Putra - Putri Mahkota

Putra - Putri Mahkota
Teror


__ADS_3

Joy sudah sampai di kantor polisi , kini Joy tengah berada di sebuah ruangan bersama beberapa pria berseragam .


Joy sedang melacak keberadaan Pablo saat ini , Joy juga sedang mencari sosok yang di sebut mirip Pablo di bandara , namun dari hasil penyelidikan tidak ada nama Pablo Escobar yang menaiki pesawat dari Meksiko ke indonesia .


"Ini aneh ."


"Apa tidak di temukan ?"


"**** .. orang itu sangat pintar ."


Mereka semua benar - benar kesal , semalam ada yang memberi kabar , ada orang yang melihat Pablo berada di bandara soekarno hatta , namun saat di selidiki tidak ada nama Pablo di setiap jam penerbangan .


"Seperti nya dia mempermainkan kita ."


"Dia sudah tahu , kalau kita menyelidiki nya ." ucap seorang pria berseragam .


"Kapan transaksi terakhir nya ? "


"Transaksi terakhir nya dua minggu yang lalu , saat berada di meksiko setelah itu tidak ada transaksi lagi , apa dia sudah tidak menyelundupkan narkoba lagi ? "


"Itu tidak mungkin , ini adalah permainan nya , dia mengecoh kita semua ." jelas Joy seolah tahu apa yang di rencanakan Pablo


"Komandan " tiba - tiba seorang polisi wanita masuk ke dalam ruangan itu, semua orang terperangah sambil memandangi nya . Polisi wanita itu pun melangkah masuk menghampiri salah satu komandan di sana .


"Ada apa ? "


"Kita menemukan titik keberadaan Pablo ."


"Dimana ?"


"Dia berada di Jl. Jendral Sudirman ."


Joy terkejut saat mendengar ucapan wanita itu , yang mengatakan bahwa Pablo ada di Jl. Jendral Sudirman itu tidak jauh dari perusahaan nya , semua orang langsung memandangi Joy , mereka punya pemikiran yang sama dengan Joy


"Aku harus segera pergi ." Joy bangkit dari tempat duduk nya lalu pergi meninggalkan ruangan itu .


Joy menstater mobil nya , menancap gas dan berlalu pergi , Joy memacu mobil nya begitu cepat , yang ada di pikiran nya saat ini adalah ingin segera sampai perusahaan nya .


Apa yang di lakukan Pablo di sana ? apa dia ada di perusahaan ku ?, batin Joy


Pandangan nya fokus ke depan namun pikiran nya dan hati nya sedang berkecamuk .


Ckittttt... dugh.


Joy sampai dengan cepat di perusahaan nya , Joy langsung menghentikan mobil nya begitu saja , setelah turun dari mobil bola mata nya langsung menyapu semua pandangan di sekitar . Mencoba mencari sosok seorang Pablo , namun tanpa Joy sadari Pablo baru saja melewati diri nya , seorang pria yang memakai baju kurir pengantar paket , dia tersenyum tipis saat melewati Joy .


Dia adalah Pablo yang sengaja menyamar .


"Permainan sudah di mulai ." ucap nya demikian , sembari berjalan meninggalkan JA Technologies.


One..


Two..


Three..


Four ..


Five ...


Six ..


Seven...

__ADS_1


Eight ..


Nine ..


Teen..


Brakk.. bugh..


Aaaa...


Pria itu pun tersenyum devil , sekilas melirik wajah Joy yang begitu terkejut lalu dia pun pergi .


Teriakan terdengar dari dalam Joy begitu terkejut mendengar suara teriakan dari dalam kantor nya , tanpa berpikir panjang Joy langsung berlari ke dalam kantor nya untuk melihat apa yang terjadi.


Semua karyawan terkejut melihat sebuah bom rakitan yang meledak , namun tidak begitu besar hanya memenuhi ruangan divisi saja , namun Stella terluka karena Bom itu berada dalam sebuah paket yang ia bawa .


Ada apa ini ?


Semua orang menoleh ke sumber suara yang di mana ada Joy yang sedang berdiri menatap kerumunan .


Stella ..


Joy melihat Stella duduk terkulai di atas lantai , sambil memegangi kening nya yang terluka . Itu bukan lah Bom yang sangat berbahaya istilah nya seperti Bom mainan yang di buat Pablo untuk meneror mereka , ledakan nya pun tidak begitu besar jadi luka yang di alami Stella pun tidak terlalu parah .


Stella , kau tidak apa - apa ?


Apa ini , bom mainan ? siapa yang mengirim ini ?


Sekilas Joy mengingat kembali , seorang kurir yang berpapasan dengan nya , Joy yakin pasti pria itu yang mengirim nya , Joy pun langsung berlari keluar untuk mengejar sang kurir untuk menanyakan siapa yang mengirim paket itu . Namun sayang nya orang itu sudah pergi .


****


Di tempat lain Anna baru saja sampai di kantor nya , hari ini dia begitu bahagia bagaimana tidak ! Anna baru saja bertemu dengan teman kecil nya , sebuah penantian terbayar sudah , dan satu hal lagi Kemi mengutarakan perasaan nya pada nya , oh .. dunia ini begitu indah dan terasa milik berdua .


"Permisi Bu Anna ."seru seorang wanita yang berpakaian formal sebagai resepsionis.


" Ah , iya ada apa Sinta ?" sahut Anna yang menghentikan langkah nya sejenak .


"Bu Anna terlihat bahagia hari ini ." ucap Sinta seraya tersenyum .


"Ah benarkah begitu ? aku terlihat bahagia ? Ah.. Sinta kamu bisa membaca pikiran ku ya ."


"Terlihat jelas dari wajah ibu ." Anna pun tersenyum malu sambil melirik manja ke arah Sinta .


"Oh iya Bu , di ruangan Bu Anna sudah ada yang menunggu ."


"Siapa?"


"Saya tidak tahu , yang jelas dia tamu Bu Anna ."


"Baiklah kalau begitu aku ke ruangan ku sekarang , terima kasih Sinta pujian nya ."


"Sama - sama Bu ."


Anna pun menaiki lift khusus CEO untuk menuju ke ruangan nya , yang berada di lantai 40 , dimana lantai terakhir . Setelah keluar dari lift Anna berjalan memasuki ruang kerja nya .


Anna masih bertanya - tanya siapa tamu nya ? yang masuk begitu saja ke ruangan nya tanpa seizin nya .


Cklek,


Anna membuka pintu , Anna begitu terkejut bola mata nya membulat sempurna mendapat seikat bunga mawar di depan nya .


Seorang pria berdiri tegak tangan nya memberikan seikat bunga pada Anna , Anna melirik sejenak ke arah pria itu yang tak lain adalah Kemi . Anna tersenyum bahagia seraya mengambil bunga di depan nya .

__ADS_1


"Owh.. romantis sekali ."Ucap Anna sambil memukul dada bidang Kemi dengan manja .


" Aku tidak menyangka kamu bisa seromantis ini ." ucap Anna sambil menghirup aroma bunga mawar di tangan nya .


"Jadi sekarang kamu sudah tahu , aku bukan manusia Es lagi ."


"Sekarang Es mu sudah mencair ."


"Ya , itu berkat diri mu ."


"Akhh.. Kemi , pagi - pagi kau sudah menggoda ku , tapi terima kasih untuk bunga nya ." Anna berjalan ke meja kerja nya , menaruh bunga di atas meja Kemi pun mengekor dari belakang .


"Bukankah kita akan meeting ?" tanya Anna


"Anna , ada yang ingin aku bicarakan ."


"Tentang apa ? pekerjaan ? nanti saja , kita akan bahas itu saat meeting nanti , sekarang kau mau minum apa ? kau suka kopi , jus , teh , atau .." belum sempat Anna menyelesaikan pembicaraan nya Kemi sudah menyanggah nya.


"Anna .." Kemi meraih tangan Anna lembut .


"Aku akan pulang besok ." Anna terperangah , sejenak Anna terdiam senyum nya pun menjadi pudar , tatapan mata nya menjadi sendu ucapan Kemi membuat hati nya sakit , baru saja dia bertemu apa secepat itu harus berpisah .


"Kau akan kembali ke jepang ?" Kemi hanya mengangguk sambil tersenyum .


"Kenapa mendadak ? kenapa secepat itu ?"


"Ini tidak mendadak , aku ke indonesia untuk mengurus pekerjaan ku , dan besok waktu nya aku untuk kembali , itu sebab nya aku kesini untuk memberitahu mu ."


"Kapan kau akan kembali lagi ? "


"Hei , jangan sedih , aku berjanji aku akan kembali lagi setelah pekerjaan ku selesai di sana ."


"Berapa lama ?"


"Hei , kau bukan Jo yang aku kenal , Jo yang ku kenal dia gadis periang , semangat dan tidak cengeng , sudah jangan menangis ." Kemi mengusap air mata Anna yang berlinang .


"Aku akan kembali lagi untuk melamar mu , dan kita akan menikah setelah itu kita tidak akan lagi berpisah ."


"Apa secepat itu kau pergi ? kita baru saja bertemu kamu sudah mau meninggalkan ku ."


"Jo.. tatap aku .. tatap mata ku ." Kemi menangkup wajah Anna , menatap mata nya lekat , terlihat kesedihan dari mata nya .


"Dulu kita juga terpisahkan oleh jarak bukan , namun kita tetap menjaga cinta kita , walau pun jauh aku selalu ada untuk mu , kita selalu berbicara setiap hari walau pun hanya sepucuk email , sekarang kita kembali ke masa itu , namun tidak lewat email , tapi lewat ponsel , kita bisa berbicara setiap hari , setiap detik , setiap waktu , aku akan menelpon mu setiap waktu Jo , kamu percaya pada ku ."


Anna pun mengangguk setelah mendengar beberapa kata dari Kemi .


Kemi pun memeluk Anna erat , lalu mencium kening nya .


"Sudah jangan bersedih , sebagai ganti nya hari ini waktu ku khusus untuk mu , tidak ada meeting untuk hari ini , kita akan pergi jalan - jalan ." ucap Kemi membuat Anna tersenyum .


"Jalan - jalan ."


"Hmm.. kau harus bawa aku jalan - jalan keliling jakarta , aku dari jepang aku belum tahu beberapa tempat di sini jadi kamu harus mengajak ku jalan - jalan sebelum aku pergi ."


"Baiklah , aku akan mengenalkan kota jakarta kepada mu , hari ini hanya kita berdua tidak ada pekerjaan , tidak ada meeting dan tidak ada orang lain ."


"Baiklah nona ."


"Sebentar aku ambil tas ku dulu ."


Anna mengambil tas nya di atas meja ,tak lupa juga membawa bunga nya setelah itu Anna dan Akihiro pergi bersama .


...****************...

__ADS_1


Please like and Vote 🙏😊


__ADS_2