Putra - Putri Mahkota

Putra - Putri Mahkota
Menginap


__ADS_3

"Stella ."


"Hmm." Stella hanya ber hm ria , sambil menikmati bubur buatan mami Shila


"Aku akan menginap ."


Deg,


Stella terkejut dengan ucapan Joy , mata nya membulat sempurna , sampai tidak bisa melanjutkan makan nya .


Ada apa dengan Joy ? Joy benar - benar aneh hari ini , tiba - tiba saja dia memeluk ku , dan sekarang dia bilang akan menginap , oh.. tuhan apa yang harus aku lakukan , untuk pertama kali nya ada seorang pria yang menginap di apartemen ku ,


Stella terus bergulat dalam hati nya.


Stella dan Joy masih berada di meja makan , Joy terlihat begitu tenang , namun tidak dengan Stella dia merasa canggung dan gugup.


"Stella , malam ini aku menginap di sini ." Joy mengulangi perkataan nya


"Menginap ? "


"Hmm." Joy hanya ber Hm ria , tidak tahu apa detak jantung Stella saat ini sedang tak karuan .


"Mm.... begini Joy masalah nya, kamar nya hanya satu ."


"Aku akan tidur di sofa ." jawab Joy cepat , membuat Stella tak bisa berkata apapun lagi .


"Hm .... ya .... ya sudah kalau begitu ,kita habiskan makanan nya lalu tidur ini sudah malam,"


Stella kembali menikmati makanan nya , setelah selesai stella membereskan semua hingga tidak ada yang tersisa , Stella cukup mandiri dan cekatan , Stella biasa melakukan nya sendiri .


Stella mengambil selimut dan bantal untuk Joy , lalu kembali lagi ke kamar nya.


Stella merasa canggung , karena malam ini ada orang lain yang akan tidur di apartemen nya . Stella juga bingung harus melakukan apa dan berkata apa


Jam berjalan begitu cepat , malam pun semakin larut , hawa dingin mulai terasa menusuk - nusuk dalam kulit , semua orang sudah terlelap dalam dunia mimpi nya , tapi tidak dengan Stella dia belum bisa memejamkan mata nya .


Entah apa yang Stella rasakan dia terus saja berguling di atas tempat tidur nya


Guling sana .... guling sini ....


Guling kiri .... guling kanan ....


Terus Stella lakukan , sampai dia merasa bosan .


"Ahhhhisss.. kenapa aku tidak bisa tidur ," umpat Stella yang bangun dari tidur nya

__ADS_1


"oh .... jantung ku janganlah seperti ini ," ucap Stella sembari menepuk - nepuk dada nya .


Karena tidak bisa tidur Stella pun turun dari ranjang nya , melangkah keluar dari kamar nya .


Cklek,


Stella membuka pintu kamar nya pelan , lalu sedikit mengeluarkan kepalanya untuk melihat Joy apakah sudah tidur atau belum , ternyata Joy belum tertidur dia masih duduk termenung di atas sofa .


Stella tertegun melihat Joy seperti sedang memikirkan sesuatu .Dengan ragu Stella berjalan menghampiri Joy


"Kau belum tidur ?"


Pertanyaan Stella mengejutkan Joy dari lamunan nya ." Aku belum mengantuk ." jawab Joy cepat


"Kau sendiri belum tidur ? " tanya Joy balik


"Aku tidak bisa tidur ." jawab Stella yang sudah duduk di atas sofa .


"Joy , apa yang sedang kau pikirkan ? Apa kau tidak nyaman tidur di sofa ? kalau begitu tidur saja di kamar ku biar aku tidur di sofa ."


"Tidak , aku hanya belum mengantuk lebih baik kau tidur saja ini sudah malam tidak baik untuk kesehatan mu ."


"Aku kan sudah bilang tidak bisa tidur , begini saja gimana kalau kita nonton ."


"Nonton ?"


"Hmm."


"Kau menonton semua itu ?"


"Tentu , aku suka menonton film kalau sedang sendiri jadi aku tidak merasa bosan , lihatlah banyak sekali kan koleksi ku " Stella menunjukan beberapa koleksi film nya yang banyak , Joy hanya tersenyum .


"Sekarang kau mau nonton apa ?" lanjut Stella


"Terserah , tonton saja apa yang kamu suka ."


"Baiklah , kalau begitu kita nonton film .... komedi saja ." Stella mulai menyetel kaset nya , Stella memilih genre komedi entah kenapa mungkin agar tidak merasa canggung , Stella duduk di samping Joy . Suasana apartemen seperti bioskop saja , ruangan yang gelap karena Stella mematikan lampu nya hanya ada sinaran dari cahaya televisi , Stella menikmati film yang dia tonton sampai tertawa ria , namun Joy hanya tersenyum tipis saja karena Joy tidak terlalu suka nonton film .


Tanpa terasa jarum jam sudah bergerak ke arah nomor 2 , itu arti nya jam sudah menunjukan pukul dua dini hari . Mereka benar - benar bergadang , Joy pun sudah menguap berkali - kali rasa kantuk nya sudah melanda , namun layar televisi masih menyala .


Hoammm...


Joy kembali menguap


"Stella , ini sudah malam tidurlah ."

__ADS_1


Baru saja Joy ingin menyuruh Stella untuk pergi ke kamar nya , namun ternyata Stella sudah terlelap sedari tadi . Stella tidur dengan posisi kepala yang ia sandarkan pada bahu Joy .


Joy sebenarnya ingin membangunkan nya namun tidak tega , Joy hanya menatap wajah Stella lekat , Stella begitu cantik saat tertidur sampai tidak sadar Joy baru saja mengecup lembut bibir Stella .


"Itu hukuman karena kau telah mencium ku dulu ." ucap Joy seraya tersenyum.


Joy , mengangkat kepala Stella di bahu nya dengan pelan agar Stella tidak terbangun . Joy mematikan film nya setelah itu Joy kembali duduk di atas sofa , sebenarnya Joy ingin sekali memindahkan Stella ke kamar nya namun takut akan membangunkan nya , Joy membiarkan Stella tidur di bahu nya kembali dan mereka pun tidur bersama di atas sofa .


****


Keesokan hari nya


Pagi - pagi buta Joy sudah berada di mansion nya , entah dari jam berapa Joy pulang dari apartemen Stella . Di ruang tengah Joy bertemu dengan Shila yang kebetulan akan menyiapkan sarapan pagi untuk anak nya .


"Joy bagaimana keadaan Stella ?" tanya Shila yang berpapasan dengan Joy


"Stella baik - baik saja Mami , dia menyukai bubur nya Stella juga bilang terima kasih ."


"Syukurlah , Mami senang mendengar nya tadi nya Mami akan menjenguk nya ."


"Mami tidak perlu khawatir , semalam aku menjaga nya ." Mata Shila membulat sempurna ketika mendengar apa yang baru saja Joy katakan.


"Semalam ! Tunggu dulu , semalam kau memakai baju ini kan lalu .... " Shila berpikir sejenak sembari menatap lekat tubuh Joy dari bawah ke atas.


"Joy , kau baru pulang ? kau menginap di apartemen Stella ?"


"Hm.." itulah jawaban Joy


"Aku , ke kamar dulu Mami ." Joy berlalu pergi ke kamar nya , meninggalkan Shila yang masih diam terpaku .


"Ada apa dengan Joy , Joy menginap di apartemen Stella tidak biasa nya ." Shila pun berjalan ke arah dapur untuk membantu Bi Inem , walau pun hati nya bertanya - tanya terhadap tingkah putra nya itu.


Sedangkan di apartemen Stella baru saja bangun , kilauan sinar matahari menyilaukan mata nya . Perlahan Stella mengerjapkan mata nya , lalu mata nya menyapu setiap sudut ruangan , Stella tertegun sejenak kenapa diri nya bisa tidur di sofa ? Lalu Stella pun ingat kejadian semalam bahwa diri nya menonton film sampai ketiduran .


Stella bangun dari tidur nya mengganti posisi dengan duduk .Stella meregangkan otot - otot nya sejenak . Stella teringat Joy , apa Joy sudah pulang? pikir nya .


Stella melirik ke arah meja makan yang sudah tersedia beberapa makanan di atas meja , Stella pun berjalan ke arah meja makan .


"Siapa yang masak ?." tanya Stella pada hati nya .


Stella menemukan selembar kertas yang bertuliskan memo , Stella pun mengambil memo itu lalu di baca nya


*Aku sudah hangat kan bubur nya untuk mu , makanlah selagi hangat , maaf aku pulang tanpa pamit ,aku tidak ingin membangunkan mu, hari ini kamu masih cuti tidak perlu bekerja , istirahat lah


^^^Joy*^^^

__ADS_1


"Sejak kapan dia perhatian pada ku ." ucap Stella seraya tersenyum .


Stella pun duduk lalu memakan bubur yang sudah di hangatkan oleh Joy tadi .


__ADS_2