
.
.
Setelah melepaskan cincin penyimpanan para pria ini kemudian Yin Jue mengajak mereka bertiga berjalan menuju ke pantai dan meningalkan mereka dalam keadaan seperti ini , agar mereka merasakan betapa tersiksanya menghabiskan sisa hidupnya di sini dengan kondisi seperti ini .
Nona Liu Xie sedikit ngeri melihat apa yang di lakukan oleh tuan muda Yin Jue ini , tapi dia bersyukur karena telah di tolong olehnya , sehingga dia sekarang bisa terbebas dan bisa kembali pulang ke pulau nya lagi .
Yin Jue sengaja tidak membunuh mereka karena Yin Jue sangat yakin mungkin setelah ini mereka akan sedikit ketakutan menjadi perompak di lautan ini , karena mereka sudah tidak memiliki pemimpin lagi yang bisa mereka andalkan.
Itu pun jika ada yang membebaskan mereka , tapi jika tidak ada orang yang membedakan mereka itu akan semakin menambah rasa keputusasaan mereka di sini .
****
Setelah 30 menit berlalu akhirnya mereka berempat sampai di pantai tempat tadi Yin Jue mendaratkan artefak kapal terbang.
'' Adik Lulu , aku ingin kamu tetap bersamaku untuk menemani nona Liu Xie ini...''
'' Iya kakak Yin Jue...''
Kemudian Yin Jue langsung mengeluarkan artefak kapal terbang nya dari dalam cincin spasial .
Swushhh.
Artefak kapal terbang miliknya muncul di hadapan nya.
Kemudian mereka berempat langsung melompat naik ke atas artefak kapal terbang , setelah naik kemudian alkemis Lao Xin langsung mengaktifkan formasi perlindungan lalu mulai mengendalikan untuk terbang ke wilayah Utara .
Lalu mereka berempat langsung ke dek depan untuk duduk di sana .
__ADS_1
'' Jue'er, ternyata kekuatan artefak Boneka Penghancur tadi sangat luar biasa , karena dalam satu kali pukulan saja sudah bisa membunuh seorang yang memiliki kekuatan di tingkat Dewa Abadi tahap akhir...'' ucap alkemis Lao Xin.
'' Benar saudara Lao Xin, aku masih belum mencoba bagaimana kalau aku membakar 20 pil Enegi Dayuan, pasti daya hancurnya akan semakin luar biasa...''
'' Sepertinya begitu , aku sangat salut dengan tetua Tie Feng yang telah berhasil menciptakan artefak ini , karena dia sungguh sangat jenius...''
'' Aku sangat beruntung bisa mendapatkan artefak Boneka Penghancur ini , karena ini adalah salah satu kartu truf yang aku miliki...''
Nona Liu Xie diam diam sangat mengagumi tuan muda Yin Jue ini , karena sangat tampan dan berkharisma , tapi dia hanya bisa cukup mengagumi saja , karena tuan muda Yin Jue sudah memiliki seorang istri yang juga sangat cantik di dalam dimensi kalung Giok Dewa, karena dia tadi di sana sempat berkenalan dengan nona Qian Lin.
Dia sangat penasaran dengan tuan muda Yin Jue ini , karena masih muda sudah memiliki kekuatan yang sangat tinggi dan memiliki banyak hewan kontrak yang sangat kuat kuat , kira kira garis takdir apa yang sedang di jalani oleh tuan muda Yin Jue ini.
'' Nona Liu Xie, kira kira berapa hari lagi kita akan sampai di pulau Shuangren...?'' tanya Yin Jue.
'' Kalau naik artefak kapal terbang seperti ini mungkin 15 hari lagi kita akan sampai di sana...''
'' Apakah kamu tahu semua pulau yang ada di lautan ini , karena seorang nelayan pernah mengatakan kepadaku kalau masih ada 4 pulau lagi sebelum memasuki samudera Merah....?''
'' Iya tidak apa apa nona , bagiku informasi ini sudah lebih dari cukup , bagaimana dengan pulau Shuangren tempat tinggal mu , apakah di sana juga penuh dengan konflik seperti di pulau Terlarang...?''
'' Tempat tinggal ku sebenarnya adalah tempat yang paling aman , nyaman dan tentram , hanya saja akhir akhir ini pulau bagian timur tempat Lin Fang lahir sering menyerang pulau bagian barat...''
'' Jadi seperti itu , memangnya apa alasan mereka menyerang pulau bagian barat , apakah memperebutkan kekuasaan...?''
'' Aku belum tahu tuan Yin Jue , aku berharap tuan Yin Jue nanti bisa membantu kami agar pulau Shuangren menjadi pulau yang aman lagi , sehingga semua orang yang hidup di sana bisa hidup dengan aman seperti sedia kala...''
'' Aku tidak bisa janji nona , tapi aku nanti akan berusaha semampuku agar bisa mengatasi masalah di sana , aku yakin pulau timur memiliki alasan tersendiri sehingga mereka menyerang pulau barat , kita lihat saja nanti , sekarang nona Liu Xie beristirahatlah di ruangan itu bersama adik Lulu jika sudah merasa lelah...''
'' Aku di sini saja tuan Yin Jue , aku bisa tidur sambil duduk seperti ini, karena ruangan itu pasti adalah ruangan milik nona Qian Lin...''
__ADS_1
'' Tidak nona Liu Xie, semua orang boleh istirahat di sana , karena bagiku semua orang itu sama saja tidak peduli itu istri ku atau bawahanku , karena semua nya adalah keluargaku , setelah ini aku juga ingin tidur sejenak , agar malam nanti bisa mengantikan saudara Lao Xin untuk mengendalikan artefak kapal terbang ini...''
'' Baiklah kalau begitu aku dan nona Feng Lulu akan masuk ke dalam , agar tuan muda Yin Jue bisa istirahat di sini...''
'' Iya silahkan....''
Kemudian mereka berdua langsung masuk ke dalam ruangan artefak kapal terbang, sedangkan Yin Jue tetap di dek depan bersama alkemis Lao Xin.
Kemudian Yin Jue langsung berusaha untuk tidur agar nanti malam bisa bergantian dengan alkemis Lao Xin.
Setelah menjelang malam Yin Jue bangun dari tidurnya , kemudian Yin Jue langsung berdiri untuk melihat suasana lautan , karena ingin melihat nelayan yang menangkap ikan di lautan lepas ini .
Tapi ternyata dia tidak menemui nelayan sama sekali , mungkin para nelayan tidak berani melaut sampai ke wilayah ini , karena menangkap ikan di sini itu beresiko bertemu dengan para perompak di lautan ini .
Kemudian Yin Jue memutuskan untuk mengambil alih pengendalian artefak kapal terbang, agar alkemis Lao Xin segera beristirahat .
Yin Jue mengendalikan artefak kapal terbang hanya di temani sinar rembulan dan bintang bintang yang berkelap kelip di langit .
Selama 3 hari perjalanan di atas laut , mereka tidak menemukan satupun artefak kapal terbang atau nelayan di laut .
Sehingga Yin Jue memutuskan untuk singgah di pulau yang ada di hadapannya ini untuk sekedar melepaskan penat agar tidak bosan , pulau ini terlihat sangat asri karena di tumbuhi pohon yang sangat lebat .
Yin Jue kemudian mendarat di bibir pantai untuk bermalam di sana , setelah mendarat kemudian Yin Jue membangunkan alkemis Lao Xin lalu memanggil putri Feng Lulu dan nona Liu Xie .
Kemudian mereka berempat langsung melompat turun untuk menikmati suasana pantai .
Yin Jue sengaja tidak memasukan artefak kapal terbang sebagai pencahayaan di sana dan tempat tidur untuk putri Feng Lulu dan nona Liu Xie nanti malam .
.
__ADS_1
.
####