
Hari ini hari libur semua keluarga berkumpul , hari libur memang asyik jika menghabiskan waktu bersama keluarga , seperti keluarga Alvero yang menghabiskan waktu nya di rumah sambil duduk santai , minum teh , canda tawa , bercanda ria .
Rumah mewah dan luas itu selalu ramai dengan kejahilan , tingkah laku , triple Rey terutama Kanza yang bawel , rewel dan selalu saja meledek kakak nya . Dari lantai atas Kanza berlarian menuruni tangga mengambil beberapa cemilan yang ada di meja . Lalu menghampiri Shila dan Vero yang sedang menonton serial TV favorit nya .
"Mami , mami ." teriak Kanza yang berlarian dengan makanan penuh di tangan nya .
"Caca pelan - pelan ." seru Shila . Kanza yang selalu di panggil caca itu lah panggilan nya .
"Mami , Papi sebaiknya segera nikahkan kak Anna , seperti nya kak Anna ingin segera menikah tadi saja pak Beno kakak anggap sebagai seorang pangeran ."
Kanza ...
Teriak Anna dari lantai atas , semua orang yang ada di lantai bawah mendongakkan kepala nya ke atas , terlihat Anna berdiri di atas tangga yang sedang kesal dan menahan amarah nya .
Kanza terlihat takut sampai makanan di tangan nya jatuh semua , Sedangkan Kenzie dan Kenzo mereka keluar dari dalam kamar nya karena mendengar teriakan Anna sampai melongo di ambang pintu .
"Akan ada perang nih ." celoteh Kenzie
"Seperti nya seru ." sambung Kenzo yang berada di samping Kenzie .
"Kak...kak...ada apa" ucap Kanza terbata - bata .
yiaaaaaahhhhh......
Anna berteriak sambil berlari menuruni tangga , tatapan nya begitu tajam seperti seekor singa yang ingin menerkam mangsa nya ,seperti nya Anna akan mengejar Kanza dia sangat kesal pada adik nya itu , Kanza yang sudah tahu apa yang akan di lakukan kakak nya itu langsung berlari .
"Dasar anak nakal , kau adik menyebalkan"
"Mami , Papi " teriak Kanza yang terus berlari
"Sini kau anak nakal , bilang apa saja kau pada Mami hah !"
"Kak , aku tidak bilang apa pun aku hanya bilang kakak ingin menikah itu saja"
"Apa kau bilang , sini kau ! Hey adik menyebalkan"
Mereka bermain kejar - kejaran tidak peduli Mami dan Papi nya yang sedang melihat tingkah mereka yang seperti anak kecil .
Prangg ....
Bahkan mereka juga tidak peduli pada Bi Inem yang sudah mereka tabrak sampai nampan yang berisi buah - buahan terjatuh . Tubuh Bi Inem pun sampai berputar
"Astaga , Caca Anna hentikan " teriak Shila yang mencoba menghentikan mereka berdua .
"Aku tidak akan biarkan kau lolos ya ! Anak nakal"
"Kenapa kakak marah , bukan kah itu bagus nanti mami dan papi akan menikahkan kakak dengan pria Asia itu "
Vero dan Shila saling menatap , siapa pria Asia yang di maksud Kanza .
"Pria Asia ?" gumam Shila lirih
"Kekasih kak Anna siapa lagi ." celoteh Kenzie yang tiba - tiba nongol
"Anna sudah punya kekasih ?" tanya Vero yang menatap Kenzie .
"Kami pernah bertemu dengan nya ." sahut Kenzo datar, berjalan menuruni tangga sambil memainkan ponsel nya .
"Mereka bertemu di Dermaga cinta , Mami mereka saling ...."
__ADS_1
Dugh...
Aww....
Belum sempat Kenzie melanjutkan perkataan nya , Anna melempar sendal nya sampai mengenai kepala Kenzie
Kau ingin ku hajar juga
Oh... tidak , tidak ,
Kenzie berlari sebelum Anna mengejar nya , kini suasana rumah jadi heboh bahkan seperti kapal pecah . Mereka sudah dewasa tapi tingkah mereka seperti anak kecil . Shila dan Vero hanya menggeleng melihat tingkah anak - anak nya itu .
Kanza yang terbebas dari kejaran Anna menari - nari gembira , dia meledek Kenzie yang sekarang di kejar oleh Anna .
"Kak, aku tidak sengaja bibir ku tidak bisa ku tutup lagi , begini saja kakak kasih aku uang dulu nanti ku jelaskan pada Mami dan Papi percayalah kak!" Kenzie terus merajuk sambil berlari
"Dasar adik yang menyebalkan , awas kau ya aku tidak akan melepaskan mu " teriak Anna yang terus mengejar .
"Kakak , emang apa salah kami bahkan dia sudah mencuri ciuman kakak ." celoteh Kanza yang membuat semua orang terpaku termasuk Anna .
"Apa sudah sejauh itu hubungan kalian ?" tanya Shila yang melirik ke arah Anna
"Anna , jawab Mami siapa pria itu ? mmm"
Anna yang di tanya seperti itu , menjadi gugup , bahkan menatap mata Shila saja dia takut .
"Tadi nya Papi akan menjodohkan mu , tapi kamu sudah punya kekasih" timpal Vero yang duduk santai
"Tidak apa - apa Mas, Anna belum menjawab " Iya" jadi kita masih bisa menjodohkan nya ." Shila sengaja memancing emosi Anna agar Anna mengakui siapa pria itu .
"Tidak Papi aku tidak mau di jodohkan aku sudah punya kekasih ." jawab Anna cepat .
"Orang seperti apa pacar mu itu ? Bagaimana keluarga nya ? Pekerjaan nya ?" Vero memberikan beberapa pertanyaan nya Vero ingin tahu apa jawaban Anna .
"Dia tampan , pintar , cerdas , dia juga seorang CEO seperti ku ." jawab Anna cepat .
Kenzie , Kenzo , Kanza duduk di sofa seraya memakan cemilan sambil mendengarkan pembicaraan kakak dan Papi nya , seperti menonton serial drama .
"CEO ? Siapa nama nya ? Kalau dia CEO hebat Papi pasti mengenal nya ."
"Kemi" jawab Anna cepat .
"Uhhh .... jadi nama nya Kemi" gumam triple Rey kompak sambil ngangguk - ngangguk .
"Kemi ! Papi belum mendengar nama itu ."
"Itu adalah nama panggilan dari ku , nama nya Akihiro dia seorang CEO dari Group M , dan perusahaan kami bekerja sama saat ini ." jelas Anna
"Ouh .... ya ...ya...ya , Papi ingat perusahaan dari jepang itu kan ! Setahu Papi kalian baru beberapa kali saja bertemu , sejak kapan kalian pacaran ? Anna apa kau langsung jatuh cinta begitu saja ?"
"Papi aku dengan nya sudah mengenal lama , kami berteman sejak kecil , kami sudah saling mengenal dan kami sudah berteman selama 17 tahun , jadi aku sudah sangat mengenal Kemi ."
Cinta pertama
Triple Rey kembali bergumam
"Seperti nya kamu sangat mengenal nya ."
"Tentu "
__ADS_1
"Kau yakin dia baik untuk mu ? Mungkin saja pria yang akan Papi jodohkan adalah pria yang baik ."
"Tidak ada yang lebih baik dari Kemi , Papi aku tidak ingin di jodohkan , Papi belum mengenal Kemi kalau Papi sudah mengenal nya , aku yakin Papi pasti menyukai nya "
"Oh , tidak Papi hanya menyukai Mami " Sontak semua nya tergelak
"Papi maksud ku bukan itu ." bantah Anna
"Baiklah , bawa dia kemari Papi harus bertemu dengan nya terlebih dulu , kalian hanya bisa bersatu kalau ada restu dari Papi "
Anna terbelalak mendengar ucapan Vero , Anna gelisah bagaimana kalau Papi nya tidak setuju lalu dia akan di jodohkan oh .... tidak .
"Baik papi akan ku kabari nanti , sekarang dia tidak ada disini dia di jepang "
"Kalau dia benar - benar mencintai mu , dia pasti datang ! Katakan pada nya datang esok pagi Papi akan menunggu , sebelum pukul 12 siang ."
"Papi ."
"Tidak ada penolakan ." Ucap Vero tegas namun sebenar nya Vero pun ingin tertawa , melihat ekspresi putri nya Anna yang sangat tegang .
"Tidak , mungkin Papi , ini begitu mendadak ."
"Siapa bilang mendadak , sekarang baru jam 10 masih ada waktu 28 jam , kamu bisa menelpon nya sekarang , dia bisa berangkat malam ini atau besok pagi ."
Anna benar - benar keleyengan, panik nya bukan kepalang , ini adalah tantangan terbesar dalam hidup nya , bagaimana kalau Kemi tidak bisa datang !.
"Ingat kak sebuah pepatah Gunung kan ku daki lautan kan ku sebrangi . Cinta itu butuh pengorbanan kak , tantangan dari Papi itu sangat kecil dia bisa naik pesawat tidak sampai naik gunung apalagi menyebrang lautan ." celoteh Kenzie
"Diam kau ."ketus Anna
" Semangat Kak . Fighting " celoteh Kanza yang memperagakan tangan nya untuk menyemangati
"Kami akan berdoa untuk mu kak " ujar Kenzo yang menepuk bahu Anna .
'Ahh.... kalian itu menyebalkan ,ini semua karena kalian ." tatap Anna tajam seperti singa yang ingin menerkam mangsa nya .
Ow..ow..
Kak , jangan mengejar kami lagi , kita kan sudah berdamai
Vis !!! , ujar Kenzie yang menunjukan dua telunjuk nya
Yiaaahhhhhh....
Owwww... Lari ....
Aksi kejar - kejaran pun kembali terjadi
Ahh...
Bugh ...
Kaki Kenzie tersandung membuat nya jatuh bahkan semua nya ikut jatuh , akhir nya mereka jatuh bertumpuk - tumpuk . Shila dan Vero hanya menggeleng saja , begitu juga dengan Bi Inem .
Oh my god , kalian seperti anak kecil
Semua orang menoleh ke sumber suara yang berdiri di ambang pintu . Semua nya terkejut melihat siapa yang datang
Jolie
__ADS_1