
Senyuman merekah indah di bibir manis Agnes di pantulkan dari cermin hias di depan kursi yang di dudukinya,gadis ini memamerkan keindahan bibir seksinya dengan bangga sekali.
" Aku sungguh paling cantik dengan bibir seksi ku yang alami." Puji Agnes memoleskan lipstik warna merah terang di bibirnya.
" Agnes ,apakah kamu sudah siap untuk menikah dengan David Lorenzo Kakak tirinya Raymond?" Tanya Nyonya Besar Wang dari belakang Agnes.
" Iya, Ahma dan tujuan utama ku untuk menikahi David Lorenzo adalah mengambil kekayaan Ray melalui David." Jawab Agnes tersenyum puas di wajahnya.
" David dan Mama nya Regina sudah di blacklist dari daftar keluarga Xu, Nes.Mereka berdua juga di usir tanpa harta sepersen pun dari Keluarga Xu dan darimana kamu yakin kamu bisa hidup baik di sisi David ?" Ujar Nyonya Besar Wang menatap Agnes dengan mengernyitkan dahinya yang sudah berkerut itu.
" Aku yakin banget kalau Ray tidak mungkin tega hati membiarkan saudaranya jatuh melarat hingga daging nya pun di gadaikan di sebuah pub bobrok di sudut kota Singapura." Kata Agnes Cinora Wang nada yakin sekali Ia sangat memahami sisi mulia hati Ray.
" Itu dulu, Nes.Sebelum Ray mengenal dan juga menikahi gadis kampungan seperti Evelyn.Dia tak lagi seperti Ray yang bisa kamu kendalikan ruang geraknya melalui Regina yang dulu masih menjadi mama tiri nya yang di cintai oleh Daddy nya itu si Handoko Gilberto Xu." Kata Nyonya Besar Wang memberitahu Agnes tentang Ray yang sekarang ini bukanlah Ray yang dulu Agnes kenal.
"Aku harus bagaimana lagi untuk membantu hidup kita bisa kembali normal seperti dulu sebelum Aku pernah menjalani hukuman seumur hidup ku di dalam penjara wanita negara Kanada karena Aku menelantarkan putri ku yang kini hilang di tangan orang yang mengadopsi putriku itu, Ahma.Aku bisa bebas dari hukuman ku itu dengan Aku sudah menyatakan diriku menyesal dan Aku beruntung bertemu dengan Suzuki Max yang membebaskan ku dengan jaminan uang bebas dengan syaratku harus membantunya menjatuhkan Ray di dunia bisnis yang sedang di geluti Ray saat ini bersama dengan Adik tiri dari pihak Ibu kandungnya Ray yang bernama William Wildan.Dan, kerjasama ini di berada di tangan Suzuki Max yang jenius sekali memanfaatkan keluguan William yang haus akan kejayaan yang ektra cepat." Kata Agnes Cinora Wang menjelaskan taktik nya yang sudah di buat secara matang dalam ambisi nya untuk menjadi seorang kaya raya kembali.
__ADS_1
"Hmm, Ya Ahma tahu sayang maksudmu namun Ahma sungguh tak rela membiarkan mu harus hidup susah dengan David si parasit gila yang isi perutnya hanya tahu hubungan antara suami dan istri saja.Apakah kamu tahu dia sudah bergelut ke sana -sini dengan berbagai macam wanita yang tak jelas asal -usulnya ?Ahma,gak mau kamu akan menderita batin dengan hidup sebagai istrinya di mulai malam ini, Sayang." Tutur Nyonya Besar Wang memeluk Agnes dengan kasih sayang yang amat besar terhadap cucu kesayangannya itu.
" Ahma, semenjak Akong telah tiada di dunia ini. Agnes cuma memiliki Ahma seorang di dunia ini dan Agnes cuma ingin memberikan kehidupan yang baru untuk Ahma dengan modal kecantikan dan kecerdasan Agnes di bidang menaklukan hati pria." Kata Agnes Cinora Wang membelai sayang Neneknya dengan tulus.
Malam hari itu Agnes Cinora Wang melangkahkan sepasang sepatu indahnya dengan anggun ke arah altar yang di mana ada David Lorenzo yang sudah menunggunya di sana untuk mengucapkan janji suci pernikahan mereka berdua di depan para tamu undangan pernikahan mereka yang hadir di upacara pernikahan mereka itu.
Kota Balikpapan, Kalimantan Timur.
Awan berarak -arak di langit biru yang amat terang benderang sekali dengan pancaran sinar matahari yang menyorot langsung ke bangunan ruko yang sedang di bangun oleh segenap pekerja di daerah itu.
" Ray..Kamu haus ,gak ?Ini Aku bawain kamu satu botol air mineral loh." Kata Sheila tahu -tahu hadir di samping Ray dengan menyodorkan botol air mineral kepada Ray.
" Gak..Makasih." Jawab Ray menolak tegas sekali pemberian Sheila.
" Kau kenapa sih ,Ray ? Kamu tuh selalu dingin dan ketus terus sama Aku ? Aku sungguh tak pernah ada maksud buruk terhadapmu,Ray ?Sungguh Aku ingin berbaikan kembali denganmu sebagai teman untuk sekali ini." Ucap Sheila merasa Ray begitu sulit di dekatinya lagi.
__ADS_1
" Menjauhlah dariku ,Sheila.Aku lagi mau sendiri di sini." Kata Ray mengusir Sheila dengan kipas mini nya itu di dekati kepada Sheila sehingga debu dan pasir beterbangan ke wajah Sheila sampai gadis ini batuk -batuk dan menjauhinya dengan wajah berang sekali.
" Kamu itu keterlaluan sekali Rayy...!!" Jerit Sheila mengacak rambut ikalnya yang indah.
"Hei ,apakah tenggorokan mu gak lecet tuh teriak -teriak di tempat umum kayak gini?" Tanya William Wildan dari tempat santainya di kedai kopi di sisi kiri bangunan ruko -ruko itu kepada Sheila.
"Lecetlah..!Aku heran banget sih kenapa sepupu kamu itu sangat berbeda sekali sih dengan dirinya yang dulu aku kenal..?!" Ucap Sheila dengan suara serak karena pedih hatinya.
" Dia bukan sepupuku tapi Kakak tiriku,Sheila.Dan Aku sarankan kamu jangan lagi suka dengan Ray yang sudah menikah dan punya istri yang saat ini sedang hamil di rumah mereka di Jakarta. Kamu itu cobalah buka pikiran mu dengan lihatlah masih ada banyak cowok ganteng dan tajir selain Ray di muka bumi ini."Kata William Wildan menasehati Sheila sambil mengunyah roti sobek merek sari roti dan menyeruputi segelas kopi hitam gula aren yang di sodorkan oleh pemilik kedai untuk William Wildan sesuai pesanan pemuda itu sendiri.
"Gak bakal bisa semudah itu Aku bisa menemukan tambatan hati ku yang baru dan tak ada yang bisa menandingi Ray yang Aku inginkan itu termasuk kamu, William Wildan..!" Ujar Sheila begitu keras kepala sekali.
Pembicaraan mereka berdua di amati oleh Suzuki Max dari ruang kerja di seberang pembangunan Ruko -ruko itu dengan tatapan mata yang sangat tajam mencorong langsung kepada keduanya dan senyuman sinis Suzuki Max di arahkannya kepada Ray yang berpindah tempat berdiri dari samping mobil mewah pria muda itu ke sebuah rumah kecil di seberang jalan.
" Semua karena kamu ,Ray.Maka Kamulah yang harus menanggung semua hal yang pernah Aku alami selama belasan tahun menderita karena kemiskinan hidupku yang di hina oleh Keluarga mu di Jepang..!Aku akan membuat mu menderita dan Aku juga akan membuat hidup istrimu yang cantik itu menderita karena kamu yang begitu sombong dan selalu memandang rendah orang." Dengan nada geram Suzuki Max berbicara seperti itu dari ruang kerjanya itu.
__ADS_1
Bersambung..!!