Stay For Love

Stay For Love
Episode 105.


__ADS_3

Ray yang merasa dirinya di tatap tajam oleh pria tampan yang duduk di kursi depan meja kafe coffee starbuck di daerah Serpong Tangerang bersama dengan sepupunya yang sudah lama kuliah dan tinggal di Seoul, Korea Selatan.


"Siapa nya kamu dia itu, Irene? " Tanya Ray pada Irene seraya membalas tatapan mata cowok berkacamata yang duduk di kursi kafe.


"Ouh, dia itu anaknya teman Mamaku, Kak Ray..! Mari silakan aku akan memperkenalkannya kepada kamu, Kak Ray..!" Jawab Irene yang amat senang dengan kehadiran Kakak sepupunya di saat Irene memerlukan pertolongan dari tatapan asusila Daniel Irawan cowok tampan yang akan di jodohkan oleh Mama nya dengan nya.


Ray tersenyum menatap Daniel Irawan yang tahu diri itu langsung berdiri untuk di kenalkan oleh Irene ke cowok yang di panggil Kakak Ray oleh Irene cewek yang akan di jodohkan oleh orang tua nya untuknya.


"Daniel Irawan..! " Kata Daniel Irawan yang lebih dahulu mengulurkan tangannya kepada Ray untuk kesopanan nya itu.


"Raymond Gilberto Xu, Aku Kakak sepupunya Irene..!" Kata Ray menerima tangan Daniel untuk berjabattangan.


"Ouh..Anda ini Kakak sepupunya Irene ? Wah, kebetulan sekali kami sedang akan sarapan pagi bersama di kafe ini.., mari silahkan Anda ikut sarapan pagi bergabung bersama kami...!" Kata Daniel Irawan yang ingin mendapatkan nilai baik di mata Irene itu tak mau menyia -yiakan waktu dan kesempatan emas nya menjalin keakraban dengan saudara misan atau sepupunya Irene yang di lihat dari penampilannya adalah seorang yang memiliki derajat dan kekayaanya yang di atas derajat dan kekayaaan keluarga nya Daniel.


"Mmm..Ya, boleh -boleh saja karena kebetulan aku memang sedang menunggu para klien ku untuk rapat pagi di kafetaria ini dan karena para klien ku belum datang ke kafetaria ini, maka aku ada waktu untuk sarapan pagi bersama dengan kalian..!" Kata Ray tersenyum ramah kepada pria tampan teman dari sepupunya itu.


"Kak Ray, bisakah kau temani aku sarapan pagi di tempat lain saja ?" Pinta Irene yang memberi kode ke Ray agar Ray mau membawanya pergi dari Daniel Irawan yang sangat tidak sukai oleh Irene.


"Ouh, tentu saja..Irene...! " Jawab Ray yang cepat konek juga rupanya.

__ADS_1


" Maaf ,ya karena sepupu tak suka sarapan pagi di dekat orang hidung badak sepertimu, maka acara sarapan pagi kita..! Aku batalkan ! Ohya, tolong jangan pernah kamu dekati lagi sepupu ku ini atau aku akan membuat perhitungan pada mu..!" Kata Ray tajam sekali kepada Daniel yang terperanjat mendengar perkataan tajam dari Ray sebelum Ray mengajak Irene pergi dari kafetaria coffee starbuck.


"Ugh..Sombong sekali dia itu..! " Umpat Daniel merasa sebal terhadap sikap sepupunya Irene.


Irene memberitahu Ray perihal Daniel Irawan di kafetaria Wendy'S secara detail sekali termasuk lirikan dan tatapan menerawang tak sopannya Daniel Irawan kepada Ray.


"Kenapa kau tak mengatakan kelakuan bejatnya tadi kepadaku di kafetaria sana? Aku 'kan biasa memberinya satu atau pelajaran tonjokan pada hidung badak dan moncong babinya itu sebagai hukuman dia yang sudah berani menatapmu tak sopan, Irene..!" Kata Ray yang tampak emosi di raut wajahnya setelah mendengar cerita Irene mengenai kelakuan asusila mata Daniel Irawan terhadap Irene sepupunya.


" Karena dia anak teman Mama ku yang rencana nya akan di jodohkan kepadaku, Kak Ray..!" Kata Irene dengan nada getir kepada Ray.


"Tante Taeyeon tidak 'kan mungkin menjodohkan kamu dengan cowok hidung badak seperti si Daniel Irawan jika Tante mengetahui kelakuan si Daniel kepadamu barusan di kafe padahal kalian baru pertama kali berkenalan dan bertemu satu sama lain sesuai dengan apa yang sudah di rancang oleh Tante Taeyeon dengan temannya itu." Kata Ray dengan penuh keyakinan sekali kepada Irene.


"Ummm, Irene. Apakah kamu sekarang sedang jomblo? " Tanya Ray cengir sopan kepada Irene.


" Iya..Aku sudah putus dengan Joshua Kim..!" Jawab Irene menghela napas.


"Yang lalu biarlah berlalu..Kau harus songsong masa depan dengan membuka hati mu untuk orang yang tepat untuk menjadi pasangan hidup mu...! " Kata Ray menghibur sekaligus memberi semangat untuk Irene.


"Ahmm, tetapi aku merasa sulit sekali membuka hati ku karena Aku masih mencintai Joshua Kim yang sudah berpacaran denganku selama enam tahun lebih sejak Aku masih kelas satu SMU...!" Kata Irene begitu sedih sekali.

__ADS_1


"Hmm beginilah cinta dari dahulu penderitaan nya tiada pernah berakhir ! Tapi, kau harus maju terus sebagai gadis marga Xu dari Keluarga Besar Gilberto Xu dengan melupakan cinta yang tak berjodoh mu itu melalui cara kau harus bisa secepatnya menemukan cinta yang berjodoh dengan mu , Irene." Kata Ray menasehati Irene.


"Ya, Kak Ray. Makasih banyak atas nasehatmu itu. Cuma aku lagi kepengen break dahulu dari percintaan dengan fokus pada pendidikan ku di Seoul untuk menggapai cita -cita ku yang sangat ingin menjadi seorang desainer kuku terbaik di Asia dan Dunia kalau bisa..!" Kata Irene kepada Ray sambil menyuap sup asparagus dan burger ke mulutnya.


"Oh, cita-cita mu sungguh bagus sekali , Irene..! Aku setuju sekali dengan pendapatan dan juga pemikiran mu yang dewasa sekarang untuk masa depan mu sendiri..!" Kata Ray yang selalu mendukung keinginan sepupunya itu dengan sukarela.


" Terimakasih Kak Ray atas dukungan mu yang amat besar dan bermanfaat untuk aku dapat menggapai mimpi ku menjadi nyata di kemudian hari ku..! " Kata Irene tersenyum manis kepada Ray.


"Baiklah, Irene sekarang kau habiskan sarapan pagi mu dan mulailah semangat baru untuk mu bisa menyongsong masa gemilang mu kelak..!" Kata Ray memberikan senyuman semangat pada Irene.


" Iya, Kakak Ray -ku yang sangat baik dan manis bagai gulali kapas di pasar malam di Ibukota Seoul..!" Jawab Irene yang kembali tersenyum ceria usai berbincang -bincang hangat sambil sarapan pagi bersama dengan Ray.


********


Eve mengambil tisue dari kotak tisue yang ada di dekat nya untuk menghapus air matanya yang mengalir tiada henti saat menonton drama asia yang menjadi drama kesukaannya di siang hari setelah merapikan diri, anak -anak dan rumah usai Ray berangkat kerja di pagi hari.


"Kasihan sekali Xing Fei..! " Kata Eve pada tokoh wanita di drama asia yang sedang di tontonnya di tv digital terbaru nya sambil mengunyah buah belimbing yang di dapatnya dari kiriman Tante nya yang tinggal di Perumahan Alam Senja di Kota Tangerang.


"Aneh sekali rasa buah belimbing kiriman Tante Santi biasanya manis dan segar tapi kenapa kali ini belimbing nya sepet ya ?" Pikir Eve heran pada belimbing yang di pegangnya itu seraya berbaring santai di sofa ruang tv di dalam kamar pribadinya.

__ADS_1


Bersambung..!!


__ADS_2