
.
.
Tetua Duan Feng sangat penasaran dengan api hitam yang di miliki oleh Yin Jue ini , karena baru kali ini dia melihatnya , tapi ternyata api hitam ini perlahan lahan membakar gembok baja ini hingga memerah dengan mengeluarkan aura yang sangat panas , setelah beberapa saat gembok baja ini terlepas dan jatuh ke tanah .
Melihat pintu ini sudah terbuka kemudian paman Duan Feng langsung membuka pintu untuk segera menemui putrinya , paman Duan Feng sangat bersyukur putri satu satunya ternyata masih hidup .
'' Ayah...'' ucap putri paman Duan Feng langsung memeluknya.
'' Syukurlah kau masih selamat Wan'er , ayo kita pulang ke rumah karena ibumu sudah menunggu kita pulang bersama...''
Melihat paman Duan Feng sudah menemukan putrinya kemudian Yin Jue langsung membakar semua gembok baja yang ada di setiap pintu sel tahanan untuk membebaskan para gadis gadis yang lainnya.
Setelah berhasil membuka semua pintu sel tahanan kemudian Yin Jue berjalan lagi ke tempat Qian Lin berada.
'' Gege... aku tadi telah membekukan seorang pemuda mesum yang ada di kamar itu , tapi aku hanya membekukan tubuhnya saja , aku ingin Gege juga menyerap pengetahuanya juga karena waktu itu seperti nya pemuda ini berkata kalau dia sudah membayar para gadis gadis ini kepada anggota klan Feng ketika akan menidurinya...'' ucap Qian Lin berbicara melalui telepati.
'' Setelah kita mengeluarkan para gadis gadis ini , mari kita masuk ke sana...''
Kemudian satu persatu para gadis ini langsung keluar dari sel tahanan , Yin Jue dan Qian Lin kemudian langsung menujukan mereka jalan keluar agar di sana tidak sesak , karena lorong menuju ruang bawah tanah ini sangatlah
sempit.
Setelah mereka semua telah keluar dari ruang bawah tanah kemudian Yin Jue langsung mengintruksikan paman Duan Feng membawa para gadis gadis ini ke halaman klan.
'' Paman tolong bawalah mereka semua ke halaman klan Feng , karena aku akan mengeksekusi seorang pemuda yang ada di dalam kamar ruang bawah tanah yang telah menganiaya para gadis gadis ini sebelumya , karena tadi istriku ini sudah meringkusnya di sana...'' ucap Yin Jue berbohong.
'' Iya tuan Yin Jue , percayakan para gadis gadis ini kepadaku....''
Kemudian Yin Jue , Qian Lin dan putri Feng Lulu masuk lagi ke dalam lorong ruang bawah tanah , sedangkan paman Duan Feng langsung mengajak semua gadis gadis yang ada di sana menuju ke halaman klan Feng .
Setelah sampai di depan kamar yang di maksud oleh Qian Lin , kemudian mereka bertiga masuk ke sana.
__ADS_1
Di dalam kamar ini Yin Jue melihat ada seorang gadis yang duduk di atas tempat tidur dan ada satu pemuda yang tubuhnya telah membeku .
'' Nona Tian Mei , aku hampir melupakan mu kalau kau masih ada di sini , karena teman teman mu yang ada di dalam sel penjara semuanya telah keluar...''
'' Iya tidak apa apa nona Qian Lin , kalau begitu aku akan keluar juga untuk bergabung dengan teman temanku...''
'' Kamu tetap di sini saja nona Tian Mei, nanti kita akan ke sana bersama sama , kenalkan ini adalah suamiku Yin Jue dan ini adalah temanku Feng Lulu ...''
'' Salam kenal tuan Yin Jue dan nona Feng Lulu , namaku adalah Tian Mei, aku berasal dari kota Tianshi....''
'' Salam kenal juga nona Tian Mei , kamu tenang saja , nanti aku akan mengantarkan mu dan rekan rekanmu kembali ke kota Tianshi , sekarang aku minta nona Tian Mei keluar bersama nona Feng Lulu , karena ada yang ingin aku selesaikan di sini dengan pemuda mesum itu...''
Kemudian nona Tian Mei dan nona Feng Lulu keluar dari kamar sesuai intruksi dari Yin Jue.
Setelah mereka berdua keluar kemudian Qian Lin langsung menanyakan maksud Yin Jue mengeluarkan mereka .
'' Kenapa Gege menyuruh mereka berdua keluar , apakah ada sesuatu yang tersembunyi di sini atau ada yang ingin Gege tunjukan kepadaku....''
'' Iya Lin'er, nanti kau juga akan tahu...''
'' Gege.... siapa sebenarnya pemuda mesum ini ...?
'' Dia adalah anak patriak akademi Khu Dong , pemuda ini selalu membayar mahal kepada anggota klan Feng untuk menikmati para gadis gadis yang telah di culik oleh klan Feng....''
'' Jadi dia adalah anak Patriak akademi Khu Dong , kenapa sifat pemuda ini sangat menyimpang seperti ini , terus kita apakan pemuda mesum ini...?
'' Sudah pasti kita akan membunuh nya di sini , karena jika pemuda ini di biarkan hidup justru akan mencoreng nama baik akademi Khu Dong , aku ingin pemuda ini juga merasakan apa yang di rasakan oleh para gadis gadis yang telah di renggut kesucian nya ....''
Mendengar perkataan Yin Jue , pemuda mesum ini sangat geram dan menatap Yin Jue dengan tatapan permusuhan .
'' Kenapa kau menatapku seperti itu , apakah kau tidak terima jika aku membunuhmu...''
'' Jika kau membunuhku, maka ayahku akan mencari mu sampai ke ujung dunia ini , karena ayahku adalah orang yang sangat kuat tidak bisa di singgung oleh siapapun...''
__ADS_1
'' Kau pikir aku akan takut dengan nama besar ayahmu itu , lagi pula jika aku membunuhmu di sini tidak akan ada orang yang tahu , bukankah begitu pemuda bodoh , sekarang lihatlah dirimu bahkan kau saja tidak bisa menyelamatkan dirimu sendiri , apalagi ayahmu...''
Mendengar perkataan yang di ucapkan oleh Yin Jue pemuda ini langsung terdiam seribu bahasa , karena semua yang di katakan oleh Yin Jue adalah sebuah kebenaran .
Kemudian Yin Jue langsung menembakkan Api Hitam Kekacauan ke arah kepala pemuda mesum ini .
'' Arghhh... panas.... terkutuk kau.... arghhhh.... ''
Pemuda ini hanya bisa mengucapkan sumpah serapahnya saja , karena sekujur tubuhnya masih membeku .
Setelah beberapa saat pemuda ini langsung mati ketika Api Hitam Kekacauan telah membakar separuh kepalanya , setelah pemuda ini telah mati kemudian Api Hitam Kekacauan langsung membakar tubuh pemuda ini dengan sangat cepat .
Kemudian Yin Jue langsung berjalan menghampiri sebuah lemari pakaian yang ada di pojok kamar ini , lalu mendorong dengan kedua tangannya secara perlahan lahan , setelah lemari pakaian ini sudah bergeser Yin Jue langsung tersenyum karena ini adalah pintu ruang harta yang di sembunyikan oleh Patriak Feng Tianqi.
Kemudian Qian Lin langsung mendekati suaminya .
'' Apakah ini adalah pintu ruang harta...? tanya Qian Lin .
'' Benar Lin'er...''
'' Aku tak mengira ternyata di kamar ini ada pintu lagi menuju ruang harta , karena sebelumnya ini hanyalah kamar biasa saja...''
'' Iya Lin'er , mungkin Patriak Feng Tianqi sengaja meletakkan ruang harta di kamar ini agar tidak ada orang yang menyadarinya , tapi kita belum tahu isi di dalamnya , semoga di dalamnya ada sumberdaya yang bisa kita gunakan untuk meningkatkan kekuatan kita....''
Kemudian Yin Jue langsung mengeluarkan cincin milik patriak Feng Tianqi untuk mengambil batu permata yang di gunakan untuk membuka pintu ruang harta ini.
Setelah memeriksa cincin Patriak Feng Tianqi akhirnya Yin Jue menemukan permata yang di gunakan untuk membuka ruang harta ini .
Kemudian Yin Jue langsung memasukkan permata itu ke dalam lubang yang ada di tengah tengah daun pintu , setelah beberapa saat pintu ruang harta ini langsung membuka dengan cara bergeser .
Melihat pintu ruang harta sudah terbuka Yin Jue dan Qian Lin langsung masuk ke dalam .
.
__ADS_1
.
####