
Rani mendengar semua ucapan Tissa dengan putri nya. Rani tidak habis pikir dengan putri nya itu , bisa - bisa nya Tissa memanipulasi kenyataan dan sudah memutar balikan fakta . Rani menunggu di depan pintu kamar cucu nya , tak berselang lama pintu pun terbuka ternyata Tissa lah yang membuka nya .
"Mama " ucap nya demikian
"Aku mendengar semua nya , kamu memanipulasi dengan mengatakan kebohongan besar pada putri mu ,apa yang kamu pikirkan ? apa kamu tidak pernah berpikir akibat yang akan kamu terima ." Rani masih bisa menahan emosi nya , nada bicara nya pun sedikit ia rendahkan karena tidak ingin Amber mendengar semua nya .
"Jangan ikut campur urusan ku ." ucap Tissa tanpa dosa berjalan melewati Rani di depan nya .
"Jangan pernah main api kalau kamu tidak ingin terbakar . Sudah cukup !! Jangan pernah lagi berurusan dengan Alvero kamu tahu kan akibat nya ? Sudah cukup penderitaan kita Tissa jangan kamu tambah lagi , apa kamu ingin Amber mengalami hal yang sama ?"
Rani sudah merasa lelah hidup nya selama ini tidak tenang . Selama 17 tahun dia bersembunyi dari orang - orang nya Vicky . Demi menyelamatkan Tissa yang tidak rela harus di penjara , dengan berpindah - pindah tempat sampai akhir nya dia menetap di amerika .Dan setelah merasa aman mereka kembali ke tanah air . Rani berharap hidup nya akan tenang , dia ingin menikmati hari tua bersama cucu dan putri nya dengan damai tanpa ada nya problem . Dan sekarang Tissa malah ingin bermain api dengan Vero yang selama ini menghancurkan hidup nya . Dalam sekali tindakan manusia itu bisa meluruh lantah kan kehidupan nya . Dari mulai ia kehilangan kekayaan nya , perusahaan nya , rumah , mobil , semua habis tak tersisa.
"Aku tidak mengerti apa yang kamu pikirkan. kamu tidak pernah berubah Tissa , kamu tahu tindakan mu ini sangat ceroboh dengan sengaja kamu membuka aib mu sendiri , pikirkanlah bagaimana kalau tindakan mu ini akan berbalik pada mu . Seharusnya kamu pikir dulu Tissa sebelum kamu bertindak . Hentikan sekarang juga atau kamu akan menyesal ."
Rani masih memberi peringatan pada putri nya , terlihat Tissa menimbang - nimbang setiap tutur kata dari Rani namun itu tidak mengubah apa pun, hati nya sudah di penuhi dendam .
"Aku tidak akan menghentikan nya , tidak akan ." ucap Tissa penuh penekanan.
"Up to you . Aku sudah mengingatkan mu , dan aku tidak akan membantu mu lagi . Jangan menyesal jika akhir nya anak mu yang akan membenci mu ."
Rani sudah tidak tahu lagi dengan cara apa lagi harus mengingatkan putri nya , Tissa benar - benar keras kepala , Namun mulai kini Rani tidak akan lagi ikut campur dalam masalah putri nya .
__ADS_1
****
Kembali pada kisah Jolie
Lombok
Endra hotel ,07.00 malam
Malam ini setiap sudut Grand Ballroom hotel di penuhi para tamu , lampu yang berkelip , dan hiasan yang mewah . Semua tamu yang hadir tidak lain dari orang - orang sukses , mereka semua datang untuk menghadiri anniversary hotel itu sendiri yang di pimpin oleh CEO muda yang tampan , cerdas , berbakat , dan dermawan .
Seorang MC di depan podium memanggil pemilik hotel itu sendiri untuk memberi sambutan pada para tamu di hari yang special ini .
"Untuk Tuan Elang yang terhormat , saya harap anda naik ke atas podium untuk menyambut para tamu malam ini. Perhatian sebentar, kalian semua akan melihat Tuan Elang pemilik dari Endra hotel ini karena hari ini hari yang special untuk kalian semua untuk pertama kali nya Tuan Elang datang di hari Anniversary ini . Kita sambut Erlambang Endra Estiawan ." semua orang bertepuk tangan ria , mereka semua sangat antusias menyambut pemilik hotel tersebut .
Erlambang Endra Estiawan putra dari Endra Estiawan pemilik hotel berbintang lima ini . Erlambang yang di kenal dengan nama Elang ini putra satu - satu nya dari keluarga Endra , di usia nya yang muda dia berhasil membangun beberapa hotel di setiap kota , Endra Hotel Lombok ini adalah Hotel yang ke tiga yang Elang bangun , hotel yang sangat megah , mewah , dan indah karena berada dekat dengan pantai nan biru dan indah , tidak jauh dari pantai di sebrang sana ada sebuah pulau yang tak kalah cantik , memanjakan para wisatawan , jadi hotel nya ini tidak pernah sepi dari pengunjung setiap hari nya dan tak lupa juga banyak turis yang berdatangan .
Elang berdiri di depan podium , menyapa semua tamu dan memberikan beberapa sambutan lain nya , hanya 15 menit saja sambutan pun selesai yang di akhiri banyak tepukan dari para tamu . Elang kembali lagi ke tempat duduk nya ya.
Sedangkan di belakang podium Jolie sudah rapi dan cantik , sudah siap untuk menghibur para penggemar nya , Jolie berkali - kali menghela nafas nya untuk menghilangkan kegugupan nya walaupun ini bukan untuk pertama kali nya tetap saja rasa nervous selalu ada .
"Olie .... Olie .... sekarang waktu nya kamu tampil ."Seru Cici seraya merapikan kaca mata nya .
__ADS_1
" Tampil yang bagus say , di luar sana ada pria tampaaaan uuuu...lala , aku sangat terpesona melihat nya ."
Jolie hanya geleng - geleng kepala melihat tingkah Cici .
"Apa aku terlihat cantik ?"
"Oh , tentu sangaaaatt cantik ! Bagaikan putri mahkota dari sydney Uuu...lala ..." kali ini Jolie mengatakan kata uuu ... lala bersama Cici dengan gaya centil nya . Begitulah mereka berdua .Setelah itu Jolie pun naik ke arah podium.
Semua orang menyambut nya dengan meriah penyanyi yang terkenal dari sydney akan menghibur mereka semua , namun tidak dengan Elang dia tidak begitu tertarik dan lebih memilih meninggalkan tempat itu sebelum acara selesai .
"Mau kemana ?" tanya seorang gadis yang terlihat akrab dengan Elang .
"Aku harus pergi , nikmatilah acara nya" jawab Elang datar , lalu pergi meninggalkan ruangan .Setelah Elang pergi Jolie pun mulai muncul dari atas panggung Jolie menyanyikan sebuah lagu untuk para tamu . Suara nya yang merdu juga kecantikan nya yang alami membuat para lelaki mengagumi nya .
Elang berjalan ke arah pantai , menikmati dingin nya angin malam , angin sepoi - sepoi, suara ombak bergemuruh , dan bintang - bintang yang berkelap-kelip . Elang duduk di bebatuan karang seraya menikmati hembusan angin laut dengan memejamkan kedua bola mata nya .
Elang terpejam begitu lama , sampai Elang benar - benar merasa lelah dan penat nya berkurang . Begitulah Elang dia selalu menyendiri di saat diri nya lelah , kadang Elang selalu tidur di tempat yang sepi , memejamkan mata nya seperti saat ini .
Elang mulai membuka mata nya , di lihat nya sekeliling pantai begitu terasa sepi , sunyi , hanya suara ombak saja yang terdengar . Elang melihat arloji nya sudah 15 menit lama nya dia berada di pantai, Elang pun memutuskan untuk kembali ke hotel . Elang berjalan langkah demi langkah , jari tangan nya ia masukan ke dalam saku celana nya agar terasa sedikit hangat . Elang hampir sampai di hotel namun Elang menangkap seseorang yang mencurigakan orang itu berlari keluar dari dalam hotel dengan tergesa - gesa , dan sebelum itu orang itu terlihat melempar salah satu jendela kamar hotel dengan batu . Elang tidak tinggal diam dia sangat marah saat melihat ada orang yang ingin merusak hotel nya Elang pun berlari mengejar orang itu yang tak terlihat wajah nya sama sekali .
Hey .... Siapa kau ? Jangan lari
__ADS_1
DUGH!!