
Mansion Alvero
Setelah satu jam perjalanan akhir nya mereka pun sudah sampai di rumah , Kedatangan Anna dan Kemi tidak begitu mengejutkan karena sebelum nya sudah memberikan kabar . Namun mereka terkejut dengan melihat Jolie yang turun dari mobil , begitu juga dengan Elang pria yang tidak mereka kenali .
Elang yang baru pertama kali datang diam terpaku melihat sekeliling mansion , Elang tak menyangka bahwa Jolie adalah anak dari keluarga konglomerat , lebih terkejut lagi melihat triple Rey , apalagi Kenzo dan Kenzie yang sangat mirip .
"Apa mereka juga kembar ? Apa semua orang di sini kembar ?" ucap nya demikian.
"Kami semua kembar " timpal Joy yang berada di belakang nya .
"Oh begitu , pantas saja kalian mirip ."ucap Elang yang menatap Joy
"Sejak kapan kamu jadi bodyguard nya Jolie ?"
"Kemarin ."
"Kemarin ? Sebenar nya apa maksud mu menjadi bodyguard nya ? Aku lihat kamu bukan orang biasa , dari pakaian mu saja aku sudah bisa menebak nya ." ucap Joy yang menatap penuh curiga karena dari penampilan Elang dia seperti orang berada , semua barang yang di pakai nya bukan barang sembarangan terlihat dari arloji yang dia pakai , juga sepatu dan pakaian nya yang di rancang desainer terkenal .
"Bodyguard kelas kakap ." jawab Elang enteng .
"Siapa nama mu ? Aku Stella kamu ." tanya Stella yang mengulurkan tangan nya begitulah Stella dia selalu ramah pada siapa pun . Namun belum sempat Elang menjawab dan membalas uluran tangan nya Joy lebih dulu menarik tangan Stella .
"Tidak usah kenalan ." ucap Joy dingin lalu menarik tangan Stella untuk memasuki rumah . Elang menatap bingung tangan nya yang tidak jadi berjabat dengan Stella .
"Hei , bodyguard bawakan barang - barang ku ke kamar ku ." teriak Jolie yang menarik koper nya dari belakang .
"Aku bukan pembantu mu ."
"Kau adalah bodyguard ku , kau harus menuruti apa kata ku , cepat !! Apa kau tega melihat seorang gadis yang kesulitan seperti ini ." Jolie merajuk membuat Elang terpaksa harus membawakan koper nya .
"Bodyguard pintar , oh iya aku harus bilang pada bibi untuk menyiapkan kamar untuk mu ."
"Tidak perlu , aku akan pulang ."
"Pulang kemana ? Ke lombok "
"Aku punya saudara di sini, jadi aku akan pulang ke rumah saudara ku ." ucap Elang berbohong . Padahal orang tua nya tinggal di jakarta dan Elang pun memiliki apartemen sendiri .
"Baiklah kalau begitu , aku akan menghubungi mu kalau aku membutuhkan mun." ucap Jolie yang melangkah terlebih dulu membuat Elang kesal .
****
Elang membawa barang Jolie sampai kamar nya . Menaruh koper itu di dekat lemari , setelah itu Elang kembali ke lantai bawah .
Sesampai nya di bawah Elang melihat semua keluarga saling bercengkrama , bercanda , tertawa , harmonis .
__ADS_1
"Keluarga yang hangat , apa aku minta mama untuk buat kan adik untuk ku ya." pikir nya sambil tersenyum membayangkan jika punya adik kembar di usia nya yang sudah tidak muda lagi .
Drt ... Drt ... Drt ...
Tiba - tiba ponsel nya berdering , Elang pun mengangkat panggilan itu dengan wajah malas nya .
"Halo "
"Sayang mama dengar kamu di jakarta , kenapa tidak pulang ke rumah , kamu tahu mama merindukan mu ." ucap seorang wanita di ujung sana
"Iya ma , aku baru saja sampai nanti aku pulang ."
"Mau mama jemput."
"Tidak usah ."
"Baiklah sayang cepatlah pulang ,mama akan memasak makanan kesukaan mu ."
"Tidak perlu ma, nanti gosong lagi ."
"Tidak lagi , karena mama sudah belajar memasak , dah sayang ."
Tut. Sambungan telepon di tutup oleh sepihak .
Elang adalah putra tunggal , ibu nya ingin sekali mempunyai anak perempuan namun yang lahir adalah lelaki , jadi Elang selalu di manjakan ibu nya seperti anak perempuan . Setelah menutup telepon nya Elang berpamitan kepada Shila dan lain nya .
"Kenapa buru - buru , kita makan dulu ayok ." ajak Shila ramah
"Tidak usah Mah , dia tidak butuh makan ." timpal Jolie ketus
"Jolie ." Mata Shila melotot tajam , ucapan Jolie membuat nya tidak enak hati.
"Tidak usah tante , aku memang harus pulang , mama ku sudah memasak di rumah ." ucap Elang sopan .
"Siapa nama mu ? "
"Panggil Elang saja tante ."
"Kakak nama mu sangat keren ." ucap Kanza memotong pembicaraan mereka
"Terima kasih ." ucap Elang dengan senyuman nya .
"Kalau begitu , datang lah besok pagi kita akan berlibur ke villa keluarga , bawa lah beberapa pakaian dan barang mu kita akan menginap beberapa hari di sana ."
"Mami ." Jolie terlihat tidak suka saat Shila mengajak Elang .
__ADS_1
"Bukankah dia bodyguard mu ? Bodyguard harus selalu ikut kemana pun kamu pergi kan ." ucap Shila membuat Jolie merengut .
"Kalau begitu saya permisi ."
"Mmm ... Jolie antarkan ke depan ."
"Mami dia bisa sendiri ."
"Jolie ." Jolie langsung berlari mengikuti Elang saat melihat bola mata mami nya yang menyeramkan .
"Ssst ....ssst ... ssst .... Hei , bodyguard tunggu." seru Jolie namun sedikit berbisik . Karena Elang tidak mendengar , Jolie menepuk pundak nya membuat Elang terkejut .
"Ada apa ?"
"Dengarkan aku , untuk insiden saat aku masuk ke kamar mu jangan pernah kamu katakan pada keluarga ku mengerti ."
"Kenapa ? Justru aku akan mengatakan nya ." ucap Elang yang bersedekap dada .
"Issss .... Jangan , bisa - bisa nanti Mami ku salah paham , bisa - bisa kita di nikahkan ."
"Bagus , dong !! Kalau begitu aku akan mengatakan nya , akan aku katakan kita tidur bersama , melewati malam yang hangat , kita berpelukan , saling memadu kasih dan bercinta ."
"Hei , bodoh !! Kamu pikir aku mau menikah dengan mu . Dan ingat kita tidak pernah tidur bersama mengerti !"
"Kalau begitu kita lakukan , besok malam di Villa ." ucap Elang yang berbisik di telinga Jolie membuat bulu kuduk nya merinding .
"Isss.... Dasar mesum , Pergi tidak , kalau kau tidak pergi aku akan melempar sepatu ini pada mu ." Elang langsung lari terbirit - birit , namun senyumnya merekah dia puas karena mengerjai Jolie sampai muka nya memerah seperti kepiting rebus . Jolie terlihat sangat kesal , dia menatap Elang dengan tatapan tajam nya , kedua tangan nya ia simpan di atas pinggang nya .
Di ambang pintu terlihat ke lima saudara nya , mereka ternyata memperhatikan Jolie dan Elang sedari tadi .
"Aku curiga , ada yang di sembunyikan Jolie ." ucap Anna yang berdiri sambil di peluk Kemi dari belakang
"Aku rasa dia bukan bodyguard nya , lihat saja penampilan nya ." ucap Joy yang berdiri tegak sambil bersedakap dada .
"Dia tampan , memang nya apa salah nya kalau bodyguard tampan ."ucap Stella lolos begitu saja membuat Joy langsung menoleh ke arah nya.
"Aku juga mau di jagain bodyguard tampan ." timpal Kanza yang berdiri di samping Stella , Kedua nya terlihat saling membayangkan Kanza dan Stella terlihat mengagumi Elang .
Joy terlihat kesal saat melihat Stella seperti mengagumi Elang , tatapan nya begitu tajam , Joy terlihat mengeraskan rahang nya . Di tambah lagi dengan ucapan Kanza " Kak ,Stella apa kak Stella mau kalau jadi pacar nya ?"
"Kenapa tidak , aku tidak akan menolak dari pada menunggu itu lebih menyakitkan , kalau cinta sudah di depan mata untuk apa kita menolak ." Ucapan nya sedikit menyinggung perasaan nya terhadap Joy namun Joy tetap tidak peka , tapi ekspresi nya yang tidak suka melihat Stella mengagumi Elang apa itu jawaban dari perasaan nya entahlah .
"Kalau kau mau , aku punya pria tampan yang lebih dari dia , pria jepang lebih tampan dan jago bela diri sudah pasti dia akan melindungi mu Stella ." ucap Anna yang semakin memanas - manasi keadaan . Anna sengaja karena Anna melihat ekspresi Joy yang berbeda , dan terus menatap tajam ke arah Stella , seperti ada kecemburuan di dalam hati nya.
"Benarkah ? Kemi kenalkan satu untuk ku , aku sudah bosan menunggu yang tak pasti ." ucap Stella yang melirik ke arah Joy , yang masih memasang muka datar.
__ADS_1
"Ada satu pria , yang tertarik pada mu aku sudah memperlihatkan foto mu pada nya ,kalau kamu siap untuk bertemu, dia akan datang ke jakarta untuk mu , bagaimana Stella ." Anna semakin memancing emosi nya Joy . Joy yang masih diam namun hati nya seperti terbakar .
"Kak Stella jangan cari yang jauh - jauh , aku saja kak ." ucap Kenzie sambil nyengir membuat semua orang tertawa , namun tidak dengan Joy dia berbalik lalu pergi begitu saja .