Stay For Love

Stay For Love
Episode 16.


__ADS_3

Liburan akhir tahun 2020 merupakan liburan yang amat menyenangkan bagi Ray dan Eve beserta keluarga mereka tetapi juga menjadi sejarah baru bagi Eve yang kini resmi menjadi kekasih Ray.


" Eve ,cobalah kamu lihat kotak kecil yang berada di bawah pohon natal itu." Kata Ray dengan nada lembut kepada Eve yang sedang menatap indah gemerlapnya kota Seoul di akhir tahun.


Eve mengangguk dan melihat kotak kecil yang di minta Ray untuk di lihat. Ia mendongak kepada Ray yang mengambil kotak itu dan membukakan isinya untuk di perlihatkan kepada Eve.


" Cincin ?" Tanya Eve menatap Ray.


" Ya, cincin couple untuk kita berdua pakai sebagai pasangan kekasih resmi." Jawab Ray lembut pada Eve seraya memakaikan cincin berlian bentuk hati dengan insial namanya di pakaikan kepada jemari manis Eve.


Eve pun memakaikan cincin berlian bentuk hati dengan nama Eve pada jemari manis Ray lalu Ray dengan penuh perasaan yang dalam memeluk Eve begitu hangat.


Usai liburan yang sangat menyenangkan itu tiba -tiba ada berita yang sangat meresahkan seluruh masyarakat Indonesia dan dunia yakni maraknya wabah virus Covid 19 atau corona yang membuat seluruh masyarakat Indonesia dan dunia untuk memulai segala aktivitas mereka di rumah.


Termasuk keluarga Ray dan keluarga Eve yang mulai beradaptasi untuk segala aktivitas sehari -hari mereka bahkan Ray harus mengisi waktu kuliah dan kerjanya di rumah.


" Ray , apakah kamu sudah memiliki keyakinanmu dengan matang untuk memilih Evelyn sebagai calon pasangan hidupmu ? " Tanya Daddy Handoko melalui wa begitu mendapatkan berita Ray menjalin hubungan berpacaran dengan gadis asal Indonesia yang menjadi pilihan hati putranya itu.


" Iya, Pa." Jawab Ray dengan nada serius dan tegas di wa kepada Daddy Handoko.


" Lalu gimana mengenai hubunganmu dengan Agnes ? Bukankah selama ini kamu dan Agnes itu baik -baik saja ? " Tanya Daddy Handoko dengan nada sangat keras dan serius sekali kepada Ray.


" Kami sudah putus lama sekali , Dad." Jawab Ray lebih tegas lagi.

__ADS_1


" Baiklah , jika itu kehendakmu..Maka Daddy akan menyerahkan segala keputusan masa depanmu kepada dirimu sendiri yang harus bertanggung jawab atas keputusan mu itu." Kata Daddy Handoko yang akhirnya menerima keputusan Ray yang memilih gadis pilihan hati Ray sendiri dari pilihan hati Daddy Handoko.


Sementara itu Eve melakukan segala kesibukan sehari -harinya dengan menulis novel di aplikasi yang terpercayanya untuk luangkan waktunya di sela -sela kegiatan harian seperti membersihkan dan merapikan rumah.


Hingga pada pertengahan bulan di tahun yang sama terjadi musibah yang harus di alami oleh Eve dan keluarga ,pasalnya Eve dan keluarganya terkena virus covid 19 selama satu bulan penuh dan untungnya Eve dan keluarganya berhasil dapat sehat kembali.


Selama itu pula Ray dan Delia harus mengungsi berdua ke apartemen nya Raymond yang berada di kawasan Jakarta Barat untuk kebaikan Ray dan Delia sampai Eve dan keluarganya pulih dan juga sehat kembali dari Covid 19.


" Siapa sih cowok yang suka mengirim hadiah pada Eve ? " Pikir Ray pada suatu hari usai Covid 19 telah berlalu di keluarga Eve dan untuk pertama kalinya Ray datang berkunjung kembali ke rumah nomor 208.


Dan, Ray tak sengaja melihat adanya tumpukan hadiah di sudut ruang tv yang di tunjukan untuk Eve dari seseorang yang membuat perasaan hati Ray menjadi kacau.


" Hadiah -hadiah itu pemberian anaknya Tante Ella untuk Eve sebagai ucapan terimakasih karena Eve telah membantu anaknya Tante Ella belajar tugas sekolah sehingga anaknya Tante Ella mendapat ranking di sekolahnya." Kata Tante Nabila yang menjelaskan kepada Ray mengenai hadiah -hadiah tersebut.


" Iya, Ray. Gak mungkinlah Eve menerima hadiah dari sembarang orang apalagi dari pria lain yang bukan siapa -siapanya Eve ,"Jawab Tante Nabila tersenyum keibuan kepada Ray.


Ray mengangguk mempercayai ucapan Tante Nabila dan Ia juga mempercayai ketulusan hati Eve kepadanya dengan menerimanya sebagai pria pilihannya Eve untuk menjadi pacarnya Eve.


" Ei , Kak Ray sudah datang ? " Sapa Eve dengan senyuman manisnya kepada Ray.


" Iya , Eve. Gimana kabarmu sekarang setelah sekian lama kita tak berjumpa untuk kebaikan kita masing -masing? " Ray dengan senyuman hangat menyapa Eve.


" Kabarku sangat baik , Kak Ray. Lihatlah Eve udah bisa mencuci pakaian ,menyetrika pakaian dan masak masakan yang susah -susah." Jawab Eve dengan manja nya kepada Ray.

__ADS_1


" Ohya ? Apakah ada makanan enak untuk Kakak Ray makan siang hari ini di rumah mu ini ? " Tanya Ray menaruh telapak tangannya di atas telapak tangan Eve yang menggenggamnya erat lalu Eve mengajaknya masuk ke ruang makan.


" Ada dong..Ayo silakan Kakak Ray mencicipi masakan Eve. Disini ,ada daging kecap ,sup daun katuk ubi dan krupuk udang gurih serta minuman teh hangat krisan untuk kakak Ray coba." Jawab Eve menyiapkan makanan itu di piring makan Ray di meja makan.


" Wah..Keliatannya enak banget..Ok ,Kakak Ray cobain dulu ,ya ?" Ucap Ray tersenyum senang di perhatikan Eve yang menyediakan makan siang untuknya.


Setelah makan siang yang sangat di rindukan oleh Ray semenjak dirinya dan Delia harus pindah ke apartemen untuk kebaikan bersama dan juga atas permintaan Akong nya Ray yang menghubugi Ray langsung dari Jepang.


" Ray, Akong sudah mengetahui masalah mu dan Delia yang pergi keluar dari rumah Daddy mu di Singapura untuk belajar hidup mandiri di Jakarta Indonesia. Akong juga sudah dengar kalau kamu sudah memiliki gadis pilihan hatimu sendiri. Oleh karena itulah Akong memberikan mu apartemen untuk mu dan Delia tinggal sampai kamu menikah dengan gadis pilihan mu itu. Maka, Akong akan membelikan mu rumah sebagai hadiah dari Akong untuk pernikahanmu itu. Ohya, Akong mau lihat Eve -mu nih..! Kapan kamu bisa mengajak Evelyn jumpa Akong di Jepang ? "


Begitulah email Akong nya Ray yang kirmkan oleh sepupunya Ray yang tinggal bersama dengan Akongnya di kota Osaka, Jepang kepada Ray di hari ulang tahun Ray ke dua puluh tiga.


" Eve , ada yang ingin Kakak Ray sampaikan pada kamu ? "Ucap Ray kepada Eve saat mereka berdua menikmati sore hari di teras rumah nomor 208 sambil makan jajan sore berupa chiki taro dan ice cream Mcd untuk mereka berdua.


" Iya, apa ? "


" Maukah kau temani kakak pergi ke Jepang untuk berjumpa dengan Akong nya Kak Ray ? " Tanya Ray halus kepada Eve.


" Apa ? Kakak Ray mau mengajak Eve ke Jepang untuk jumpa dengan Akong Kak Ray ? " Tanya Eve terkejut sekali mendengar hal itu dari Ray.


" Iya, Eve. Apakah kamu mau ikut Kakak Ray ke Jepang untuk jumpa denga Akong Kakak Ray yang ingin bertemu dengan mu yang sudah di ketahui oleh Akong sebagai pacarnya Kakak Ray ? " Ulang Ray dengan hati gugup kepada Eve.


" Kalau kamu mau mengajak Eve ketemu dengan Akong mu yang tinggal di Osaka, Jepang ? Maka kamu harus meminta kedua orang tua mu dan keluarga mu untuk datang ke rumah Tante Nabila untuk keseriusan mu terhadap Eve , Ray." Kata Tante Nabila yang ternyata ikut mendengarkan percakapan antara Ray dengan Eve dari ruangan dalam rumah nomor 208. Dan, kini Tante Nabila tanpa basa -basi langsung bicara keseriusan hati Ray untuk Eve kepada Ray.

__ADS_1


Bersambung..!!


__ADS_2