Stay For Love

Stay For Love
Episode 120.


__ADS_3

Benny Wildan menemani Larasati Valencia untuk mencari rumah tinggal untuk gadis cantik calon tunangannya itu yang baru saja datang ke kota Jakarta. Ia mengusulkan agar Larasati Valencia untuk tinggal bersama dengannya di rumah susun nya.


" Maaf ya Laras tempat tinggal ku sangat minim dan sumpek. Kuharap kamu tak keberatan untuk tinggal di rumah ku yang sederhana ini. " Kata Benny Wildan begitu Ia membukakan pintu rumah nya untuk Larasati Valencia masuk ke dalam rumahnya.


" Rumah mu hangat dan nyaman kok, Kak Benny ku yang baik hati. " Kata Larasati Valencia yang melayangkan senyuman yang manis kepada Benny Wildan.


" Baiklah, mari masuk dan taruhlah barang mu di kamar yang satunya lagi di dekat dapur yang di sebelah ruang makan. " Kata Benny Wildan nada ramah kepada Larasati Valencia.


" Iya, Kak Benny. " Jawab Larasati Valencia nada patuh kepada Benny Wildan.


Tetangga rusun mawar melihat Benny Wildan pulang ke rumah membawa pulang seorang gadis cantik sehingga mereka membicarakan hal ini dengan bisik -bisik di seberang tangga unit rusun tempat tinggal Benny Wildan.


" Ada apa sih kalian ngerumpi saja deh kerjaan nya?" Tanya Winda teman kerja Benny Wildan di pabrik Roti kepada para tetangganya.


" Nggak ada apa-apa kok cuma lihatin tetangga kece kita yang bawa pulang cewek bahenol yang asoy geboy ke rumahnya. " Jawab Bu Ecih nada ceriwis kepada Winda.


Winda yang ingin tahu menjadi semakin besar rasa penasarannya, gadis ini ikut melihat dari sisi kanan Bu Ecih lalu membalikkan badannya dengan cepat karena Ia merasa sedih dan patah hati.


" Benny sudah punya istri rupanya. " Kata Winda di dalam hatinya.


" Jangan -jangan cewek cantik itu istrinya Benny Wildan yang di sembunyikan nya dari kita di sini untuk kenyamanan hidupnya di rusun mawar ini. " Kata Tetangganya yang suka sekali membuat gosip dengan tetangga-tetangga lainnya.


" Mungkin sajalah soalnya Benny itu ganteng dan pekerja keras serta bertanggung jawab tinggi , jadi ya dia cepat mendapatkan istri yang oke punya seperti cewek itu. " Kata Bu Ecih yang tak mau tahu urusan orang lain kecuali urusan si cowok ganteng Benny Wildan yang menarik hati setiap warga rusun mawar.

__ADS_1


Benny sehabis mandi dan berpakaian rumahnya Ia menemukan segelas es campur di meja kecil di ruang serbaguna dan melihat Larasati sedang menyapu lantai semua ruangan di rumahnya.


" Kak, di meja ada es campur buatanku, silakan kamu cobain. " Kata Larasati Valencia kepada Benny Wildan sambil menyapu lantai.


"Wah, es campur buatan mu rupanya? Wah, aku harus coba untuk memastikan bahwa minuman hebat yang kamu buat ini bisa menghasilkan karya kuliner untuk mendapatkan penghasilan di kota Jakarta. " Kata Benny Wildan yang segera melihat bakat calon tunangannya itu.


" Wah, begitukah menurutmu Kak? " Tanya Laras antusias sekali mendengar pujian dari Benny.


" Iya, Laras. Aku sudah melihat bakatmu di karya mu membuat es campur selezat dan sesegar ini yang bisa di rekomendasikan sebagai peluang usaha rumahan yang baik dan bermanfaat untuk menjadi seorang pengusaha kecil di Ibukota Jakarta. " Jawab Benny Wildan yang melahap es campur dengan nikmat sekali.


" Kalau menurut kakak Benny sangat berpeluang besar untuk membuka usaha kecil ? Aku mau loh jualan es campur di ruko bawah rusun mawar sebagai caraku mendapatkan penghasilan di kota Jakarta untuk masa depan kita berdua. " Kata Larasati Valencia kepada Benny Wildan sambil mengepel semua lantai ruangan di rumah Benny Wildan.


" Iya, bolehlah jika kamu mau membuka usaha es campur di ruko bawah rusun mawar untuk masa depan kita berdua. Aku akan menanyakan soal harga sewa ruko bawah rusun mawar pada Bu Ecih secepatnya agar ruko tak di ambil orang lain yang ingin menyewa nya juga. " Kata Benny Wildan yang mengakui kecerdasan dan juga ketangkasan Larasati Valencia dalam melihat peluang usaha untuk masa depan mereka.


******


Lukas Wildan memegangi sebuket bunga mawar merah untuk menyatakan perasaannya kepada Lisa di acara ulang tahun pabrik konveksi tempat mereka bekerja. Maka, Ia sudah mempersiapkan diri untuk usahanya bisa berhasil dan Ia akan merasa bahagia sekali menjadi kekasihnya Lisa.


" Hai, Lisa. Maukah kamu ikut aku keluar dari ruangan pesta sebentar saja?" Tanya Lukas pada Lisa di sudut ruangan pesta.


" Emm, boleh. " Jawab Lisa mengikutinya keluar dari ruangan pesta seraya membawa sepiring kue ulang tahun yang lezat.


" Lisa, aku mau bicara dengan mu loh. " Kata Lukas nada gugup begitu berhadapan dengan Lisa yang menunggunya dengan penasaran.

__ADS_1


" Ya? "


" Aku mau bilang aku mencintaimu dan aku ingin menjadi pacarmu. Apakah kamu bersedia untuk menjadi pacarku ?" Ucap Lukas begitu saja pada Lisa seraya menyodorkan bunga mawar merah kepada Lisa.


Lisa sangat kaget sekali mendengar pernyataan cinta Lukas untuknya dan Ia belum siap untuk menerima cinta Lukas karena Ia masih berharap banyak kepada Benny Wildan pria yang di cintai nya yang juga sepupunya Lukas Wildan.


" Aku mau menjadi pacar mu. " Jawab Lisa yang berbeda dengan isi hatinya sendiri karena Lisa merasa tak tega melukai hati Lukas Wildan yang menurutnya sangat baik kepadanya.


" Ah, sungguhkah kamu mau menerima cintaku sebagai pacarku Lisa?" Tanya Lukas Wildan berulang kali untuk memastikan bahwa ia tidak salah dengar.


" Iya, sungguh Kak Lukas. " Jawab Lisa dengan nada berusaha tulus kepada Lukas Wildan yang segera memeluknya dengan perasaan bahagia.


" Wah, terimakasih banyak Lisa kamu sungguh baik sekali. Aku pasti akan menjadi pacar mu yang baik agar kau tak pernah menyesal pilih aku sebagai pacarmu. " Kata Lukas Wildan nada bergetar penuh perasaan kasih sayang amatlah tulus kepada Lisa.


" Cie cie yang jadian nih ye...! " Sorak sorai para Teman-teman mereka yang menyaksikan hari jadian mereka sebagai sepasang kekasih.


" Kalian dukung kami 'kan jadi pasangan kekasih yang ideal ?" Tanya Lukas berbinar-binar kepada para teman -teman mereka di sekitar mereka.


" Ya, tentu saja kami satu milyar persen dukung kalian menjadi pasangan kekasih yang ideal sampai kalian menikah dan mempunyai anak sekalipun! Kami semua menjadi timses kalian yang nomor satu. " Kata teman-teman mereka memberikan selamat dan dukungan untuk mereka berdua.


" Wah, aku juga dukung kalian loh bahkan aku mau menjadi pendukung pertama kali untuk kau dan Lisa menikah secepatnya loh..! " Seru Bos mereka berdua dengan sukacita sekali sampai mereka berdua terutama Lukas Wildan semakin bahagia perasaannya itu dan Lisa hanya bisa tersenyum saja kepada Bos mereka dan semua teman-teman mereka.


Bersambung!!

__ADS_1


__ADS_2