Stay For Love

Stay For Love
Season 2 : (Episode 17)


__ADS_3

" Iya, Kak Ray, terimakasih banyak karena kakak begitu baik sudah menolong Yudha di masa -masa sulit seperti sekarang ini bahkan kakak menasehati dan memberikan dukungan untuk Yudha melanjutkan pendidikan ke luar negeri dengan membiayainya. " Kata Yudha dengan terharu dengan kebaikan hati Ray.


"Ya, Yudha sama-sama Kak Ray sudah anggap kau seperti adiknya Kakak juga. Jadi, kamu tak perlu merasa sungkan untuk meminta bantuan kepada Kakak Ray, ya? " Kata Ray memberikan senyuman dukungan semangat untuk Yudha.


Lalu, Yudha pamit untuk tidur kepada Ray yang tetap berada di ruang keluarga dengan sibuk mengetik sesuatu di layar iPadnya yang di taruh di pangkuannya dengan sesekali mengambil cangkir kopinya yang di taruh di meja depannya.


******


Ruko Cempaka Putih, Jakarta.


Rita Gilberto Xu terlihat bahagia sekali karena ia baru saja menerima sebuah informasi dari pihak penyelenggaraan perlombaan memasak di acara televisi yang memberitahukannya bahwa ia telah lulus seleksi tahap pertama melalui WA nya.


" Wah, aku berhasil lulus seleksi pertama di acara perlombaan memasak di acara televisi...! " Sorak Rita dengan senyuman bahagia di bibirnya sambil menyiapkan makanan untuk makan malam anak-anaknya.


" Anak-anak stop dulu mainnya, sini makan malam dulu sama Mama. " Kata Rita memanggil anak-anaknya yang sedang sibuk bermain di lantai ruang keluarga.


" Iya, Ma. Kami datang..! " Jawab Anak-anaknya dengan ramai dari ruang keluarga.


Ia mendengar suara hpnya berdering, lalu Ia mengambil HP dan menerima panggilan dari seseorang di seberang sana yang membuatnya menyuruh anak -anaknya untuk makan sendiri di ruang makan.

__ADS_1


" Mas, ada apa malam -malam Mas telepon aku yang baru saja mau makan malam bersama anak -anakku? " Tanya Rita kepada seseorang melalui HP nya.


"Rita, aku mau bilang ke kamu kalo besok aku mau mengajak kamu dan anak -anakmu pergi liburan ke dufan. " Jawab pria di seberang sana kepada Rita melalui video call di WA mereka.


"Wah, boleh juga tuh makasih banyak ya, Mas Aditya kamu sungguh baik banget sih sama aku dan anak -anakku. " Kata Rita yang jantungnya berdebar-debar karena Aditya Saputra pria usia empat puluh tahun yang mendekatinya melalui pertemanan mereka berdua di Facebook pada awalnya namun lama kelamaan mereka berdua diam -diam saling jatuh cinta satu sama lainnya.


" Ya, harus dong, Rita. Aku mau menjalin asmara dengan mu tentu aku harus bersikap baik dan menyayangi anak -anakmu seperti anak -anakku sendiri dan apalagi aku ini seorang pria yang sejati loh. " Kata Aditya Saputra dengan senyum memikat hati Rita melalui video call di WA.


Anak -anaknya Rita mendengarkan percakapan mereka secara diam-diam di balik dinding di ruang makan dan terlihatlah sorotan mata anak -anaknya yang saling pandang satu sama lain.


" Aku gak suka sama Oom Aditya Saputra untuk menjadi calon Papa sambung kita, Es. " Kata Bernard Dinardi dengan wajah masam ke arah Mama nya yang sedang teleponan dengan pria dewasa yang mau mendekati Mama nya pada adiknya.


" Iya, sama aku juga, Kak Ber. Aku lebih suka sama Oom Sugi yang terlihat baik dan perhatian nya tulus sama kita dan Mama. " Kata Ester Dinardi yang mencibir untuk Aditya Saputra di hadapan Kakaknya.


" Hmm, lalu siapa dong yang cocok untuk jadi Papa sambung kita? " Tanya Ester Dinardi yang memilih untuk duduk kembali di bangku dan menikmati makan malamnya dengan santai.


" Aku sih lebih suka sama Oom Erick Bramasta Oom yang pernah mampir ke ruko kita untuk makan di warung makan kita. Dia itu terlihat ramah, sabar dan baikkk banget sama Mama dan kita. " Jawab Bernard Dinardi yang juga kini menikmati makan malam bersama adiknya di ruang makan.


" Oom Erick Bramasta itu memang keren banget dan cocok deh untuk menjadi Papa sambung kita karena Mama kita cantik banget. "Kata Ester Dinardi yang akhirnya menyetujui penilaian Kakaknya mengenai Oom -Oom yang mendekati Mama mereka.

__ADS_1


Anak-anak itu berhenti bicarakan tentang Mama dan Oom -Oom yang mendekati Mama mereka ketika Mama mereka telah selesai menelepon dan kembali ke ruang makan untuk makan malam bersama-sama dengan mereka.


Rita diam -diam memerhatikan sikap anak -anak nya yang berbeda-beda dalam bersikap terhadap pria -pria yang mendekati dirinya dan Ia pun jadi bimbang dengan pilihannya sendiri.


" Ah, bagaimana ini aku telah jatuh cinta dengan Aditya Saputra? Tetapi, anak -anak ku tidak menyukai Aditya Saputra. " Batin Rita dengan resah.


Di sisi lain, Aditya Saputra diam-diam menelepon seorang wanita lain sesudah Ia menelepon Rita wanita yang ingin di manfaatkan olehnya itu untuk memeras uangnya saja.


" Hai, Ayu, kamu sedang apa sekarang ini di kota Seoul? " Tanya Aditya Saputra yang melakukan video call kepada Ayu Lestari kekasihnya yang sedang kerja sebagai TKW di Korea Selatan.


" Ini, nih aku lagi ngobrol sama teman aku yang datang ke apartemen aku untuk curhat sama aku, Mas. Kalau Mas Aditya ada apa ya telepon aku?? " Jawab Ayu Lestari yang ternyata adalah teman baiknya Amelia Dansen selingkuhannya Edgar Purnomo suami dari Irene Song.


Amelia Dansen yang sedang sedih karena Edgar bersikap dingin kepadanya setelah Amelia Dansen jumpa Edgar yang pergi ke mal bersama dengan Irene Song. Dan, hal ini membuatnya cemburu dan iri hati terhadap Irene Song, lalu ia mempunyai keinginan untuk merebut Edgar dari Irene Song.


" Sudah dulu ya, Mas. Aku lagi sibuk nih! Ya, ya besok aku hubungi kamu deh pagi -pagi. Ya, selamat malam, dah Mas. " Kata Ayu Lestari di telepon genggam kepada Aditya Saputra yang kekasihnya yang tinggal di Indonesia.


Lalu, Ayu Lestari meneruskan kembali untuk berbincang-bincang dengan Amelia Dansen yang menunggunya sampai selesai teleponan dengan pacarnya. Ia tersenyum untuk Amelia Dansen bisa meneruskan curahan hatinya kepadanya sebagai teman baiknya Amelia Dansen.


" Aku harus bagaimana, Ayu? Aku terlanjur jatuh cinta pada Edgar Purnomo ayah kandung dari bayi yang sedang Aku kandung ini. " Kata Amelia Dansen yang mengelus-elus perut hamilnya kepada Ayu Lestari.

__ADS_1


" Ya, kamu harus berusaha untuk menyakinkan Edgar Purnomo pria yang kamu cintai itu agar Ia mau menikahi kamu demi bayi kalian dan juga masa depan mu juga, Mel. Masa iya kamu mau pulang ke Indonesia dengan membawa seorang bayi tanpa seorang suami yang menjadi Papa bayi mu itu? Gimana tanggapan tetangga mu nantinya juga Mama mu? " Saran Ayu Lestari kepada Amelia Dansen.


Bersambung!


__ADS_2