
Beberapa jam sebelum nya
Bandara internasional
Tokyo , Jepang 02.15
Jakarta 12.00 WIB
Kemi sudah sampai di Tokyo , pesawat yang ia tumpangi baru saja mendarat. Kemi dan Akio pun turun dari pesawat , Kemi langsung merogoh ponsel nya untuk menghubungi Anna untuk memberitahukan bahwa diri nya telah sampai . Namun , Anna tidak menjawab telepon nya membuat Kemi cemas .
"Kenapa Anna tak mengangkat telepon ku " Kemi terus mencoba menghubungi Anna kembali namun tetap tidak ada jawaban .
"Perasaan ku jadi tidak enak "
Kemi merasakan sesuatu yang buruk akan terjadi pada Anna , tidak biasa nya Anna tidak mengangkat telepon nya .
"Tuan , kenapa diam apa kau tidak akan pulang ke rumah " seru Akio yang sudah berjalan di depan nya seraya membawa koper dan barang - barang mereka .
Di saat hati Kemi gelisah dan cemas Kemi mendapat sebuah pesan dari nomor yang tak di kenal , Kemi pun membuka pesan itu "Foto apa ini ?" Seseorang mengirim sebuah foto entah dari mana dan siapa Kemi pun tak tahu . Kemi membuka foto yang baru saja ia terima , alangkah terkejut nya Kemi melihat foto itu, sebuah kalung dengan liontin setengah hati kalung yang sama percis ia berikan kepada Anna , namun ada yang berbeda dari kalung itu
Darah ,
Yah , kalung yang berlumuran darah , membuat kalung itu menjadi kotor tak seindah saat Kemi berikan pada Anna .
Kemi tidak mengerti apa maksud orang itu mengirim foto ini kepada nya , namun Kemi ingat betul ini adalah kalung yang baru saja ia pakaikan pada Anna . Pikiran Kemi semakin melayang - layang , hati nya semakin cemas , khawatir dan gelisah bercampur menjadi satu .
Apa terjadi hal buruk pada Anna ?
Kemi berlari mengejar Akio yang sudah berada jauh di depan nya , tidak peduli orang - orang yang menghalangi jalan nya , sambil berlari Kemi menghubungi seorang teman nya dari pasukan bela diri jepang , Japan Self-Defence Forfe ( JSDF ) . Entah apa yang Kemi bicarakan seperti nya Kemi meminta bantuan kepada teman nya itu
"Akio , aku harus kembali ke indonesia sekarang juga " Akio cukup terkejut dengan ucapan Kemi .
"Apa ? Tuan dengar , kita baru saja sampai kau sudah ingin kembali ? Hei Tuan , kekasih mu tidak akan kemana - mana ."
"Aku tidak akan tenang sebelum bertemu Jo , kau urus semua pekerjaan ku , dan bilang saja pada orang tua ku kalau aku kembali ke indonesia ." teriak Kemi sambil berlari keluar dari bandara menaiki taksi laku pergi meninggalkan Akio yang diam mematung .
"Dasar anak muda , kalau sedang jatuh cinta begini lah , tidak bisa jauh - jauh ." hardik Akio
"Bagaimana aku harus mengatakan pada Tuan besar, baru juga sampai sudah ingin kembali ." gerutu Akio kesal , yang di tinggalkan begitu saja oleh Bos nya .
Kemi pergi menuju markas JSDF , pasukan bela diri jepang yang melindungi nya selama ini dari serangan Pablo . Kemi meminta bantuan agar salah satu dari mereka bisa mengantarkan nya ke indonesia saat ini juga .
Sesampai nya di sana Kemi langsung di sambut oleh komandan pimpinan JSDF .
"Apa pesawat nya sudah siap ? aku harus pergi sekarang juga ." ucap Kemi yang sudah tidak sabar untuk segera pergi .
"Kami sudah menyiapkan nya untuk mu , dua anggota ku akan mengantarkan mu ."
"Ada hal penting yang harus kau ketahui , beberapa hari ini Pablo berada di indonesia , bisa di pastikan kecelakaan mu saat itu adalah penyerangan dari Pablo , dan anggota ku mendapat kabar bahwa Pablo sedang menyandra dua orang wanita sekarang ."
"Apa sandra ? dua wanita ?" Kemi menghentikan langkah nya sesaat , setelah mendengar ucapan sang komandan.
"Apa kalian tahu dimana letak lokasi penyandraan itu ?"
"Tim pasukan kepolisian indonesia akan melakukan penyerangan sekarang , mereka sudah menyusun strategi untuk menangkap Pablo juga membebaskan sandra , mereka mengirim lokasi nya yang jauh dari pemukiman , dan juga kota di tengah - tengah hutan ." jelas komandan
"Mereka di beritahukan oleh seorang peretas yang mereka rekrut bernama Joy Aderald yang kata nya teman dan kakak nya telah di sandra ."
__ADS_1
"Joy ? Apa mungkin Anna ."
"Aku ingin segera sampai di sana ? Aku mengenal nya , aku mengenal Joy dan orang yang di sandra bisa saja dia adalah kekasih ku ."
"Bisa kau membantu ku , antar kan aku ke tempat itu , tempat penyandraan itu ."
"Baiklah , aku akan menghubungi pihak kepolisan di indonesia , mereka akan menjemput mu nanti dan mereka juga akan mengantarkan mu ke tempat itu ."
"Komandan pesawat sudah siap" seru seorang anggota JSDF , komandan pun mengangguk paham dan segera memerintahkan Kemi untuk segera naik ke dalam pesawat .
"Berhati - hati lah , selamatkan lah kekasih mu ." ucap Komandan yang sempat mendengar ucapan Kemi tadi , sang Komandan pun memberikan semangat dengan menepuk bahu nya .
"Terima kasih ." Kemi langsung menaiki pesawat yang sudah di siapkan . Pesawat itu pun mulai bersuara menandakan akan segera lepas landas . Perlahan namun pasti pesawat itu pun mulai naik , dan naik lebih tinggi ke udara dan ....
Bushh...
Pesawat pun mulai terbang di udara meninggalkan landasan nya , dan beberapa orang yang melihat nya dari bawah .
"Segera hubungi pihak kepolisian RI untuk segera menjemput Akihiro di haliped ." titah sang Komandan kepada anggota nya .
Kemi semakin mencemaskan Anna , apa yang Pablo lakukan pada Anna , apa foto ini dari Pablo ? yah , cukup masuk akal Pablo menginginkan ku datang , pikir Kemi . Sambil menunggu sampai. Di dalam pesawat Kemi memilih beberapa senjata yang ada dalam pesawat untuk ia bawa untuk jaga - jaga , karena Pablo bukan lah orang yang bisa di remehkan .
Lama berkutat dengan senjata api , akhir nya setelah menempuh perjalanan jauh Kemi sampai di indonesia pada sore hari . Pesawat yang Kemi tumpangi tidak mendarat di bandara internasional namun mendarat di sebuah lapangan luas yang terdapat halepid di bawah nya , tak lupa juga satu buah Helikopter yang sudah menunggu nya .
Segera Kemi turun dari pesawat yang baru saja membawa nya dari jepang , Kemi berjalan menuju halepid yang terdapat helikopter yang sudah menunggu nya .
"Tuan Akihiro ?" tanya seorang pria berseragam Kemi pun mengangguk
"Terima kasih ."
"Semoga berhasil , semoga Pablo bisa kalian tangkap malam ini juga ."
Kemi segera naik ke dalam helikopter , di pasang nya alat pengaman diri , setelah itu pesawat capung itu pun mulai memutar kan sayap nya , suara berisik , dan bergemuruh mulai terdengar , pesawat capung itu pun mulai berputar , naik ke udara dan ...
Bushhh.....
Pesawat capung pun terbang menuju tempat yang di tuju .
Hanya satu jam lama nya Kemi akhir nya sampai di sebuah hutan , suasana malam yang gelap menambah kesan horor dan angker , pemandangan pun mulai tidak terlihat , dari jauh terlihat sebuah gedung tinggi yang sudah tua dan tak terawat di tengah hutan , dari atas Kemi melihat beberapa kekacauan yang terjadi di gedung itu ,bisa di pastikan mereka sudah mulai penyerangan .
Helikopter mulai menurunkan badan nya perlahan , mendarat di hapelid tepat di atas gedung , Kemi pun turun dari helikopter itu , dengan segera Kemi melangkah menuruni atap gedung sesampai nya di dalam Kemi mencari Anna , cukup sulit untuk mencari keberadaan Anna karena terdapat beberapa ruangan di gedung itu sampai akhir nya langkah Kemi pun terhenti , bola mata nya menangkap seorang gadis yang sangat ia kenali , gadis itu sedang di siksa oleh seorang pria yang memainkan pisau nya , sesekali tangan nya nakal bermain - main di atas dada gadis itu .
Kemi sudah mengepalkan tangan nya geram , ingin rasa nya Kemi melenyapkan pria itu saat ini juga Kemi melangkah penuh amarah , tatapan nya begitu tajam , rahang nya pun mulai mengeras dan ...
Bugh
Satu hantaman keras menendang tubuh Aris sampai tersungkur
Dugh ....
Tubuh Aris menghantam tembok lantai ,
Kemi menatap tajam ke arah Aris , penuh amarah , nafas nya yang menderu terdengar jelas. Aris menatap Kemi dengan tatapan yang sulit di artikan
Anna yang masih bisa membuka mata nya tidak percaya apa yang sudah di lihat nya , seorang pria yang ia kenali dan ia harapkan sedang menghantam Aris di depan nya , dan tidak memberikan nya ampunan.
__ADS_1
Bugh ... Bugh ... Bugh ...
Kemi menghantam Aris dengan beberapa pukulan nya , Aris yang di serang tiba - tiba tidak bisa membela diri nya , karena Kemi tidak memberikan kesempatan Aris untuk melawan nya .
Bugh ... Bugh ...Bugh ...
Berani nya kau menyentuh nya
Bugh ...
kau sudah berani melukai nya
Bugh ...
Jangan harap aku akan membiarkan mu hidup
Bugh ... Bugh ... Bugh ...
Brakk ....
Kemi melempar Aris kesembarang tempat , Aris terkulai lemah , wajah nya penuh darah dan lebam karena pukulan yang Kemi berikan , bahkan Aris tidak bisa bangun sama sekali .
Deru nafas semakin terdengar , keringat bercucuran membasahi wajah Kemi , Setelah memastikan Aris tidak bergerak sama sekali Kemi melihat ke arah gadis yang terduduk lemah , dengan tangan yang masih terikat , juga luka di wajah nya , namun gadis itu masih bisa memberikan senyuman untuk nya .
Kemi berlari ke arah Anna lalu memeluk Anna erat . Di lihat nya wajah Anna lekat , wajah cantik dan mulus itu kini penuh dengan luka , bahkan ujung bibir nya terdapat darah segar yang menetes .
Kini tangan Kemi beralih ke belakang kursi untuk melepas ikatan tali pada tangan Anna , dan melepas semua ikatan pada tubuh Anna .
Kemi , ucap Anna lirih masih tak percaya bahwa Kemi ada di depan nya
Kemi kembali memeluk Anna sang kekasih , di kecup nya pucuk kepala Anna berkali - kali , Kemi merasa sedih melihat keadaan kekasih nya saat ini .
Maaf , aku terlambat
Kau sama sekali tidak terlambat Kemi , terima kasih kau telah datang
Cup ,
Kemi mengecup bibir Anna sesaat ,
"Aku tidak akan membiarkan siapa pun menyakiti mu lagi " Kemi kembali memeluk Anna erat , begitu pun juga Anna
...----------------...
Dukung othor terus yuk ..
Dengan like dan Vote nya
Komentar jangan lupa , dan beri rating juga ya 👌😊.
Ada yang mau ucapin salam nih buat kalian
"Jangan lupa like ya , luv you "
Kemi
❤❤❤
__ADS_1