Stay For Love

Stay For Love
Episode 76.


__ADS_3

Cahaya mentari pagi di langit Jakarta begitu amat cerah bagi seluruh masyarakatnya yang semua supersibuk dengan di mulai pagi hari yang dapat di nilai sebagai awal semangat baru untuk mulai segala aktivitas,termasuk Benny Wildan yang hari begitu semangat baru.


" Selamat pagi untuk diriku..Terimakasih Tuhan atas anugerah yang Engkau berikan kepadaku di pagi yang baru untuk memulai sebuah langkahku untuk menyongsong kehidupan yang lebih baik dari kehidupanku yang kemarin." Kata Benny usai dirinya merapikan dirinya dengan sebaik mungkin sebelum dirinya meninggalkan rusun Mawar untuk pergi melamar pekerjaan di perusahaan di daerah Jakarta Barat.


" Hai,tetangga baru yang manis..!" Sapa seorang gadis berpakaian sederhana melambaikan tangan kepada Benny dari seberang unit rusunnya.


"Halo,apa kabar ?" Sapa Benny dengan nada yang sopan kepada tetangga unit seberang rusunnya.


"Kabar baik..Kenalkan namaku Lisa..Kamu?" Ujar gadis itu tersenyum manis kepada Benny.


" Aku Benny..Terimakasih dan salam kenal."Kata Benny ramah kepada Lisa gadis tetangga unit di seberang rusun tempat tinggal Benny.


" Yoi..Sama-sama..Kamu mau pergi kemana pagi -pagi gini?Apakah kamu sudah sarapan pagi dulu sebelum menjalani aktivitasmu?" Tanya Lisa yang berjalan untuk menemui Benny yang menuruni anak tangga untuk menuju keluar gedung rusun.


" Aku mau pergi melamar pekerjaan..Hm sudah Aku sudah sarapan pagi..Makasih." Jawab Benny yang sudah tiba di pintu gerbang gedung rusun.


" Oke,deh hati-hati di jalan dan semoga sukses ya?! Aku doain kamu di terima kerja..!" Seru Lisa dari kantin di bagian kanan gedung rusun Mawar kepada Benny yang sudah mendapatkan layanan sepeda motor online.


" Ya,makasih teman." Jawab Benny dengan nada ceria kepada Lisa sambil duduk di belakang supir motor online yang di pesannya itu.


Di hari yang sama namun di daerah yang berbeda terlihatlah Eve yang sedang menyapu halaman di depan rumah nomor 205 di Perumahan Anyelir di daerah Kota Tangerang.


"Hai..Eve tumben pagi-pagi udah rajin menyapu halaman..?!" Sapa seorang tetangga yang tinggal di jarak tiga rumah dari rumah Mama Nabila.

__ADS_1


"Eh..Ya, Siska..Aku tadi pagi nya terlalu pagi dan daripada Aku bengong kayak ayam mau di potong bukankah lebih baik menyapu halaman rumahku sendiri." Jawab Eve yang mengeduk sampah di serokan sampah atau pengki dengan gunakan sapu lidi sebelum membuang sampah di tempat sampah.


"Wahhh..Selain cantik ,kamu juga sangat rajin Eve membuatku bangga mempunyai istri secantik dirimu.." Pujian itu di lontarkan oleh Ray yang tiba di perumahan Anyelir dan menyapa Eve dengan senyuman yang sangat di rindukan oleh Evelyn.


" Kak Ray..!" Seru Eve yang menaruh sapu lidi dan pengki di lantai gerbang rumahnya untuk Evelyn bisa menyambut Ray dengan pelukan.


Tetapi Ray mengangkat tangannya dan berkata" Ei jangan mendekatiku dahulu karena Aku masih kotor..Ingat prokes.." Ray merapikan sapu lidi dan pengki di tempatnya dengan rapi lalu mencuci kedua tangannya dengan sabun dan air di keran di garasi mini rumah itu.


" Aku siapkan air mandi untukmu.." Kata Eve yang cepat masuk ke ruangan dalam untuk siapkan air mandi untuk Ray.


" Selamat pagi Mama dan Ziko.." Sapa Ray ceria kepada Mama Nabila dan Ziko yang menyambut kedatangannya di depan pintu ruang tamu dengan senyuman hangat." Gimana kabar kalian selama Aku pergi kerja keluar kota dan luarnegeri?" Tanya Ray sambil menerima handuk dari Eve.


"Wah..Lihat saja kabar kami sehat dan baik -baik saja cuma sekarang kami sedang kelaparan nih belum sarapan pagi." Jawab Mama Nabila yang mengelus perut dengan tawa kepada Ray yang ikut tertawa.


" Baiklah..Aku mau mandi dulu nanti kita semua pergi sarapan pagi keluar rumah untuk pagi ini." Kata Ray tersenyum lebar kepada Ziko.


Ray menepati janjinya usai Ia mandi dan rapi,Ia mengajak Eve,Mama Nabila ,Ziko,Bibi Sri,Bu Fatma dan Pak Alex pergi sarapan pagi di sebuah restoran siap saji di daerah pasar lama Tangerang dengan berbagai menu makanan khas dari kota Tangerang.


" Aku ingin makan laksa di depan toko jam itu." Kata Eve meraih jemari Ray untuk mengajak Ray pergi sarapan pagi menu laksa.


" Aku ingin makan otak -otak ikan dan soto mie di dekat Vihara Padumutara." Kata Ziko dengan nada gembira sekali dapat jalan-jalan dan sarapan pagi bersama dengan keluarganya.


"Pergilah dan nikmati makanan apa saja yang kamu inginkan,Ziko.Jangan khawatir ada Kakak Ray yang ngebosin kamu.." Kata Ray yang tangan kanannya mengelus rambut Ziko dengan kasih sayang.

__ADS_1


" Ahh..Rambutku jangan di pegang,Kak Ray..!" Kata Ziko dengan wajah merah kepada Ray.


"Lho kenapa Kakak Ray nggak boleh pegang rambutmu?" Tanya Ray ramah kepada Ziko seraya menyuapi Eve makan laksa.


"Karena rambut Ziko bau udah lama gak keramas di karenakan ini belum di pindahin ke tangan Ziko." Jawab Ziko sedih kepada Ray.


" Ouh,gitu aja kau merasa sedih,Zik..! Kau gausah khawatir ya karena Kak Ray akan ajak kamu ke salon untuk keramas tanpa kesulitan air masuk ke dalam antena di lehermu." Kata Ray mengelus -elus rambut Ziko tanpa risih sekalipun di wajah nya.


"Hmm,Makasih Kak Ray.." Kata Ziko dengan nada terharu karena kebaikan hati Ray terhadapnya.


"Augh.." Keluh Eve tiba-tiba merasa kesakitan pada perutnya.


" Eve ? Kamu kenapa ?" Tanya Ray dengan cemas melihat Eve kesakitan.


"Entahlah,perutku sakit sekali...!" Keluh Eve yang menangis karena kesakitan yang amat sangat di perutnya.


" Darah..! Kak Eve mengeluarkan darah..!" Teriak Ziko menunjuk ke kakinya Eve yang mengucurkan darah.


Ray dengan sigap menggendong Eve lalu berlari cepat menuju ke mobilnya,dimana Pak Alex sudah siap bersama Mama Nabila,Ziko,Bibi Sri,Bu Fatma usai membayar sarapan pagi mereka.


" Alex cepat kita harus membawa Eve ke rumah sakit..!Sekarang juga..!" Perintah Ray kepada Pak Alex yang segera melajukan mobil dengan cepat sesuai perintahnya.


Ray memangku Eve di kursi belakang di samping Mama Nabila dan Ziko dengan perasaan khawatir akan keselamatan Eve dan kedua bayi kembar mereka yang berada di kandungan Eve.

__ADS_1


"Oh,Tuhan lindungilah Istri dan kedua orang bayi kembar ku...!Aku mohon jagalah mereka dengan kekuatan kasihMu yang besar sampai mereka bisa tiba di rumah sakit dan bantulah mereka bisa selamat dan sehat tanpa ada sedikitpun yang bisa menggangggu keselamatan mereka..." Kata Ray di dalam doa nya di dalam hatinya sambil bibirnya memberikan kecupan hangat di dahi Eve untuk Is bisa memberikan kekuatan dan keberanian untuk Eve berjuang menyelamatkan diri Eve dan kedua orang bayi kembar mereka.


Bersambung..!!


__ADS_2