
Perumahan Anyelir,Kota Tangerang,Indonesia.
Evelyn menekan bel di dekat pintu gerbang rumah nomor 205 yang kemudian pintu kecil di bukakan oleh Ziko yang menyambut kedatangan Evelyn dengan wajah sumringah sekali bahkan adiknya itu memeluknya dengan kehangatan yang sangat di rindukannya.
" Oh,Zik..Gimana kabarmu sekarang? Apakah kau sudah mau makan nasi yang banyak?" Tanya Eve lembut membelai punggung Ziko.
" Kabar Ziko baik, Kak Eve. Ya gitu deh tergantung mood Ziko kalau mau makan nasi yang banyak atau enggak,soalnya kadang nasinya tercium bau dan enggak enak,Kak." Jawab Ziko meraih jemari Eve untuk menuntun Eve masuk ke ruang dalam rumah.
" Ma..Eve pulang nih.." Kata Eve menemui Mama Nabila yang duduk di sofa panjang ruangan tv dengan nyaman.
" Hai..Anak Mama udah besar sekarang..Ayo kau duduk di sini di samping Mama." Kata Mama nya sambil mengelus perut hamilnya Eve yang sudah mulai terlihat buncit itu.
" Iya,Ma..Eve udah besar perutnya juga selain diri Eve yang sudah dewasa sekarang.Ohya,Eve mau izin tinggal di rumah Mama sampai Kak Ray balik dari luar negeri.Apakah Eve di izinkan oleh Mama untuk menemani Mama dan Ziko lagi di rumah ini bersama dengan Bibi Sri,Bu Fatma dan Pak Alex?" Tanya Eve memeluk Mama nya yang mengelus pipi nya yang cekung.
" Ya,tentu boleh dong sayang.Kamu 'kan anak nya Mama Nabila sampai kapan pun jua..Mari Mama antar kamu ke kamar mu yang masih sama tak berubah semenjak kamu tak lagi tidak di sini yaitu sejak kamu menikah dengan Ray dan menetap di berbagai tempat di kota lain maupun negara lain." Jawab Mama memapah Eve yang merangkul balik Mama nya untuk berjalan bersama-sama ke arah kamar lama nya Eve.
Di depan rusun yang berada di daerah Jakarta di sisi lainnya,Benny melangkah dengan tegap dan maju ke arah pintu gerbang rusun yang di jaga oleh seorang security yang menjaga keamanan di rusun itu.
"Maaf,apakah di rusun Mawar masih ada rumah kosong yang bisa aku sewa selama setahun atau tiga tahun?" Tanya Benny dengan nada ramah dan sopan kepada security di rusun Mawar.
__ADS_1
" Iya, Ada tapi kami bisa temui pemilik rusun yang tinggal di sebelah rusun ini untuk kepastiannya dengan jelas." Jawab Security itu dengan ramah juga kepada Benny.
Benny pun menemui pemilik rusun yang dengan sangat ramah sekali menerima Benny dengan baik untuk tinggal di salah satu rusun di lantai lima dan rumah nomor 5 A sebagai tempat tinggal Benny.
" Silahkan kamu tempati rusun rumah nomor 5 A sesuai dengan harga sewa yang kamu berikan pada Saya Pak Sadikin pemilik rusun Mawar." Kata Pemilik rusun memberikan kunci rumah dan surat tanda sewa kepada Benny.
"Terimakasih ,Pak Sadikin." Jawab Benny dengan sopan kepada pemilik rusun.
Benny melihat -lihat ruangan dalam rumah nomor 5 A dengan senyum iklas menerima keadaannya yang sekarang ini,Ia menaruh barang -barangnya di satu -satunya ruang kamar di rumah susun itu.
" Aku harus membeli ranjang,kulkas mini, tv mini dan perlengkapan masak serta mandi juga kipas angin untuk melengkapi ruangan rumah baru ku ini menjadi lengkap dan ceria."Kata Benny yang beri semangat untuk dirinya sendiri.
" Pak..Apa benar di toko beras dan telor ini ada lowongan pekerjaan sebagai karyawan kasir nya?" Tanya Benny mendatangi toko beras dan telor itu dengan penuh harapan dirinya bisa mendapatkan pekerjaan tersebut.
" Iya,tapi tidak tempat di sini melainkan di luar kota Jakarta dengan syarat kamu kirimkan Cv mu dahulu kepada kami sebagai penyalur karyawan untuk toko -toko beras kami yang berada di sekitar Jabotabekcul." Jawab Pemilik toko beras dan telor kepada Benny.
"Oh,begitukah?Ya,sudah deh aku batalkan niatku untuk bekerja di toko Anda." Kata Benny yang tak jadi melamar pekerjaan di toko beras dan telor itu.
Lalu ,Benny melanjutkan kegiatan awalnya pergi ke pasar yaitu membeli perlengkapan rusunnya tinggal dengan dimulai Ia membeli ranjang,kulkas dan tv serta kipas angin,mesin cuci,perlengkapan dapur ,mandi nya dan permadani untuk ruangan serba gunanya,lemari pakaian,dan terakhir adalah membeli meja untuk menaruh laptop abadinya.
__ADS_1
" Hai..Ada selembaran apa di kedai bakmie itu?" Tanya Benny yang sekali lagi tidak sengaja lihat sehelai kertas yang di geletakan di meja kedai bakmie di pasar itu.Lalu, Ia melihat dan membaca kertas lembaran itu dengan antusias sekali dan Ia tersenyum menemukan bacaan lowongan kerja di sebuah perusahaan di daerah Jakarta Barat yang sepertinya cocok untuknya.
" Hai,Dek..Kamu jangan pernah percaya kepada selembaran itu yang belum tentu benar apanya di karenakan banyak bohongnya yang ujung-ujung nya ilegal dan menjual karyawan nya ke luar kota atau luar negeri sebagai orang -orang gelap." Kata pemilik kedai bakmie kepada Benny.
"Oh,lalu apakah Paman bisa membantuku untuk menemukan pekerjaan yang cocok untuk aku di kota metropolitan?" Tanya Benny dengan wajah yang terlihat lesu kepada pemilik kedai bakmie.
" Bisa.." Jawab pemilik kedai bakmie tersenyum baik hati kepada Benny.
" Sungguh ,Paman bisa membantuku untuk Aku bisa menemukan pekerjaan yang cocok untukku?" Tanya Benny dengan wajah penuh harapan besar kepada pemilik kedai bakmie.
" Iya,dek..Sungguh,Paman bisa membantu kamu mendapatkan pekerjaan yang cocok untuk kamu di kota Jakarta,yakni menjadi karyawan di kantor perusahaan anak Paman bekerja yang saat ini memerlukan karyawan pria di bagian penjualan barang perusahaannya yang bergerak di bidang makanan,yaitu roti." Jawab Pemilik kedai bakmie yang baik hati itu dengan sungguh hati kepada Benny.
" Ya..? Dimanakah kantor perusahaan anaknya Paman bekerja?" Tanya Benny dengan suaranya begitu bersemangat lagi.
"Tunggu bentar,Paman catatkan alamat dan juga nama perusahaannya untukmu di kertas.Nah ini untukmu dan semoga sukses untuk mu,dek." Jawab Pemilik kedai bakmie baik hati itu yang kini memberikan alamat perusahaan tersebut kepada Benny melalui catatan di kertas.
"Ya,Paman makasih banyak..Amin semoga Saya bisa diterima bekerja di perusahaan ini untuk Aku bisa melanjutkan kehidupan ku yang sangat berat ini." Kata Benny dengan rasa syukur karena Ia bisa bertemu dengan orang baik di kala hidupnya saat ini sedang kesusahan.
Bersambung..!!
__ADS_1