa , tapi mereka mengunakan pil Boneka Mayat untuk memperbudak para wanita atau gadis yang telah mereka culik . Pil itu adalah pil yang pernah alkemis Lan Yu buat , lebih baik kita sekarang kembali saja ke rumah nenek Chou , karena besok saja kita menyelidiki ke paviliun mereka... ''


'' Iya Gege , tapi bagaimana dengan mereka ini ? apakah Gege tidak berikan saja kepada siluman Kalajengking sebagai makanan mereka... ''


'' Iya itu pasti , biar mereka juga merasakan penderitaan yang di rasakan oleh para gadis gadis yang telah mereka culik... ''


Kemudian Yin Jue mengikat mereka semua dengan akar akar tumbuhan , setelah mengikatnya kemudian Yin Jue memasukan tubuh mereka ke dalam dimensi kalung Giok Dewa sebagai santapan para siluman Kalajengking .


Setelah memasukkan mereka , kemudian Yin Jue menghilangkan kubah Es yang telah dia ciptakan sebelumnya .


Setelah kubah Es nya di hilangkan , ternyata di luar kubah ada 3 orang Kultivator sedang memperhatikan mereka.


'' Apa yang kalian lakukan di gang seperti ini... ? tanya salah satu dari mereka.


Yin Jue melihat mereka bertiga memakai jubah yang sama , kekuatan mereka rata rata hanya di tingkat Kisar saja , Yin Jue berspekulasi kalau ketiga orang ini adalah petugas keamanan kota .


'' Maaf senior , aku hanya melindungi istriku saja yang mengalami naik tingkat agar tidak ada yang mengganggunya.... ''


'' Ya sudah kalau begitu , aku kira tadi ada apa , karena aku melihat di gang ini ada kubah es yang sangat besar.... ''


'' Kalau boleh tahu senior bertiga ini siapa....?


'' Kami adalah petugas yang menjaga keamanan di ibukota ini , ya sudah kalau begitu kami mau melanjutkan tugas kami untuk berkeliling ibukota ini ... ''


'' Iya senior... ''


Kemudian para petugas ini langsung pergi dari sana , sedangkan Yin Jue dan Qian Lin tetap di sana karena Yin Jue ingin mengunakan teknik perpindahan untuk kembali ke rumah nenek Chou, setelah para petugas keamanan kota sudah tak terlihat lagi kemudian Yin Jue langsung memegang tangan Qian Lin lalu menghilang di sana .


Swushhh.


Mereka telah muncul di halaman rumah nenek Chou .


Lalu mereka berdua berjalan masuk ke rumah nenek Chou , ternyata di ruang tamu nenek Chou sedang duduk bersama dengan senior Liu Cong yang sedang memangku Liu Yue .


'' Akhirnya kalian kembali... '' kata nenek Chou menyapa mereka .


'' Iya nek , aku sudah berkeliling di ibukota ini , tapi hanya sebagian tempat saja yang aku kunjungi... ''


'' Iya tidak apa apa , besok masih ada waktu , kalian duduklah aku akan membuatkan minuman hangat untuk kalian .


'' Tidak usah repot repot nek , kami sudah minum tadi di restoran... '' lalu Yin Jue dan Qian Lin ikut duduk di sana .


'' Ya sudah kalau kalian tidak mau aku tidak akan memaksa..''

__ADS_1


'' Tuan muda Yin Jue , terima kasih banyak telah mengobati ku.... '' ucap Liu Cong menimpalinya sambil menundukkan kepalanya .


'' Iya sama sama senior Cong , oh iya senior Cong aku penasaran dengan asal ulat pelahap energi yang ada di tubuh senior tadi , sebenarnya siapa yang telah memasukan ulat itu ke dalam tubuh senior...?


'' Aku tidak tahu siapa yang telah memasukkan hewan itu kepadaku , karena aku merasakan energi ku ada yang menyerapnya setelah istriku di bawa oleh anggota pavilun Kilat Petir , salah satu dari mereka ada yang menepuk punggungku sehingga energi di dalam tubuhku perlahan lahan ada yang menyerapnya sehingga aku tidak bisa melawan mereka dan mereka langsung kabur membawa istriku... ''


Yin Jue mendengarkan cerita senior Cong ini jadi mengerti akar permasalahannya.


'' Mungkin istri senior Cong ini sudah di jadikan budak dan di pekerjakan di paviliun Kilat Petir untuk di jadikan sebagai wanita penghibur.... '' guman Yin Jue dalam hati .


'' Senior Cong aku tadi juga telah membunuh para anggota paviliun Kilat Petir karena mereka juga mengincar istriku ini , kalau boleh tahu di mana tempat pavilun Kilat Petir di ibukota ini....?


'' Aku tidak tahu tuan muda Jue , besok saja aku akan menyelidiki dan mencari paviliun Kilat Petir ini untuk membebaskan istriku... ''


'' Jangan gegabah senior Cong , urusan membebaskan istri senior biar kami berdua yang akan membebaskannya karena kekutan mereka jauh di atas senior Cong , besok senior Cong cukup selidiki saja di mana tempat paviliun mereka berada... ''


'' Baiklah kalau begitu , terima kasih tuan muda Yin Jue dan nona Qian Lin mau membantu membebaskan istriku .


'' Iya sama sama senior Cong , tapi aku besok harus mencari penawar dulu ke tempat alkemis kenalanku di kota Liangsin , karena setiap wanita yang di culik oleh anggota pavilun Kilat Petir selalu di beri pil Boneka Mayat agar mereka menjadi budak paviliun Kilat Petir... ''


'' Sungguh biadab mereka ini , aku tidak bisa membayangkan bagaimana keadaan istriku sekarang...?


'' Senior Cong mohon tenangkan diri senior , yang terpenting besok senior selidiki dulu tempat mereka , agar jika aku kembali ke dari kota Liangsin bisa langsung membebaskan para wanita yang telah di culik oleh mereka.... ''


'' Iya tuan muda Yin Jue , sekali lagi terima kasih banyak mau membantuku membebaskan istriku... ''


'' Silahkan tuan muda Yin Jue dan nona Qian Lin , anggap saja ini seperti rumah kalian sendiri... ''


Kemudian Yin Jue dan Qian Lin berdiri lalu meninggalkan ruang tamu itu dan berjalan menuju kamar yang sebelumya mereka tempati .Setelah masuk ke dalam kamar kemudian mereka berdua duduk di tepi tempat tidur .


'' Lin'er apakah kau besok mau ikut aku ke rumah alkemis Lan Yu...? karena besok pasti akan lama jika alkemis Lan Yu membuatkan pil penawarnya... ''


'' Aku ikut saja Gege , aku akan bosan jika harus di sini sendirian.... ''


'' Baiklah kalau begitu ayo kita tidur dulu... ''


'' Iya Gege , malam itu mereka langsung tidur di sana .


****


Keesokan harinya Yin Jue dan Qian Lin bangun dari tidurnya .


'' Ayo kita berangkat ke rumah alkemis Lan Yu, kita nanti mandi di sana saja....''


'' Iya Gege... '' Kemudian Yin Jue langsung memegang tangan Qian Lin lalu menghilang di sana.

__ADS_1


Swushhh .


Mereka muncul tepat di halaman rumah alkemis Lan Yu.


Kemudian Yin Jue berjalan ke rumah alkemis Lan Yu lalu mengetuknya .


Setelah menunggu beberapa saat akhirnya alkemis pintu rumah itu pun terbuka .


'' Ternyata kalian , aku kira siapa pagi pagi sudah ke rumahku... ''


'' Iya saudara Yu , aku ke sini mau meminta bantuan kepadamu... ''


'' Kalau begitu mari masuk dulu , kita bicarakan di dalam saja... ''


Kemudian Yin Jue dan Qian Lin masuk ke dalam rumah alkemis Lan Yu , lalu mereka bertiga duduk di ruang tamu .


'' Memangnya bantuan apa yang tuan muda Jue inginkan dari ku... ?


'' Aku mau memesan penawar pil boneka mayat , apakah saudara Yu bisa membuatkan ku dalam jumlah yang banyak...?


'' Itu gampang tuan muda Jue , tapi aku kekurangan bahan jika harus membuat dalam jumlah yang banyak.... ''


'' Memangnya kalau membeli bahan untuk membuat pil penawar ini di mana saudara Yu... ?


'' Di paviliun Teratai Putih.... ''


'' Kalau begitu sekarang tolong tuliskan bahan bahannya , nanti aku akan membelinya di sana.. ''


Kemudian alkemis Lan Yu masuk ke dalam , selang beberapa saat kemudian dia keluar sambil membawa selembar kertas di tanganya.


'' Ini tuan muda Jue , kalau boleh tahu buat apa saudara Jue menginginkan pil penawar ini dalam jumlah yang banyak...?


'' Di ibukota kekaisaran ada orang yang mengunakan pil Boneka Mayat untuk memperbudak para wanita yang telah di culik nya , maka dari itu aku ingin membebaskan para wanita ini agar pengaruh pil boneka mayat tidak lagi memperbudak mereka.... ''


'' Jadi seperti itu , apakah yang menculik para wanita adalah seorang alkemis ...?


'' Tidak saudara Yu, mereka ini adalah anggota paviliun Kilat Petir....''


'' Bukankah pavilun Kilat Petir adalah saingan bisnis paviliun Teratai Putih...?


'' Iya benar , gedung paviliun Kilat Petir yang ada di ibukota kekaisaran Tang ternyata hanya kedok saja , karena di lantai atas ternyata adalah tempat hiburan malam.... ''


.


.

__ADS_1


####


__ADS_2