Stay For Love

Stay For Love
Episode 19.


__ADS_3

" Ray...Tunggu ! ," Panggil Sally dari dalam pabrik saat jam pulang kerja.


" Iyaaa ? " Sahut Ray di atas motornya dan siap untuk meluncur keluar dari area pabrik.


" Boleh gak kalau Aku numpang kamu pulang dengan naik motor kamu ?" Tanya Sally penuh harap bisa di anterin pulang oleh Ray.


" Oh ,sorry Sally. Bukannya Gue gak mau Elo numpang naik motor Gue untuk anterin Elo pulang cuma Gue masih harus kejar waktu untuk kuliah Gue dan ke tempat kerja Gue yang lain. Sorry ya gini aja deh. Gimana kalo Elo numpang Bobby aja gih tuh dia bebas waktunya dan gak kayak Gue yang waktunya Gue amat padat merayap persis lampu merah di ujung jalan gang pabrik ini." Kata Ray yang tak mengizinkan cewek lain numpang naik motornya. Ray menunjuk ke Bobby yang tahu maksud Ray segera memanggil Sally untuk gadis itu bisa menumpang motornya Bobby.


" Sally, mendingan Kamu numpang motor Aku aja untuk pulang. Aku mau kok nganterin kau pulang sampai depan rumahmu dengan nyaman." Kata Bobby melambaikan tangannya kepada Sally.


Sally menghela napas dengan perasaan sedih tak di izinkan Ray menumpang motor Ray. Gadis ini pun melewati Ray dengan berjalan menuju ke arah Bobby yang sudah siap di motor Yamaha Mio nya.


" Dasar Ray gak punya perasaan sama sekali sama cewek." Kata Sally di hatinya yang semakin sedih karena Ray melajukan sepeda motornya dengan kecepatan tinggi dan menghilang dari area pabrik dengan begitu cepat.


Brrrmm...!


Universitas Bunda Mulia, Serpong Tangerang Selatan.


Ray tiba tepat waktu di parkiran kampusnya itu, Ia memarkirkan motornya di sana. Lalu Ray berjalan dengan langkah cepat menuju ke gedung kampus untuk melakukan kuliahnya di Universitas Bunda Mulia.


" Hai , Ray tumben Elo datang ke kampus dengan tepat waktu ? ," Sapa teman kuliah Ray di samping kanan Ray.


" Iya karena Gue keluar dari pabrik dengan tepat waktu." Jawab Ray kepada teman kuliahnya.


" Eh , Elo tahu gak kalau Pak Dosen kita hari ini minta Elo untuk bantu kami kuliah hari ini sebab Pak Dosen sedang ada halangan kata Kepala Adm kampus kita." Kata teman kuliah Ray kepada Ray.

__ADS_1


" Astaga halangan apa sih sampai Gue harus jadi penggantinya untuk kuliah kita semua di sini di hari ini ?," Tanya Ray dengan nada malas sekali kepada teman kuliahnya.


" Entahlah..Pokoknya Gue cuma tahu informasi nya kayak gitu." Jawab teman kuliah Ray dengan mengangkat bahu.


" Emmmmm ,yaudah." Kata Ray yang mau tak mau harus melaksanakan tugas yang di berikan oleh Dosen nya kepadanya untuk bantu teman -teman nya kuliah di malam hari itu.


Sekitar jam sembilan tiga puluh malam Raymond selesai kuliah. Ia menghabiskan waktu malamnya di kantin kampus sambil menikmati makan malam sederhana bersama dengan teman -teman kuliah nya.


" Ray , Elo sedang lihat apa di ipad Elo ? Asyik amat Gue lihatin dari tadi ? , " Tanya teman kuliah Ray kepada Ray di kantin kampus.


" Gue lagi lihat -lihat novel dan komik nih di Ipad Gue." Jawab Ray santai menunjukkan layar Ipad miliknya kepada teman kuliahnya.


" Emm , Lo ikutan aplikasi novel kayak gini ?," Tanya teman kuliahnya seraya menatapnya heran.


" Emm ,sorry Gue gak suka baca novel kayak gini , Ray. Karena Gue ini sukanya main game online kayak mobile legend , pubg dan lain -lain. Ohya Gue punya teman cewek dari game online Pubg Gue lho.Orangnya asik banget di ajak chattingan di game online." Kata teman kuliahnya Ray yang gantian nunjukin layar hp nya kepada Ray.


" Eh , inisial nama teman game online punya Elo persis dengan nama game online cewek Gue." Kata Ray penasaran dan mengambil hp temannya lalu melihat dengan jelas nama yang tertera di layar game online temannya itu merupakan nama game online nya Evelyn.


" Emm sejak kapan Elo berkenalan dengan cewek Gue dari game online Pubg Elo, Gito ?" Tanya Ray dengan nada suara agak dingin kepada Gito.


" Ya, sejak dua tahun lalu kami udah berteman di game online. Eh, Gue sungguh gak tahu kalau nama Sakura di game online Pubg Gue punya itu adalah cewek Elo yang namanya Evelyn Esterlita." Jawab Gito jujur kepada Ray.


" Oh ,begitukah ? "


" Iya , Ray . Elo tenang aja kalo Gue gak ada rasa apa -apa kepada Evelyn. Gue cuma anggap dia itu sebagai teman Pubg Gue yang asik. Itu aja gak ada yang lain kok." Jawab Gito yang tak mau Ray memusuhi dirinya.

__ADS_1


" Oke, kalo gitu Elo ganti saja temanan Elo dengan cewek Gue itu dengan teman lain aja biar Gue gak berpikiran aneh -aneh ke Elo , Git." Kata Ray yang memaksa Gito untuk menghapus pertemanannya di game online dengan Evelyn.


Gito pun menurutinya karena Gito benar -benar suka mempunyai teman yang baik dan pengertian seperti Ray. Ia juga di janjikan oleh Ray akan di perkenalkan dengan Renata teman kerja Ray yang di taksir oleh Gito melalui aplikasi game online Pubg juga.


" Sungguh Elo mau kenalin Gue kepada Renata teman kerja Elo di kafetaria kopi ?," Tanya Gito nada penuh harap sekali kepada Ray.


" Iya..Kapan sih Gue pernah ngecewain Elo , Gito ? Gue ini 'Kan paling tahu siapa Elo dan maunya Elo gimana untuk tipe cewek yang Elo sukai itu dan cewek itu adalah Renata adik dari Bos kafetaria kopi Gue kerja ?," Jawab Ray dengan nada serius dan sungguh hati kepada Gito.


" Oke, deh Ray. Gue akan percaya sama Elo yang memang teman kuliah Gue yang paling baik." Kata Gito menepuk bahu Raymond dengan perasaan penuh kepercayaan yang tinggi kepada Ray.


Sementara itu di rumah nomor 208. Evelyn tengah asyik dengan kegiatannya menjelang tidur di malam hari, gadis ini sibuk menemani Mamanya dan Adiknya menonton tv favorit Mamanya di ruang tv sambil mengajari Ziko belajar mengerjai tugas sekolah Adiknya itu.


" Zik , apakah punggung mu masih terasa pegal dan sakit -sakit akhir -akhir ini ? ," Tanya Evelyn mengelus -elus punggung Ziko.


" Iya , Kak Eve." Jawab Ziko mengeluh sakit di bagian punggungnya.


" Ah ,kalau gitu gimana kita periksa punggungmu ke rumah sakit agar kita bisa tahu apa penyebab punggungmu sakit ? ," Bujuk Eve kepada Ziko.


" Gak maulah Kak. Ziko tahu kok kalo punggung Ziko baik -baik saja. Ya, cuma pegal karena Ziko juga sibuk bantuin Kakak sepupu Rika bekerja di toko pakaian anak -anak milik Kakak sepupu ipar Vicky yang belakangan ini sangat ramai sekali pembeli nya." Jawab Ziko yang tak mau membuat Mama dan Kakak -kakak nya mengkhawatirkan kesehatannya itu.


" Emm ,yaudah Ziko tapi kamu jangan lupa untuk rajin minum air putih dan istirahat yang cukup di malam hari serta jangan terlalu capek kerja paruh waktu di toko agar kesehatanmu tak terganggu." Kata Mama Nabila yang sabar menasehati Ziko.


" Iya, Ma." Jawab Ziko selalu mematuhi perkataan Mama nya itu.


Bersambung..!!

__ADS_1


__ADS_2