Putra - Putri Mahkota

Putra - Putri Mahkota
Masih di bawah umur


__ADS_3

Malam yang sunyi , angin sepoi - sepoi , desiran ombak sesekali terdengar , Hembusan angin menerpa wajah dua sejoli yang masih diam mematung .


Kedua nya masih sama diam tanpa kata , saling menatap tanpa bicara , terpaku yah..hanya diam terpaku .


Tap..tap..tap..


Akihiro mulai melangkahkan kaki nya , berjalan pelan ke arah wanita di depan nya , tatapan mata nya begitu kosong , pandangan nya hanya fokus pada satu titik ,yaitu wajah cantik seorang wanita yang selama ini selalu ia rindukan .


Tap..tap..tap..


Langkah nya terhenti tepat di depan Anna , Anna pun mendongakkan kepala nya menatap laki - laki di depan nya .


Apa benar ini Kemi


Itulah yang ada di pikiran nya saat ini ,


Hai nama ku Joanna


Perkenalkan nama saya Anna


Tangan mu terluka , sini biar aku obati aku akan ambil plester dulu


Tunggu , jangan di siram air dingin nanti kulit mu akan melepuh


Dari mana kamu mendapatkan itu ?


Aku selalu membawa nya kemana pun aku pergi , kita bisa terluka kapan saja kan.


Kau membawa salep itu ? apa kau sudah tahu ini akan terjadi ?


Aku selalu membawa nya kemana pun aku pergi , karena kita bisa saja terluka kapan pun .


Bayangan - bayangan masa kecil terus terngiang , dari ucapan dan perkataan nya selalu sama . Dari pertama bertemu mereka berdua sudah saling mengingatkan hanya saja diantara mereka tidak ada yang menyadari .


Joanna .. ucap Akihiro kemudian


Kemi ... ucap Anna kemudian


"Selama ini kita sangat dekat , begitu dekat , namun kita tidak saling mengenal , aku bagaikan orang asing di mata mu , begitu juga diri mu . Kita jalani bisnis yang sama , saling bertemu , saling menolong , bahkan kita terluka bersama ." ucap Akihiro


"Kita hampir saja menjadi musuh ." ucap Anna yang mengingatkan diri nya yang begitu kesal pada Akihiro , sampai memanggil nya manusia Es


"Apa kau masih menganggap ku musuh ? " Anna menatap sendu Akihiro


"Kau bilang aku , apa ? mm..manusia Es ,ya manusia Es ."


"Tapi kau memang sedingin Es ." Ucapan Anna membuat Akihiro tersenyum namun senyuman nya membuat Anna terpukau .


"Kau bisa tersenyum juga ." ucap Anna lolos begitu saja .

__ADS_1


"Kau belum jawab pertanyaan ku , apa kau masih menganggap ku musuh ?"


"Menurut mu .."


"Aku anggap jawaban mu tidak ." Anna tersenyum mendengar ucapan Akihiro .


"Kau sama seperti dulu kau masih saja sombong ."


"Ya , ini lah aku cinta pertama mu ." seketika Anna tertegun mendengar ucapan Akihiro .


"Apa kau selama ini menunggu ku ?" tanya Akihiro


"Aku selalu menunggu mu , kamu pikir untuk apa aku memperbaiki bola kristal ini kalau bukan demi diri mu , kau tahu aku sampai menangis karna bola kristal ini , aku juga sampai bertengkar dengan Jolie karena diri mu , menurut mu untuk apa aku melakukan semua itu kalau bukan untuk diri mu ." Anna berbicara panjang lebar .


"Apa kita bertemu untuk bertengkar ?" ucap Akihiro


"Maaf ."


"Kita sama - sama menjaga barang yang kita miliki , aku menjaga barang mu dan kamu menjaga barang pemberian ku , aku ingin kita berdua juga saling menjaga perasaan kita ." Anna terdiam , Anna tidak begitu mengerti dengan ucapan Akihiro.


Akihiro menghela nafas sejenak lalu berkata .


"Jo , tentang ucapan ku saat kecil , aku pernah bilang pada mu bahwa kau cinta pertama ku , mungkin saat itu akan terdengar aneh seorang anak kecil mengerti tentang cinta bahkan mengucap kan kata cinta pertama dan terlihat seperti main - main . Tapi Jo , perkataan ku waktu itu bukanlah main - main , kau adalah cinta pertama ku ."


"Saat kecil dulu , aku tidak pernah sabar untuk menjadi pria dewasa , aku selalu ingat perjanjian kita yang akan bertemu setelah dewasa nanti , aku selalu tidak sabar ingin bertemu dengan mu ."


"Jo , apa kau masih menganggap ku cinta pertama mu ? Apa kau selalu menunggu ku ."


"Aku senang kau masih mengingat nya , tapi seperti nya aku terlambat , bukan kah kau sudah punya pria yang ingin kau nikahi ? Siapa pria itu ? seperti nya ini adalah pertemuan pertama dan terakhir kita ,"


"Kenapa begitu ? kau tidak ingin menemui ku lagi ? kau akan pergi ?"


"Bukan kah kau bilang kau sudah punya pria lain yang akan kau nikahi ?"


"Tidak , tidak ada pria lain maksud ku ..kamu lah pria itu ." ucap Anna ragu , dengan malu Anna mengucapkan kata itu , pipi Anna berubah menjadi merah merona , karena malu dengan ucapan nya Anna terus menunduk tidak berani menatap wajah Akihiro di depan nya .


Aduh Anna , itu sangat memalukan ! Apa kamu baru saja mengatakan cinta pada nya ? bukan mengatakan cinta lebih tepat nya kamu mengajak nya menikah , ya tuhan.. Anna kau memalukan , batin Anna


Seketika wajah Anna merasa dingin , sebuah tangan menangkup wajah nya , Anna pun mendongakkan kepala nya , kini kedua nya saling menatap , akihiro menangkup wajah Anna lembut , tatapan nya begitu mendalam , hembusan nafas terdengar lembut , wajah mereka begitu dekat hanya berjarak beberapa inci saja .


"Aku pria itu ? Apa aku pria yang akan kau nikahi ?"


Anna hanya memejamkan mata nya tidak sanggup menatap wajah pria di depan nya , Anna benar - benar sangat malu , namun dalam sekejap bola mata nya terbelalak ketika sebuah kecupan lembut mendarat di bibir ranum nya .


Entah sejak kapan Akihiro menautkan bibir nya dengan bibir Anna , membuat tubuh Anna terasa merinding sesaat , dulu Akihiro mencium pipi chubby nya dan sekarang dia mencium bibir ranum nya , Akihiro atau Kemi sama saja , pria itu selalu mencuri ciuman pertama nya .


Perlahan Anna memejamkan mata nya , merasakan setiap sentuhan lembut di bibir nya , tanpa sadar Anna mulai membalas ciuman itu , mereka berdua saling menautkan , saling menyesap dan saling membelit .


Udara yang sangat dingin , malam yang sunyi sejenak mereka lupakan , semua nya berubah menjadi hangat , Dermaga Cinta ini lah yang akan menjadi saksi bisu cinta kedua nya . Namun seperti nya salah, bukan hanya Dermaga Cinta ini yang menjadi saksi bisu cinta mereka namun ada orang lain , yang sekarang sedang melihat adegan romantis itu .

__ADS_1


Oh ..No ..


O my god..


Pemandangan apa ini ..


Wahh... so sweet ...


Joy , Kanza , Kenzie dan Kenzo mereka diam terpaku melihat pemandangan di depan nya , bahkan Kenzo sampai menjatuhkan ponsel nya karena terkejut


Begitu juga dengan Joy yang diam terpaku .


"Hei kau tidak boleh lihat ini" Kenzie langsung menutup mata Kanza dengan kedua tangan nya membuat Kanza kesal .


"Kenzie lepaskan tangan mu dari mata ku , aku tidak bisa lihat ." teriak Kanza


"Kau di bawah umur , tidak boleh melihat ini ."


"Aku bukan anak kecil lagi , Kenzie lepaskan ."


"Ini hanya untuk 21 tahun ke atas , kau tidak boleh melihat ."


"Kenzie .." teriak Kanza dengan suara nyaring .


" Kenzo kita kembali ke mobil saja , bantu aku bawa Kanza ." Kenzo pun mengangguk lalu mengambil ponsel nya yang jatuh setelah itu menarik tubuh Kanza untuk pergi dari sana , sedangkan Kanza berteriak kesal mencoba untuk memberontak , namun tangan Kenzo begitu kuat .


Hei ..lepaskan aku , aku mau lihat , aku mau memotret nya sebentar .. , teriak Kanza


Sedangkan Joy , dia masih diam di tempat .


...----------------...


Assalamualaikum wr.wb.


Malam reader ku yang ter love love love ,


Karena banyak yang minta Up di tambah , oke deh thor Up lagi nih , gimana seneng gak ?


kalau kalian seneng thor juga senang karena bisa menghibur , tapi.. jangan lupa like nya nya


like 👍👍👍👍👍👍👍👍👍👍👍👍👍👍


dan kalau punya koin lebih ,berikan Vote nya juga ya 🙏🙏🙏🙏🙏🙏🙏🙏


Biar othor senang , jadi kita sama - sama senang 😊😊😊😊.oke 👌.


Saranghaeyo ❤❤❤❤❤


...Salam cinta othor...

__ADS_1


...Dini_Ra ...


...😘😘😘...


__ADS_2