
.
.
Kemudian Yin Jue langsung melemparkan gelembung gelembung transparan itu ke arah Siluman Landak dan siluman Serigala Perak, setelah beberapa saat gelembung gelembung ini pecah lalu berubah menjadi asap beracun yang langsung menyebar di dalam Formasi Penjara Perlindungan.
Siluman Landak dan siluman Serigala Perak sangat terkejut melihat asap putih tiba tiba muncul di sana , setelah mereka berdua menghirup asap putih ini , sekujur tubuh mereka langsung terasa panas yang sangat ekstrim membuat mereka berdua sangat panik .
Kemudian siluman Landak dan siluman Serigala Perak langsung mencoba pergi dari sana untuk keluar dari asap putih ini , tapi tiba tiba tubuh mereka terpental seperti menabrak dinding yang sangat kuat .
Siluman Landak dan siluman Serigala Perak sangat bingung dengan semua ini , karena yang mempelajari serangan seperti ini hanyalah manusia saja , tapi mereka tidak merasakan ada aura manusia di sana.
Semakin banyak menghirup asap putih ini , tubuh dan kulit mereka terasa semakin panas , bulu bulu mereka terasa ingin rontok kalau di biarkan terus seperti ini , kemudian siluman Landak dan siluman Serigala Perak langsung mencoba menabrak dinding ini kembali berharap dinding ini akan hancur jika terus menerus di tabrak , tapi setelah berkali kali teryata dinding ini tetap kokoh tidak retak sedikitpun .
Kemudian siluman Landak dan siluman Serigala Perak hanya pasrah saja karena energi mereka berdua sudah hampir habis , mereka hanya pasrah dengan apa yang mereka alami saat ini .
'' Lin'er , kita biarkan saja kurang lebih 30 menit , pasti siluman Landak dan siluman Serigala Perak ini akan melemah...''
'' Iya Gege , aku yakin seperti itu , tadi aku merasakan dinding formasi ini di tabrak terus menerus , tapi sekarang aku sudah tidak merasakan getaran lagi , mungkin mereka sekarang telah melemah...''
'' Semoga saja begitu Lin'er, karena para siluman tidak tahu apa itu racun dan tidak memiliki penawarnya sehingga mereka di pastikan sekarang sudah melemah....''
Setelah 20 menit berlalu tiba tiba Yin Jue dan Qian Lin merasakan dinding formasi Penjara Perlindungan ini ada yang menabraknya , tapi kali ini jauh lebih kuat dari sebelumya , sehingga membuat Yin Jue dan Qian Lin jadi bertanya tanya .
'' Gege....apa mungkin mereka tidak terpengaruh dengan asap beracun ini....?
Kemudian Yin Jue mencoba berfikir sejenak tentang semua ini .
'' Kalau menurutku bukan mereka yang menabrak dinding ini , apakah kamu lupa dengan pasangan siluman Beruang Putih mesum tadi malam...?
__ADS_1
'' Gege benar juga.... pasti ini adalah ulah mereka yang ingin mencoba masuk dinding formasi ini , terus bagaimana sekarang....?
'' Kamu tenang saja Lin'er, karena aku yakin mereka tidak akan bisa menghancurkan formasi ini , lagi pula ini adalah kesempatan kita untuk mencoba seberapa kuat dinding formasi ini....''
'' Baiklah kalau begitu , kira kira kurang berapa lama lagi siluman Landak dan siluman Serigala Perak akan melemah...?
'' Kamu tunggu 5 menit lagi Lin'er , nanti jika kamu menghilangkan formasi ini pasti kedua siluman Beruang Putih akan menjauh dari asap beracun ini...''
'' Iya Gege....''
'' Nanti jika kita mengambil darah siluman Serigala Perak usahakan bekukan kepalanya dan ketiga kakinya , kerena aku butuh satu kakinya untu mengambil darahnya lewat kaki yang belum membeku...'' ucap Yin Jue memberi intruksi .
'' Iya Gege , aku mengerti.....''
Kedua siluman beruang putih terus menerus mencoba menghancurkan formasi ini , tapi Yin Jue tetap tenang di sana tidak panik sedikitpun karena mempunyai banyak tehnik untuk menghadapi mereka.
Setelah 5 menit berlalu kemudian Qian Lin langsung menarik kembali energinya , sehingga formasi penjara perlindungan ini langsung menghilang , asap beracun ini kemudian langsung menyebar di sekitarnya .
Setelah menghirupnya kedua siluman Beruang Putih langsung panik karena sekujur tubuhnya terasa panas .
'' Yue'er.... ayo kita keluar dari asap putih ini , karena setelah menghirup asap putih ini sekujur tubuhku terasa panas yang sangat ekstrim....'' ucap Xiong Bai sambil menarik tangan kekasihnya dengan sangat cepat sambil menahan nafasnya agar tidak menghirup asap ini lagi.
Setelah keluar dari asap beracun kemudian mereka berdua langsung mencari tempat duduk karena tubuh mereka masih merasakan panas akibat menghirup asap beracun tadi.
Sedangkan Yin Jue tetap berdiam diri di sana sambil menunggu asap beracun ini yang perlahan lahan menghilang .
Setelah 15 menit berlalu asap beracun ini akhirnya benar benar menghilang , sehingga Yin Jue bisa melihat dengan jelas siluman Landak dan siluman Serigala Perak terkapar di atas tanah , sedangkan kedua siluman Beruang Putih sedang duduk di bawah pohon untuk memulihkan diri akibat telah menghirup sedikit asap beracun tadi.
Kemudian Qian Lin mengalirkan energinya lagi ke dalam artefak Perlindungan Ganda , setelah beberapa saat artefak ini langsung terbang 5 meter di atas kepalanya lalu muncul Formasi penjara seluas 25 meter persegi di sana .
__ADS_1
Setelah Formasi penjara ini aktif kemudian Yin Jue dan Qian Lin berjalan mendekati siluman Serigala Perak yang terkapar di tanah , Yin Jue melihat siluman Serigala Perak ini masih belum mati , hanya saja energinya mungkin sudah terkuras habis karena menahan efek asap beracun tadi .
Kemudian Qian Lin langsung membekukan kepala siluman Serigala Perak dan ketiga kakinya , agar tidak membahayakan mereka jika menyerang dengan sisa sisa energinya , Qian Lin sengaja menyisakan 1kaki siluman Serigala Perak ini untuk mengambil darahnya lewat kaki yang tidak membeku ini sesuai intruksi dari suaminya tadi .
Setelah Qian Lin sudah membekukan kepala dan ketiga kaki siluman Serigala Perak kemudian Yin Jue langsung mengeluarkan pisau kecil dan botol yang sangat banyak untuk untuk menyimpan darah siluman ini .
'' Maaf kan aku siluman Serigala Perak , ini ku lakukan karena aku membutuhkan darahmu...'' ucap Yin Jue dalam hati.
Kemudian Yin Jue langsung melukai kaki siluman Serigala Perak ini dengan pisau nya lalu menyimpan darah yang keluar itu ke dalam botol yang sudah Qian Lin buka tutup nya .
Qian Lin membantu Yin Jue dengan membuka semua tutup botol itu , dia juga bersiap memberikan botol lagi ketika botol yang ada di tangan suaminya akan penuh , Qian Lin kemudian langsung menutup botol yang sudah penuh lalu menyimpannya.
Melihat darah siluman Serigala Perak sudah tidak keluar lagi , kemudian Yin Jue mengintruksikan Qian Lin untuk memompa perut siluman Serigala Perak agar darahnya bisa keluar lagi , karena sangat di sayangkan jika darah siluman ini tidak terkuras habis.
Setelah Qian Lin memompa perut siluman Serigala Perak ini kemudian darahnya keluar lagi , tapi tidak seperti tadi yang mengalir deras , Yin Jue dengan sabar memasukkan tetesan darah itu ke dalam botol .
Setelah darahnya sudah tidak keluar lagi kemudian Yin Jue mengintruksikan Qian Lin untuk menyerap Es yang membekukan kepala dan ketiga kaki siluman Serigala Perak .
Kemudian Qian Lin langsung menyerap kembali Es yang sudah membekukan kepala dan ketiga kaki siluman Serigala Perak ini.
Yin Jue melihat siluman Serigala Perak ini masih hidup meskipun darahnya sudah habis.
'' Kita biarkan saja siluman Serigala Perak ini , aku yakin sebentar lagi pasti siluman ini akan mati dengan sendirinya , sekarang ayo kita lihat siluman Landak tadi , karena aku ingin menyimpan duri nya karena itu sangat berguna nanti untuk menyerang secara menyelinap.
Kemudian mereka berdua berjalan ke tempat siluman Landak yang terkapar .
Yin Jue melihat siluman Landak ini masih hidup karena duri duri di tubuhnya masih berdiri tegak siap menusuk apa saja yang menyentuhnya .
.
__ADS_1
.
####