Stay For Love

Stay For Love
Episode 45.


__ADS_3

Evelyn mengambil sendok untuk menyuap makan pagi nya namun pada saat makanannya untuk di masukan ke mulutnya tiba -tiba Eve merasa mual dan menaruh sendok beserta makanannya di atas piring.


Lalu, Evelyn berlari ke kamar mandi terdekat dari ruang makan untuk muntah di wastafel di kamar mandi itu sampai Ray mendatanginya dengan Ray membawakan segelas air hangat untuknya.


" Huekk ! Huekk !! "


" Sayang,ini minum air hangat mu dahulu lalu kita segera berangkat ke rumah sakit untuk periksa kondisi kesehatan mu," Kata Ray dengan lembut menyuapi Eve minum air hangat setelah Ray telah memberikan tisue untuk Eve membersihkan mulut dan bibirnya.


"Iya, terimakasih Kakak Ray." Jawab Evelyn yang di bantu Ray untuk berganti pakaian di kamar tidur mereka untuk persiapan mereka untuk berangkat ke rumah sakit.


Ray memapah Eve untuk masuk ke mobil yang sudah di siapkan oleh supir pribadinya Ray yang bernama Pak Yudi di parkiran rumah mereka dan begitu mereka berdua tiba di parkiran rumah.


" Sayang, masuklah ke kursi penumpang belakang dan jangan khawatir ada aku yang menemanimu." Kata Ray lembut kepada Evelyn yang susah untuk bangun karena pusing dan mual.


Kemudian mobil pun meluncur keluar dari gerbang rumah yang bernama White Mansion menuju ke jalan raya keluar dari perumahan Pik menuju ke rumah sakit terdekat dan terbaik di daerah Jakut.


Di rumah sakit itulah Eve menjalani pemeriksaan dan perawatan yang intensif dengan awal dugaan Evelyn mengalami sakit lambung yang lumayan kronis namun usai melakukan pemeriksaan yang lebih baik lagi ternyata Evelyn dinyatakan positf hamil dengan usia kandungan dua minggu dan ada dua janin kembar di rahimnya Eve oleh tim Dokter di rumah sakit itu.


" Aku hamil ,Dok ? Sungguhkah ?" Tanya Evelyn tak pernah menduga kalau dirinya kini benar -benar telah hamil.

__ADS_1


" Ya, Nyonya Evelyn Esterlita Anda telah hamil usia dua minggu dengan dua janin kembar di kantung rahim Anda.Silakan Anda lihat sendiri layar Usg kami untuk memastikan pemeriksaan kami ialah benar apa adanya." Jawab Dokter Wina kepala dokter spesialis kandungan di rumah sakit itu pada Evelyn.


Evelyn menangis terharu melihat layar monitor Usg yang memperlihatkan dua titik kecil yang ada dua denyut kecil yang di rasakannya itu ada di layar monitor usg itu.


" Nyonya, silakan Anda tunggu hasil pemeriksaan usg ada ini dan untuk memastikan kesehatan anda untuk membaik,maka sebaiknya Anda harus di rawat di rumah sakit selama tiga hari sampai kondisi kesehatan Anda pulih untuk Anda bisa kembali ke rumah Anda dengan keadaan kondisi kesehatan Anda membaik." Kata Dokter Wina yang menyarankan Evelyn untuk di rawat inap di rumah sakit itu selama tiga hari untuk Evelyn bisa pulih kembali kesehatannya itu.


Ray yang mendapatkan informasi dari rumah sakit mengenai Evelyn itu ternyata hamil anak kembar tak henti -hentinya berdoa untuk mengucapkan rasa terimakasihnya kepada Tuhan atas karunia yang sudah lama di nanti -nantikannya itu.


" Wahh..Tuhan terimakasih atas berkat yang luar biasa indah ini dan ku trus berdoa agar Tuhan bisa selalu menjaga istri dan kedua calon buah hati kami selalu sehat sampai mereka hadir di dalam kehidupan kami dengan sehat dan sempurna." Kata Ray yang memeluk Evelyn dengan luar biasa bahagia.


" Kak Ray, aku akan menjaga mereka untuk mu bisa memeluk mereka nanti pada mereka lahir ke dunia melalui tubuhku ini.Aku berjanji kepadamu untuk memberikan segala yang terbaik untuk mereka berdua di rahimku ini." Kata Evelyn dengan tulus hati kepada Ray yang menghadiahinya tiga kali kecupan manis di bibirnya.


Di Perumahan Bougenville, Bogor.


Sally tengah sibuk memasak makan malam untuk dirinya dan suaminya yang bernama Benny Wildan yang baru kembali dari kerja di luar kota ,yakni di kota Bekasi.


"Wowww..Wangi sekali masakanmu ,sayang.Aku menjadi tak sabar untuk melahap makan malam buatan kamu."Kata Benny Wildan dari belakang Sally dengan memeluk Sally begitu penuh cinta.


" Ah,ya suamiku sayang.Kau tunggulah sebentar lagi juga makan malam mu akan siap di meja makan.Karena itu,kau tak perlu menjadi bau lagi di dapur." Kata Sally yang merasa bersalah sekali kepada Benny Wildan suaminya yang begitu amat tulus mencintainya dengan Ia berselingkuh diam -diam di belakang suaminya itu.

__ADS_1


" Hmm, ya baiklah istriku sayang.Suamimu ini akan menunggu makanan karyamu ini di ruang makan dengan sabar dan penuh cinta yang besar untukmu." Jawab Benny Wildan begitu patuh dan tulus kepada Sally.


Benny pun dengan sabar sekali menunggu makan malamnya di siapkan oleh istrinya itu.Ia menyanyi riang gembira membayangkan hal -hal indah yang ingin Ia bagi dengan istrinya itu sesudah makan malam mereka usai.


" Aku harus siapkan kejutan manis untuk Sally di kamar ,ah." Kata Benny tersenyum sendiri seraya masuk ke kamar untuk menyiapkan segala hal yang ingin Ia lakukan untuk istrinya tercinta.


Namun sorot mata Benny tertuju kepada sebuah jam tangan laki -laki yang bukan miliknya berada di sudut tempat tidurnya itu, Ia segera mengambil jam tangan itu lalu Ia dengan sorotan mata yang tajam menyelidik menemui Sally yang baru saja selesai menyajikan makan malam untuk makan malam mereka berdua di meja makan di ruangan makan rumah mereka.


" Sally, beritahu aku ini jam tangan laki -laki punya siapakah dan kenapa jam tangan ini ada di atas tempat tidur kita di kamar kita?" Tanya Benny yang memperlihatkan jam tangan itu kepada Sally yang berdebar kencang karena ketakutan sekali kepada Benny apabila Ia ketahuan berselingkuh dengan cowok lain di belakang suaminya itu.


" Itu hadiah ku untuk mu, Sayang.Aku sengaja tak memberitahumu sebagai surprize yang ingin ku berikan kepada mu supaya kamu bisa ingat waktu untuk menemaniku di rumah kita ini sesibuk apa pun pekerjaanmu di luar rumah kita ini." Jawab Sally memasang wajah yang begitu jujur dan juga lugu kepada Benny Wildan untuk menutupi segala perbuatannya itu di belakang suaminya.


" Oh,begitukah ? " Tanya Benny yang tatapan mata nya itu berubah melembut kembali kepada Sally.


" Iya, Sayang.Masa sih kamu tak mempercayaiku istrimu yang selalu menyayangimu sepenuh hati tanpa mengeluh sedikitpun apa pekerjaanmu itu dan status mu yang di bawah keluargaku di dalam hal apapun yang kamu miliki." Jawab Sally yang sengaja menekankan kata pekerjaan dan status Benny yang tak sekelas pekerjaaan dan status keluarganya Sally untuk Benny tak bisa menuntut lebih darinya.


" Ah, ya ya..Aku minta maaf karena aku telah salah paham padamu mengenai jam tangan laki -laki ini yang sama sekali belum pernah ku lihat dan juga miliki." Kata Benny merasa tak enak hati kepada Sally yang sudah sangat baik sekali menerimanya sebagai pria pilihan hidupnya Sally.


Bersambung..!!

__ADS_1


__ADS_2