Pendekar Dewa Naga Sejati

Pendekar Dewa Naga Sejati
Eps 57 : Kejadian di Restoran .


__ADS_3

.


.


Mereka melanjutkan perjalannya , kali ini perjalananya tanpa ada hambatan sedikitpun , setelah melakukan perjalanan selama satu hari akhirnya mereka telah tiba di kota Shanning , mereka pun berjalan ke arah gerbang lalu mengantri untuk membayar biaya masuk ke dalam kota , tapi seketika ada kelompok berkuda .


'' Minggir minggir tuan muda kami mau lewat . kata pengawal itu


Seketika barisan antrian itu memberikan jalan karena mereka tahu bahwa yang akan lewat adalah tuan muda klan Shi dan para pengawalnya yang sangat kuat , karena mereka tidak mau berurusan dengan mereka yang sangat arogan.


Yin Jue dan kedua gadis ini juga minggir karena dia tidak ingin menambah masalah . kemudian mereka kembali mengantri lagi setelah rombongan berkuda itu lewat , lalu mereka membayar biaya masuk kota dan berjalan masuk .


'' Ayo kita cari tempat makan dulu sambil kita mencari informasi yang ada di kota ini.


'' Iya aku setuju Gege .


Mereka bertiga berjalan di jalanan kota Shanning dengan santai sambil melihat lihat sekelilingnya. setelah cukup lama akhirnya mereka menemukan sebuah restoran yang cukup ramai , kemudian mereka bertiga masuk ke dalam restoran itu lalu duduk di sebuah meja , seorang pelayan datang menghampiri mereka.


'' Tuan muda nona muda ada yang bisa saya bantu .?


'' Saya pesan 3 porsi makanan terenak dan juga sekalian minumannya .


'' Baik tuan mohon ditunggu .


Mereka bertiga pun menuggu nya sambil berbincang bincang . setelah beberapa menit akhirnya makanan dan minumannya datang .


'' Selamat menikmati tuan muda dan nona muda .


Kemudian mereka bertiga pun makan dengan santai untuk menikmati hidangan itu sambil mendengarkan obrolan para pengunjung restoran . setelah 10 menit berlalu kemudian datang sekelompok orang masuk ke dalam restoran membuat para pengunjung yang ada di restoran sesegera mungkin menghabiskan makanannya lalu membayar makanan yang telah mereka makan.


Sedangkan Yin Jue , Qian Lin dan putri Chue Jingmi tak memperdulikan siapa yang datang , teryata mereka adalah kelompok berkuda yang mereka temui di gerbang kota .


Mereka lalu duduk di meja yang telah di sediakan dan memesan makanan dan minumannya . kemudian tuan muda dari kelompok ini melihat masih ada pengunjung yang makan di sana , dia melihat ada seorang pemuda yang tanpa kekuatan di temani dua gadis yang hanya berada di tingkat Kaisar Bintang 8 dan Kaisar Bintang 1 membuat nya sangat tertarik dengan ke dua gadis ini.


'' Hai kau pemuda lemah , enak sekali hidupmu selalu di temani gadis kemana pun kau pergi , dasar lelaki payah yang selalu berlindung di ketiak wanita .


Yin Jue pura pura tak mendengarnya dan menikmati makannya.

__ADS_1


'' Pengawal bawa kesini gadis bercadar itu untuk menemani ku makan dan minum di sini .


Kemudian pengawal itu datang ke meja Yin Jue untuk mengajak gadis bercadar ke meja tuan mudanya.


'' Maaf nona , tuan muda Shi Guan menginginkan ada menemani dia makan dan minum di mejanya .


Kemudian Qian Lin angkat bicara .


'' Bisa tidak kalian tidak mengganggu kami yang menikmati makan di sini , sana pergilah .


'' Nona tuan muda kami adalah anak dari Patriak klan Shi yang sangat kuat di kota ini , nona akan mendapat bayaran jika mau menemani tuan muda kami makan dan minum disini.


Qian Lin hanya diam saja tak menggubrisnya sambil tangannya memberikan kode mengusirnya .


Sedangkan Yin Jue hanya tersenyum saja melihat ini , karena memang sering di jumpai tuan muda dari klan atau sekte yang suka bertindak arogan di setiap wilayah.


Kemudian pengawal itu pergi dan kembali ke meja tuan muda nya karena tidak mendapatkan jawaban.


'' Maaf tuan muda , gadis itu tidak mau menemani anda makan di sini .


Tuan muda Shi Guan langsung berdiri dan menghampiri gadis bercadar ini dan mau memaksanya untuk menemaninya makan .


Sedangkan Qian Lin hanya diam saja tak menggubrisnya .


Ini seketika membuat Shi Guan menjadi marah karena tidak di tanggapi sama sekali , kemudian dia mendekati gadis ini dan akan menariknya dengan paksa . tapi tiba tiba kedua tangannya membeku hingga sekujur tubuhnya tinggal kepalanya saja yang tidak membeku ketika kedua tangannya akan menyentuh gadis bercadar ini terkena serangan jarum es .


Arggghhhh .


Dingin dingin . .


Shi Guan mencoba mengunakan elemen apinya untuk meleleh es yang membekukan tangan dan sekujur tubuhnya , tapi dia tidak berhasil untuk melelehkan es itu.


Kemudian para pengawalnya berlari ke arah tuan mudanya untuk menolongnya dengan mencairkan es yang sudah membekukan tangan dan sekujur tubuh tuan muda yang mereka kawal , tapi sudah berulang ulang kali mereka mencobanya tapi tidak berhasil . kemudian pengawal itu melihat Qian Lin dengan tatapan membunuh yang sangat tinggi lalu berlari ke arah Qian Lin sambil mengepalkan kedua tangannya untuk menyerangnya.


Tapi mereka berempat nasib nya juga sama karena terkena tembakan jarum es yang sangat banyak , sisa satu pengawal saja yang selamat karena dia memang tidak menyerang Qian Lin .


'' Kamu pergi lah dari sini , aku tidak ingin berurusan dengan mu karena kamu mungkin orang baik yang bekerja pada orang yang salah , kalau kamu ingin tuan muda kamu ini dan rekan rekanmu kembali normal bawalah Patriak klan Shi ke sini untuk meminta maaf kepada istriku ini jika ingin kembali pulih seperti sedia kala.

__ADS_1


'' Iya tuan muda kami minta maaf atas perbuatan tuan muda kami yang sedikit kurang ajar pada istrimu mu , aku sebenarnya juga sudah tak tahan dengan ulah tuan muda klan Shi ini tapi aku tidak punya pilihan lain bekerja sebagai pengawal tuan muda Shi Guan .


Putri Chue Jingmi melihat ketrampilan Qian Lin yang bisa membekukan orang hanya dengan sekali serangan merasa sangat takjub meskipun kekuatannya hanya berada di ranah Kaisar Bintang 1 tapi bisa menciptakan es yang kuat bahkan kekuatan pengawal tuan muda Shi Guan yang berada di tingkat Kaisar Bintang 9 saja tidak bisa menghancurkan es nya.


Qian Lin memang sengaja tidak memberi tahu kekuatan aslinya kepada Chue Jingmi karena sebuah alasan .


Kemudian pengawal yang selamat itu pergi ke klan Shi untuk melaporkan kejadian yang menimpa tuan muda klan Shi . dia menunggangi kudanya agar cepat sampai di klan Shi , setelah 30 menit berlalu dia telah sampai di klan Shi , lalu dia masuk ke dalam klan dengan tergesa-gesa menuju ke aula tempat Patriak klan Shi berada.


Sedangkan Yin Jue , Qian Lin dan putri Chue Jingmi menunggu Patriak klan Shi di restoran itu .


Setelah sampai di aula klan Shi pengawal itu kemudian masuk ke dalam aula tempat Patriak Shi Luan dan para tetua berkumpul .


'' Lapor Patriak Shi Luan .


'' Ada apa katakan saja , di mana anakku kenapa dia tidak bersamamu ?


'' Tuan muda Shi Guan telah menyingung seseorang di restoran dan membuat ulah dengan memaksa seorang gadis untuk menemaninya makan , tapi gadis ini tak mau menerima ajakan tuan muda sehingga tuan muda Shi Guan mengunakan cara kekerasan untuk memaksanya agar mau menemaninya makan dan minun , akibatnya tuan muda Shi Guan membeku dan keempat temanku juga membeku ketika akan menyerang gadis ini . suami gadis ini meminta Patriak datang ke sana untuk meminta maaf kepada istrinya kalau Patriak ingin mereka semua kembali seperti sedia kala .


Seketika Patriak Shi Luan mengeluarkan aura pembunuhannya yang sangat pekat menyebar di ruangan itu membuat pengawal ini susah bernafas .


'' Patriak tolong tarik kembali auramu ini aku susah bernafas.


Kemudian Patriak Shi Luan itu menarik kembali aura nya.


'' Beraninya mereka menolak ajakan putra kesayanganku dan menyerang Guan'er , sekarang antar kan aku ke sana dan bawa para tetua ayo ikut aku untuk menjemput putra ku ke restoran itu.


'' Patriak anda sebaiknya bernegosiasi saja dengan mereka karena orang telah di ganggu tuan muda ini mempunyai kekuatan yang misterius , karena es yang membekukan tuan muda sudah kami coba hancurkan tapi tidak bisa hancur . lebih baik kita meminta maaf saja kepada mereka karena itu adalah pilihan terbaik .


'' Kau jangan menggurui ku , tahu apa kamu jadi pengawal Guan'er saja tidak becus kamu ini , sekarang ayo antar kan aku ke sana dan pimpin jalan ke restoran itu .


Patriak Shi Luan dan para tetua itupun pergi untuk menyelamatkan putranya .


.


.


.

__ADS_1


####


__ADS_2