
.
.
Patriak Gui Gang langsung menyimpan artefak tempurung kura-kura miliknya dengan sangat cepat , lalu mencoba melawan pasir hisap ini dengan sekuat tenaga , tapi sekuat apapun dia melawannya tubuhnya masih terus terhisap ke dalam pasir hisap ini karena tekanan gravitasi masih menekannya sehingga tubuhnya semakin cepat terhisap ke dalam pasir hisap.
Ketika tinggal tangan dan kepalanya saja yang ada di atas permukaan tanah kemudian Patriak Gui Gang langsung melambaikan kedua tangannya tanda menyerah .
'' Aku menyerah , aku akan membayar kompensasi karena telah memprovokasi tuan muda...'' ucap Patriak Gui Gang lantang . Dia harus mengorbankan hartanya dan harga dirinya menjadi seorang patriak dari pada harus terkubur hidup hidup di sini .
Tetua Ouyang Shilin dan nona Ouyang Ling sedikit tidak percaya ada seorang Patriak klan menyerah begitu saja kepada tuan muda Yin Jue , karena ini adalah sejarah baru di benua Bingzhou ada seorang Patriak klan besar tunduk kepada seorang pemuda .
Kemudian Yin Jue langsung langsung menghilangkan serangan tekanan gravitasi dan serangan pasir hisap nya yang hampir mengubur tubuh Patriak Gui Gang.
Sehingga patriak Gui Gang langsung keluar dengan bersusah payah dari pasir hisap dengan menundukkan kepalanya karena dia sangat malu .
Para anggota klan Gui sedikit tidak percaya mendengar Patriak Gui Gang telah menyerah , karena mereka tadi tidak melihat kejadian ketika tubuh Patriak Gui Gang terhisap oleh serangan pasir hisap . Ada beberapa anggota klan Gui yang tidak bisa menyimpan artefak tempurung kura-kura miliknya karena masih membeku . Tapi setelah mereka menyimpan artefak tempurung kura-kura mereka masing masing baru bisa melihat alasan Patriak Gui Gang menyerah.
Karena tubuhnya telah terhisap ke dalam tanah , mereka sedikit bertanya tanya siapa pemuda ini sebenarnya yang memiliki tehnik yang sangat kuat dan aneh .
Setelah Patriak Gui Gang sudah berhasil naik ke permukaan langsung melepaskan cincin penyimpannya .
'' Ambilah cincin ini sebagai kompensasinya karena kami telah salah memprovokasi tuan muda...'' Ucap Patriak Gui Gang sambil memberikan cincin penyimpanannya kepada yin Jue.
'' Ya aku akan mengampuni mu , tapi tidak untuk bawahanmu karena mereka juga tidak membayar kompensasi kepadaku...''
Patriak Gui Gang sangat terkejut mendengar pemuda ini ternyata justru memeras para anggota klannya .
'' Para bawahanku pasti mau menyerahkan cincin mereka , tapi tolong serap lah dulu es yang membekukan sebagian anggota ku itu....''
__ADS_1
Kemudian Yin Jue memberi isyarat kepada ratu Bing Riu untuk menyerap Es yang membedakan para anggota klan Gui , sehingga ratu Bing Riu langsung berjalan mendekati mereka lalu menyerap Es nya tadi.
Setelah berhasil menyerap semua Es nya lalu ratu Bing Riu langsung kembali di belakang Yin Jue .
Para anggota klan Gui yang sebelumnya telah membeku kemudian langsung menyimpan artefak tempurung Kura-kura mereka masing masing , kemudian Patriak Gui Gang langsung memberi kode kepada semua bawahannya untuk segera melepaskan cincin penyimpan miliknya .
Sehingga para bawahanya langsung menurut untuk melepaskan cincin penyimpan mereka masing masing dengan perasaan yang sangat kesal karena datang ke puncak gunung Ouyang ini hanya untuk menyerahkan harta mereka , tapi ada satu tetua yang tidak mau melepaskan cincin penyimpannya dia justru langsung menantang Yin Jue.
'' Hai anak muda , aku tidak akan tunduk kepada mu , aku ingin bertarung denganmu sampai sampai titik darah penghabisan daripada aku harus tunduk kepada seorang pemuda sepertimu , tapi tolong jangan gunakan tehnik petir dan pasir hisap mu tadi ...'' ucap tetua ini yang langsung mengejutkan para rekan rekannya .
'' Sayangnya aku sangat lelah untuk bertarung denganmu , tapi aku menerima tantangan mu itu karena aku sangat menghormati pemberani seperti mu ini , kamu tidak perlu bertarung denganku sampai mati . Kamu cukup menahan satu pukulan dari artefak ku saja , nanti jika kamu bisa menahannya dan tidak mundur 3 langkah maka kalian semua boleh pergi tanpa memberikan kompensasi sepeserpun kepada ku , bagaimana...? apakah kamu setuju...?''
Patriak Gui Gang dan para anggota klan Gui sangat senang mendengar tantangan nya ternyata cukup mudah , itu berarti mereka masih memiliki harapan untuk pulang membawa harta mereka kembali . Mereka sangat salut kepada tetua Gui Yan yang telah memberanikan diri untuk mengajukan tantangan ini .
Tetua Ouyang Shilin , nona Ouyang Ling , ratu Bing Riu dan senior Ye Ling sedikit tidak percaya mendengar tantangan yang di ajukan oleh Yin Jue , tapi tidak untuk alkemis Lao Xin karena dia sudah tahu kalau Yin Jue akan mengunakan Artefak Boneka Penghancur.
Kemudian alkemis Lao Xin langsung berbisik kepada senior Ye Ling kalau Yin Jue akan mengunakan artefak Boneka Penghancur.
.
****
Kemudian Yin Jue Jue dan tetua Gui Yan langsung berjalan maju 5 langkah sehingga mereka berdua kini berjarak 10 meter saling berhadap hadapan bersiap untuk segera bertanding .
Para anggota klan Gui terlihat sangat tegang melihat taruhan ini , karena belum tahu pemuda ini akan mengunakan artefak apa untuk memukul tetua Gui Yan nantinya .
Melihat semuanya telah siap kemudian Yin Jue langsung mengelukan artefak Boneka Penghancur di hadapannya .
Para anggota klan Gui sangat terkejut melihat pemuda ini memiliki sebuah patung besi , karena mereka baru pertama ini melihat ada artefak seperti ini . Sehingga mereka langsung bertanya tanya siapa sebenarnya dan dari mana asal pemuda ini .
__ADS_1
'' Aku akan mengunakan serangan milikku dan mengunakan artefak ku ini , tapi tenang saja karena aku tidak akan mengunakan serangan petir ku tadi , Patriak Gui Gang , tolong berilah sebuah tanda 3 langkah di belakang anggotamu yang sangat pemberani ini...'' ucap Yin Jue sambil mengeluarkan tekanan gravitasi nya untuk menekan tubuh tetua Gui Yan ini .
Sehingga tetua Gui Yan langsung memasang kuda kuda untuk melawan tekanan gravitasi ini sambil melapisi tubuhnya dengan perisai Dewa.
Kemudian Patriak Gui Gang lansung berjalan ke belakang tetua Gui Yan lalu memberi tanda 3 langkah dengan sebuah garis di atas permukaan tanah dan bebatuan . Lalu kembali lagi berkumpul dengan para anggota klan nya dengan perasaan yang sangat was was karena belum tahu kekuatan patung besi ini .
'' Apakah kamu sudah siap...?''
'' Ya aku sudah siap , sekarang keluarkan lah serangan pukulanmu kepada ku...'' ucap tetua Gui Yan mengerakkan kelima jari tangan kanannya ke atas , dia sedikit tenang dengan serangan gravitasi ini karena tubuhnya tidak akan bisa mundur selama tekanan gravitasi ini masih ada.
Tapi dia juga harus bersiap siap jika tekanan gravitasi ini tiba-tiba menghilang , karena tubuhnya pasti akan sedikit goyah .
Melihat tetua Gui Yan sudah siap kemudian Yin Jue langsung membakar 20 pil Energi Dayuan , setelah pil ini telah terbakar semuanya lalu mentransferkan energinya ke punggung artefak Boneka Penghancur.
Lalu mengendalikan artefak Boneka Penghancur untuk menyerang tetua Gui Yan, sehingga artefak Boneka Penghancur ini langsung berlari ke arah tetua Gui Yan sambil bersiap mengeluarkan pukulan pembalik Gunung dengan genggaman tangan kanan yang sudah di lapisi energi pil Dayuan hingga berbentuk melingkar .
Setelah artefak Boneka Penghancur sudah dekat dengan tubuh tetua Gui Yan kemudian Yin Jue langsung menghilangkan tehnik gravitasinya lalu di gantinya dengan serangan pasir hisap agar tetua Gui Yan sedikit kehilangan konsentrasi .
Tetua Gui Yan sedikit terkejut merasakan tekanan gravitasi ini tiba tiba menghilang dan di gantikan dengan tanah yang dia pijak tiba tiba menjadi pasir hisap sehingga tubuhnya menjadi goyah .
Setelah beberapa saat artefak Boneka Penghancur langsung melompat lalu melancarkan pukulan terkuatnya tepat di jantung tetua Gui Yan .
Debgh... Arghhhhh....
.
.
####
__ADS_1