
pagi ini Husna bangun terlebih dahulu, setelah mandi Husna membangunkan Gabriel.
"mas bangun, kita sholat subuh dulu," ajak Husna.
Gabriel pun bangun dan menuju ke kamar mandi, Husna menunggu Gabriel di tempat sholat lantai dua.
tak lama Gabriel pun datang dan melakukan sholat berjamaah, selepas sholat Gabriel memilih untuk nge-gym.
sedang Husna menyiapkan sarapan untuknya dan Gabriel, Husna membuat sandwich untuk Gabriel.
"sarapan mas," ajak Husna yang datang ke tempat gym.
"kamu yakin akan mulai mengajar hari ini," tanya Gabriel yang duduk di depan Husna.
"iya mas, habis aku tak ada kegiatan di rumah, dan aku juga bisa membantu bunda di yayasan," jawab Husna.
"apa perlu kita menyembunyikan pernikahan ini," kata Gabriel sedikit lemah.
"maaf, aku hanya tak mau orang-orang menghormati ku karena aku istrimu, aku ingin mereka menghormati ku karena prestasi, dan aku akan menjaga diri mas," kata Husna.
Gabriel langsung meninggalkan Husna begitu saja, Gabriel hanya merasa jika ini semua karena kesalahannya sendiri.
Gabriel masuk ke dalam kamar miliknya, dan bersiap ke kantor, Husna sudah membuat bekal untuk Gabriel.
Husna tau jika saat ini Gabriel sedang marah, maha dari itu dia tak ingin menganggu Gabriel.
"asisten Sagara, tolong ini makan siang untuk mas Gabriel, dan nanti tinggal di hangatkan di microwave," kata Husna yang memberikan kotak bekal milik Gabriel.
"tunggu," panggil Gabriel.
__ADS_1
Husna pun berhenti, Gabriel memberikan dua kartu debit untuk Husna, "ini ada kartu untuk kebutuhan mu, jadi kamu harus menggunakannya," kata Gabriel.
"tapi aku masih punya uang," kata Husna.
"aku suamimu, ini adalah nafkah dariku untukmu, jadi kamu tidak boleh menolak, dan juga ini mobil untukmu," kata Gabriel memberikan kunci.
"tapi aku bisa naik motor," kata Husna mencoba menolak.
"tidak Husna, ini mobil untukmu, jika tak mau maka kamu tak boleh pergi," kata Gabriel.
"baiklah mas, terima kasih," kata Husna pasrah.
Gabriel mencium kening Husna sebelum berangkat bersama Sagara, sedang Husna pun mematung.
Husna memegangi keningnya, kemudian dia pun juga pergi menuju ke yayasan bersama Bella.
saat sampai di sana, sekolah itu terlihat begitu mewah, Husna yakin jika sekolah ini memiliki akreditasi yang bagus.
"selamat bergabung Bu Husna, semoga betah ya," kata Laila hangat.
"iya Bu Laila, terima kasih," jawab Husna.
Husna pun memulai mengajar setelah mengetahui jadwalnya, sedang di kantor Gabriel sedang marah.
apalagi kalau tidak mengetahui beberapa kemunduran proyek yang dia jalankan.
"Sagara cepat selesaikan semua para orang-orang ini, dan Anya jangan biarkan seseorang menganggu ku, ingat itu," perintah Gabriel.
"baik tuan," jawab keduanya.
__ADS_1
Gabriel pun mulai memeriksa semu laporan yang terbengkalai, sedang Husna mengajar pertama di kelas IPS.
sema siswa terlihat begitu berisik dan tak mendengarkan penjelasan dari Husna, Husna juga sedikit mendapat beberapa jebakan dari murid.
Husna hanya menanggapi dengan senyuman, "apa kabar semuanya, perkenalkan nama saya Husna Khumaira Aziz, jadi tolong kerja samanya," kata Husna yang sedikit mendapat perhatian.
"alah Bu, lebih baik kembali ke kantor kami tak suka pelajaran bahasa Indonesia," kata salah satu murid.
"siapa namamu? dan bagaimana? kasih tau saya agar kalian bisa suka," jawab Husna.
"nama saya Lutfi, saya ketua kelas di sini, kami tak menyukainya karena itu membosankan," jawab Lutfi.
"bagaimana kalau begini saja, kita lakukan ulangan, jika nilai kalian di atas 75 saya akan berhenti mengajar kelas ini, tapi jika kalian kalah, maka kalian harus menurut dengan saya bagaimana," kata Husna.
"itu mudah, bener gak kawan-kawan, oke kami siap," jawab Lutfi.
Husna pun membagikan soal pada sema murid, dan semua mulai di buat binggung saat membaca soal yang di bagikan oleh Husna.
Husna membut soal itu dengan cerita, dan juga lagu, dan setiap cerita akan memiliki soalnya sendiri.
bahkan ada beberapa soal bahasa Inggris dan semua di suruh mengartikan, Lutfi menyadari jika Husna melakukan tes pada mereka.
"maaf Bu Husna, ini terlalu sulit," kata Lutfi.
"kenapa ini hanya dua cerita rakyat, satu lagu terkenal dan beberapa paragraf bahasa Inggris, apa yang susah, tolong jelaskan," kata Husna.
"nama saya Dwi, dan aku tak mengerti maksud soal ini," kata Dwi tunjuk tangan.
"Dwi, kalian hanya harus mengerti tentang soal itu, dan jelaskan, seperti isi cerita, amanat yang terkandung, kritik, dan pendapat kalian, mudah kan, waktu kalian satu jam, selesai tidak selesai kumpulkan," kata Husna.
__ADS_1
semua pun mulai mengerjakan, Husna hanya tersenyum karena itu adalah pelajaran dasar.