
.
.
Setelah beberapa saat para pemenang dari ke tiga blok langsung keluar dari tempatnya masing masing lalu langsung terbang ke atas panggung.
Para penonton yang datang untuk bertaruh langsung memasang taruhan dengan rekan rekannya , rata rata mereka menjagokan manusia raksasa dan Yin Jue , karena menurut mereka manusia raksasa sangatlah kuat , sedangkan Yin Jue adalah pemuda yang tidak bisa di tebak , karena para penonton meyakini pasti dalam final ini Yin Jue akan mengeluarkan kejutan lagi .
****
Berpindah di atas panggung .
Tetua Bai Yuan langsung mendekati Yin Jue sedangkan manusia raksasa Dha Yuan dan Zhao Fei menjaga jarak dengan mereka berdua.
'' Kau sungguh penuh dengan kejutan anak muda , aku sangat mengagumi caramu bertarung dengan manusia kanibal tadi...'' ucap tetua Bai Yuan.
'' Terima kasih senior Yuan , tapi setelah ini kita akan menjadi musuh di arena turnamen ini , jadi kau tidak usah sungkan kepadaku , begitu juga aku tidak akan segan melempar tubuh senior Yuan keluar dari arena ini...''
'' Hahaha... iya iya aku mengerti , kau sungguh pemuda pemberani , aku baru kali ini bertemu dengan pemuda sepertimu....''
Di sela sela perbincangan mereka kemudian panggung arena pertandingan bergetar getar sangat hebat.
Kemudian pembawa acara Wang Li langsung membuka suara.
'' Baiklah , final turnamen ini akan segera di mulai , jadi untuk kalian berempat silahkan bersiap siap , jika siluman Rubah Api sudah keluar dari kurungannya maka kalian boleh saling serang atau berlomba untuk menundukkan siluman Rubah Api, peraturannya masih sama dengan pertandingan sebelumya , jadi kalian berempat hanya boleh mengunakan kekuatan fisik saja ...''
Setelah pembawa acara Wang Li selesai mengucapkan kata katanya panggung arena pertandingan langsung terbelah sehingga ke empat peserta turnamen langsung terbang dan bersiaga.
Kemudian siluman Rubah Api langsung keluar dari bawah panggung yang terbelah , setelah siluman Rubah Api keluar dari sana kemudian lantai panggung yang terbelah langsung menutup kembali , lalu siluman Rubah Api menyemburkan Apinya ke arah mereka berempat yang ada di atas panggung arena pertandingan secara bergantian .
Yin Jue , tetua Bai Yuan dan Zhan Jie langsung menghindari semburan Api ini dengan kelincahan tubuh mereka , tapi berbeda dengan manusia raksasa karena dia langsung menyerang siluman Rubah Api dengan pukulannya tapi kecepatan semburan siluman Rubah Api lebih cepat menyerangnya sehingga tubuhnya langsung terbakar akibat tidak sempat menghindarinya dan juga karena tubuhnya yang terlalu besar.
__ADS_1
Arghhhh... arghhhh....
Kulit manusia raksasa ini langsung mengelupas karena kekutan api siluman rubah api sangatlah panas , manusia raksasa ini langsung berguling guling di lantai panggung sambil meringis kesakitan.
Suara riuh penonton langsung mengisi di seluruh area yang ada di sana ketika melihat siluman Rubah Api keluar dan menyerang para peserta turnamen.
Siluman Rubah Api ini sangat gesit dan terus menyerang mereka bertiga yang ada di atas panggung , tapi mereka bertiga bisa menghindarinya semburan Api ini dengan cara terbang dan melompat lompat ke sampingnya.
Sedangkan Yin Jue terus berpindah pindah dan mencari kesempatan untuk menyerang balik siluman Rubah Api.
Yin Jue selalu berpindah pindah di belakang tubuh tetua Bai Yuan dan Zhang Fei sehingga siluman Rubah Api menyemburkan Apinya secara bergantian ke arah mereka berdua .
Setelah di rasa tetua Bai Yuan dan Zhan Jie sudah sedikit kelelahan akibat terus menerus menghindari serangan semburan Api kemudian Yin Jue langsung menyerang balik siluman Rubah Api dengan cara mengunakan serangan gravitasi yang hanya setengahnya saja sehingga siluman Rubah Api menghentikan semburannya .
Melihat ada kesempatan kemudian Yin Jue langsung berpindah di atas tubuh siluman Rubah Api, lalu Yin Jue langsung menerjang tubuh siluman Rubah Api dengan ke dua kakinya sambil menambah kekuatan serangan gravitasinya sehingga tubuh siluman Rubah Api langsung terjun ke bawah dengan sangat keras menghantam panggung arena turnamen.
Suara riuh penonton terdengar lagi ketika melihat Yin Jue berhasil menyerang siluman Rubah Api.
Setelah berhasil menyerang siluman Rubah Api kemudian Yin Jue langsung berpindah di belakang Zhan Fei yang masih tampak tidak percaya Yin jue berhasil menyerang siluman Rubah Api.
Kemudian Yin Jue langsung memegang kedua kaki Zhan Fei lalu melemparkan ke arah tetua Bai Yuan yang sedang menciptakan segel kontrak disamping tubuh siluman Rubah Api yang masih belum bangkit.
Tetua Bai Yuan tidak menyadari jika tubuh Zhan Fei menerjang ke arahnya dari belakang sehingga tubuh mereka berdua langsung bertabrakan dan langsung terlempar keluar panggung arena pertandingan.
Setelah beberapa saat siluman Rubah Api perlahan lahan langsung bangkit lalu melompat ke atas dulu , setelah sampai di atas kemudian siluman Rubah Api langsung menyemburkan Apinya ke arah Yin Jue lagi .
Melihat siluman Rubah Api menyerangnya lagi kemudian Yin Jue langsung berpindah di pinggir tubuh manusia raksasa yang sedang berbaring di tanah .
Manusia raksasa ini ternyata kelemahannya adalah semburan api karena sampai sekarang masih belum bisa berdiri.
'' Dasar manusia raksasa tidak berguna , baru terkena serangan semburan api saja sudah tumbang seperti ini....'' ucap Yin Jue memprovokasinya.
__ADS_1
Manusia raksasa sangat geram melihat Yin Jue merendahkannya tapi dia tidak bisa berbuat apa apa karena
kulit tubuhnya masih terasa perih , rambut manusia raksasa ini juga telah terbakar habis sehingga orang yang melihatnya akan sedikit tertawa melihat penampilan manusia raksasa ini karena wajahnya terlihat tidak menakutkan sama sekali .
Kemudian Siluman Rubah Api lagi lagi langsung menyemburkan Apinya ke arah Yin Jue karena melihat Yin Jue masih berbicara dengan manusia raksasa.
Tapi dengan instingnya yang sangat tinggi merasakan ada bahaya mendekat Yin Jue langsung berpindah ke sudut panggung arena pertandingan sehingga semburan Api ini langsung membakar tubuh manusia raksasa dengan telak.
Melihat Yin Jue bisa mengindari sebulan api nya dengan cara berpindah ke sudut panggung arena pertandingan , kemudian siluman Rubah Api langsung menyemburkan Apinya lagi ke arah Yin Jue , tapi lagi lagi Yin Jue langsung berpindah ke tempat manusia raksasa berada untuk menghindari semburan Api ini.
Kemudian siluman Rubah Api langsung menyemburkan api lagi ke arah Yin Jue berada sehingga semburan api ini lagi lagi langsung membakar manusia raksasa karena Yin Jue selalu berhasil menghindarinya .
Yin Jue sengaja selalu berpindah di dekat manusia raksasa agar serangan semburan api siluman Rubah Api terus menerus membakar tubuh manusia raksasa , karena Yin Jue meyakini manusia raksasa ini adalah budak tetua Tian Feng sama dengan manusia kanibal tadi.
Suara riuh penonton bersorak sorak dengan menyebut nama Yin Jue karena mereka meyakini Yin Jue akan menjadi pemenangnya .
Sedangkan tetua Tian Feng terlihat sangat murka karena secara tidak langsung Yin Jue telah membunuh kedua budaknya yang selalu dia andalkan .
Dia sebenarnya ingin segera membunuhnya , tapi dia harus bersabar karena tetua dia juga harus menjaga nama baik agar para warga kota Tianshi tidak mengetahui perbuatannya selama ini .
'' Siapa Yin Jue ini sebenarnya , aku jadi penasaran tempat dia berasal dan mengunakan tehnik apa di sehingga bisa berpindah dengan cepat....'' ucap tetua Tian Feng penasaran.
'' Sepertinya di benua Nanzhou ini tidak ada klan yang bermarga Yin , jadi kita tidak perlu takut untuk menghabisinya setelah turnamen ini selesai...'' ucap penguasa kota Tian Cheng.
'' Kamu benar saudara Cheng , aku sudah rugi sangat banyak di dalam turnamen kali ini karena aku telah kehilangan 2 budak terkuat ku...''
'' Sudahlah nanti kita bisa membeli budak lagi , lebih baik kita sekarang memikirkan cara untuk mengalahkan Yin Jue sialan ini , karena kita harus mempunyai rencana yang matang untuk bisa mengalahkan nya , kita kesampingkan dulu untuk menanami segel budak kepada para peserta yang kalah ....''
Kemudian mereka berdua mencoba berpikir sejenak bagaimana cara agar bisa menagkap Yin Jue.
.
__ADS_1
.
####