
Cahaya temaram sore hari yang menembus tirai kamar membangunkan Evelyn dari tidur siangnya yang sudah cukup lama sehingga Evelyn harus segera menyiapkan makan malam untuk hari akhir pekan ini.
" Huamm..Aku merasa tubuhku sedikit segar sore ini.Baiklah, Aku akan membuatkan menu makan malam favorit ku sendiri untuk diriku dan calon buah hati ku dan Kak Ray." Kata Evelyn yang duduk di tepi tempat tidur sebelum bangkit berdiri dan keluar dari kamarnya menuju ke dapur.
Di dapur ternyata sudah ada Bibi Sri yang telah menyiapkan bahan-bahan makanan untuk makan malam di meja dapur membuat ruangan ramai dengan tumpukan bahan makanan tersebut.
" Bibi, kamu mau masak makan malam menu apa banyak sekali bahan makanan di meja dapur?" Tanya Eve menggulung rambut panjangnya yang indah dengan jepitan rambut sanggul saat Evelyn menghampiri Bibi Sri.
" Terung kecap daging merah ,sup asparagus dan telur omelet ala Korea, Non." Jawab Bibi Sri yang sedang memotong daging merah di talenan kayu di meja dapur.
"Ummm..Begitu ya?" Tanya Evelyn mengambil air minum di dispenser terdekat untuk dirinya sendiri.
" Iya, Non.Kecuali kalau Nona ingin makan malam menu lain,maka Bibi akan ubah menu makan malam hari ini dengan makan malam pilihan hati Nona untuk masa -masa penting Nona sebagai calon mama muda."Jawab Bibi Sri yang sekarang sedang sibuk menggoreng terung di wajan yang di taruh di kompor.
" Umm..Engga usah deh ,Bi.Makasih." Kata Evelyn yang memilih untuk keluar dari dapur karena Eve merasa mual dengan aroma makanan yang amat menyengat.
Drrrrrttt..!
__ADS_1
Evelyn menengok ke meja dekat meja tv di ruang keluarga karena Ia mendengar suara handphone miliknya berdering ,maka Ia segera mengambil dan menerima panggilan telepon dari handphone miliknya itu.
" Ya, Halo Del..Apa ada ?Ah ! Apa kamu berada di rumah sakit mengantarkan Ziko yang mengeluh sakit sepulang sekolah kalian?Ah,ya,ya..Kakak Eve akan segera menyusul kalian di rumah sakit ,ya? Tunggu ,ya di sana dengan tenang." Kata Evelyn nada tenang sekali kepada Delia melalui hpnya.
Eve segera mengambil jaketnya dan tas bepergian miliknya di kamar lalu menemui Bibi Sri di dapur untuk memberikan pesan kepada Ray jika Ray sudah pulang dari kerja mengenai dirinya yang tak ada di rumah adalah menemui Ziko yang berada di rumah sakit dengan di temani oleh Delia kepada Bibi Sri.
" Tapi, Non.Jika, Nona pergi sendirian ke rumah sakit ?Bukankah sangat berbahaya bagi Nona Eve yang kondisinya tubuhnya sedang rentan?"Tanya Bibi Sri dengan alis berkerut kepada Evelyn yang sudah berjalan meninggalkan dapur.
"Gak kok.Aman , Aku akan segera pulang begitu kondisi Ziko aman di rumah sakit.Tolong, ya Bibi Sri jangan terlalu khawatir mengenai Kak Ray yang akan mengetahui kepergianku ini ke rumah sakit seorang diri demi menjenguk adikku,Ziko." Jawab Evelyn nada tenang sekali kepada Bibi Sri di luar ruangan dalam rumahnya menuju ke parkiran.
"Ya, deh Nona hati -hati ya di jalan."Kata Bibi Sri di samping mobil pribadinya Evelyn yang baru saja sampai di rumah itu dari hadiah ulang tahun Eve yang ke dua puluh satu tahun dari Ray.
Evelyn mengendarai mobil itu dengan sangat baik sekali sehingga dalam waktu kurang lebih satu jam lamanya perjalanan dari Ibukota Jakarta ke daerah Tangerang bisa di lalui oleh Evelyn dengan sangat baik.
" Dok, bagaimana kondisi Adik saya sekarang ini?" Tanya Evelyn begitu tiba di rumah sakit Siloam.
" Kondisinya cukup mengkhawatirkan karena Ziko harus menjalani transfusi darah sebanyak dua buah kantong melalui lengan kanannya yang ada slang kupu-kupunya itu." Jawab Dokter Ayu yang menangani Ziko kepada Evelyn.
__ADS_1
" Ya, Dok.Tolong lakukan yang terbaik untuk Ziko adik Saya ,Dok.Saya akan melakukan pembayaran administrasi yang sesuai prosedur rumah sakit inginkan." Kata Evelyn dengan sungguh hati sekali meminta upaya yang terbaik untuk Dokter Ayu bisa menyelamatkan Ziko.
" Eve..Kamu ngapaian malam -malam datang ke rumah sakit ?Bukannya kamu telepon Kakak -kakak mu saja yang menangani Ziko di rumah sakit?Sangat berbahaya tahu dalam kondisi diri kamu sedang hamil muda?" Ujar Kakak Emma dan Kakak Ella yang datang bersamaan ke rumah sakit usai mereka mendapatkan informasi mengenai diri Ziko dari Pak Alex supirnya Delia melalui hp.
"Aku cemas banget sama Ziko, Kak.Aku gak apa -apa kok juga Aku harus lihat Delia yang lebih dulu menghubungiku di rumahku melalui wa nya begitu Delia berhasil bawa Ziko ke rumah sakit ini." Kata Evelyn begitu tenang sekali seraya memeluk Delia yang begitu melihatnya datang ke rumah sakit.
Adik iparnya itu segera mendatanginya dan masuk kepelukannya untuk menenangkan diri di dalam pelukannya seraya menanggapi pertanyaan dari Kakak -kakaknya mengenai Ziko yang menolong Delia yang di ejek oleh teman sekolahnya Delia.
" Begitu toh ceritanya..Aduh gimana sih kejadian yang sebenarnya? Ah, anak-anak sekarang ya suka banget menjelekkan orang lain satu sama lainnya." Kata Kakak Ella mengelus lembut kepala Delia yang duduk di samping kanan Evelyn.
" Ya, Kak Ella. Pokoknya mulai besok Delia gak mau temanan lagi sama Gio yang nakal karena Gio bilang Delia gak normal lalu Kak Ziko datang membelain Delia hingga keduanya berkelahi di jalanan depan sekolahnya Delia." Kata Delia yang sekarang menikmati makan malam berupa kebab yang di belikan oleh Evelyn untuknya dan kedua orang kakaknya Evelyn itu.
"Eve, sebaiknya sekarang kamu hubungi Ray untuk Ray bisa tahu kamu berada di rumah sakit malam ini?"Saran Kakak Emma yang mengingatkan Eve tentang Ray yang harus tahu keberadaan Eve di saat itu.
" Aku udah pesan Bibi Sri untuk kasih tahu Kak Ray begitu Kak Ray pulang ke rumah dan bertanya hal aku yang tak ada di rumah sebelum Aku berangkat ke rumah sakit sore tadi." Kata Evelyn nada santai sekali kepada Kakak Emma.
" Ya,sudah kalau gitu kamu gak usah menginap di rumah sakit ya,sebaiknya kamu pulang ke rumah mu bersama dengan Delia di antar Pak Alex.Biar Ziko di sini ada Kakak Emma dan Kakak Ella yang menemaninya sampai anak itu pulih kembali dan bisa keluar dari rumah sakit begitu Dokter Ayu dapat mengizinkannya untuk pulang ke rumahnya Mama Nabila di Perumahan Anyelir." Kata Kakak Emma tanpa memberikan Evelyn kesempatan lain agar Evelyn bisa menginap di rs tanpa adanya izin dari Ray sebagai suaminya Eve.
__ADS_1
Bersambung..!!