Putra - Putri Mahkota

Putra - Putri Mahkota
Tantangan dari Papi


__ADS_3

Hari ini hari libur semua keluarga berkumpul , hari libur memang asyik jika menghabiskan waktu bersama keluarga , seperti keluarga Alvero yang menghabiskan waktu nya di rumah sambil duduk santai , minum teh , canda tawa , bercanda ria .


Rumah mewah dan luas itu selalu ramai dengan kejahilan , tingkah laku , triple Rey terutama Kanza yang bawel , rewel dan selalu saja meledek kakak nya . Dari lantai atas Kanza berlarian menuruni tangga mengambil beberapa cemilan yang ada di meja . Lalu menghampiri Shila dan Vero yang sedang menonton serial TV favorit nya .


"Mami , mami ." teriak Kanza yang berlarian dengan makanan penuh di tangan nya .


"Caca pelan - pelan ." seru Shila . Kanza yang selalu di panggil caca itu lah panggilan nya .


"Mami , Papi sebaiknya segera nikahkan kak Anna , seperti nya kak Anna ingin segera menikah tadi saja pak Beno kakak anggap sebagai seorang pangeran ."


Kanza ...


Teriak Anna dari lantai atas , semua orang yang ada di lantai bawah mendongakkan kepala nya ke atas , terlihat Anna berdiri di atas tangga yang sedang kesal dan menahan amarah nya .


Kanza terlihat takut sampai makanan di tangan nya jatuh semua , Sedangkan Kenzie dan Kenzo mereka keluar dari dalam kamar nya karena mendengar teriakan Anna sampai melongo di ambang pintu .


"Akan ada perang nih ." celoteh Kenzie


"Seperti nya seru ." sambung Kenzo yang berada di samping Kenzie .


"Kak...kak...ada apa" ucap Kanza terbata - bata .


yiaaaaaahhhhh......


Anna berteriak sambil berlari menuruni tangga , tatapan nya begitu tajam seperti seekor singa yang ingin menerkam mangsa nya ,seperti nya Anna akan mengejar Kanza dia sangat kesal pada adik nya itu , Kanza yang sudah tahu apa yang akan di lakukan kakak nya itu langsung berlari .


"Dasar anak nakal , kau adik menyebalkan"


"Mami , Papi " teriak Kanza yang terus berlari


"Sini kau anak nakal , bilang apa saja kau pada Mami hah !"


"Kak , aku tidak bilang apa pun aku hanya bilang kakak ingin menikah itu saja"


"Apa kau bilang , sini kau ! Hey adik menyebalkan"


Mereka bermain kejar - kejaran tidak peduli Mami dan Papi nya yang sedang melihat tingkah mereka yang seperti anak kecil .


Prangg ....


Bahkan mereka juga tidak peduli pada Bi Inem yang sudah mereka tabrak sampai nampan yang berisi buah - buahan terjatuh . Tubuh Bi Inem pun sampai berputar


"Astaga , Caca Anna hentikan " teriak Shila yang mencoba menghentikan mereka berdua .


"Aku tidak akan biarkan kau lolos ya ! Anak nakal"


"Kenapa kakak marah , bukan kah itu bagus nanti mami dan papi akan menikahkan kakak dengan pria Asia itu "


Vero dan Shila saling menatap , siapa pria Asia yang di maksud Kanza .


"Pria Asia ?" gumam Shila lirih


"Kekasih kak Anna siapa lagi ." celoteh Kenzie yang tiba - tiba nongol


"Anna sudah punya kekasih ?" tanya Vero yang menatap Kenzie .


"Kami pernah bertemu dengan nya ." sahut Kenzo datar, berjalan menuruni tangga sambil memainkan ponsel nya .


"Mereka bertemu di Dermaga cinta , Mami mereka saling ...."

__ADS_1


Dugh...


Aww....


Belum sempat Kenzie melanjutkan perkataan nya , Anna melempar sendal nya sampai mengenai kepala Kenzie


Kau ingin ku hajar juga


Oh... tidak , tidak ,


Kenzie berlari sebelum Anna mengejar nya , kini suasana rumah jadi heboh bahkan seperti kapal pecah . Mereka sudah dewasa tapi tingkah mereka seperti anak kecil . Shila dan Vero hanya menggeleng melihat tingkah anak - anak nya itu .


Kanza yang terbebas dari kejaran Anna menari - nari gembira , dia meledek Kenzie yang sekarang di kejar oleh Anna .


"Kak, aku tidak sengaja bibir ku tidak bisa ku tutup lagi , begini saja kakak kasih aku uang dulu nanti ku jelaskan pada Mami dan Papi percayalah kak!" Kenzie terus merajuk sambil berlari


"Dasar adik yang menyebalkan , awas kau ya aku tidak akan melepaskan mu " teriak Anna yang terus mengejar .


"Kakak , emang apa salah kami bahkan dia sudah mencuri ciuman kakak ." celoteh Kanza yang membuat semua orang terpaku termasuk Anna .


"Apa sudah sejauh itu hubungan kalian ?" tanya Shila yang melirik ke arah Anna


"Anna , jawab Mami siapa pria itu ? mmm"


Anna yang di tanya seperti itu , menjadi gugup , bahkan menatap mata Shila saja dia takut .


"Tadi nya Papi akan menjodohkan mu , tapi kamu sudah punya kekasih" timpal Vero yang duduk santai


"Tidak apa - apa Mas, Anna belum menjawab " Iya" jadi kita masih bisa menjodohkan nya ." Shila sengaja memancing emosi Anna agar Anna mengakui siapa pria itu .


"Tidak Papi aku tidak mau di jodohkan aku sudah punya kekasih ." jawab Anna cepat .


"Orang seperti apa pacar mu itu ? Bagaimana keluarga nya ? Pekerjaan nya ?" Vero memberikan beberapa pertanyaan nya Vero ingin tahu apa jawaban Anna .


"Dia tampan , pintar , cerdas , dia juga seorang CEO seperti ku ." jawab Anna cepat .


Kenzie , Kenzo , Kanza duduk di sofa seraya memakan cemilan sambil mendengarkan pembicaraan kakak dan Papi nya , seperti menonton serial drama .


"CEO ? Siapa nama nya ? Kalau dia CEO hebat Papi pasti mengenal nya ."


"Kemi" jawab Anna cepat .


"Uhhh .... jadi nama nya Kemi" gumam triple Rey kompak sambil ngangguk - ngangguk .


"Kemi ! Papi belum mendengar nama itu ."


"Itu adalah nama panggilan dari ku , nama nya Akihiro dia seorang CEO dari Group M , dan perusahaan kami bekerja sama saat ini ." jelas Anna


"Ouh .... ya ...ya...ya , Papi ingat perusahaan dari jepang itu kan ! Setahu Papi kalian baru beberapa kali saja bertemu , sejak kapan kalian pacaran ? Anna apa kau langsung jatuh cinta begitu saja ?"


"Papi aku dengan nya sudah mengenal lama , kami berteman sejak kecil , kami sudah saling mengenal dan kami sudah berteman selama 17 tahun , jadi aku sudah sangat mengenal Kemi ."


Cinta pertama


Triple Rey kembali bergumam


"Seperti nya kamu sangat mengenal nya ."


"Tentu "

__ADS_1


"Kau yakin dia baik untuk mu ? Mungkin saja pria yang akan Papi jodohkan adalah pria yang baik ."


"Tidak ada yang lebih baik dari Kemi , Papi aku tidak ingin di jodohkan , Papi belum mengenal Kemi kalau Papi sudah mengenal nya , aku yakin Papi pasti menyukai nya "


"Oh , tidak Papi hanya menyukai Mami " Sontak semua nya tergelak


"Papi maksud ku bukan itu ." bantah Anna


"Baiklah , bawa dia kemari Papi harus bertemu dengan nya terlebih dulu , kalian hanya bisa bersatu kalau ada restu dari Papi "


Anna terbelalak mendengar ucapan Vero , Anna gelisah bagaimana kalau Papi nya tidak setuju lalu dia akan di jodohkan oh .... tidak .


"Baik papi akan ku kabari nanti , sekarang dia tidak ada disini dia di jepang "


"Kalau dia benar - benar mencintai mu , dia pasti datang ! Katakan pada nya datang esok pagi Papi akan menunggu , sebelum pukul 12 siang ."


"Papi ."


"Tidak ada penolakan ." Ucap Vero tegas namun sebenar nya Vero pun ingin tertawa , melihat ekspresi putri nya Anna yang sangat tegang .


"Tidak , mungkin Papi , ini begitu mendadak ."


"Siapa bilang mendadak , sekarang baru jam 10 masih ada waktu 28 jam , kamu bisa menelpon nya sekarang , dia bisa berangkat malam ini atau besok pagi ."


Anna benar - benar keleyengan, panik nya bukan kepalang , ini adalah tantangan terbesar dalam hidup nya , bagaimana kalau Kemi tidak bisa datang !.


"Ingat kak sebuah pepatah Gunung kan ku daki lautan kan ku sebrangi . Cinta itu butuh pengorbanan kak , tantangan dari Papi itu sangat kecil dia bisa naik pesawat tidak sampai naik gunung apalagi menyebrang lautan ." celoteh Kenzie


"Diam kau ."ketus Anna


" Semangat Kak . Fighting " celoteh Kanza yang memperagakan tangan nya untuk menyemangati


"Kami akan berdoa untuk mu kak " ujar Kenzo yang menepuk bahu Anna .


'Ahh.... kalian itu menyebalkan ,ini semua karena kalian ." tatap Anna tajam seperti singa yang ingin menerkam mangsa nya .


Ow..ow..


Kak , jangan mengejar kami lagi , kita kan sudah berdamai


Vis !!! , ujar Kenzie yang menunjukan dua telunjuk nya


Yiaaahhhhhh....


Owwww... Lari ....


Aksi kejar - kejaran pun kembali terjadi


Ahh...


Bugh ...


Kaki Kenzie tersandung membuat nya jatuh bahkan semua nya ikut jatuh , akhir nya mereka jatuh bertumpuk - tumpuk . Shila dan Vero hanya menggeleng saja , begitu juga dengan Bi Inem .


Oh my god , kalian seperti anak kecil


Semua orang menoleh ke sumber suara yang berdiri di ambang pintu . Semua nya terkejut melihat siapa yang datang


Jolie

__ADS_1


__ADS_2