
Saya terima nikah nya dengan mas kawin tersebut tunai .
Bagaimana sah?
Sah .... Alhamdulillah
Akhirnya kata - kata sakral itu sudah terucap , Joy mengatakan nya dengan lantang , semua tamu terlihat bahagia dan bersorak juga bertepuk tangan .
Tak lama kemudian Stella datang , semua orang terpana melihat nya , Stella berjalan dengan anggun , terlihat Alvin menggandeng tangan nya , Stella terlihat gugup dan malu saat di pandangi semua orang .
Joy terpana sampai tidak berkedip sama sekali , hari ini Stella begitu sangat cantik , tidak ada lagi tangisan di mata nya , yang ada hanyalah kebahagiaan dan senyuman .
Alvin menyerahkan Stella pada Joy , dengan lembut Joy meraih tangan Stella , untuk berdiri di dekat nya . Alvin kembali ke kursi nya dia bergabung bersama istri dan putri nya .
Saat nya saling memakaikan cincin , Jolie memegang kotak cincin lalu menyuruh Joy untuk mengambil satu cincin yang akan di sematkan di jari manis Stella. Joy sangat gugup , tangan nya terlihat gemetar sampai - sampai cincin yang akan ia sematkan di jari manis Stella cincin itu malah terjatuh , semua orang jadi heboh , mencari cincin itu yang bergelinding di lantai .
Ishh .... Joy kau memalukan , hardik Jolie yang juga membantu mencari cincin itu yang ternyata berada di belakang nya .
"Hufft , kenapa kau tidak bilang ada di belakang ku cincin" gerutu Jolie , lalu berjalan dua langkah ke belakang yang di mana diri nya berdiri , saat ingin mengambil cincin ternyata ada orang lain juga yang ingin mengambil nya hingga membuat dahi kedua nya terbentur .
Aww,
Kau
Jolie terlihat begitu kesal saat melihat orang itu adalah Elang , dengan cepat Jolie mengambil cincin itu , lalu pergi meninggalkan nya dengan ketus .
"Sudah ketemu , sekarang pakaikan lagi . Ingat Joy dengan benar jangan memalukan ku lagi" hardik Jolie .
Untuk kali ini Joy memakaikan cincin nya dengan benar , Setelah saling memakaikan cincin , semua orang bertepuk tangan .
Cium .... Cium ....
Sorakan semua tamu , membuat Stella gugup. Namun tidak dengan Joy , dengan gerakan lembut tangan Joy naik ke tengkuk leher nya , menarik Stella dengan lembut lalu menautkan bibir kedua nya .
Semua orang terkejut , apalagi Jolie yang berada tepat di depan nya . Semua orang bersorak namun tidak dengan kanza dan Lusi , ini pertama kali nya mereka melihat adegan kiss seperti ini , mereka berdua sangat terkejut bola mata nya membulat sempurna namun itu tidak lama karena Kenzie langsung menutup mata adik nya , begitu juga dengan Lusi yang di tutup mata oleh Kenzo .
"Siapa ini , main tutup - tutup saja , aku tidak bisa melihat " teriak Kanza dan Lusi , Kenzie dan Kenzo langsung membawa kedua nya pergi .
"Kalau kalian melihat nya sangat lama , bahaya" ujar Kenzie yang menarik tangan kanza .
__ADS_1
"Bahaya kenapa ? Aku juga sering melihat nya di film - film" timpal Lusi
"Lebih baik kita makan saja" ujar Kenzo yang menarik tangan Lusi .
Kembali ke dalam ballroom , acara masih berlanjut , Joy mencium Stella begitu lama , membuat para tamu tergelak bahwa pengantin pria sangat agresif . Shila yang mendengar itu menahan malu , namun tidak dengan Vero dia tergelak .
"Kenapa tertawa apa yang lucu?" tanya Shila yang melihat suami nya tergelak
"Aku pikir , Joy belajar banyak dari kita , lihatlah cara mencium nya , kau ingat saat kecil Joy pernah memergoki kita , saat senam bibir , sekarang dia sudah mengerti apa itu senam bibir "
Shila pun tidak bisa menahan tawa , tingkah Joy saat kecil memang menggemaskan. Bahkan Anna , Jolie , dan Joy mereka sering sekali memergoki mami dan papi nya , senam bibir itulah katanya .
"Melihat mereka menikah aku jadi ingin segera menikah" gumam Kemi yang bersikut pada Anna .
"Kita juga akan segera menikah"
"Kamu sih sayang kenapa nunda - nunda segala , jadi keduluan Joy kan"
"Pernikahan kita juga kan sebentar lagi apa masalah nya"
"Tapi , aku sudah tidak sabar "
"Eh, Kemi kita mau kemana" Kemi langsung menarik Anna keluar ballroom menjauhi kerumunan para tamu , entah kemana Kemi akan membawa Anna namun Kemi membawa Anna ke sebuah ruangan , ruangan yang dimana tadi Stella berada sebelum akad di ucapkan .
"Kemi kenapa kau membawa ku kesini "
"Kemi "
"Jo"
"Baiklah , tapi apa yang akan kita lakukan di sini" tanya Stella yang berjalan menuju sofa lalu duduk . Kemi hanya mengikuti nya .
"Aku pikir, pernikahan kita percepat saja , minggu depan "
"Minggu depan!"
"Kemi , undangan sudah tersebar tidak mungkin kita mengubah nya lagi, nanti papi bisa marah"
"Hanya dua minggu lagi , apa sebegitu cinta nya kamu pada ku , sampai kamu ingin segera menikahi ku" ucap Anna yang menggoda Kemi .
"Sangat .... Sangat mencintai mu"
Kini kedua nya saling menatap , Anna tersenyum pada nya , menatap nya penuh cinta .
__ADS_1
"Aku juga sangat mencintai mu"
Kemi tersenyum , dia mendekat , lebih dekat , sampai wajah kedua nya saling berdekatan, hembusan nafas terdengar jelas, detakan jantung mulai terpompa lebih cepat , tatapan mata tak mampu berpaling .
Sepersekian detik bibir kedua nya saling menautkan. Dengan lembut Kemi ******* bibir nya penuh cinta , bibir kedua nya saling menautkan , lidah kedua nya saling membelit , dan masuk lebih dalam lagi .
Anna begitu merasakan sentuhan lembut dari sang kekasih sampai kedua mata nya terpejam .
"Kemi , hentikan nanti ada yang melihat"
"Tidak ada siapa pun di sini, hanya kita berdua"
"Ta-pi Ke...emmmm" ucapan Anna tertahan karena Kemi membungkam mulut nya .
****
Acara pernikahan pun hampir selesai , hari sudah malam , para tamu pun sudah pada pulang .
"Vero aku dan Zeni pamit pulang , ini juga sudah malam" ujar Alvin yang berpamitan
"Oh, iya . Terima kasih kalian sudah datang , terima kasih Alvin sudah menjadi wali untuk Stella"
"Sama - sama Shila" jawab Alvin.
"Apa kalian tidak akan pulang?" tanya Zeni pada Vero dan Shila
"Kita akan pulang juga , acara nya juga sudah selesai , tapi dimana anak - anak?"
Mendengar ucapan Shila , Zeni pun baru sadar dia tidak melihat putri nya " Mas , Lusi juga tidak ada"
"Kemana mereka ?"
Sedangkan yang di cari mereka sedang berada di rooftop hotel bersama , Kenzo dan Kenzie mereka asyik bermain game sedangkan Kanza dan Lusi mereka sangat bosan melihat kedua orang yang sibuk main game sampai tertidur pulas .
Sedangkan Jolie , dia tertidur di bahu seseorang yang tak lain adalah Elang. Entah sejak kapan mereka saling bersama padahal Jolie selalu ilfeel pada nya dan mereka tidak pernah akur . Saat ini Kedua nya berada di dalam mobil milik Elang , karena Elang akan mengantarkan nya pulang .
****
Cklek ,
Joy mengantarkan Stella ke ruangan dimana saat diri nya di hias tadi , Stella ingin mengambil beberapa barang milik nya , namun kedua nya di kejutkan dengan kedua sejoli yang ada di ruangan itu .
"Anna"
__ADS_1
"Kemi"
Stella dan Joy saling pandang , apa yang mereka lakukan di sini. Anna tertidur pulas , dia menyimpan kepala nya pada bahu Kemi yang bersandar pada sofa . Mereka berdua tertidur pulas .