
Ray tertawa -tawa melihat Eve berlarian di salju sambil bermain salju.Ia turut bahagia melihat Eve ceria lagi seperti Eve yang selama ini di kenalnya dan di ketahuinya sangat dalam.
" Hahaha..Eve..Ayo kita bermain ski.." Kata Ray di antara deru angin salju.
" Iya, boleh..Ayolah..!" Sahut Eve melempari salju ke arah Ray yang mengelak dan membuat salju berhamburan di sekitarnya.
Mereka berdua bermain ski bersama -sama dan menari di atas salju bersama -sama pula sampai mereka puas bermain salju di pegunungan Alpen dan mereka juga menikmati aneka coklat yang enak.
" Temboknya penuh coklat..!" Seru Eve melihat coklat di toko coklat terbaik di Swiss.
" Nona ,silakan di coba coklatnya." Kata pemilik toko coklat kepada Eve.
" Ya,makasih." Jawab Eve menerima coklat contoh dan menikmatinya dengan penuh penghayatan.
"Habis ini kita pergi belanja ke toko pakaian ala Noni -Noni Belanda,yuk Eve." Ajak Ray yang ingin mengembalikan keceriaan pada diri Eve.
" Iyaaaa....! " Sahut Eve melompat riang ke arah Ray yang memeluknya erat.
Setelah berbelanja aneka pakaian ,coklat dan tas keren di kawasan pertokoan ternama di Swiss. Ray mengajak Eve ke sebuah hotel yang lengkap dengan pemandian air panas dan wine yang amat menyenangkan sekali.
"Tuan Muda, untuk menyuburkan rambut Nona mu ini sebaiknya Anda mengunjungi Dokter spesialis rambut yang sangat terkenal di kota Liverpool, Inggris." Saran Dokter Arman yang di ingat oleh Ray sebelum Ray mengajak Eve jalan -jalan ke Swiss.
" Ya, trims atas saran mu Arman." Jawab Ray pada saat itu.
Ray tersenyum lebar menatap Eve yang berendam di kolam air pemandian air panas. Ia tertawa lihat Eve nyaris tenggelam di kolam itu.Ia mendekati Eve dan memeluk istrinya dari belakang.
__ADS_1
" Hahaha, Kak Ray..Air nya sangat hangat sekali." Kata Eve yang duduk di pangkuan Ray.
"Ya,sehangat dirimu sayang.."Jawab Ray lembut.
Sesudah mereka berdua menikmati pemandian air panas di hotel mereka menginap di Swiss.Mereka melanjutkan perjalanan liburan mereka ke negara Inggris melalui jalur kereta cepat yang terbaik di seluruh Eropa.
Mereka tiba di negara nya film Harry Potter pada hari berikutnya.Mereka sangat senang sekali bisa pergi ke lokasi syuting film Harry Potter, Istana Buckingham dan berbagai tempat menarik lain di negara nya Pangeran William.
"Ikan haring asap ini bau amis banget.." Kata Eve mengernyitkan hidungnya.
"Ya,jangan dimakan kalau kamu tak suka..Cobalah makan kentang tumbuk ini." Kata Ray menyuapi Eve makan makanan ringan ala film Harry Potter.
" Aku lebih suka sup kaldu rasa keju enak banget." Kata Eve mencicipi makanan serba keju yang enak dan lezat sekali.
Kemudian mereka benar -benar mengunjungi kota Liverpool untuk berjumpa dengan Dokter Max yang di harapkan oleh Ray dapat membantu Eve memulihkan kesehatan rambutnya Eve.
Selama setengah bulan lamanya mereka berdua berada di kota Liverpool. Ray sungguh banyak melakukan yang terbaik untuk Eve dan hasilnya pun sangat memuaskan mereka berdua karena rambut Eve pun bisa tumbuh kembali seperti dulu dalam waktu tiga bulan masa liburan mereka di negara -negara Eropa lainnya seperti Italia, Belgia dan Belanda juga Irlandia.
"Rambutku sudah normal kembali..Aku sudah bisa pulang ke Indonesia 'kan ?" Tanya Eve pada pagi hari di Ibukota Berlin, Jerman.
"Iya, sayang.Kau sudah bisa pulang ke Indonesia." Jawab Ray tersenyum lebar kepada Evelyn yang merangkulnya dan memberinya kecupan hangat di bibirnya.
"Aku merasa perutku tidak nyaman...!" Kata Eve.
" Loh kenapa ?" Tanya Ray bingung melihat Eve berlari masuk ke kamar mandi dan mual serta muntah di wastafel kamar mandi di kamar hotel mereka menginap selama di negara Jerman.
__ADS_1
"Entahlah...." Jawab Eve membungkuk kembali di wastafel untuk muntah kembali.
"Emm sebaiknya kita pergi ke dokter sebelum kita bersiap untuk pulang ke Indonesia." Kata Ray yang menatap curiga pada Eve.
"Iya, Kak Ray.Lakukan saja apa yang menurutmu yang terbaik untuk kita berdua." Jawab Evelyn yang pada akhirnya selalu meminta persetujuan apa pun dari Ray.
Mereka pun mengunjungi salah satu rumah sakit terbaik di Ibukota Berlin, Jerman. Mereka dapat berjumpa dengan salah satu teman baik Ray yang menjadi Dokter di rumah sakit itu.
"Mit, tolong kamu periksa kondisi Istri ku itu." Kata Ray begitu mereka bisa bertemu dengan Dokter Mitha.
" Sip, deh Ray." Jawab Dokter Mitha yang segera menangani Evelyn di ruangannya.
Tak berselang lama kemudian Dokter Mitha dan Evelyn keluar dari ruangan Dokter Mitha untuk memberikan laporan kepada Ray yang menanti di luar ruangan dengan wajah cemas.
" Jangan khawatir Ray karena Evelyn istrimu ini tidak mengidap sakit apa -apa.Istrimu sedang mengandung dan usia kandungannya menginjak usia dua minggu." Kata Dokter Mitha dengan nada yang sangat menggembirakan hati Ray.
" Wah sungguhkah , Mit? Aku akan segera menjadi Papa ?" Tanya Ray sumringah sambil memeluk Eve dengan bahagia.
" Iya,sungguh Ray.Ini hasil lab nya dan ini resep vitamin dan lain yang harus kamu pelajari untuk kau merawat istrimu dengan baik dan benar untuk kesehatan calon buah hati kalian." Jawab Dokter Mitha tersenyum lebar untuk Ray dan Eve.
Kepulangan mereka ke Indonesia kembali tak bisa mereka lakukan karena Eve sedang berbadan dua dan ternyata kandungan Eve kali ini juga amat kurang baik karena itulah Evelyn harus kembali kehilangan calon buah hatinya dengan Ray.
" Apakah Aku ini sudah di takdirkan tak bisa jadi Mama bagi anak -anakmu, Kak Ray?" Tanya Eve menangis sedih karena keguguran untuk kedua kalinya.
"Engga ,Eve..Jangan berkata seperti itu..Aku tak mau kamu pesimis kayak gini, Eve.Percayalah di suatu hari nanti kamu akan bisa menjadi Mama bagi anak -anakku.Aku juga percaya kelak kita bisa mendapatkan anak -anak yang lucu dan juga hebat di masa depan dari Tuhan.Yang utama kita harus sabar dan terus berusaha untuk mencapai keinginan terbesar kita itu." Jawab Ray dengan lembut menghibur hati Eve dan juga dirinya.
__ADS_1
" Iya, Kak Ray.Terimakasih Kau sudah begitu baik dan sabar menghadapi ku yang bodoh dan banyak kekurangannya ini." Kata Eve di pelukan Ray yang memberikan hiburan yang hangat dan manis agar Ia tak terlalu bersedih hati karena kehilangan bayi nya untuk kedua kalinya di dalam kehidupannya setelah menikah dengan Ray dan masuk ke dalam anggota Keluarga Xu.
Bersambung..!!