Pendekar Dewa Naga Sejati

Pendekar Dewa Naga Sejati
Eps 245 : Dimensi Dongwu .


__ADS_3

.


.


Yin Jue dan Qian Lin ternyata di teleportasi di tengah hutan yang sangat gelap , di sana Yin Jue samar samar merasakan banyak orang yang di teleportasi juga di sekitarnya .


Kemudian Yin Jue mecoba menyebarkan kesadarannya untuk merasakan apakah ada siluman yang berbahaya di sekitarnya , setelah di rasa sudah aman kemudian Yin Jue menarik kembali kesadarannya .


Lalu Yin Jue dan Qian Lin duduk di bawah sebuah pohon , Yin Jue memilih tidur dulu di sana karena ini masih malam jadi percuma saja berburu ketika malam hari karena pandangannya sangat terbatas , kemudian Yin Jue memberi isyarat kepada Qian Lin untuk berkamuflase agar tidak ada yang menganggunya .


Kemudian Qian Lin langsung mengalirkan energinya ke dalam kalung nya untuk mengaktifkan teknik kamuflasenya , dia juga memegang tangan suaminya lalu tubuh mereka menghilang , kemudian mereka tidur di sana .


****


Keesokan harinya Yin Jue dan Qian Lin bangun dari tidurnya ketika mendengar kicauan burung burung yang ada di sekitar nya.


Kini Yin Jue bisa melihat dengan jelas area di sekitarnya , hutan ini berada di lembah sebuah gunung yang sangat besar , puncak gunung ini ditutupi salju yang sangat tebal , di sekitarnya juga banyak kultivator yang sedang tidur seperti Yin Jue dan Qin Lin.


Kemudian satu persatu mereka bangun lalu berpencar masuk ke dalam hutan untuk berburu .


Setelah semua nya pergi dari sana kemudian Qian Lin menghilangkan tehnik kamuflasenya .


Lalu Yin Jue membuka peta dimensi Dongwu untuk melihat dia sekarang berada di mana .


Setelah melihatnya ternyata sekarang berada di wilayah barat dimensi Dongwu dan gunung ini adalah wilayah terlarang untuk berburu ke sana .


Yin Jue lalu melihat jarak terdekat tempat persembunyian siluman berada .


'' Kita sekarang ambil ke arah selatan saja , karena di sana adalah tempat yang paling dekat dari sini ...''


'' Kalau boleh tahu siluman apa nanti di sana itu...?


'' Di sini tidak ada keterangan nya , karena di dalam peta ini hanya menunjukan tempat persembunyian mereka saja....''


Kemudian mereka mengunakan tehnik meringankan tubuh untuk menyusuri hutan ini , Yin Jue juga terus menyebarkan kesadarannya untuk mendeteksi jika ada siluman mendekat .


Setelah 30 menit berlalu akhirnya Yin Jue sampai di tempat yang di maksud di dalam peta .


Tempat ini ternyata adalah hutan pohon persik yang sagat lebat karena sinar matahari hampir tidak bisa menembus lebatnya dedaunan , dari kejauhan Yin Jue melihat di sana sedang terjadi pertempuran antara sekelompok kultivator dengan para kelelawar Iblis Penghisap Darah.

__ADS_1


Tapi Kelelawar Iblis Penghisap Darah yang ada di dalam dimensi Dongwu ini jauh lebih besar dari yang ada di dalam dimensi sekte yang ada di kekaisaran Tang .


Setelah mendekat ternyata para kultivator ini adalah kelompok Mo Jin dan rekan rekannya .


'' Gege... bukankah mereka adalah orang yang pernah menyergap kita , apa kita serang saja mereka secara menyelinap...'' usul Qian Lin .


'' Tidak usah Lin'er, kita manfaatkan saja mereka ini biar nanti mereka semakin kesal kepadaku ...''


'' Baiklah kalau begitu kita berkamuflase saja agar mereka tidak menyadari kehadiran kita...'' ucap Qian Lin .


Yin Jue hanya mengangukan kepalanya sambil melihat pertarungan mereka dari kejauhan .


Kemudian Qian Lin langsung mengalirkan energinya ke dalam kalungnya , dia juga memegang tangan suaminya dan menghilang di sana .


Setelah berkamuflase kemudian mereka berdua berjalan ke tempat pertarungan yang sedang terjadi .


Kelompok Mo Jin ini terlihat sangat mendominasi karena mereka mengunakan pedang dan melapisi tubuh mereka dengan perisai Dewa berwarna kuning milik nya ,


kekuatan Mo Jin ternyata berada di tingkat Dewa Ilahi tahap puncak , sedangkan rekan rekannya di tingkat Dewa Ilahi tahap menengah , Yin Jue bisa melihat dari perisai mereka dan lingkaran yang ada di punggung mereka , sehingga kelelawar ini tidak bisa mengigit tubuh mereka sama sekali berkat perisai dewa ini .


Mereka ini menebas Kelelawar Iblis Penghisap Darah dengan pedangnya sehingga tubuh kelelawar ini langsung terbelah dan jatuh ke tanah , sedangkan Yin Jue dan Qian Lin memasukkan kelelawar ini ke dalam cincin mereka masing masing dengan senyum penuh kemenangan .


Mereka tidak menyadari sama sekali kalau siluman kelelawar yang telah mereka bunuh sudah menghilang , karena Mo Jin dan rekan rekannya sangat fokus menebas satu persatu kelelawar ini .


Mo Jin dan rekan rekan nya terlihat kelelahan setelah berhasil mengalahkan para kelelawar ini , tapi setidaknya mereka sudah mengalahkan banyak kelelawar jadi tidak sia sia mengeluarkan tenaga yang cukup banyak karena mereka mendapatkan mustika siluman sebagai gantinya .


Tapi mereka sangat keget karena siluman kelelawar yang sudah mereka kalahkan tidak ada di sana .


'' Saudara Mo Jin, kemana para kelelar yang sudah kita kalahkan tadi...''


'' Aku juga tidak tahu saudara Mo Lin, aku tadi samar samar merasakan ada orang yang datang ke sini , tapi aura mereka tiba tiba menghilang...?


ucap Mo Jin sedikit bingung.


'' Aku tadi juga merasakannya , tapi sekarang aura mereka tiba tiba menghilang , apa mungkin mereka yang telah mencuri siluman kelelawar yang sudah kita bunuh tadi...?


'' Kemungkinan itu benar juga , tapi bagaimana cara mereka mengambilnya...'' ucap Mo Jin sangat bingung .


Yin Jue dan Qian Lin tampak tersenyum puas melihat Mo Jin dan rekan rekannya seperti ini , karena Mo Jin dan rekan rekannya terlihat sangat kesal karena hasil buruannya telah menghilang .

__ADS_1


'' Kalau begitu sekarang kita berburu ke tempat lain saja...'' ajak Mo Jin.


Kemudian mereka berlima langsung pergi dari sana dengan perasaan yang sagat kesal .


Setelah 15 menit berlalu kemudian Qian Lin menghilangkan tehnik kamuflasenya .


'' Sekarang ayo masuk ke dalam hutan pohon persik ini , karena aku yakin semakin ke dalam maka akan semakin banyak...''


'' Tapi bagaimana dengan mereka tadi Gege...?


'' Biarkan saja Lin'er, pasti nanti kita akan bertemu dengan mereka lagi karena waktu kita masih panjang di dalam dimensi Dongwu ini...''


Kemudian mereka berdua langsung masuk ke dalam hutan , Yin Jue tetap menyebarkan kesadarannya untuk mendeteksi keberadaan


siluman yang ada di sana .


Setelah 15 menit berlalu akhirnya Yin Jue merasakan ada kelompok siluman di sana , setelah mendekat ternyata aura mereka ini berasal dari dalam sebuah goa .


Kemudian Yin Jue dan Qian Lin bersembunyi di depan goa ini untuk melihat siluman apa yang ada di dalam goa ini , setelah beberapa saat ada seekor Kelelawar Iblis Penghisap Darah keluar dari sana .


'' Lin'er kamu berkamuflase lah untuk berjaga jaga , karena kita belum tahu kekuatan pemimpin siluman kelelawar ini , nanti jika aku sudah melemparkan gelembung racun ini pegangan lah punggung ku agar aku juga berkamuflase ...''


Qian Lin yang mengerti maksud suaminya kemudian langsung mengalirkan energinya ke dalam kalungnya lalu berkamuflase, setelah Qian Lin berkamuflase kemudian Yin Jue melapisi tubuhnya dengan perisai Dewa miliknya untuk melindungi tubuhnya jika ada serangan tiba tiba .


Lalu Yin Jue berdiri di depan Qian Lin , kemudian menciptakan gelembung gelembung transparan yang sagat banyak di tangan kanannya , kemudian Yin Jue melemparkan gelembung gelembung ini ke mulut goa .


Setelah gelembung ini masuk ke dalam mulut goa kemudian satu persatu pecah lalu berubah menjadi asap beracun yang langsung menyebar di sana .


Setelah beberapa saat banyak siluman Kelelawar keluar dari dalam goa .


Mungkin mereka panik akibat munculnya asap beracun ini , mereka yang kekuatannya masih lemah langsung terkapar setelah melewati asap beracun ini , tapi untuk siluman kelelawar yang kekuatannya sudah tinggi masih kuat menahan asap beracun ini .


Tapi tiba tiba tubuh mereka sangat berat seperti ada yang menariknya ke tanah .


Kemudian para siluman kelelawar ini mengepakkan sayap nya untuk menahan gravitasi ini .


Tapi sekuat apapun mereka melawannya akhirnya tubuh mereka tetap terjatuh ke tanah .


.

__ADS_1


.


####


__ADS_2