
Sesudah Ray mendapatkan informasi mengenai Eve yang memanjat pohon mangga tetangga dari Delia.Ia segera menghubungi Eve yang sudah Ia rindukan itu.
"Hallo ,Eve..Apakabarmu ?" Tanya Ray lembut.
"Hallo, juga Kak Ray. Kabar Eve baik dan sehat. Oh ya gimana kabar Kakak Ray? Apakah kakak baik -baik saja sekarang ?" Terdengar suara Eve yang bening yang sangat di rindukan Ray.
" Syukurlah ,kamu baik dan sehat dek.Kabar Kak Ray juga sangat baik. Hmm, Kakak mau memberi mu sebuah kabar yang harus kamu dan keluarga mu persiapkan jauh -jauh hari sebelum Kakak Ray kembali dari kota Medan." Kata Ray tersenyum.
" Ah, kabar apa itu Kak ?Apakah ada sesuatu yang sangat serius dan menakutkan?" Tanya Eve nada tegang.
" Hahahaha bukan -bukan dek. Kabar yang akan Kak Ray sampaikan adalah kabar yang sangat baik untuk kita berdua di kemudian harinya dan akan mengubah hidup kita berdua." Jawab Ray.
" Ahh ,ya ? Lalu kabar apa itu Kak ? Aduh jangan sampai buat Eve penasaran dong ?!"Ucap Eva.
"Eve maukah kau menjalani hubungan yang lebih serius lagi denganku?" Tanya Ray spontanitas di ponselnya.
" Ah,apa maksud Kakak Ray?" Tanya Eve dengan rasa hati berdebar tak karuan.
"Begini,Eve hati Kakak sudah cocok sama Kamu untuk mengarungi samudera kehidupan baru yaitu berrumah tangga bersama mu. Apakah kamu jadi pasangan hidup Kakak menjadi Isteri dan mama bagi anak -anak Kakak Ray serta menjadi menantu bagi Mama Jenny dan Kakak Ipar nya Delia?" Ray tanpa basa -basi langsung menyatakan perasaan hati dan keinginannya itu kepada Eve melalui hp.
"Ah, ya Kakak Ray." Jawab Eve tanpa di duga oleh Ray akan di jawab langsunh juga oleh gadis cantik pujaan hatinya itu.
" Sungguhkah itu Eve kamu mau menerima niat baik kakak ini untuk mu?" Tanya Ray sumringah tak percaya dengan anugerah Tuhan yang telah di terima nya tahun ini begitu besar dan indah.
" Ya,Kak.Eve juga bukan tipe gadis yang suka dan senang pacaran terlalu lama seperti gadis -gadis lain.Eve ini merupakan gadis yang memiliki satu cita besar yaitu cukup satu kali pacaran seumur hidup dan harus menikah dengan cowok yang jadi pacarnya Eve. Dan, kebetulan cowok yang menjadi pacarnya Eve yang pertama adalah Kakak Ray dan Eve sungguh beruntung sekali dapat menemukan jodoh yang cepat dan indah seperti Kak Ray," Jawab Eve begitu tulus kepada Ray.
" Yes..! " Sorak Ray di dalam hatinya,tapi dia jawab lain di teleponnya untuk Eve yang menanti satu kata darinya." Baguslah, Eve. Aku pasti akan segera menyiapkan segala yang terbaik untukmu agar hidup mu segalanya terbaik dengan hidup dengan ku seumur hidupmu." Senyuman bahagia Ray terlihat jelas oleh Akong Xu yang memberikan kode kepada para staff pribadi Akong Xu untuk mempersiapkan barang -barang yang pantas dan terbaik untuk acara lamaran keluarga Xu terhadap gadis keluarga Magnolia.
Di perumahan Anyelir, Kota Tangerang.
Keluarga Eve sudah mengetahui rencana besar itu dan mereka juga mempersiapkan segala sesuatu yang terbaik untuk menyambut kedatangan tamu -tamu penting mereka di hari awal musim gugur di tahun yang sama.
Eve pun sudah berhias secantik mungkin sesuai untuk menampilkan ciri khas seorang gadis yang alim, elegan dan anggun agar keluarga Xu bisa menilai Eve sebagai seorang gadis baik -baik yang pantas untuk menjadi anggota baru dari keluarga mereka.
__ADS_1
Tepat pada jam yang sudah di tentukan oleh pihak calon mempelai pria, maka rombongan dari para anggota keluarga Xu berdatangan dengan bawa sejumlah barang seserahan atau mahar kepada keluarga Magnolia untuk Eve.
"Baiklah ,apa maksud dari kedatangan dari Bapak Xu ke rumah kami ? " Tanya dari anggota keluarga tertua Magnolia kepada pihak keluarga Xu.
" Kami ingin meminta putri dari keluarga Magnolia untuk menjadi anggota baru kami sebagai calon cucu menantu kami untuk cucu bungsu kami yang bernama Raymond Gilberto Xu." Jawab Akong Xu dalam bahasa Indonesia yang fasih karena beliau dahulunya berasal dari kota Medan ,Sumut.
" Baikĺah jika memang niat baik keluarga Xu yang benar -benar tulus untuk meminta putri dari kami untuk cucu bungsu Anda, silakan saja. Namun sebelum itu Saya sebagai Paman besarnya Eve ingin memberitahukan segala kekurangan Eve yang harus keluarga Anda ketahui agar tak ada penyesalan di kemudian hari dengan meminta Eve sebagai calon cucu menantu Anda." Kata Paman Besar nya Eve yang mewakili Mama Nabila untuk berbicara dengan Akong Xu.
" Tentu saja, kami pun ingin memberitahukan apa yang menjadi kekurangan Ray kami kepada Anda dan keluarga Magnolia sebelum kami dapat cocok dan sesuai dengan kriteria sebagai anggota baru di keluarga Magnolia sebagai calon menantu ke empat dari keluarga Magnolia." Kata Akong Xu yang memahami maksud dari perkataan Paman Besar nya Eve itu kepadanya.
Kemudian, setelah kedua belah pihak keluarga saling bicara dari hati ke hati akhirnya Eve pun di izinkan keluar dari kamarnya dan menyambut baik calon keluarga barunya yang di wakili oleh Nenek Xu yang memakaikan kalung berlian berbandul nama Ray aksara mandarin di lehernya.
" Mulai detik ini dan hari ini kau di larang dekat dengan pria lain selain Ray karena kau mulai detik ini dan hari ini adalah terikat dengan Ray untuk seumur hidupmu dan panggillah kami berdua ini dengan panggilan Akong Xu dan Ahma Xu."Kata Akong Xu bicara lembut namun tegas sekali pada Eve.
" Ya, Akong Xu." Jawab Eve patuh.
" Sekarang ,giliran keluarga Magnolia yang harus memberikan tanda ikatan ini untuk Ray kami." Kata Akong Xu yang memanggil Ray untuk datang ke depan Mama Nabila usai Eve kembali masuk ke kamar untuk tradisi mereka untuk calon mempelai dilarang saling bertemu muka sebelum kedua belah pihak keluarga meresmikan hubungan dari keduanya.
Ray pun memakai kalung berlian dengan bandul ukiran nama Evelyn Esterlita dari Mama Nabila yang memakaikannya di lehernya Ray kemudian Ray memanggil Mama Nabila dengan sebutan Mama.
" Hai.."Sapa Ray gugup.
" Hai juga." Sapa balik Evelyn dengan nada tegas.
"Bagaimana perasaanmu hari ini setelah kedua keluarga kita saling mengetahui hubungan kita ini secara resmi seperti ini?" Tanya Ray nada yang sangat kentara merasa tak bisa ungkapkan sama sekali dengan kata apun mengenai kebahagiaan yang sangat besar baginya itu.
"Bingung dan bahagia" Jawab Eve tersenyum dan memahami suara yang bergetar keluar dari mulut Ray." Kau sendiri gimana? " Tanya balik Eve yang tampak gugup juga dengan cowok unik di depan nya itu.
"Sama Aku jauh lebih bingung dan bahagia tapi ku sangat mantap untuk membina hubungan kita yang jauh lebih mantap lagi." Jawab Ray dengan nada yang kali ini sangat tegas sekali kepada Eve.
"Lalu kapan rencana mu Ray untuk membawa Eve ke Osaka, Jepang untuk melangsungkan hari pemberkatan dan pernikahan kalian di sana untuk yang pertama dan untuk yang kedua akan kita gelar pesta di Jakarta ,Indonesia ?" Tanya Akong Xu menatap Ray.
"Ray ingin mengadakan prewed dulu di pulau Bali yang ada di adakan pada bulan maret tahun depan yakni sesudah Ray lulus dari kuliah Ray di sini."Jawab Ray yang memikirkan Eve yang akan meninggalkan keluarganya untuk beberapa waktu lama apabila Dia menyetujui usul Akong Xu untuk menikah di tahun yang sama di bulan Desember. Ia ingin memberikan waktu untuk Evelyn dapat berkumpul bersama dengan Mama Nabila dan keluarganya Eve yang berada di Indonesia.
__ADS_1
"Baiklah ,Ray.Akong tunggu di bulan maret tahun depan untuk kalian berdua menyelesaikan Prewed dan untuk bulan Juni tahun depan Akong tunggu di kota Osaka untuk kalian berdua menyelesaikan pemberkatan dan pernikahan kalian di sana." Kata Akong Xu yang tak bisa memberikan waktu yang lebih lama lagi untuk Ray bisa membawa masuk Eve ke rumah keluarga Xu.
" Iya,Akong. Ray akan usahakan dengan cepat dan sesuai harapan dan target yang Akong berikan pada Ray." Kata Ray nada tegas kepada Akong Xu.
"Tapi , Eve sudah harus untuk tinggal bersama dengan mu di rumah mu di Jakarta karena Evelyn sudah kita minta secara kekeluargaan resmi jadi calon istrimu dan dia sudah harus mulai belajar tata cara pra nikah dan masuk ke keluarga Xu." Kata Ahma Xu yang lebih tegas dalam tradisi dari keluarga mereka.
"Emm, baiklah Ahma jika Eve di haruskan untuk hari ini juga masuk ke rumah ku di Jakarta.Maka Aku yang akan mengurusnya untuk Ahma bisa tenang dan menunggu kabar terbaik dari kami di Jakarta untuk Ahma dan Akong di Osaka." Kata Ray yang mengerti maksud Kakek dan Neneknya itu.
Eve tampak kaget sekali karena hari itu juga dia harus ikut bersama dengan Ray dan berpisah dari Mama dan kakak -kakaknya juga adiknya. Ia pun cepat menengok ke Ray minta penjelasan yang benar dan tepat untuknya.
Ray yang tahu perasaan Eve itu malah menatap ke Mama Nabila yang menghela napas dan bicara kepada Eve dengan suara yang mengartikan Eve untuk ikut Ray pulang ke rumah Eve.
" Eve..Dengarkan Mama. Kamu sudah dewasa dan harus hidup mandiri..Ikutlah pihak keluarga calon suamimu untuk belajar pra nikah secara langsung dari Ray yang sudah berhak untuk hidupmu di mulai hari ini tapi kau masih bisa pulang ke rumah dan temui mama dan kakak -kakakmu serta adik mu kapanpun kau mau dengan minta izin terlebih dahulu dari Ray." Kata Mama Nabila yang ternyata sudah bersepakat dengan Ray untuk kebaikan Eve di mata keluarganya Ray yang telah resmi anggap Eve sebagai menantu mereka.
"Ahh..?!"
" Siapkan sisa barang mu dari kamarmu untuk kau bawa pulang ke rumah Ray," Kata Paman Besar nya juga nada yang tak bisa di tawar lagi oleh Eve.
"Tapi..?!"
" Tak ada kata tapi, Eve. Lakukanlah untuk Mama dan keluarga kita juga nama baik mu di masa depan bersama dengan keluarga Ray." Kata Mama Nabila dengan sorotan mata lembut yang tegas.
" I..Iya Ma.." Jawab Eve patuh namun ada rasa sedih di hatinya. Ia masih bingung dengan aturan di keluarga Xu,namun Ia harus melakukan apa yang di minta oleh Mama nya yaitu ikut pulang ke rumahnya Ray.
Ray menunggu Eve dengan sabar di pintu mobil sportnya yang sudah terparkir berbaris rapi di depan gang rumah bersama dengan rombongan mobil -mobil keren keluarga besarnya kecuali Mama Jenny dan keluarga Wildan yang rumahnya dekat atau istilahnya masih bertetanggaan dekat dengan rumahnya Eve.
"Bye bye, Ma..!" Ucap Eve sebelum masuk ke mobil Ray yang terbuka untuknya.
" Ya, Eve..Jaga dirimu baik -baik dan belajarlah jadi calon istri, mama dan menantu serta calon cucu menantu dan kakak ipar yang baik di keluarganya Ray." Pesan Mama Nabila kepada Eve dengan dua kali kecupan di kedua pipinya Eve sebagai doa dan restu Mama Nabila untuk Eve.
" Jaga Eve dengan baik ,ya Kak Ray ?" Pesan Ziko kepada Ray.
" Iya, Ziko." Jawab Ray tersenyum.
__ADS_1
Kemudian mobil rombongan dari keluarga Xu itu satu persatu melaju keluar dari gang sampai ke pintu gerbang keluar dari perumahan Anyelir dan menghilang dari pandangan mata dari anggota keluarga maupun kerabatnya Eve.
Bersambung..!!