Stay For Love

Stay For Love
Episode 56.


__ADS_3

" Ben,makasih ya atas bantuan mu tadi kepadaku dan putriku dari masa lalu ku." Kata Mia Renata di pintu kedai bakmie dekat pabrik kepada Benny Wildan.


" Ya, sama -sama Mia. Lagipula Gue juga ingin kau bisa hidup bahagia bersama dengan Susan putri mu yang manis ini." Kata Benny dengan senyuman ramah kepada Mia Renata seraya mengelus halus puncak rambut indah di kepala mungil Susan.


"Oom Ben,maukah Oom jadi Papa nya Susan dan tinggal bareng Susan dan Bunda nya Susan."Kata Susan dengan wajah mungilnya terangkat kepada Benny Wildan yang tampak selalu tersenyum pada anak kecil itu dengan sabar.


" Susan,kamu gak boleh bersikap begitu kepada Oom Benny,nak. Oom Benny sudah punya Tante Sally di rumahnya Oom Benny di kota Bogor." Kata Mia Renata tersenyum minta maaf kepada Benny Wildan karena ucapan putri kecilnya itu yang amat menyukai Benny Wildan.


"Gak apa-apa,Mia.Gue senang kok menganggap Susan sebagai putri angkat Gue sendiri.Lagipula di agama Khatolik Gue ada ajaran tentang anak baptis yang bisa Gue jadikan sebagai anak Gue sendiri dan Gue mau kok menjadikan Susan anak manis ini sebagai anak baptis Gue." Kata Benny Wildan tersenyum memahami isi hati Susan yang menyayanginya itu.


" Ouh ,kalau begitu makasih ya Ben.Elo itu amattt baik banget sama Gue dan Susan yang sama sekali gak ada hubungan apa -apa sama Elo." Kata Mia Renata dengan nada terharu dengan kebaikan hati Benny Wildan terhadap dirinya dan Susan.


"Ben, lebih baik Elo jadiin Mia sebagai Istri kedua Elo aja ,lumayan Lo di kota Bekasi ini Elo ada orang yang merawat Elo dengan nyaman dan juga aman banget lho." Kata teman -teman kerja Benny Wildan dan Mia Renata yang mendengarkan hal -hal yang di bicarakan keduanya bersama dengan Susan di kedai bakmie.


" Enak aja kalian omong..! Mau taruh dimana Sally bila Ia tahu di sini Gue punya Istri lain dan anak juga." Ucap Benny melototi teman -teman kerjanya itu dengan galak sekali.


Mia Renata memerah malu namun wanita muda ini memiliki pemikiran yang sama dengan teman -teman kerja mereka karena Mia Renata diam -diam telah jatuh hati kepada Benny Wildan yang menurutnya adalah sosok pria bijaksana dan juga pelindung bagi dirinya dan Susan.Namun ucapan Benny yang seakan menolaknya itu membuatnya malu dan jengah juga,Ia pun sadar dirinya ini tak bisa di bandingkan dengan Sally istrinya Benny di kota Bogor.

__ADS_1


Di Perumahan Bougenville, Kota Bogor.


Sally mendorong kasar Tommy ke dinding dekat tempat pembuangan sampah akhir dari kompleks perumahan itu.Ia dengan marah sekali kepada pria selingkuhannya yang menyatakan suaminya Benny Wildan itu cowok cacat yang tak bisa beri dia keturunan karena bayi yang sedang tumbuh di rahim Sally itu di katakan Tommy sebagai anaknya Tommy bukan anaknya Benny.


" Brengsek Lo ! Dengar,ya ?Laki Gue itu cowok yang sejati yang tahu adat bukan seperti Elo yang pecundang yang tahunya memeras benda yang di miliki oleh Bini Elo si Marisa cewek pilihan orang tua Elo..!" Bentak Sally kepada Tommy.


" Ouw, jadi kamu tersinggung atau gak mau terima kenyataan kalau si Benny itu mandul akut yang gak akan pernah bisa membuat kamu hamil dan memiliki keturunan seperti yang terjadi pada diri kamu yang pernah tidur dengan ku sekitar satu atau dua bulan yang lalu." Kata Tommy dengan senyuman yang membuat Sally sebal dan amatlah membenci pria muda itu.


" Diam Lo ! Gue hamil bukan anak Elo tapi Anak nya Laki Gue..!Dan ,satu lagi jangan pernah Elo bahas hal yang sudah membuat diri Gue merasa jijik dan kotor di hadapan Laki Gue sendiri karena Gue udah lakuin kesalahan fatal dengan pernah satu kali melakukan hal kotor itu dengan Elo pria bajingan !!" Bentak Sally dengan suara tercekat.Ia sangat malu sekali kepada dirinya sendiri dan juga Benny Wildan suaminya yang amat baik hati itu.


Tommy tertawa -tawa seakan tidak ada sedikitpun rasa bersalah di hatinya ,pria ini malah menarik Sally ke sebuah rumah kosong yang terbuka dan membawa wanita itu masuk ke rumah kosong itu yang kemuduan di kunci rapat olehnya.


" Gimana rasanya bagi kamu,Sally ?Puaskah hati mu yang nelangsa karena Benny gak bisa puaskan dahaga wanita mu yang buas?" Tanya Tommy di atas tubuh Sally yang terbuka di lantai rumah kosong.


" Ahh..Diam kau..! " Bentak Sally yang dibungkam mulutnya oleh ciuman beringas Tommy.


Brakk..!!

__ADS_1


Pintu rumah kosong terbuka lebar-lebar dan baik Sally maupun Tommy ternganga terkesima pada sosok Benny Wildan dan sejumlah warga yang berada di kompleks perumahan Bouggenville telah hadir di rumah kosong dan melihat perbuatan hal yang keduanya lakukan itu di rumah kosong.


" Keterlaluan kamu Sally...!! Kau wanita hinaaa..!" Teriak Benny Wildan dengan wajah garang dan penuh luka hatinya melihat kelakuan istrinya dan pria lain di rumah kosong.


" Ben..Dengarin dulu penjelasanku..!" Pinta Sally yang segera merapikan tubuhnya dengan baju yang segera di pakainya itu dengan perasaan hati amat malu sekali di pandang rendah oleh semua warga setempat.


" Nak Benny sebaik kamu ceraikan saja Istrimu itu yang sudah membuat malu nama baik kamu dan keluarganya juga perumahan Bouggenville." Kata semua warga setempat kepada Benny Wildan.


" Bawa mereka berdua ke kantor balai warga dan usir mereka dari komplek perumahan kita ini..!" Teriak para warga yang marah dengan kelakuan Sally dan Tommy.


Benny Wildan dengan wajah muram mengambil barang-barangnya dan melemparkan surat nikah yang di robek Benny di hadapan Sally yang hanya bisa menangis malu terhadapnya.


" Sally, Elo tunggu aja surat cerai dari Gue yang akan Gue kirim secepat kepada Elo dan keluarga Elo." Kata Benny Wildan dengan nada yang sangat terluka hatinya kepada Sally wanita yang sangat di cintainya itu namun mengkhianati kepercayaan yang Ia berikan dengan tulus hati kepada Sally itu melakukan perselingkuhan di belakangnya.


" Benny..! Elo gak bisa menceraikan Sally begitu saja karena Dia sedang hamil anak Elo dan satu hal lagi status Lo dan semua yang pernah Sally kami berikan kepada Elo harus Elo kembalikan dengan nilai bunga tiga kali lipat dari semua yang pernah Sally kasih kepada Elo supaya hidup Elo bisa makmur." Kata Bapaknya Sally yang bernama Burhan dengan nada menuntut kepada Benny.


Benny Wildan dengan wajah pucat pasi sekali tak dapat bicara banyak lagi dengan tuntutan keras yang di berikan Bapak mertuanya yang sangat mementingkan kasta dan harta itu telah berikan tuntutan yang di luardugaannya yaitu menjeratnya hingga nyaris membuatnya sesak napas seketika itu jua.

__ADS_1


Bersambung..!!


__ADS_2