Putra - Putri Mahkota

Putra - Putri Mahkota
Uang tutup mulut.


__ADS_3

1 Jam sebelum nya


Setelah puas berfoto - foto , sambil jalan - jalan menikmati indah nya bahari pantai Kanza mengajak kakak - kakak nya untuk pergi ke cafe terdekat , karena cacing dalam perut nya sudah tidak sabar meminta untuk di isi .


"Kenzie , aku lapar dimana kak Joy ? "


"Mungkin di mobil ."


Kanza dan Kenzie berjalan menuju sebuah mobil yang terparkir , yang dimana di dalam nya terlihat dua orang pria yang tengah duduk bersantai di dalam mobil .


Kak Joy , panggil Kanza setelah sampai . Merasa ada yang memanggil nya Joy pun menoleh ke sumber suara dimana ada Kanza dan Kenzie yang berdiri di depan mobil nya . Joy pun keluar dari dalam mobil menghampiri Kanza dan Kenzie.


"Ada apa ?" tanya Joy demikian


"Kak Joy aku lapar , bagaimana kalau kita makan dulu tenang aku yang traktir ." ucap Kanza sambil mengibas - ngibas Gold Card nya.


"Boleh , makan dimana ?"


"Mmm... di sana ." tunjuk Kanza pada sebuah pendopo yang mengapung di tengah laut yang terhubung dengan jembatan kayu dermaga cinta .



"Makanan di sana enak - enak , ada makanan eropa juga , ayo kak . Sekalian saja kita ajak kak Anna ." ujar Kanza , Kenzie , Kenzo dan Joy pun mengangguk menuruti keinginan adik nya itu .


Untuk menuju resto mewah Le Bridge harus melewati jembatan kayu yang melengkung , yang dimana ada Anna di sana . Mereka melangkah bersama Kanza dia lah yang paling depan yang di rangkul oleh Kenzie , sedangkan Kenzo dia fokus dengan ponsel nya tanpa melirik ke arah kanan dan kiri , dan Joy dia berjalan cool , tatapan nya fokus ke depan dengan posisi tangan ia masukan ke dalam kedua saku celana nya .


Dari jauh mereka melihat Anna yang sedang bersama seorang laki - laki , Kanza yang melihat nya begitu antusias ingin melihat lebih dekat siapa laki - laki yang tengah berdua dengan kakak nya .


"Lihatlah bukan kah itu kak Anna , dia bersama laki - laki siapa dia ." ujar Kanza yang langsung berlari ke arah Anna .


Joy , Kenzie dan Kenzo pun berlari mengikuti Kanza , saat ingin memanggil Anna langkah Kanza terhenti tiba - tiba


Kak An..


Langkah Kanza terhenti , mata nya melongo , pemandangan di depan nya membuat nya terkejut ,


Kanza kenapa berhenti..


Kini ketiga saudara nya pun melihat pemandangan di depan nya ,,yang memperlihat Anna dan Akihiro saling menautkan bibir nya . Kanza yang melihat nya hanya bisa menelan saliva nya begitu juga Kenzie dan Joy , sedangkan Kenzo tanpa sadar menjatuhkan ponsel nya karena terpaku .


Oh No ..


O my god ..


Pemandangan apa ini ..


So ..sweet..


"Kanza kau tidak boleh lihat ini" Kenzie langsung menutup mata Kanza dengan kedua tangan nya membuat Kanza kesal .


"Kenzie lepaskan tangan mu dari mata ku , aku tidak bisa lihat ." teriak Kanza


"Kau di bawah umur , tidak boleh melihat nya."

__ADS_1


"Aku bukan anak kecil lagi , Kenzie lepaskan ."


"Ini hanya untuk 21 tahun ke atas , kau tidak boleh melihat ."


"Kenzie .." teriak Kanza dengan suara nyaring .


" Kenzo kita kembali ke mobil saja , bantu aku bawa Kanza ." Kenzo pun mengangguk lalu mengambil ponsel nya yang jatuh setelah itu menarik tubuh Kanza untuk pergi dari sana , sedangkan Kanza berteriak kesal mencoba untuk memberontak , namun tangan Kenzo begitu kuat .


Hei ..lepaskan aku , aku mau lihat , aku mau memotret nya sebentar .. , teriak Kanza


Sedangkan Joy , dia masih diam di tempat .


Ehmm..


Joy berdehem setelah sadar apa yang di lihat nya , sambil membelakangi kedua sejoli yang asik bercumbu di depan nya


"Dasar , tidak tahu tempat ." umpat Joy


"Ingat ini tempat umum ." Anna pun tersadar ketika mendengar suara Joy , Anna dan Akihiro langsung melepaskan tautan bibir nya .


Joy , ucap Anna kemudian


Joy pun membalikan tubuh nya menghadap Anna dan Akihiro .


Joy ? , kini Akihiro yang berkata sambil menatap Anna dengan bertanya - tanya.


"Iya ini Joy , kau ingat ?" jelas Anna pada Akihiro . Akihiro pun mengangguk lalu berjalan ke arah dimana Joy sedang berdiri .


Joy pun mengerutkan dahi nya , mengangkat sedikit alis nya menatap nya intens . "Siapa kamu ? apa kita saling kenal ?" ucap Joy demikian.


"Joy , dia Kemi teman kita saat berlibur ke jepang , kau masih ingat ?" jelas Anna .


"Aku Kemi , kau masih ingat ? Anak laki - laki yang bela diri di belakang rumah ." jelas Akihiro kemudian , Joy tampak berpikir sejenak , mengetuk - ngetuk jari telunjuk nya di bawah dagu .


Bola mata Joy membulat sempurna ekor mata nya menyusuri setiap inci tubuh Kemi dari atas sampai bawah


"Kemi , itu kau ." Joy memeluk Akihiro begitu juga Akihiro membalas pelukan dari Joy , mereka berpelukan cukup lama seperti sedang melepaskan kerinduan nya .


"Joy , aku hampir tidak mengenali mu , sekarang kau tumbuh tinggi dan sudah dewasa pasti nya ."


"Hei , jangan pernah menghina ku lagi aku bukan lah Joy si anak pendek dan gendut ." seketika Akihiro tergelak mendengar ucapan Joy barusan .


"Eh , tunggu dulu ! Kau mencium kakak ku ? Apa hubungan kalian ? Ah.. jangan - jangan dia pria ninja mu itu ." Anna hanya mengangguk malu karena Joy melihat Anna dan Akihiro bercumbu .


"Kenapa? kami sekarang sudah resmi pacaran , kau tidak tahu dari kecil kami sudah saling mencintai ." ucap Akihiro lolos begitu saja sambil merangkul Anna di samping nya .


"Kemi , kau bilang apa ? pacar ." bisik Anna malu


"Oh , bukan pacar tapi calon suami benarkan ? aku adalah pria yang akan kau nikahi ,"


Oh my god , kenapa jadi begini , apa yang akan ku katakan pada mereka ? Kemi juga kenapa harus bilang calon suami segala , batin Anna yang merutuki dirinya .


"Kemi seperti nya aku harus pulang , Mami dan Papi pasti menunggu ku ."

__ADS_1


"Ta..tapi.."


"Kita bertemu besok ya , bye.." Anna langsung menyeret tubuh Joy dari sana , Akihiro hanya bisa menatap kepergian mereka .


****


Keesokan pagi nya


Triple Rey sudah berkumpul di kamar Anna , entah ada apa di pagi hari Anna mengumpulkan ketiga adik nya itu di dalam kamar nya .


"Kakak ada apa ? kenapa memanggil kami ." bukan nya menjawab pertanyaan Kanza Anna malah berjalan ke arah pintu sambil celingak - celinguk lalu menutup pintu kamar nya rapat - rapat .


"Kakak butuh bicara dengan kalian ." ucap Anna yang berjalan ke arah Kanza dan berdiri di depan nya . Sedangksn Kenzo dan Kenzie mereka berbaring di atas tempat tidur .


"Kakak to the point saja ada apa ." kini Kenzie yang berbicara .


"Begini ," Anna menghela nafas sejenak


"Mm.. apa yang kalian lihat semalam lupakan lah ,dan jangan sampai kalian bicarakan ini pada Mami dan Papi ."


"Memang nya apa yang kami lihat semalam " Kanza mencoba berpikir untuk mengingat ." Oh .. aku ingat kakak bersama laki - laki berduaan sambil .."


"Hussssttt..." Anna langsung menahan bibir Kanza dengan telunjuk nya agar berhenti bicara .


"Sudah ku bilang lupa kan itu , jangan di ingat lagi apa lagi sampai ke telinga mami dan papi , ini rahasia mengerti ."


"Maksud kakak aku harus tutup mulut ?" ujar Kenzie yang terbangun dari tempat tidur ."Tergantung sih , ada cuan nya gak ,"


"Hei , kalian ini suka sekali memeras kakak mu ini ."


"Gimana kak mau gak ? kalau tidak mau ya sudah bibir ku tidak bisa berjanji ." ngles Kenzie .


"Iss.. dasar "umpat Anna kesal ." Baiklah , aku sudah memberikan gold card ku pada Kanza , kalian bisa pakai sepuas nya ."


"Tidak ." jawab Kanza cepat


"Ini milik ku." lanjut Kanza


"Lagian aku mau uang kes , bukan gold card ." timpal Kenzie . Kini mereka berdua saling berdebat dengan kakak nya , namun Kenzo tetap terlihat tenang tidak terlalu memikirkan dia masih berbaring pada tempat tidur sambil memainkan ponsel nya .


Anna hanya bisa mengalah akhir nya Anna memberikan beberapa lembar uang pada Kenzie membuat Kenzie tersenyum .


"Tenang kak rahasia aman terkendali , aku akan menutup bibir ku rapat - rapat ." ujar Kenzie sambil mengibar - ngibar kan uang nya .


"Kenzo apa kau mengerti ?"bukan nya menjawab Kenzo malah memperlihatkan layar ponsel nya pada Anna yang bertuliskan ' Mengerti ' setelah itu Kenzo berdiri lalu melangkah pergi .


" Dasar , batu es ." pekik Anna pada Kenzo .


"Kak , aku juga harus pergi, terima kasih untuk cuan nya ."


"Aku juga ."


Kanza dan Kenzie pun melangkah keluar meninggalkan kamar Anna .

__ADS_1


__ADS_2