
Ray dengan perasaan yang penuh kegelisahan di dalam benaknya memikirkan keselamatan Evelyn yang sedang berjuang untuk melahirkan kedua orang bayi kembar mereka yang belum waktunya untuk di lahirkan itu di ruang operasi rumah sakit Siloam,Tangerang.
" Tuhan,lindungilah Istri dan anak-anak kembar ku di dalam ruang operasi persalinan di rumah sakit yang kami percayai bisa membantu proses Isteri ku melahirkan dua orang bayi kembar kami berdua dalam keadaan sehat dan selamat,"Kata Ray yang bersimpuh di depan ruang persalinan dengan rasa gelisah terus menerus berdoa untuk Evelyn dan kedua buah cinta mereka berdua.
Ziko dan Mama Nabila tiada berhenti berdoa pula sesuai dengan kepercayaan mereka berdua di kursi ruang tunggu depan ruang persalinan di sisi Bibi Sri,Bu Fatma dan Pak Alex yang menemani mereka berdua menunggu proses melahirkan Eve dengan perasaan cemas luar biasa.
Proses operasi melahirkan yang di lakukan oleh tim Dokter untuk menyelamatkan Eve dan kedua orang buah hati nya dan Ray memakan waktu kurang lebih empat dan lima jam yang membuat Ray tiada pernah berhenti memantau jalannya operasi persalinan Eve melalui lubang di cermin depan ruang operasi persalinan.
Lalu terdengarlah suara -suara tangisan bayi -bayi kembar dari dalam ruang operasi persalinan dan Ray bisa melihat kedua orang bayi kembarnya dan Eve telah lahir dalam keadaan sehat dan selamat.
" Oh,Tuhan terimakasih atas berkat yang Engkau berikan kepada hamba-Mu ini dengan kelahiran kedua orang bayi kembar hamba dan Istri hamba telah lahir di dunia melalui rahim istri hamba di dalam keadaan sehat dan selamat." Kata Ray yang langsung memanjatkan doa untuk rasa syukur dan terimakasih nya terhadap Tuhan.
" Pak Ray,selamat istri Anda telah melahirkan dua orang bayi kembar Anda telah lahir dengan sehat dan selamat dengan jenis kelamin laki -laki dan perempuan." Kata Dokter Anderson yang temui Ray di luar ruang operasi persalinan untuk berikan kabar gembira ini kepada Ray.
" Ya,terimakasih Dok atas bantuan Anda..Ohya bagaimana keadaan istri Saya?" Tanya Ray yang menengok ke dalam ruang operasi persalinan dari belakang Dokter Anderson.
"Oh,Istri Anda juga selamat dan sehat hanya Anda harus menunggunya di bersihkan dan di rapikan juga sadar dari obat bius di ruang pasien sekitar tiga atau empat jam." Jawab Dokter Anderson nada ramah kepada Ray dengan senyuman yang menyakinkan hati Ray.
__ADS_1
"Ray,selamat ya dengan kelahiran kedua orang bayi kembar mu dan Eve...!" Ucap Mama Nabila dengan airmata bahagia kepada Ray.
" Kak Ray selamat ya ..Wah..Aku sekarang tambah keponakan -keponakan..!" Seru Ziko tertawa riang untuk Ray yang cepat temui Dokter Anderson yang memanggilnya lagi untuk memberikan nama -nama untuk kedua orang bayi kembarnya dan Eve sebelum di taruh di ruangan bayi.
"Richard Gilberto Xu dan Renata Gilberto Xu atau Xiao Huan dan Xiao Wen.." Jawab Ray dengan sukacita sekali memberikan nama yang indah dan bermakna besar bagi kedua bayi kembarnya dan Eve.
Ray memandangi Eve yang masih terlelap tidur di ranjang pasien karena obat bius masih mengalir di tubuh Eve dan selagi Ray menunggu Eve bangun dari tidur.Ia menyanyikan lagu -lagu rohani untuk menyatakan rasa syukur nya kepada Tuhan yang Maha Pengasih dan Penyayang terhadap dirinya dan keluarga kecilnya.
" Ray,kami mohon untuk pulang dulu ya dan kami akan kembali lagi ke rumah sakit esok hari nya setelah kami mendapatkan kabar darimu kalau Eve sudah bangun dan kami pun akan bawakan barang-barang bayi dan pakaian untuk kamu dan Eve pakai di rumah sakit dari rumah." Kata Mama Nabila yang menemui Ray yang duduk di sofa di ruang pasien vvip untuk menemani Evelyn.
" Ya,Ma..Hati -hati ya.." Jawab Ray yang langsung memanggil Pak Alex untuk mengantarkan Mama Nabila dan Ziko pulang ke rumah.
" Ya,Tuan Ray.." Jawab Pak Alex dengan nada yang sangat menghormati kepada Bos nya itu.
Ray seorang diri menemani Eve di rumah sakit pada malam hari itu setelah Bibi Sri dan Bu Fatma di perintahkan olehnya untuk pulang ke rumah bersama dengan Mama Nabila dan Ziko dengan di antarkan oleh Pak Alex.
********
__ADS_1
Sementara itu ,Benny memegangi map di tangan kanannya dengan wajah sumringah luar biasa di karenakan dirinya telah mendapatkan pekerjaan di perusahaan yang di rekomendasikan oleh pemilik kedai bakmie di pasar Glodok yang di datanginya di hari kemarin.
"Pak Benny,kami sudah melihat surat lamaran pekerjaan Anda dan pihak perusahaan kami ini memang memerlukan tenaga kerja di bagian penjualan,karenanya Anda di terima oleh Bos kami untuk bekerja di perusahaan roti kami." Kata pihak Hrd perusahaan roti tersebut kepada Benny.
" Ya,Bu..Makasih banyak..Saya pasti akan kerja dengan baik di perusahaan roti ini." Kata Benny dengan tulus sekali kepada pihak Hrd.
"Baiklah..Mulai besok Anda sudah bisa kerja di perusahaan roti ini di bagian penjualan dengan upah umr setara dengan kebijakan perusaahaan kami yang sesuai dengan pendidikan Anda dan kebijakan pemerintah daerah pusat Jakarta," Kata pihak Hrd dengan senyuman ramah kepada Benny Wildan.
Benny pun pulang ke rusunnya dengan wajahnya penuh berseri-seri pada sore hari itu sampai terlihat oleh tetangga baru yang ramah tamah dan manis dari arah kantin rusun Mawar.
"Wahh..Di lihat dari roman wajahmu itu kamu ini di pastikan di terima kerja di perusahaan yang kamu datangi untuk lamaran pekerjaan pada pagi hari tadi..?!" Sapa Lisa dengan senyuman ramah dan manis kepada Benny Wildan.
" Yep,benar sekali Lis..Dan untuk merayakannya aku akan mengundang mu makan enak di malam hari ini sebagai rasa terimakasih atas doa dan dukungan mu padaku pada pagi hari tadi." Kata Benny dengan nada ramah pula dan senyum yang menawan hati kepada Lisa.
"Wow..Tentu saja Aku mau banget mendapatkan undangan makan enak dari mu.." Kata Lisa yang bertepuk tangan riang sekali sampai Benny pun tiada pernah berhenti tersenyum untuk kesopanan dan keramahan yang sangat hangat sekali untuk Lisa.
"Hei,Lis..Sini bantulah Abah bawain sayur matang ke rumahnya Pak Gunawan di alamat yang sudah Abah berikan kepadamu..," Kata Pria tua yang di panggil Abah oleh Lisa yang membawakan dua bungkusan kepada Lisa di depan kantin rusun itu.
__ADS_1
Bersambung..!!