Pendekar Dewa Naga Sejati

Pendekar Dewa Naga Sejati
Eps 480 : Meningalkan kota Leixing.


__ADS_3

.


.


'' Terima kasih atas informasinya nona...''


'' Iya sama sama tuan muda , apakah tuan muda datang ke kota ini ingin memperbaiki artefak kapal terbang , karena di kota Leixing ini melayani perbaikan artefak kapal terbang dengan batu roh khusus yang bercahaya agar bisa di gunakan ketika malam hari ...?


'' Tidak nona , aku hanya singgah saja di kota ini , karena tujuanku adalah ke kota Xiaozhan...''


'' Baiklah kalau begitu aku akan mengambilkan makanan pesanan tuan tadi , tolong di tunggu sebentar....''


'' Iya nona...''


Kemudian pelayan ini langsung pergi dari sana untuk mengambil kan pesanan Yin Jue .


'' Berarti yang mulia Nan Zhizi memperbaiki artefak kapal terbang nya di kota ini , seperti artefak kapal terbang milik senior Huang Jiu waktu itu...''


'' Apakah Gege juga ingin memperbaiki artefak kapal terbang milik Gege di sini...?


'' Lain kali saja Lin'er, jika nanti ada waktu luang kita bisa kembali ke kota ini untuk memperbaiki artefak kapal terbang ku...''


'' Terus bagaiamana tanggapan Gege tentang para pengemis di kota ini , menurut ku penguasa kota Moshui sangat keterlaluan jika memberi pajak yang sangat mahal kepada para warganya...''


'' Masalah ini nanti bisa kita sampaikan kepada yang mulia Nan Zhizi, karena ini adalah masalah mengenai pemerintahan , aku yakin nanti yang mulia Nan Zhizi akan bertindak jika mengetahui salah satu penguasa kota di benua Nanzhou ini ada yang melakukan tindakan yang memeras warganya dengan tarif pajak yang sangat mahal , mungkin ini adalah alasan kota Moshui melindungi kota mereka dengan formasi yang sangat kuat , aku yakin tidak semua orang bisa masuk ke dalam kota Moshui tadi , agar tidak ada orang luar yang tahu kalau penguasa kota memeras para warganya....''


'' Mungkin itu adalah alasan para penyergap tadi masuk ke kota Moshui , agar mereka bisa berlindung di sana...''


'' Sepertinya itu banar Lin'er....''


Setelah 15 menit berlalu makanan pesanan Yin Jue akhirnya datang , kemudian pelayan restoran langsung meletakkan di atas meja dan juga 3 bungkus makanan yang sudah di pesan Yin Jue untuk adik kecil tadi.


'' Silahkan di nikmati tuan dan nona...''


'' Iya terima kasih nona...''


Kemudian pelayan restoran langsung pergi dari sana .


'' Lin'er , aku akan mengantarkan makanan ini untuk adik kecil tadi , kalian berdua langsung makan saja tidak perlu menungguku....''


'' Iya Gege , makanan itu segera berikan kepada adik kecil tadi , selagi makanan ini masih hangat , semoga adik kecil tadi bisa bahagia mendapatkan makanan dari kita ini ...''

__ADS_1


Kemudian Yin Jue langsung membawa bungkusan itu lalu keluar dari restoran dan menghampiri adik kecil tadi .


'' Adik kecil ini makanan untukmu , aku sengaja membelikan mu 3 porsi untuk adik dan ibumu juga...'' ucap Yin Jue sambil memberikan 3 bungkusan makanan yang sudah dia pesan tadi.


'' Terima kasih banyak tuan , aku tidak akan pernah melupakan kebaikan tuan ini ...''


'' Sama sama adik kecil , apakah kamu dulu berasal dari kota Moshui...?


'' Iya tuan , satu tahun yang lalu aku dan keluargaku pindah ke kota ini , karena di sana para warga miskin seperti keluargaku tidak mampu membayar pajak , sehingga ibuku mengajak hidup di kota ini dengan apa adanya , maklum ayahku telah meninggal dunia sehingga kami terpaksa jadi pengemis seperti ini ...''


'' Iya tidak apa apa adik kecil , kamu harus tetap sabar menghadapi semua ini , sekarang segeralah pulang karena sebentar lagi sudah menjelang malam , aku titip salam kepada ibu dan adikmu , sampai jumpa di lain waktu...''


'' Iya tuan...''


Kemudian adik kecil ini langsung pergi dari sana dengan wajah tersenyum puas .


Setelah adik kecil ini pergi kemudian Yin Jue masuk ke dalam restoran lagi untuk makan bersama Qian Lin dan putri Feng Lulu .


Mereka bertiga makan dengan santai sambil berbincang bincang dan menikmati suasana restoran yang cukup ramai.


Setelah selesai makan mereka tetap ada di sana untuk mendengar informasi dari para pengunjung restoran , tapi setelah satu jam berada di sana ternyata pengunjung restoran ini hanya membicarakan masalah yang tidak terlalu penting , kemudian mereka bertiga langsung naik ke lantai 3 untuk menuju kamar mereka .


Setelah sampai di lantai 3 kemudian mereka bertiga langsung masuk dalam kamar , ternyata kamarnya cukup besar , tempat tidurnya juga ada dua seperti yang mereka pesan.


Lalu mereka berbincang bincang dulu sebelum tidur sambil menunggu mereka mengantuk , setelah mengantuk satu persatu mereka langsung tidur .


.


****


Keesokan harinya , setelah bangun tidur mereka bertiga langsung keluar kamar lalu turun ke lantai bawah , kemudian Yin Jue langsung mengembalikan kunci kamarnya kepada resepsionis penginapan.


Setelah menyerahkan kunci kamar lalu mereka bertiga langsung keluar dari penginapan ,kemudian mereka bertiga berjalan menuju gerbang timur kota Leixing, karena letak istana agung berada di timur .


Hiruk pikuk warga kota Leixing mulai terlihat , para pengemis juga banyak yang sudah mengemis di jalanan, sehingga menjadi pemandangan tersendiri yang menjadi ciri khas kota Leixing ini .


Setelah 1 jam berlalu mereka bertiga akhirnya telah sampai di gerbang timur kota Leixing, lalu mereka langsung berjalan keluar dari sana , di gerbang timur ini masih terlihat sepi karena tidak ada orang keluar masuk lewat gerbang ini .


Setelah keluar gerbang kemudian Yin Jue langsung mengeluarkan artefak kapal terbang dari cincin spasial .


Ketika mereka bertiga akan naik ke atas artefak kapal terbang , Yin Jue melihat ada penjaga gerbang yang berjalan mendekatinya dan melambaikan tangannya .

__ADS_1


" Kalian berdua naiklah dulu , sepertinya penjaga gerbang ini ingin menemui ku..."


Kemudian Qian Lin dan putri Feng Lulu langsung naik artefak kapal terbang terlebih dulu , sedangkan Yin Jue menunggu penjaga gerbang yang berjalan mendekatinya .


'' Maaf menganggu waktu nya sebentar tuan muda , kalau boleh tahu kalian bertiga akan pergi ke mana...?


'' Kami bertiga ingin pergi ke kota Xiaozhan , memangnya kenapa tuan...?


'' Tidak apa apa tuan muda , apakah tuan muda sudah tahu mengenai kota Chengsi...?


" Belum tuan , aku baru pertama ini melakukan perjalan ke wilayah tengah , karena aku berasal dari kota Feijing..."


" Baiklah kalau begitu nanti tolong hindari kota Chengsi dengan cara berjalan memutar ke arah utara atau selatan dulu , karena itu adalah kota hitam yang penuh dengan misteri , sudah banyak artefak kapal terbang yang melintasi kota ini tiba tiba menghilang entah kemana , ciri ciri kota ini selalu di tutupi oleh awan hitam , mungkin kurang lebih 3 jam tuan akan sampai di kota ini..."


" Jadi seperti itu , terima kasih banyak tuan penjaga telah mengingatkan ku , bagaimana kalau aku lewat bawah ...?


" Kalau lewat bawah itu jauh lebih berbahaya tuan , karena menurut kabar yang aku dengar kota ini adalah kota tanpa hukum , di sana semua orang bebas membunuh dan merampok , tapi kota ini menyimpan sumber daya yang sangat melimpah , jika tuan muda ingin lewat bawah maka tuan muda harus menyewa orang yang sangat kuat , karena aku mengenali beberapa orang yang mau menjadi pengawal jika ingin masuk ke kota Chengsi ini ...."


Yin Jue langsung tersenyum di dalam hatinya mendengar kota ini menyimpan sumber daya yang sangat melimpah , karena itu akan sangat berguna untuk meningkatkan kekuatan nya .


" Kalau boleh tahu sumber daya seperti apakah itu tuan..."


" Di kota ini banyak tumbuhan yang di gunakan untuk membuat pil yang sangat langka , kalau tuan muda memahami ilmu alkimia pasti tuan akan mengerti...."


" Baiklah , kalau begitu terima kasih banyak atas informasinya , mungkin aku nanti akan memilih memutar agar perjalan ku tetap aman...." ucap Yin Jue sambil memberikan satu batu roh kelas tinggi kepada penjaga gerbang ini .


" Apa maksudnya ini tuan muda...?


" Itu untuk tuan penjaga , karena telah memberiku informasi yang sangat berharga kepadaku..."


" Terima kasih tuan muda , semoga perjalan tuan muda berjalan dengan lancar tanpa gangguan sedikitpun..."


Kemudian Yin Jue langsung melompat naik ke atas artefak kapal terbang , Yin Jue melihat istrinya dan putri Feng Lulu duduk di dek depan artefak kapal terbang , lalu Yin Jue mengaktifkan formasi perlindungan artefak kapal terbang dan mengendalikan untuk mulai terbang .


Perlahan lahan artefak kapal terbang mulai naik ke atas meningalkan kota Leixing, setelah sudah sedikit tinggi dari pepohonan kemudian Yin Jue langsung mengendalikannya terbang ke arah selatan dulu untuk mencari aman .


Kemudian Yin Jue berjalan ke dek depan tempat istrinya dan putri Feng Lulu berada .


.


.

__ADS_1


####


__ADS_2