Stay For Love

Stay For Love
Episode 70.


__ADS_3

Doni Wildan menyeringai membalas tatapan mata pedih Mama Jenny yang masih teringat dengan kepergian Delia yang tak wajar yakni kecelakaan yang di sebabkan oleh Doni Wildan yang telah menyebabkan Delia tertabrak mobil lalu Delia pun meninggal dunia.


"Apa ,Jenny ? Gausah menatapku terus menerus semenjak anak gila itu sudah meninggal dunia..?!" Suara Doni Wildan begitu tajam di telinga Jenny.


" Anak itu gak gila..Kau tega sekali mengatakan putriku gila ?!" Balas Jenny dengan suara serak.


" Lalu kalau bukan anak itu gila ?Lalu apa idiot akut yang sangat memalukan ?Dia sekarang jauh lebih tenang dan baik setelah dia meninggal dunia daripada dia hidup selalu menyusahkan mu dan kita semua,Jen..!Tolonglah,kamu ngerti dan gak usah di ingat trus peristiwa itu..! Toh,lagipula Dia gak bisa bersikap hormat kepadaku,Papa tirinya yang sudah baik menampungnya di rumah ku..!" Ucap Doni Wildan yang sangat menyakitkan Jenny sebagai ibu kandung yang sudah mengandung dan melahirkan Delia.


" Kau sungguh mengecewakanku,Don..!Ku kira kamu seorang pria yang lebih baik daripada pria yang pernah menjadi suamiku dahulu sebelum Aku memutuskan untuk menikah denganmu dan menjadi ibu tirinya Lukas Wildan sehingga Aku ini sungguh menjadi seorang ibu yang gagal sekali terhadap Delia dan Ray..Mereka juga anak -anak ku sebelum aku menjadi ibu untuk Lukas dan juga William..Tolong,kamu pahami aku..!" Ujar Jenny dengan tangisan yang sangat menyayat hati.


Di rumah lain, Ziko termenung seorang diri di atas balkon rumahnya memandangi langit sore hari yang merah seakan menyuarakan hatinya yang pedih karena Ziko kehilangan gadis pertama yang mendatangkan rasa iba dan sayang di hatinya.


" Del,kamu pergi begitu cepat sekali sampai Aku tak ada kesempatan untuk menyatakan perasaan sayang ku kepadamu..Ah,sekarang Aku merasa sangat kehilangan dirimu yang merupakan gadis pertama membuatku merasa istimewa di mata seorang gadis sebaik dirimu." Kata Ziko menatap langit sore dengan merana.


Bluk..!


Sesuatu yang berasal dari pohon buah mangga di tetangga sebelah jatuh di atas genteng di balkon atas rumah nya Ziko.Hal ini mengagetkan Ziko yang menengok ke rimbunan pohon mangga itu.

__ADS_1


" Aahhh..Ada hantuuu...!!" Jerit Ziko lari turun ke lantai bawah karena melihat seorang gadis remaja belia yang mirip sekali dengan Delia yang sedang duduk santai di batang pohon mangga tetangga sebelah.


" Ei,cowok tetangga kamseupay banget deh masa cewek senyentrik eike di bilang hantu..! Agh,dasar bilang aja gak biasa lihat cewek cantik kayak Aku Natusha Permatasari." Kata gadis remaja yang mirip Delia itu dengan logat orang Filipina.


" Sasha...Aduh ngapain sih kamu sore -sore gini yang hampir maghrib nongkrong di pohon buah mangga onti Melisa?" Tanya Melisa tetangga di sebelah rumahnya Ziko.


" Petik buah mangga lah,Bude nyentri ku.." Jawab Natusha lompat turun dari pohon mangga lalu menyelonong masuk ke rumah dengan giginya itu menggerogoti kulit buah mangga.


" Sha..Sini duduk di sampingku dan ikutan main ps asyik..!" Ajak Evan putranya Melisa yang sebaya dengan Ziko yakni Enam belas tahun.


"Hai ,Evan..Game ps mu kurang seru dibandingkan dengan games pubg di ipad ku ini..Lihat deh yang jelas." Kata Natusha yang memamerkan ipadnya untuk di perlihatkan games nya kepada Evan.


Perumahan Pik,Jakut.


Evelin terbangun di sore hari di kursi panjang di tepi kolam renang dengan tubuhnya pegal -pegal karena tidurnya terlalu lama dan perutnya pun kini sudah semakin besar membuatnya susah bangun dari tempatnya berbaring.


" Auh...Punggungku pegal banget.." Keluh Evelyn sambil mengelus perut hamilnya yang kini sudah berusia dua puluh minggu atau lima bulan.

__ADS_1


" Nona Eve..Malam ini ada doa peringatan empat puluh sembilan hari meninggalnya Nona Delia di kediaman Tuan Besar Xu di kota Osaka,Jepang. Mereka mengadakan doa bersama secara online untuk kita semua bisa ikut partisipasi dalam acara doa ke empat puluh sembilan hari Nona Delia." Kata Bibi Sri yang memberikan kabar itu kepada Delia melalui tv internet yang di hubungkan oleh Akong Xu secara langsung ke rumahnya Evelyn dan Raymond di Jakarta.


" Ah..Jam berapa acara doa peringatan hari ke empat puluh sembilan harinya Delia di adakan?" Tanya Evelyn yang cepat mengambil hpnya untuk menghubungi Oma Xu di Osaka.


Oma Xu tak mengaktifkan hp nya untuk beberapa lama semenjak Ray di rawat di rumah sakit Mount Elizabeth ,Singapura.Ray di rawat karena sakit hepatitis A dan typus akut yang untungnya Ray masih bisa di selamatkan berkat penangan dari para ahli medis terbaik dari Amerika Serikat dan Inggris yang di datangkan langsung ke rumah sakit itu oleh Akong Xu untuk merawat dan juga menyembuhkan Ray.


" Akong, kenapa Aku bisa berada di rumah sakit di Singapore?" Tanya Ray pada beberapa bulan yang lalu pada saat Ray siuman dari koma yang cukup panjang dan meresahkan hati dan pikiran Akong Xu.


' Karena kau sakit cukup parah yang membuatmu harus mendapatkan pengobatan yang terbaik dan tepat untuk kesembuhannmu cucu ku sayang." Jawab Akong Xu membelai kening Ray yang halus dan lembut.


" Oh...Lalu gimana dengan William di Balikpapan? Juga Eve gimana kabarnya,Akong?Delia?Mama Jenny..?" Tanya Ray dengan lemah sekali di atas ranjang pasien kepada Akong Xu.


" Mereka baik -baik saja dan kamu tak perlu lagi memikirkan mereka yang berada di Indonesia,Ray. Kamu menjadi seperti ini karena mereka sama sekali tidak cocok bersamamu." Jawab Ahma Xu yang menilai semenjak Ray menikah dengan Eve selalu saja ada masalah yang menimpa keluarga Xu.


" Ahma ,kenapa Ahma bicara selembut tahu sih tentang keluarga Ray di Indonesia?" Tanya Ray halus namun menegur Oma nya yang sangatlah keras hati itu.


"Emm..Karena Oma ingin kamu sehat seperti dulu lagi,Ray.Ayolah Ray kau harus sembuh agar Oma dan Akong mu tak merasa cemas lagi setiap hari nya." Jawab Akong Xu yang melirik tajam Oma Xu.

__ADS_1


"Ouh...Ya,Ray akan cepat sembuh kok..Lihat nih otot -otot di kedua lengan Ray gempal bangetkan? Itu tandanya Ray amatlah kuat dan pasti Ray bisa cepat sehat kembali,Akong dan Ahma.." Kata Ray yang melayangkan senyuman yang menawan hati kepada kakek dan neneknya itu.


Bersambung..!!


__ADS_2