Putra - Putri Mahkota

Putra - Putri Mahkota
Nonton


__ADS_3

Hubungan Amber dan Kanza semakin membaik. Keduanya terlihat seperti saudara. Dari musuh menjadi teman curhat, teman main, bahkan teman tidur. Kanza tak sungkan-sungkan menginap di rumah Amber begitu pun sebaliknya.


Tidak hanya kedekatan mereka yang membaik, namun kisah asmara mereka pun sangat baik. Berawal dari pesta dansa, sampai saling balas chat. Seperti sekarang ini, Kanza sedang fokus membalas chat dari Ghala teman barunya.


"Hai." Pesan Ghala


"Hai juga." Balas Kanza.


"Sedang apa?"


"Rebahan."


"Apa besok ada waktu?"


"Kenapa memang?"


"Aku mau mengajak mu pergi nonton."


"Nonton apa?"


"Film. Apa kau mau?"


Aaaa ... Kanza berjingkrak-jingkrak di atas tempat tidurnya yang empuk. Membuat tubuhnya memantul ke atas.


"Dia mengajakku nonton? Apa dia baru saja mengajak ku berkencan? Aaa ...." teriak Kanza lagi. Yang teriakannya terdengar ke seluruh ruangan.


Tok, tok, tok.


"Kanza, ada apa? Apa kamu baik-baik saja Nak?" seru Shila yang mengetuk pintu.


"Aku baik-baik saja Mami," sahut Kanza yang langsung menutup mulutnya.


"Kamu yakin? Tapi kamu tadi berteriak."


"Itu, a-aku ... lagi nonton drama Mami, terbawa emosi." jawab Kanza yang kembali duduk.


"Jangan teriak-teriak lagi, jangan buat Mami khawatir." seru Shila dari luar.


"Iya Mami."


Setelah Kanza menjawab, tidak ada lagi seruan dari Shila, mungkin Shila sudah pergi. Kanza pun melanjutkan chat-an nya dengan Ghala.


"Boleh, kebetulan aku senggang," balas Kanza.

__ADS_1


"Baiklah, besok malam aku jemput. Dimana rumahmu?"


"Tidak usah menjemputku. Kita ketemu saja di bioskop."


"Oke, see you ( sampai jumpa )" balas Ghala, membuat Kanza senyum-senyum sendiri. Bahkan sampai berguling-guling di tempat tidurnya.


****


Kanza sudah siap dengan penampilannya yang rapi, memakai dress selutut, yang di tutupi jaket jeans, dan rambut yang di kepang dua di bawah telinga, membuat Kanza terlihat imut dan menggemaskan. Sebelum pergi, tak lupa Kanza mengambil tas selempangnya lalu di pakainya.


Setelah benar-benar terlihat rapi, Kanza pun keluar dari kamarnya. Kanza berjalan menuruni tangga, seraya melenggak-lenggokan badannya, sambil bersenandung ria.


"Caca, mau kemana?" Seruan seseorang mengejutkannya.


"Mami? Mm ... Caca mau pergi main Mami, sama Lusi."


"Malam begini?" tanya Shila dengan tatapan curiga.


"Ini malam minggu mami, baru juga jam 7, sebentar kok Mami gak lama,"


"Nggak, kembali masuk. Papi belum pulang kalau papi tahu kamu tidak ada di rumah, papi pasti marah, ayo masuk." titah Shila membuat Kanza kesal.


Kanza kembali ke kamarnya dengan bibir mengerucut. "Ih Mami, masa gak boleh, padahal aku udah janji sama Ghala, gimana nih!" gumam Kanza yang mondar-mandir di dalam kamarnya.


Di tempat lain Amber juga merasakan hal yang sama, malam ini Amber tidak bisa pergi, karena Tissa menunggu di ruang tamu.


"Belum, nunggu papa Indra pulang." jawab Tissa yang sedang asik membaca majalah.


"Ngapain di tunggu Ma, papa, kan udah gede." ujar Amber membuat Tissa menoleh.


"Mau kemana?" tanya Tissa penuh curiga karena melihat Amber sudah berpakaian rapi.


"Mau keluar bentar, udah janji sama teman." jawab Amber gugup.


"Mau kemana malam-malam begini, sudah sana masuk, tidur." titah Tissa, yang menyuruh Amber untuk masuk kamarnya.


Tissa memang sangat over protektif pada putrinya, Tissa tidak pernah mengizinkan Amber untuk pergi lewat jam 7 malam, bahkan saat Amber pulang terlalu sore, Tissa langsung mencarinya. Tissa bersikap seperti itu, karena tidak ingin kejadian buruk terulang lagi, di tambah lagi dengan kejadiannya di masalalu, Tissa tidak ingin Amber mengalami hal yang sama seperti dirinya dulu, kehilangan kesucian oleh laki-laki yang tak bertanggung jawab.


Amber mengerucutkan bibirnya karena kesal, di dalam kamarnya Amber terus berpikir bagaimana caranya bisa keluar dan pergi nonton. Amber mengintip keluar, melihat Tissa yang melangkah, kan kakinya menuju arah kamarnya. Dengan langkah cepat Amber keluar dari kamarnya menuju pintu utama. Sebelum pergi Amber mengunci kamarnya terlebih dulu, agar Tissa tidak masuk ke kamarnya.


Huffffft, Amber bernafas lega. "Beruntung Mama gak lihat, sekarang waktunya pergi, Ghali pasti sudah menungguku." ujar Amber yang berjalan sedikit berlari.


Amber terus berlari, manik matanya terus melihat arah jarum jam pada arlojinya. Di saat Amber berlari cepat tiba-tiba langkahnya terhenti karena melihat Indra yang baru saja turun dari dalam mobilnya. Dengan cepat Amber langsung bersembunyi di balik pilar. Setelah Indra tak ada, Amber pun kembali berlari meninggalkan apartemennya.

__ADS_1


Berbeda dengan Amber yang pergi sembunyi-sembunyi, namun Kanza pergi atas izin Shila, karena Kanza pergi bersama Kenzo, dengan alasan akan pergi ke rumah Lusi. Sesampai-Nya di rumah Lusi, Kanza menyuruh Kenzo untuk menunggu dan jangan pulang sebelum Kanza kembali.


"Lusi, aku titip Kenzo. Kenzo kau di sini dulu bersama Lusi, nanti aku hubungi kamu setelah urusanku selesai." ujar Kanza.


Hm ... Kenzo hanya ber-hm ria.


"Tunggu Kanza, di rumahku, kan ada mama dan papaku, nanti kalau mamaku tanya-tanya soal kamu gimana? Kalau mamimu telepon?"


"husst ... jangan bilang, kamu dan Kenzo bisa jalan-jalan aja sekitar sini, kasih aja alasan yang masuk akal oke! Aku pergi dulu bye." Ujar Kanza sambil melambaikan tangannya.


****


Ghala sudah menunggu Kanza di depan bioskop, sedangkan Amber dan Ghali sudah pergi terlebih dulu. Ghala melihat Kanza berlari ke arahnya, Ghala hanya tersenyum tipis, menurutnya Kanza sangat cantik dan menggemaskan.


"Ghala maaf aku terlambat," ujar Kanza dengan nafas ngos-ngosan.


"Tidak apa-apa," ujar Ghala


"Apa Filmnya sudah mulai?" tanya Kanz


"Iya, ayo kita masuk Ghali dan Amber sudah ada di dalam." Ajak Ghala yang menarik tangan Kanza.


Malam minggu adalah malam yang di nanti-nanti para pasangan, tak sedikit muda-mudi yang bercinta, saling berpegangan tangan, jalan berdua dan nonton bersama. Nonton salah satu hal yang favorit, yang di lakukan oleh sepasang kekasih terutama bagi anak remaja. Nonton salah satu hal yang sering di lakukan saat berkencan, nonton film romantis, berdua dengan kekasih, membuat bioskop tak pernah sepi.


Kanza dan Ghala sudah bergabung dengan pengunjung bioskop yang lain, Kanza dan Amber berada di jok paling atas, duduk mereka bersampingan. Malam ini mereka memilih film romantis yang mampu membuat baper para muda-mudi yang sedang di landa cinta, Kanza yang fokus menatap layar di depannya tak menyadari bahwa ada Kenzie yang duduk di samping kanannya.


"Ini sangat membosankan." ujar Kenzie


Mata Kanza langsung terbelalak, saat mendengar suara Kenzie, Kanza melirik ke arah kanannya sekilas, dan benar saja Kenzie sedang menonton bersama kekasihnya. Mata Kanza langsung membulat sempurna, Kanza kembali memalingkan wajahnya, menghalangi wajahnya dengan telapak tangannya.


"Aduh, gawat kalau Kenzie lihat aku disini, bisa-bisa dia bilang ke Mami, mulut Kenzie, kan ceriwis aduh ... gimana ini." gumam Kanza.


"Kanza kamu kenapa?" tanya Ghala yang langsung di sanggah oleh Kanza.


"Husst ... jangan sebut nama aku," bisik Kanza.


"Ghala, aku mau ke toilet bentar ya." ujar kanza yang di angguki Ghala. Kanza pergi dengan posisi kepala yang menunduk, takut kalau Kenzie akan melihatnya.


...----------------...


Terima kasih atas dukungannya, maaf up nya lama di karenakan sibuk di RL, 🙏.


Di karenakan, triple J udah bahagia jadi untuk kali ini thor akan lebih fokus pada kisah cinta Triple Rey, tapi tenang aja Triple J juga masih exis kok, tetep akan ada ceritanya, jangan lupa untuk likenya ya 🤗 see you,

__ADS_1


Mampir juga yuk ke novel temanku



__ADS_2