
Elang terus memperhatikan Jolie, di balik layar laptopnya. Jolie terlihat begitu cantik, dengan makeup yang natural. Senyumnya begitu menawan membuat Elang tak ingin berpaling dari layar laptopnya.
Jolie terlihat sedang menyapa para penggemarnya, Jolie melambai-lambaikan tangannya, memberikan kiss jauh untuk para penggemarnya.
I love you
Ucap Jolie pada penggemarnya, namun membuat Elang cemburu. Elang langsung menutup laptopnya, segampang itu Jolie mengatakan i love you, sedangkan pada Elang sendiri Jolie tidak pernah mengatakan itu.
"I love you! Dia bilang i love you, sedangkan padaku dia tidak pernah mengatakan itu." umpat Elang dengan wajah kesalnya.
"Awas saja kau akan ku hukum." gumam Elang lalu pergi meninggalkan kantornya.
****
Jolie beristirahat di satu ruangan khusus untuknya. Jolie menyandarkan tubuhnya pada dinding kursi, Jolie memejamkan matanya sejenak untuk menghilangkan penat. Tiba-tiba, Lintang memanggilnya.
"Jolie?"
Mendengar suara Lintang Jolie pun membuka matanya, lalu melirik ke arah Lintang.
"Ada apa?" tanya Jolie
"Kau di tunggu suamimu di depan," ucap Lintang. membuat Jolie terbelalak.
"Elang? Dia ada disini?" tanya Jolie yang di angguki Lintang.
"Cepat temui dia, kau tahu raut wajahnya begitu dingin, sepertinya dia marah padamu."
"Apa! Memangnya aku salah apa? Aku sudah memakai pakaian yang dia berikan, apa lagi salahku." tanya Jolie, Lintang hanya menaikan kedua bahunya lalu pergi.
Setelah Lintang pergi Jolie pun melangkah pergi menemui Elang di luar.
****
Elang membawa Jolie pulang, sepanjang perjalanan Elang hanya diam tanpa suara. Ekspresi wajahnya begitu datar, tatapan matanya fokus ke arah depan, Elang melajukan mobilnya dengan kecepatan tinggi. Membuat Jolie takut.
"Elang ada apa denganmu, bisakah kau pelankan sedikit! akh ...." Jerit Jolie saat mobil Elang hampir saja menabrak mobil di depannya. Beruntung Elang membanting stirnya mobilnya lebih cepat ke arah kiri, kecelakaan pun bisa terhindari.
"Elang kau cari mati-ya! Apa kau tidak bisa melihat jalanan dengan benar."
"Maaf." ucap Elang demikian.
"Maaf! Setelah hampir mati kau baru menyadari dan bilang maaf." hardik Jolie.
Jolie terus menggerutu, bibirnya yang cerewet kembali lagi, Jolie tidak berhenti satu jeda pun Jolie terus saja mengomel sampai akhirnya Jolie diam setelah Elang menunjukan sebuket bunga mawar di depannya. Membuat mata Jolie membulat sempurna.
"Bunga!"
"Ini untukmu," ucap Elang lembut.
"Untuk ku." tanya Jolie, Elang mengangguk sambil tersenyum.
__ADS_1
"Aku kira kau marah, kau menakutkan ku." ucap Jolie seraya mengambil bunganya.
"Aku memang marah padamu."
"Marah kenapa? Apa salahku? Aku sudah memakai pakaian darimu."
"Kau masih bilang kenapa?" ujar Elang yang kini menatap Jolie. "sekarang aku tanya, apa kau pernah bilang i love you pada suamimu? Semudah itu kau bilang i love you pada penggemarmu."
"Jadi karena itu, itu hal yang wajar. Kita sebagai idola harus menyapa para penggemar, seperti bilang i love you."
"Jadi kau lebih mencintai penggemarmu, dari pada suamimu."
"Tidak, mm ... maksudku, aku juga mencintai suamiku."
"Siapa suami yang kau maksud katakan."
"Mm ... memangnya kau juga mencintai istrimu? Apa kau pernah bilang i love you, atau kau bilang aku mencintaimu Jolie, tidak,kan."
"Kau juga tidak pernah mengatakan itu, apa aku marah? Tidak, kan."
"I love you. Aku mencintaimu Jolie wahai istriku." ucap Elang membuat Jolie terdiam seketika.
"Kurang jelas, katakanlah dengan penuh perasaan, aku tidak melihatmu mengatakan itu dengan tulus." sanggah Jolie membuat Elang mendengus kesal.
"Ayo katakan." Pinta Jolie.
Elang menghela nafas sejenak lalu berkata. "I ... love ... you." Elang mengatakan cintanya begitu lembut dengan perasaan.
"Mm ... sudah cukup baik, terima kasih bunganya."
"Iya, akan aku katakan." Teriak Jolie saat Elang semakin mendekatkan tubuhnya.
"Katakan." Pinta Elang.
"Mm ... a-aku ... ci-cinta ka-kamu." ucap Jolie gugup. Namun Elang merasa tidak puas dengan perkataan Jolie. Elang pun meminta Jolie untuk mengulanginya lagi.
"Ulangi, aku tidak dengar. Dan satu lagi katakan dengan tulus dan penuh perasaan."
"Ayo cepat katakan."
"Aku cinta kamu."
"Lebih jelas lagi."
"Aku mencintaimu." teriak Jolie, Elang tersenyum senang tanpa menunggu lama, Elang langsung membekap mulut Jolie dengan bibirnya.
Elang menyesap, membelit, mengecup bibir Jolie tanpa henti, membuat Jolie sulit bernafas, sampai akhirnya Elang melepaskan ciumannya.
"Kita akan pergi ke suatu tempat."
"Kemana?" tanya Jolie.
__ADS_1
Elang tak menghiraukan perkataan Jolie, Elang langsung tancap gas melajukan mobilnya dengan cepat.
****
Elang membawa Jolie ke apartemennya. Ini kali pertamanya Jolie berkunjung ke apartemennya. Jolie menatap setiap sudut ruangan yang mendominasi gold, membuat apartemen itu terlihat mewah, di tambah dengan fasilitas yang ada.
"Ini apartemen mu?" tanya Jolie yang matanya masih terus menyapu setiap sudut ruangan.
"Iya, ini apartemen kita." jawab Elang yang memeluk Jolie dari belakang.
"Kita!"
"Hm ... kau adalah istriku, jadi apartemen ini milikmu, kita akan tinggal disini bersama anak kita nanti." bisik Elang yang membuat Jolie geli.
Elang langsung menggendong tubuh Jolie menuju kamarnya, sesampainya di kamar Elang langsung menidurkan Jolie di atas ranjangnya. Tanpa menunggu lama, Elang langsung mengukung tubuh Jolie, Elang kembali mengecup bibir ranum Jolie.
Jolie awalnya menolak, lama-lama Jolie terbuai dengan sentuhan lembutnya. Di malam yang sunyi, akhirnya Elang dan Jolie kembali melakukan aktifitas panasnya.
****
Setelah satu jam lamanya, tenaga mereka cukup terkuras habis. Jolie yang terlihat begitu lelah, langsung tertidur di samping Elang. Elang tersenyum, terus memandangi wajah Jolie.
Cup,
"Terima kasih." ucap Elang yang mengecup kening Jolie tanpa henti.
Elang benar-benar sudah jatuh cinta, Jolie sudah membuatnya tergila-gila. Elang memeluk tubuh Jolie, merapatkan tubuhnya, dan mengeratkan pelukannya.
Kecupan bagai kecupan Elang berikan, Jolie yang tertidur tak bergerak sedikit pun, Jolie pasrah, membiarkan Elang melakukan apa pun pada tubuhnya.
Elang dan Jolie terlihat seperti pengantin baru yang tak mau di pisahkan. Apalagi Elang, yang menempel seperti perangko. Tak berapa lama Elang pun ikut tertidur.
...----------------...
Jatuh cinta berjuta rasanya 🤠jadi baper nih lihat Elang dan Jolie 😊. Jatuh cinta setelah menikah memang asik ya, berbunga-bunga gimana gitu.
Sama nih kaya othor,
Kalau, banyak like dan Vote berjuta-juta rasanya 😇😇. Hati ku berbunga-bunga 🌹🌹.
Yok dukung terus novelnya, dengan cara like setelah membaca. Dan Vote jika punya koin lebih ya 🤗.
Komentarnya jangan lupa, oke! Tanpa komentar seperti masakan kurang bumbu, novel ini terasa sepi dan sunyi 😱.
Jangan lupa klik tombol favorit untuk yang belum like. oke👌.
Happy reading 🌹🌹
Kenalan juga yuk sama penulisnya
Follow IG: dini_rtn
__ADS_1
Sambil nunggu up dari putra-putri Mahkota mampir juga yuk ke novel teman thor kak Julia