Pendekar Dewa Naga Sejati

Pendekar Dewa Naga Sejati
Eps 231 : Paviliun Jiaohuan di kota Tangshui.


__ADS_3

.


.


Yin Jue kemudian langsung membukakan pintu karena ini pasti adalah Tang San .


'' Ada apa saudara San , apakah ada sesuatu yang sangat penting...''


'' Tidak saudara Jue , tadi malam ibuku sudah sadar , sekarang dia sudah memasak lumayan banyak untuk kita , ibu ingin saudara Jue makan bersama karena ibu juga ingin berterima kasih kepada saudara Jue...'' ucap Tang San .


'' Tunggulah saja di sana , karena aku akan memanggil istriku dulu...''


'' Maksud saudara Jue istri yang mana...?


'' Nanti akan ku ceritakan di sana ...''


Kemudian Yin Jue masuk ke dalam kamar , setelah beberapa saat Yin Jue keluar lagi bersama Qian Lin.


'' Saudara San , kenalkan ini adalah istriku Qian Lin...''


'' Salam kenal nona Qian Lin , namaku adalah Tang San teman saudara Jue ini....'' ucap Tang San mengenakan diri .


Tang San sangat bingung kerena Yin Jue ini bisa menyembunyikan istrinya , tapi memilih menyimpan rasa penasaran ini karena dia harus segera ke ruang makan , karena ibu nya sudah menunggunya di sana .


Lalu Yin Jue dan Qian Lin berjalan mengikuti Tang San menuju ruang makan .


Setelah sampai di ruang makan kemudian mereka bertiga langsung duduk di sana.


'' Ibu... dia adalah saudara Yin Jue dan istrinya nona Qian Lin...'' ucap Tang San mengenalkan .


'' Salam kenal saudara Yin Jue dan nona Qian Lin , namaku adalah Tang Yun , terima kasih banyak saudara Yin Jue sudah mengobati ku dari racun mematikan itu...''


'' Iya sama sama senior Yun...''


'' Kalau begitu ayo kita makan dulu , nanti saja kita lanjutkan perbincangan kita lagi...''


' Iya senior Yun....''


Kemudian mereka berempat langsung makan bersama , Tang San terlihat sangat senang karena ibunya sudah sembuh seperti sedia kala karena ibu Tang Yun adalah orang satu satunya yang dia miliki , sedangkan ayahnya sudah berpisah dengan ibunya karena menikah lagi dengan wanita lain .


Mereka berempat makan dengan suasana yang hening karena semuanya masih canggung untuk berbicara , setelah selesai makan kemudian Tang San membuka suara .


'' Saudara Jue dan nona Qian Lin , mari kita ke ruang tamu saja , karena ada sesuatu yang harus kalian jelaskan kepadaku...'' ucap Tang San.


'' Iya saudara San, tapi biar Lin'er di sini dulu membantu senior Yun membereskan meja makan...'' ucap Yin Jue .

__ADS_1


'' Iya tidak apa apa....''


Kemudian Yin Jue dan Tang San pergi dari sana , setelah sampai di ruang tamu lalu mereka berdua duduk di sana.


'' Memangnya apa yang saudara San ingin tanyakan...''


'' Aku hanya penasaran saja , di mana selama ini istrimu kamu sembunyikan...?


'' Mengenai itu aku minta maaf karena tidak bisa memberi tahu karena itu adalah rahasia , tapi jika saudara San bersedia aku aku tanami segel , nanti aku akan menceritakan semuanya , segel ini hanya sementara saja nanti juga hilang dengan sendirinya...'' ucap Yin Jue .


Yin Jue tidak berani menceritakan ke sembarang orang karena siapa saja pasti akan mengincar kalung yang dia miliki saat ini jika tahu keistimewaannya .


''Apakah kau tidak percaya kepadaku...''


'' Aku sangat percaya kepada saudara San , tapi aku berjaga jaga saja barangkali suatu hari saudara San tidak sengaja mengatakan kepada seseorang , segel ini hanya untuk mencegah saudara San agar tidak memberi tahu kepada siapa saja....''


'' Baiklah kalau begitu aku bersedia...''


Kemudian Yin Jue menciptakan segel budak lalu di tanamkan di dahi Tang San , setelah menanamkan segel budak kemudian Yin Jue duduk lagi di tempat sebelumnya .


'' Sekarang saudara San tidak boleh menceritakan ini kepada siapa pun itu , bahkan orang terdekat saudara San...''


'' Iya saudara Jue , sekarang ceritakan lah...''


'' Aku mempunyai kalung yang memiliki sebuah dimensi , sehingga aku bisa memasukkan siapa saja ke sana hanya dengan pikiranku , dimensi ini hampir sama dengan cincin penyimpanan hanya saja dimensi ini bisa menyimpan orang atau pun siluman yang masih bernyawa...'' ucap Yin Jue menjelaskan .


'' Itu lah yang aku takutkan saudara San , apalagi kekuatanku saat ini masih terbilang lemah kalau di daratan atas ini , aku hari ini rencananya mau berpetualang di benua Nanzhou ini bersama istriku untuk menambah pengalaman agar aku semakin kuat...''


'' Iya aku mengerti saudara Jue , aku hari ini juga harus kembali ke akademi Jian Nan , pasti guru pembimbingku sedang menghawatirkanku karena belum juga kembali...''


Kemudian Qian Lin dan senior Yun keluar dari dalam , lalu mereka berdua bergabung duduk di sana .


'' Senior Yun , hari ini kami berdua ingin melanjutkan perjalanan kami untuk mengelilingi benua Nanzhou ini...''


'' Iya saudara Yin Jue , San'er tadi malam sudah bercerita mengenai saudara Yin Jue , aku memberi saran kepada kalian berdua agar berhati hati , jangan sampai ikut campur atau menyingung seseorang apapun itu alasannya , karena kekuatan orang di daratan atas ini sangat misterius...''


'' Iya senior Yun terima kasih atas nasihatnya , kami berdua akan selalu mengingat nasihat senior ini , kalau begitu kami berdua mohon pamit....''


'' Iya kalian berhati hatilah...''


Kemudian Yin Jue dan Qian Lin keluar rumah lalu berjalan menuju gerbang klan Tang , Tang San tetap mengikuti mereka berdua untuk mengantarkan sampai di depan gerbang .


Setelah sampai di gerbang klan Tang kemudian Yin Jue mengucapkan salam perpisahan kepada Tang San untuk yang terakhir kalinya .


Setelah berpamitan kemudian mereka berdua berjalan menuju kota Tangshui .

__ADS_1


'' Kemana tujuan kita selanjutnya Gege...?


'' Kita harus pergi dulu ke paviliun Jiaohuan, karena ada yang ingin aku beli di sana...''


'' Memangnya apa itu Gege...?


'' Aku ingin membeli peta daratan atas dan juga ingin melihat artefak Kapal Terbang itu seperti apa , karena nanti aku juga ingin membelinya jika harganya murah karena kita harus bisa menghemat batu roh yang aku miliki...''


'' Iya Gege , koin emas yang kita kumpulkan selama ini ternyata tidak ada harganya di tempat ini...''


'' Nanti kita coba tukarkan koin emas yang kita miliki , pasti paviliun Jiaohuan mau menerimanya karena bisa di gunakan sebagai bahan perhiasan...''


'' Itu benar juga Gege...''


Sambil berjalan mereka berdua tetap berbincang bincang ringan , setelah 30 menit berlalu akhirnya Yin Jue sampai di depan paviliun Jiaohuan , lalu mereka berdua masuk dalam dan berjalan ke tempat resepsionis paviliun .


'' Selamat datang di paviliun Jiaohuan tuan muda dan nona muda...'' sapa resepsionis ini ramah .


'' Iya nona , aku ingin membeli peta daratan atas ini , apakah paviliun ini menyediakan nya...?


'' Ada tuan muda , tuan muda mau beli yang lengkap sampai 3 benua atau hanya benua ini saja...?


'' Aku beli yang lengkap saja nona , berapa harganya...?


'' Kalau yang lengkap harganya sedikit mahal , 1 batu roh kelas atas , tapi kalau yang benua Nanzhou saja hanya 50 batu roh kelas menengah...''


'' Kalau begitu yang lengkap saja nona...''


'' Tuan muda bayarlah dulu di kasir itu , nanti aku akan mengantarkannya ke sana...''


Kemudian resepsionis ini berjalan ke ruangan yang ada di belakang kasir , lalu masuk ke dalam , setelah beberapa saat resepsionis ini keluar membawa sebuah gulungan kertas di tangannya.


'' Tuan muda bisa lihat lihat dulu , keaslian peta ini sudah di jamin oleh paviliun Jiaohuan...'' ucap resepsionis ini sambil memberikan gulungan kertas kepada Yin Jue.


Kemudian Yin Jue langsung mengambil gulungan itu lalu membukanya , setelah di rasa sudah benar kemudian Yin Jue langsung memasukkan peta itu ke dalam cincinnya.


Lalu Yin Jue mengeluarkan 1 batu roh kelas atas lalu di berikan kepada kasir yang ada di depannya .


'' Nona aku ingin melihat lihat koleksi artefak kapal terbang yang di jual paviliun ini , di mana aku bisa melihatnya...?


'' Kalau pembelian kapal terbang harus lewat manager langsung tuan muda , tapi tuan muda harus menunjukkan dulu batu roh yang tuan muda miliki , kalau memang batu roh tuan muda cukup nanti aku akan mengantarkan kepada nona manager...'' ucap kasir ini.


'' Kira kira berapa harganya nona karena jika harganya terlalu mahal nanti aku akan menabung nya dulu...''


.

__ADS_1


.


####


__ADS_2