Stay For Love

Stay For Love
Episode 23.


__ADS_3

Ray menyelimuti tubuhnya dengan selimut tebal dan menaruh ipad di pangkuannya untuk mengetik sesuatu di layar ipad nya dengan serius sekali dan fokus dalam mengerjakan tugas -tugas kuliahnya di tengah malam sebelum Ia tidur.


Kling..!


Kotak masuk di bagian kolom instagram terlihat dan Ia membuka kolom instagram untuk melihat siapa yang mengirim pesan di kolom kotak masuk di kolom Instagram nya.


" Hai, boleh kenalkan gak ? " Sapa seorang gadis di kolom kotak masuk di IG nya.


" Kau siapa ? ," Tanya Ray di kolom kotak masuk di IG nya.


" Aku Alexa . Kamu siapa ?,"


" Aku Zero." Jawab Ray yang kemudian memblokir nama gadis asing yang menanyakan banyak hal tentang dirinya.


Lalu pandangan mata Ray tertuju pada foto -foto artis -artis favorit Evelyn." Wah ini ini toh yang namanya Xiao Zhan. " Katanya sambil tersenyum sendiri merasa geli sendiri.


Di rumah nomor 208 , Perumahan Anyelir.


Evelyn sedang asyik menonton serial mandarin di salah satu aplikasi favoritnya sambil menikmati ice cream rasa strawberry di kamarnya, gadis ini menggenggam surat undangan untuk pesta reuni sekolahnya.


" Eve, datang ya ke pesta reuni sekolah kita." Kata Revan di Wa kepada Evelyn.


" Iya, Kak Rev makasih atas surat undangannya." Kata Evelyn di Wa kepada Revan.


" Sama-sama , Evelyn. Kakak senang sekali lho bisa membantu Eve dapat berkumpul kembali bersama dengan teman -teman sekolahnya Eve di acara reuni sekolah yang akan di selenggarakan pada akhir pekan akan datang." Kata Revan ceria sekali dapat chattingan di Wa dengan Evelyn.

__ADS_1


Revan mengangkat sedikit pandangan matanya untuk melihat Kakaknya yang masuk ke kamar dan naik ke tempat tidur karena Revan dan Kakak nya berbagi tempat tidur dan kamar yang sama di rumah nomor 222.


" Kamu sedang ngobrol sama siapa di Wa ? Serius banget sih ..!" Kakaknya Revan tampak tak asing bagi yang mengenal cowok tampan yang menjadi Kakaknya Revan itu.


" Oh , ini Aku sedang ngobrol sama cewek gebetan ku , Kak Danny." Jawab Revan ceria sekali kepada Danny.


" Cewek gebetan mu ? Siapa namanya dan seperti apa orangnya ? ," Tanya Danny penasaran sekali kepada layar hp Adiknya itu.


" Iya, namanya adalah Evelyn Esterlita dan orang nya itu sangat manis ,baik hati dan cerdas." Jawab Revan dengan bangga memperlihatkan layar hp nya kepada Danny yang memandangi layar di hp adiknya dengan wajah misterius.


" Emm ,ini Evelyn ceweknya Ray yang baru." Batin Danny yang kemudian otaknya memikirkan suatu rencana untuk Ray mau membantunya untuk Ia bisa dapatkan kembali aset nya di ambil Agnes.


" Kakak Danny menurutmu seperti apa Evelyn ini dan apakah dia cocok denganku ? " Tanya Revan sambil cengar -cengir dengan wajah sumringah kepada Danny.


" Hmm cantik. Cuma dia kayaknya lebih cocok dengan Kakak Danny deh." Jawab Danny jahil.


" Hahaha..Iya, ya Revan. Kakak cuma bercanda aja kok sama kamu." Kata Danny tertawa untuk Revan tak marah lagi kepadanya.


Apartemen Mal Taman Anggrek, Jakarta Barat.


Cuaca pagi pada bulan maret cukup panas yang membuat tenggorokan Ray terasa kering dan Ray harus mengisi stamina nya dengan giat minum air putih dan minum jus buah di setiap harinya.


" Kak ,berapa lama kakak akan pergi kerja ke luar kota ? " Tanya Delia dengan nada manja kepada Ray yang sibuk mengemasi barang -barang yang di perlukan untuk kerja di kopor.


" Selama satu bulan ,dek." Jawab Ray melipat baju piyama dan menaruh di dalam kopor." Emangnya kenapa, dek? " Tanyanya sambil menatap Delia yang berbaring di ranjangnya sambil memeluk boneka panda.

__ADS_1


" Emm, Delia bakal kesepian dong di rumah tanpa Kakak." Jawab Delia manyun.


" Ya, gak dong karena Kakak akan mengintipkan mu kepada Kakak Eve dan Mama Jenny di kota Tangerang supaya kamu gak kesepian selama Kak Ray sibuk kerja di luar kota selama satu bulan lamanya dan kamu gak usah khawatir lagi, ya? " Ucap Ray lembut kepada Delia seraya mengelus lembut pipi cubby Delia.


"Wahh , Delia akan nginap di rumahnya Kakak Eve. Yeay, Delia senang banget bakal ketemu Kak Eve lagi..! " Sorak Delia gembira sekali.


"Hahaha Delia kamu senang banget sih bakal ketemu lagi dengan Kak Eve. Apa Kamu begitu menyukai nya ? ," Ujar Ray kepada Delia yang amat ceria luar biasa saat mendengar Delia akan jumpa dengan Eve lagi.


" Ya , Delia senang banget Kak. Delia bukan hanya suka kepada Kak Eve , tapi juga Delia amat sayang kepada Kak Eve dan berharap banget Kak Eve bisa tinggal bersama dengan Kita suatu hari nanti agar Delia ada teman di rumah." Jawab Delia dengan tatapan matanya berseri -seri kepada Ray.


" Pasti , Del. Suatu hari nanti Kakak akan ajak Kak Eve tinggal bersama dengan kita di sini." Kata Ray di dalam hatinya.


Maka ,di hari itu juga Ray membawa Delia kepada Eve di rumah nomor 208 di perumahan anyelir di kota Tangerang untuk di titipkan selama sebulan di sana.


" Tante , bolehkah Saya titip Delia selama sebulan di rumah Tante selama Ray kerja di luar kota ?" Tanya Ray sopan untuk izin terlebih dahulu kepada Tante Nabila.


" Ya, boleh aja Ray. Kami justru senang dengan kehadiran Delia di rumah Tante dan disini juga ada Eve dan Ziko yang menemani Delia belajar dan bermain," Jawab Tante Nabila dengan sukacita menyambut Delia di rumahnya.


" Wah , makasih banyak ya Tante atas izinnya ,Ray sangat bersyukur banget Tante mau menerima Delia di rumah Tante selama sebulan ke depan sampai Ray kembali kesini setelah pekerjaannya Ray di kota Palembang selesai." Kata Ray dengan nada sungguh hati berterimakasih kepada Tante Nabila.


" Ya, Ray sama -sama jangan sungkan untuk Kau minta tolong sama Tante atau Eve. Bukankah kita ini sudah seperti keluarga sendiri ?," Ucap Tante Nabila begitu baik sekali kepada Ray.


"Ouh , ya Tante. Kita akan segera menjadi satu keluarga ,kok." Kata Ray yang memberikan sinyal kepada Tante Nabila tentang perkataan satu keluarga kepada Tante Nabila.


" Eh , apa Kamu sudah bermaksud untuk melamar Eve secepatnya ? " Tanya Tante Nabila tersenyum penuh arti kepada Ray.

__ADS_1


" Iya, Tante.Tahun depan Raymond akan mengajak kedua orang tua Ray ke rumah Tante untuk jumpa Tante Nabila secara langsung untuk Ray dapat meminta Evelyn secara resmi kepada Tante dan keluarga Tante Nabila agar kita bisa menjadi satu keluarga." Jawab Ray begitu terbuka sekali dan tulus kepada Tante Nabila yang tersenyum untuk memberikannya dukungan atas keinginan hatinya untuk Evelyn.


Bersambung..!!


__ADS_2