Stay For Love

Stay For Love
Season 2 :( Episode 6).


__ADS_3

Curhatan isi hati Edgar di rasakan pula di hati Amelia yang merasa iba terhadap teman kerja yang sudah seperti saudaranya itu. Gadis usia dua puluh tahun ini menaruh telapak tangannya di atas buku tangan Edgar.


" Kamu memangnya sakit apa sampai kamu bilang kamu tidak akan pernah bisa memberikan keturunan untuk istrimu, Ed? " Tanya Amelia yang menatap iba Edgar.


" Aku impoten, Mel! " Jawab Edgar sedih sekali kepada Amelia.


" Ah, gak mungkin Edgar aku lihat kamu sehat -sehat saja, emangnya kamu memeriksakan kesehatan kesuburan di dokter dan rumah sakit mana?! " Amelia mengangkat dagu Edgar untuk pria itu bisa beradu pandang dengannya.


" Aku sudah divonis impoten oleh mertua aku sendiri yang memeriksa kesehatan ku setelah kami pulang ke Indonesia pada akhir tahun lalu dan mertuaku itu adalah seorang dokter yang ahli di bidangnya. " Kata Edgar yang meneteskan airmata kesedihannya itu di hadapan Amelia


" Ouh. Kasihan sekali kamu Edgar." Kata Amelia yang merapatkan dirinya lalu memeluk Edgar dengan rasa iba. Edgar tersentuh hatinya oleh kebaikan hati Amelia yang menurutnya seorang teman yang paling baik di hidupnya.


******


Pantai Anyer, Indonesia.


Ray mengetik sesuatu di keyboard laptopnya yang di letakkan di atas pangkuannya sambil merasakan sejuknya angin laut pantai Anyer di waktu senja hari dan menikmati segelas jus kelapa.


" Kak Ray, ini aku bawakan sepiring sukun dan pisang goreng untuk camilan mu. " Kata Evelyn istrinya yang menyodorkan sepiring sukun dan pisang goreng untuknya.


" Wah, terimakasih banyak, sayang. " Kata Ray tersenyum sayang untuk istrinya yang cantik dan penyayang itu.


" Sama-sama suamiku. " Kata Evelyn dengan senyum manisnya kepada Ray.


Evelyn duduk di bangku teras cottage bersama dengan Ray. Mereka menikmati suasana pantai Anyer yang indah dan penuh makna yang amat besar untuk keharmonisan rumah tangga mereka.

__ADS_1


" Eve, gimana jika kita pergi ke praha sesudah liburan di pantai Anyer ini? " Tanya Ray yang mengalihkan perhatiannya dari laptop kepada Evelyn.


" Ya, suka-suka mu saja , aku sih menuruti kamu saja sebagai seorang istri yang patuh kepada suaminya. " Jawab Evelyn dengan senyuman yang penuh pengertian sekali kepada Ray.


" Makasih Eve, aku sangat bersyukur sekali bisa memiliki seorang istri yang secantik dan baik serta pengertian seperti kamu. " Kata Ray yang menaruh laptop di meja sebelah kanannya lalu jemarinya meraih jemari Eve yang mengerti untuk diminta duduk di atas pangkuan Ray.


" Hmm, ada apa nih denganmu, Kak Ray? " Tanya Eve menaruh tangan di bahu Ray di pangkuan Ray.


" Aku kangen sama kamu. " Jawab Ray yang menundukkan wajahnya untuk mendekatkan bibirnya ke bibir Evelyn yang ranum.


" Aduh, suamiku sedang ingin di manja ya?! " Ucap Evelyn yang membalas ciuman Ray yang lembut pada bibirnya.


Deru ombak laut di pantai Anyer menjadi saksi bisu untuk kemesraan di antara mereka berdua di teras cottage mereka yang tertutup awan -awan yang berwarna oranye di langit senja.


Nastusha membuka HP sambil berbaring santai di ranjang di dalam salah satu kamar di cottage. Gadis remaja ini tersenyum sendiri melihat foto- foto cowok idamannya.


Lalu,hpnya berdering sampai Ia terkejut dan nyaris menjatuhkan hpnya dari ranjang ke lantai. Ia melihat nama dan gambar seorang teman di layar HP nya.


" Hai, Nat. Gue mo nanya nih soal ujian nasional akan datang kepada kamu, apakah kamu udah tahu kapan hasil ujian nasional kemarin akan keluar dan di umumkan di mading sekolah? " Suara temannya yang ramai melalui hpnya.


" Ya, Yudha, Gue belum tahu apapun tentang soal ujian nasional dan kapan hasil ujian nasional yang kemarin lalu di keluarkan dan di umumkan di mading sekolah. " Jawab Nastusha kepada Yudha temannya yang menelponnya.


" Oh, gitu ya Nastusha? Ah, ohya kamu sedang sibuk apa nih di liburan akhir pekan mu ini? " Tanya Yudha yang terdengar ingin tahu sekali mengenai kegiatannya.


" Ya, Yudha. Aku sedang berbaring santai di kamar sambil main gitar untuk membuat lagu yang pas untuk perayaan perpisahan sekolah kita yang tak lama lagi. " Jawab Nastusha yang lebih memikirkan bagaimana cara dia ungkapin perasaannya kepada Shane Dawson cowok yang di inginkan olehnya sebelum mereka lulus dari sekolah menengah atas mereka.

__ADS_1


" Wah, kamu keren sekali bermain gitar untuk ciptakan lagu keren untuk perayaan perpisahan sekolah. " Kata Yudha yang terdengar kagum kepadanya.


" Ah, ya. Biasa aja kok Yudha. Aku kan di minta oleh Bu Wati wali kelas kita untuk tampil di panggung perpisahan sekolah kita yang akan datang. " Kata Nastusha kepada Yudha teman satu kelasnya sambil memetik gitarnya.


" Wah, kamu memang berbakat di bidang musik, Nat. Kenapa kamu gak ikutan audisi Indonesia Idol atau ajang pencarian bakat di televisi. Ya, siapa tau aja kamu bisa menjadi seorang penyanyi dan musisi Indonesia yang baru, Nat? " Yudha mengagumi bakatnya Nastusha di bidang seni musik dan menyanyi.


" Emm, aku gak pede, Yud. " Jawab Nastusha.


" Loh, kenapa kamu gak pede? Gini aja gimana kalo kamu kirim demo lagu mu ke aku biar aku bantuan kamu kasih kepada Papa ku yang kerja sebagai produser musik untuk awal perjalanan karier mu di bidang musik Indonesia, Nat. " Kata Yudha yang menawarkan diri untuk membantu Nastusha.


" Ouh, kamu sungguh mau bantu aku? " Tanya Nastusha dengan nada antusiasme tinggi pada Yudha.


" Ya, sungguh dong. Pokoknya aku bantuin deh.. " Jawab Yudha dengan nada yang menyakinkan kepada Nastusha


" Wah, makasih banyak Yudha. Yaudah sekarang aku test nyanyi dan main gitar lewat video call ke kamu. " Kata Nastusha dengan suaranya amat berharap dirinya akan sukses mencapai cita -citanya..


" Ya, kamu coba aja, biar aku rekam suaramu dan video mu bernyanyi sambil bermain gitar pake laptop ku biar langsung aku edit dan share kepada Papa ku di tempat kerjanya di studio music ternama. " Kata Yudha yang memberikan dukungan penuh untuk Nastusha.


" Oke, Yudha. Gue coba ya?? "


Nastusha mulai memainkan gitar sambil nyanyi sehingga terdengarlah suara gadis remaja ini yang merdu sekali di telinga Yudha yang tidak membuang-buang waktu untuk merekam video Nastusha bernyanyi lalu di share ke Papanya.


*****


Sesuai dengan janji yang di ucapannya kepada orang tuanya Amanda yang ingin Chiko Gilberto Xu datang ke rumah orangtua Amanda untuk tunjukkan kesungguhan hatinya untuk Amanda.

__ADS_1


Bersambung!


__ADS_2