
"Akhirnya, Aku bisa menemukan tempat favoritku yang asoy geboy..!" Sorak Eve yang menjatuhkan diri di tempat tidur dengan memeluk bantal guling kesayangannya.
"Sayang, jangan lupa untuk kamu minum susu mu dahulu sebelum tidur." Kata Ray menarik bangun Eve sambil menyuapi segelas susu rasa coklat ke mulut mungil Eve.
"Ngg..Aku sangat kenyang malam ini, Kak Ray.." Keluh Eve yang terpaksa menelan susu itu hingga habis karena Ray telah menyuapi dirinya minum susu hingga habis.
" Nah, sekarang kamu udah boleh bobo." Kata Ray yang mengecup lembut bibir Eve.
Eve kembali berbaring di tempat tidur lalu tertidur pulas sekali, sedangkan Ray melanjutkan kembali pekerjaan di meja kerja nya sampai larut malam sekali barulah Ray istirahat di samping Eve.
Keesokan harinya Ray terbangun seorang diri di tempat tidur tanpa adanya kehadiran Eve yang seharusnya berada di sampingnya, Ia pun segera melompat dari tempat tidur untuk mencari Eve di ruang dapur yang merupakan tempat rutinitas Eve untuk membuatkan sarapan pagi untuk mereka berdua.
Namun di dapur pun Ray tak menemukan Evelyn dan hanya menemukan seekor anjing kecil warna coklat yang melompat manja ke pelukannya dan menjilati rahangnya seolah -olah mengucapkan selamat pagi untuknya.
"Met pagi, Crispi. Apakah kamu tahu kemana pergi nya Mommy mu ?" Tanya Ray kepada Crispi anjing mungil itu sambil memberikan makanan ringan pada anjing kesayangannya itu.
Karena tak ada jawaban dari Crispi yang hanya sibuk makan dengan lahap.Ray pun menghubungi hp nya Eve untuk menemukan istrinya itu namun hp nya Eve berdering di ruang keluarga. Ia dapat menemukan hp istrinya di sana.
" Aish, Eve pergi ke mana sih sepagi ini tanpa bawa hp nya ?" Pikir Ray dengan hati penuh rasa kekhawatiran akan keselamatan diri istrinya itu.
Di sebuah taman nasional yang sangat indah dan penuh keramaian para pengunjung yang ingin menikmati suasana bunga sakura mekar di awal musim semi yang indah,terlihatlah Evelyn yang sedang berbicara dengan penuh keakaraban yang hangat dengan seorang wanita cantik yang duduk di bangku taman bersama dengan Eve.
"Kakak Melia, rupanya kau juga ada di Tokyo dan kau di minta tolong oleh Mama ku sebelum Mama pulang ke Indonesia untuk kau dapat menemani ku selama aku berada di Tokyo untuk aku lebih mudah beradaptasi dengan lingkungan baruku di sini ?," Ucap Eve dengan sorotan mata hangat dan senang sekali berjumpa dengan kenalan di negeri asing.
"Iya, Eve. Aku juga tinggal di apartemen yang ada di sana itu." Kata Melia gadis cantik yang sedang berbincang -bincang dengan Eve di taman pada pagi hari itu.
__ADS_1
" Oh ,apartemen itu kan merupakan apartemen yang sama dengan apartemen nya Kak Kazuo ?" Tanya Eve semakin senang sekali.
" Iya, Eve. Aku dan Kazuo Yamaguchi tinggal di gedung apartemen yang sama cuma kami beda lantai saja. Dia di lantai lima dan Aku di lantai tiga di dekat pintu unit apartemennya Dokter Tatsuya Yamada." Jawab Melia dengan senyuman yang manis sekali kepada Eve.
Lalu datanglah seorang pemuda asal Jepang yang berpenampilan modis dan menarik kepada Melia dan Eve sambil tersenyum ramah kepada kedua gadis itu.
" Hai ,Melia.." Sapa Tatsuya Yamada kepada Melia.
" Hai , Tatsuya..Aku sudah menunggu sejak pagi tadi untuk berolahraga pagi bersama denganmu di taman."Kata Melia dengan nada menegur sopan kepada Tatsuya.
" Maaf, aku tadi bangun kesiangan.Oh ya siapa gadis manis di sebelah mu ini, Melia?" Jawab Tatsuya Yamada seraya memandang kepada Eve.
" Oh, tak apa..Aku yang minta maaf karena ku kira kau lupa janji mu padaku yang kau katakan pada ku semalam.Ohya, ini adalah Eve sepupuku yang baru datang dari Indonesia."Kata Melia dengan senyum lebar memperkenalkan Eve kepada teman pria nya.
" Ei, Raymond Gilberto Xu senang sekali Aku bisa bertemu dengan mu di sini ,?" Sapa Tatsuya yang rupanya mengenal Ray.
" Kalian berdua sudah saling kenal ?" Tanya Melia menunjuk keduanya.
" Iya, dia teman kuliah dulu." Jawab Tatsuya nada sukacita berjumpa dengan kenalan lama nya itu.
"Iya, dan Aku tak menyangka kalau kamu ini juga kenal dengan sepupu Istri ku ini," Kata Ray yang menoleh ke Eve yang menunduk minta maaf pada Ray karena Eve keluar dari rumah tanpa izin Ray.
"Aku yang meminta Eve datang ke taman untuk bertemu denganku, Ray. Jadi, akulah yang harus minta maaf kepadamu karena telah mengajak Eve keluar rumah mu tanpa izin darimu."Kata Melia cepat -cepat meminta maaf kepada Ray.
Ray menengok kepada Melia lalu Eve dan Tatsuya yang tampak kikuk namun Tatsuya dengan berani mengambil resiko dengan menarik lengan Melia untuk pergi dari taman untuk meninggalkan Ray bersama dengan Eve di sana.
__ADS_1
"Lain kali kalau kamu mau pergi kemana saja dan ingin jumpa dengan siapa yang kamu jumpai, Aku minta kau izin dahulu kepadaku supaya Aku tak cemas memikirkan keselamatan mu, Eve. Lagipula kau ini istriku ,semua yang bersangkutan dengan dirimu adalah tanggung jawabku dan Aku berhak untuk mengetahuinya."Kata Ray dengan nada yang cukup menegur keras kepada Eve yang menatap lembut Ray untuk meminta maaf karena Eve telah membuat Ray cemas akan keselamatannya yang di sebabkan Eve pergi dari rumah tanpa izin dari Ray.
" A..Aku minta maaf padamu..Ku minta kau jangan marah lagi,ya ?" Pinta Eve menaruh telapak tangan di pipi Ray seraya menatap dengan tulus hati pada Ray.
"Hmmm.." Gumam Ray tanpa mau menatap balik Eve.
" Kak Ray, kau mau apa untuk Aku bisa minta maaf kepadamu karena Aku sudah pergi dari rumah tanpa izin mu walaupun Aku cuma pergi ke taman dekat rumah? " Tanya Eve dengan nada manjanya.
"Pikir saja sendiri." Jawab Ray nada kesal lalu Ray berjalan ke arah kedai di depan taman.
" Aduhhh.." Keluh Eve yang membuat Ray balik lagi ke tempat Eve dengan wajah cemas.
" Kenapa kamu, Eve ? " Tanya Ray menundukkan wajahnya ke wajah Eve.
Eve mendongak menatap Ray dengan ekspresinya yang tak bisa membuat Ray kesal lagi melainkan telah membuat perasaan Ray berbunga -bunga sakura karena tatapan mata itu begitu indah dan lembut sekali kepada Ray.
" Astaga,Gue gagal deh untuk sikap Cool lagi kalo ekspresi nya seperti ini." Batin Ray.
" Aku lapar , Kak Ray." Jawab Eve merangkul Ray dengan kedua lengannya membuat lingkaran di sekitar leher Ray.
" Iyaaa...! Ayo, kita pergi sarapan pagi." Kata Ray kalah dengan suara manja Eve.
Eve nyengir lebar lalu melompat bangun dari bangku taman sambil berlari -lari kecil di samping Crispi dan di ikuti oleh Ray yang menggeleng -geleng kepala melihat tingkah anak kecil istrinya itu.
Bersambung..!!
__ADS_1