Putra - Putri Mahkota

Putra - Putri Mahkota
Penyesalan Susan


__ADS_3

Ardi membuat nya tak berdaya , dia mengukung tubuh Stella dalam kungkungan nya , Ardi benar - benar bejad, dia melakukan itu pada gadis belia dan anak majikan nya sendiri . Hawa N4f5u sudah merasuki jiwa nya , tidak peduli dengan gadis yang terus menangis di bawah kungkungan nya .


Godaan setan benar - benar menguasai diri nya , dengan bantuan setan tangan Ardi mampu merobek kaos yang di pakai Stella yang tidak mungkin bisa orang lain lakukan . Dengan merobek kaos nya memperlihatkan perut rata nya yang mulus membuat n4f5u nya semakin bergejolak , Ardi memainkan lidah di ujung bibir nya menandakan ia ingin segera menerkam mangsa nya saat ini juga .


Dengan gerakan cepat Ardi membuka pakaian nya dan ingin membuka resleting pada celana nya namun


Bugh .... Bugh .... Bugh ....


Seseorang memukul kepala nya dari belakang membuat Ardi tersungkur dan aksi nya itu terhentikan .


Bugh .... Bugh .... Bugh ....


"Belegug siah , belegug , incah siah , naon anu maneh lakukeun ka Non Stella ."


(Dasar bejad , bejad kamu , pergi kamu , apa yang kamu lakukan pada Non Stella )


Bi Ijem memukul Ardi dengan panci yang ada di dapur . Beruntung Bi Ijem datang tepat waktu sebelum Ardi melakukan hal yang lebih pada Stella .


"Mikir teu siah dia teh anak majikan maneh goblog ."


(Kamu mikir gak ? dia itu anak majikan kamu bego )


Bi Ijem meluapkan amarah nya tak henti - henti nya memukul Ardi dengan panci nya .


Sudah puas Bi Ijem memukul Ardi , kini tatapan nya beralih pada Stella yang terus menangis.


"Ya Allah Non, gustiiii Non Stella baik - baik saja ." Bi Ijem berlari ke arah Stella , sungguh terkejut melihat anak majikan nya yang sudah berantakan seperti ini .


Bi Ijem berlari mengambil handuk untuk menutupi tubuh Stella , dengan lembut Bi Ijem membalutkan handuk itu pada tubuh Stella .


"Non, ieu ( ini ) Bibi jangan takut Non."


"Bibi .... Stella takut Bi ." Bi Ijem mencoba memeluk tubuh Stella yang gemetar , tanpa di inginkan air mata Bi Ijem pun berlinang , Bi Ijem yang mengurus Stella dari kecil sangat sedih melihat keadaan Stella yang sekarang.


"Mommy .... Daddy .... " Stella terus memanggil Mommy dan Daddy nya membuat Bi Ijem tak tega melihat nya .


"Iya Non, nanti Bibi telepon Mommy ya .... Non jangan nangis lagi ya Non , ada Bibi . Maafin Bibi ya Non , Bibi ninggalin Non ke pasar." Stella terus menangis tubuh nya gemetar hebat . Tak lama kemudian Pak Bokir pun datang dia mendengar suara keributan dari luar Pak Bokir di kejutkan dengan kekacauan di dalam dapur .


"Ada apa ini ?" Bi Ijem yang mendengar suara Bokir pun beralih menatap Bokir dan memarahi nya.


"Ari kamu kamana wae ( Kamu kemana aja ), sudah tahu saya ke pasar bukan nya jagain Non Stella malah ngaleungit kitu ( Ngilang gitu ) ." hardik Bi Ijem


"Saya dari warung beli kopi .Itu si Ardi kenapa ?"


"Tah gara - gara si borokokok ieu " Tunjuk Bi Inem pada pak Ardi "Beleguh maneh siah teu mikir Non Stella teh anak majikan maneh , piraku anak majikan ge' arek maneh embat ."


( Nih gara - gara si borokokok ini ) Tunjuk Bi Ijem pada pak Ardi .

__ADS_1


( Dasar bodoh , kamu gak mikir ! Non Stella anak majikan kamu , masa iya anak majikan juga kamu embat ).


"Ardi apa yang kamu lakukan pada Non Stella ."


"Hayang yaho ? Tah si belegug ieu ges ngalecehkeun , Non Stella teh arek di perkosa goblog sia ."


( Mau tau ? Nih , si goblog ini sudah melecehkan , Non Stella mau dia perkosa )


Bi Ijem terus memarahi Ardi


Hiks ....Hiks ... ,Stella kembali menangis mendengar penuturan kata dari Bi Ijem . Mengalihkan pandangan nya kembali pada Stella .


"Tuh , nya jadi ceurik ( nangis ) deui Siah ( lagi ) , aduh Non udah atuh jangan nangis lagi ya ,Bibi bingung harus ngapain ." Bi Ijem mencoba menenangkan Stella kembali .


"Dasar bejad kamu Ardi , jadi kamu sengaja nyuruh saya beli kopi biar bebas nyentuh Non Stella ! Pantes dari tadi di perhatikan tatapan kamu teh memang beda , ternyata ada maksud siah ." hardik pak Bokir


"Maaf saya khilaf , tolong jangan di laporin Tuan sama Nyonya ."


"khilaf , khilaf , ges kieu mah maneh ngomong khilaf meuni geunah eta ngomong , Bokir geus lah bawa jelema ieu ka polisi , bawa kadituh ."


( khilaf ,khilaf , udah gini aja bilang khilaf enak bener kamu ngomong . Bokir sudahlah bawa manusia ini ke polisi , bawa sana )


Bi Ijem sudah tidak bisa lagi menahan amarah nya Ardi pun Bokir seret ke luar rumah .


Flashback off


Semenjak kejadian itu Stella tidak mau bertemu siapa pun , dia mengurung diri di dalam kamar nya . Stella selalu takut saat ada orang yang akan mendekat dan ingin menyentuh nya , kecuali Bi Ijem yang Stella tidak takutkan .


Hati ku sangat sakit..... sakit sekali , saat putri ku sendiri tidak mengenal ibu nya , saat putri ku sendiri takut di dekati ibu nya sendiri , aku baru menyadari betapa berharga nya putri ku , tapi aku tidak pernah memperhatikan nya sama sekali . Aku mengutuki diri ku sendiri aku tidak pantas menjadi ibu nya , aku tidak pantas di panggil ibu , karena aku kehidupan putri ku hancur , sangat hancur .


Aku selalu mengabaikan nya , aku tidak pernah mendengarkan nya , bahkan kami tidak pernah saling bicara . Stella selalu menunggu ku saat aku pulang , tapi saat aku sampai dia sudah tertidur di sofa .Stella selalu bangun di pagi hari dia menunggu ku di meja makan , dengan penuh semangat dan ceria tapi .... Aku sudah pergi bekerja , aku hanya meninggalkan beberapa pesan untuk nya entah putri ku senang atau tidak .


Dan saat aku akan pergi ke luar kota , Stella sempat ingin berbicara pada ku namun aku selalu mementingkan pekerjaan ku .


"Mom, Mom , aku ingin bicara sebentar ."


"Bicara apa sayang ?"


"Mom , kenapa Mommy mengganti supir pribadi ku ? Aku tidak suka dengan supir baru itu "


"Hanya sementara sayang , pak Rahmat cuti selama sebulan jadi Mommy terpaksa mengganti nya ."


"Tapi , Mom kan bisa Mom atau Daddy yang antar aku ke sekolah, mulai besok aku tidak mau di antar pak Ardi."


"Stella, apa kamu bisa mengerti sedikit ." bentak Susan membuat Stella diam ."Pak Ardi maupun pak Rahmat sama saja , Mommy sangat sibuk besok Mommy dan Daddy harus pergi ke luar kota hanya 3 hari , Mommy tidak bisa mengantarkan mu sekolah , maafkan Mommy ya , Mommy tidak ada maksud untuk membentak mu " ucap Susan sedikit lembut lalu kembali ke kamar nya meninggalkan Stella sendirian .


Saat aku kembali dari luar kota , aku benar - benar sedih melihat keadaan putri ku yang sudah sangat hancur . Aku membawa nya ke psikiater untuk mengobati trauma nya aku berharap putri ku akan segera sembuh , tiga tahun .... Tiga tahun lama nya Stella menderita. Putri ku hidup di penuhi bayang - bayang laki - laki bejad itu , aku menyesal kenapa aku tidak mendengar apa kata putri ku sendiri . Hiks ...Hiks ...

__ADS_1


"Kenapa aku tidak tahu tentang ini tante ? Kenapa tante tidak pernah menceritakan kejadian itu pada kami ." Joy merasa heran , dari kecil sampai dewasa Stella selalu bersama nya dan sangat dekat dengan keluarga nya, bahkan mereka menempuh pendidikan di sekolah yang sama tapi .... Kenapa Joy tidak tahu hal ini .


"Itu aib bagi keluarga kami terutama Stella . Aku telah mengubur dalam - dalam kepahitan ini , apa jadi nya nanti jika semua orang tahu tentang kejadian itu , Stella.... Yang aku pikirkan adalah putri ku bagaimana dengan mental nya , sikis nya , pasti akan banyak orang yang menghina nya walau pun dia masih suci namun tetap saja putri ku sudah mendapatkan pelecehan yang membuat trauma nya mendalam ."


"Aku sudah mengubur dalam - dalam dan tidak ingin lagi mengingat nya , tapi sekarang ku gali kembali kejadian pahit itu dan itu ku katakan kepada mu Joy , hanya pada mu ."


"Jadi , saat dulu tante bilang ingin membawa Stella ke amerika untuk sekolah di sana , apa itu juga bohong ? Apa itu semua untuk menutupi ini ."


"Tidak , tante tidak berbohong tante dan om memang membawa Stella ke amerika tapi bukan untuk sekolah namun untuk pengobatan sikis nya . Tante hanya tidak ingin semua orang tahu keadaan Stella yang sebenar nya , itu sebab nya tante membawa jauh Stella dari mu Joy ."


"Selama tiga tahun lama nya akhir nya Stella sembuh , Dan apa kau tahu Joy apa yang membuat Stella bangkit kembali ?, kamu Joy kamulah semangat hidup nya . Dan saat Stella sembuh saja yang dia ingat hanya kamu , Stella meminta ku untuk segera kembali ke indonesia karena dia merindukan mu ."


"Aku selalu bilang ' Stella minum lah obat nya' , tapi dia selalu menolak . Lalu aku bilang 'Stella apa kau merindukan Joy ? Kalau begitu minumlah obat nya agar kau cepat sembuh dan kita akan kembali ke indonesia ' Barulah Stella mau meminum obat nya ."


"Kadang ku berpikir , aku ibu nya api nama ku tidak terukir di hati nya . Tapi kamu Joy , teman masa kecil nya nama mu yang selalu ia ukir di dalam hati nya ."


"Sekarang saja kau bisa menenangkan nya dalam sekejap , tante percaya pada mu Joy , kamu bisa melindungi dan menjaga Stella , kamu slalu ada untuk Stella , tante tidak bisa menjaga putri tante sendiri , aku seorang ibu tapi seperti orang asing bagi nya . Tapi kamu teman kecil nya bagaikan penerang di kehidupan nya ."


"Joy ." tangan Susan menggenggam tangan Joy seraya menatap nya sendu .


"Tante punya satu permintaan tante harap kamu bisa mewujudkan nya ."


"Apa ? Selama aku bisa aku akan melakukan nya ." jawab Joy lembut .


"Jika Tante dan Om pergi , Tante ingin kamu menjaga Stella .",


" Tentu , aku akan selalu melindungi Stella ."


"Untuk selamanya ?"


"Hmm , selamanya "


"Hufffft "Susan menghela nafas panjang lalu berkata


Nikahi Stella


...----------------...


Gimana masih suka gak sama cerita nya ?


Apa mau pindah haluan ? Jangan dong nanti othor sedih 😭😭😭.


Dukung terus othor ya dengan like dan Vote nya 🙏😌😌😌


Fighting 💪💪💪


Stella masih di segel kok, tenang .... jangan terbawa emosi oke 👌😁

__ADS_1


__ADS_2